KabarNet

Aktual Tajam

Mau Celaka, Pilih Saja Pemimpin Non Muslim!

Posted by KabarNet pada 06/08/2012

Jakarta – KabarNet: Atmosfir politik DKI Jakarta kian panas. Pertarungan Foke – Jokowi pada 20 September mendatang ternyata menyita perhatian sejumlah ulama. Umat Islam sedang galau. Setidaknya itu terjadi di dua kota, Solo dan Jakarta. Sebab, jika Jokowi sampai berhasil memenangkan Pilgub DKI, maka pemimpin Solo akan beralih ke wakil walikota, FX Hadi Rudyatmo, yang beragama Kristen. Sementara di DKI, calon wakil Jokowi juga seorang Kristen. Padahal, menurut Islam kaum Muslimin tidak diperbolehkan memiliki pemimpin di luar kalangan mereka.

“Kita ini dilarang mengambil kepemimpinan selain dari kita (dari kalangan umat Islam-red)”, kata Ustadz Aris Munandar Al-Fattah, salah satu pengurus Dewan Da’wah Islam Indonesia (DDII) Jawa Tengah, saat ditemui selepas memberikan kajian rutin di Masjid Fauziah, Ponpes Al Mukmin.

Ustad Aris mengutip salah satu hujjah dari QS. Al ‘Imran ayat 118, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.”

Ustad Aris mengaku dirinya meletakkan permasalahan ini menurut kacamata Islam, yakni cara pandang sesuai dengan Al Qur’an. Sebab pijakan umat Islam dalam memilih pemimpin memang harus didasari berdasarkan Al Qur’an dan As Sunah. Ia juga menegaskan Islam dengan tegas telah memberikan hujjah yang sangat jelas dalam masalah kepemimpinan, dan sikap umat terhadap dinamika kepemimpinan.

Ustad Aris menyatakan banyak sekali ayat-ayat Al Qur’an yang dengan tegas dan jelas telah membahas hal tersebut. Diantaranya adalah QS. Al Maa-idah 5 : 52, QS. Al Mujadilah 58 : 22, serta banyak lagi ayat lain yang semakna dengan ayat diatas.

Sementara itu, Hari, Ahad 5 Agustus 2012 kemarin, sejumlah ulama pun berkumpul di Cipayung, Bogor. “Kami berkumpul untuk sharing, tak lain adalah menampung aspirasi ummat yang sedang galau. Perlu menyatukan sikap agar umat diakar rumput tidak terombang ambing dengan rayuan-rayuan yang menyesatkan,” tegas Ustadz Haririe Muslim, Ketua Dewan Syariah Forum Zakat Muslim Indonesia, seperti dikutip kepada KiblatIndonesia.COM.

Menurutnya, persoalan Pilkada DKI Jakarta Putaran kedua 20 September mendatang perlu mendapat perhatian umat islam DKI Jakarta. Pasalnya, jika hanya berpijak atas nama demokrasi semata, maka celakalah umat Islam Indonesia.

Mengapa demikian Ustadz? “Begini. Sejatinya kita memang mendukung Jokowi yang memiliki prestasi baik. Namun persoalan akan rumit bila Jokowi bakal dicawapreskan dalam Pilpres 2014 kelak terbukti. Otomatis wakil gubernur akan menjadi gubernur. Inilah yang sangat berbahaya Jakarta dipimpin oleh non-muslim,” jelasnya.

Yang lebih berbahaya lagi, imbuh Haririe, bilamana pasangan Jokowi menang, dengan posisinya sebagai wagub, Ahok juga bakal dapat jabatan sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat dan Infak/Shadaqah (BAZIS) DKI Jakarta?. “Saya tidak dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan Syariat Islam yang selama ini kita tegakkan. Maka dengan ini saya ingatkan kepada umat islam DKI Jakarta untuk tidak termakan rayuan para politikus itu. Jangan hanya kita dikasih permen, tapi akidah kita dirusak habis,” tegas Ustadz Haririe Muslim.

Sementara Sekjen Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath juga mengingatkan, agar Jakarta tidak mengalami nasib seperti Singapura dan Manila, serta Indonesia tidak menjadi Andalusia kedua, hendaknya umat Islam segera melakukan gerakan pencegahan. Caranya umat Islam harus melakukan konsolidasi dan silaturahmi antar berbagai komponen umat Islam. “Konsolidasi pemikiran, perasaan, dan gerak untuk memberikan loyalitas hanya kepada Allah dan Rasul-Nya penting dimassifkan,” katanya.

Asal tahu saja, Manila sebelumnya adalah kota Islam, didirikan Sultan Sulaiman. Manilla berasal dari kata fii amaanillah yang artinya doa semoga di dalam jaminan keamanan Allah SWT. Namun setelah kaum Nasrani Spanyol menyerang dan membersihkan kaum muslimin dari Manilla dan kota-kota di Filipina bagian utara, maka kota Manilla menjadi satu-satunya kota Katolik di Asia. Andalusia juga ibu kota Daulah Islam selama hampir 8 abad, tetapi ketika kekuasaannya direbut kaum Nasrani, umat Islam lantas dibantai habis dan diusir dari sana.

Apakah Jakarta akan mengikuti jejak Manilla dan Indonesia mengikuti jejak Andalusia?. Wallahu A’lam. Tentunya tergantung kesadaran umat Islam di Jakarta khususnya dan di Indonesia pada umumnya. Cegahlah semaksimal mungkin sebelum nasi menjadi bubur.

Dan issu yang paling hangat tentang hal ini adalah Pemilukada yang sekarang sedang berlangsung di DKI Jakarta dimana Jokowi (Muslim) berpasangan dengan Ahok (Kristen) dan tentunya pengganti Jokowi di Solo jika dia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Hal ini disinyalir sebagai satu sinyalemen pembentukan mainstream pluralisme dengan dengan modus pasangan calon pemimpin beda agama. Jika kemudian hal ini dibiarkan dan berhasil maka dikhawatirkan, masyarakat khususnya umat islam akan sulit menolak modus seperti hal ini karena telah menjadi trend.

Ia juga tak lupa berpesan kepada umat muslim untuk mewaspadai model kepemimpinan pluralis. Beliau menambahkan pula bahwa dengan melihat intrik-intrik yang di buat oleh musuh-musuh islam, maka umat Islam harus melakukan penolakan terhadap kepemimpinan Pluralis dengan segenap kemampuan yang dimiliki.

Seperti diketahui oleh khalayak umum, sekarang ini di Indonesia marak sekali model pasangan calon Bupati, atau Gubernur yang menyandingkan antara figur pemimpin muslim didampingi dengan wakilnya adalah yang non-muslim. [KbrNet/SI/KiblatIndonesia]

Baca Juga: Warga Betawi Kian Tersingkir

49 Tanggapan to “Mau Celaka, Pilih Saja Pemimpin Non Muslim!”

  1. siapa pun boleh memimpin jakarta ataupun indonesia,jangan lihat dari segi sara dong,suku agama ras,indonesia berbagai macam agama,,,siapa pun yg bisa mimpin dia lah terbaik..jokowi sudah membuktikan keberhasilan nya di kota solo..sedangkan foke 5 thn jadi gubernur hasilnya gag ada kok.

  2. sebenarnya Jakarta kehilangan vigur calon pemimpin, ada pemimpin muslim tapi berengsek, ada yang sedang berkibar wakilnya penjahat etnis paling rasis,

    mudah2an siapa pun yang menjabat, membuat jakarta lebih baik, dan bila jokowi menang dan ahok berulah masalah agama Islam, dan jadi menetapkan perda larangan adhan berkumandang, Muslim harus bergerak…

    untuk non muslim
    mari bersam kita buka
    bibel, dan renungi sebuah
    ayat
    “Ia melakukan lebih banyak
    lagi
    persundalannya sambil
    teringat kepada
    masa mudanya, waktu ia
    bersundal di
    tanah Mesir. Ia berahi
    kepada kawan-
    kawannya bersundal, yang
    auratnya seperti
    aurat keledai dan zakarnya
    seperti zakar
    kuda.” (Yehezkiel
    23:19-20) .
    “Engkau menginginkan
    kemesuman masa
    mudamu, waktu orang
    Mesir memegang-
    megang dadamu dan
    menjamah-jamah
    susu
    kegadisanmu.” (Yehezkiel
    23:21).
    mari kita saling berkasih
    sayankk
    GBU

  3. bukan simpatisan Jokowi dan atau Foke said

    coba tanyakan dulu pada kaum muslim di Bangka Belitung tempat asal Ahok, bagaimana pendapat mereka selama dipimpin Ahok

  4. Anonim said

    jelas Black campaign… @komen 2 jelas gak bakalan Adhan dilarang !!! komen kok asal banget seeh udah jelas Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika coba yg cerdas dong jadi ga mudah dihasut… hadooooh capede

  5. joker said

    @member kaskus saya udh baca itu bibel isinya memang asik. Mari kita bercinta.GBU all. Making love is ok

  6. Anonim said

    Di Indonesia kok banyak uztad palsu dan goblok, seperti Ustadz Aris Munandar Al-Fattah.
    Lihat tuch hukum di Lebanon yang mana syarat mutlak untuk menjadi president di Lebanon HARUS Kristen.
    Kalau gak percaya, coba cari infonya di Google.
    Indonesia akan makin terpuruk selama banyak manusia seperti Ustadz Aris Munandar Al-Fattah.

  7. cyberware said

    coba sebutin apa saja kriteria seorang pemimpin yang harus di miliki dalam agama islam, lalu kemudian tanyakan pada diri sendiri apakah harus memilih pemimpin yang tidak sesuai kriteria tapi seagama, atau harus memilih pemimpin yang sesuai kriteria tapi tidak seagama

  8. Vie said

    Jika negara kita negara negara Islam barulah itu tdk boleh mengambil pemimpin dari agama lain.. negara kita terdiri dari bbrp agama jadi agama manapun bisa menjadi pemimpin..trus pejabat2 yg korupsi mayoritas juga muslim.. untuk itu marilah umat yg mengaku muslim mulai merubah diri serta bnr2 mengaplikasikan semua yg ada di Alqur’an dlm kehidupan sehari2 serta ke pemerintahan.. jujur sangat prihatin sekali melihat para koruptor yg mengaku agama islam tp tindakannya tdk mencerminkan islam…

  9. PsychoMan said

    @ Anonymous ( No 6 ) : Tolong jangan sok tau ya, pake bawa2 Lebanon segala. Emang lu ngerti tentang Lebanon. Lebanon adalah negara konflik, sehingga kondisinya khusus, disana untuk masing2 jabatan yaitu Presiden, PM, ketua parlemen emang dibagi untuk semua kalangan, seperti kristen, islam sunni dan islam syiah, itupun kondisi terkadang masih tegang dan mengalami deadlock secara politik. Jadi bukan syarat presiden harus kristen, tapi memang dibagi seperti itu agar tidak konflik. Lain dengan situasi kita di Indonesia yang menganut demokrasi murni. Belajar lagi ya, soal politk internasional, biar nggak ngaco…!!!

  10. Anonim said

    abis bgmn pemimpin muslim gak amanah trhdp rkyt nya ya wajar klo berpaling ke yng lain rakyat ga bisa di bodohin

  11. Binatang said

    Agar spy jelas, perlu dicatat sblm kita menulis komentar pada topik ini bhw:

    [[[TIDAK ADA RUANG UNTUK BERDEBAT DALAM TOPIK INI.]]]

    Krn ini masalah syariat Islam yg merupakan ‘Perintah dan/atau Larangan Allah’. Umat Islam hanya diperintahkan utk taat. TITIK. Meski juga diberi kebebasan utk melanggar dgn segala resikonya.

    Spt halnya kaum muslimin ‘diperintahkan’ utk Solat, Puasa, Membayar Zakat, dsb. Spt juga halnya kaum muslimin ‘dilarang’ berzina, minum minuman keras, mencuri, dsb.

    Begitu juga kaum muslimin DILARANG Allah mengangkat pemimpin yg tidak beragama Islam. Larangan ini tercantum dgn jelas dan tegas di sejumlah ayat Alqur’an dan Hadits Rasulullah SAW. Krn itu tak ada ruang utk berdebat. Taati saja atau…. silahkan melanggar larangan Allah dg resiko ditanggung sendiri.
    Contohnya: Kita umat Islam dilarang berzina, tapi kalau nekat mau melanggar ya silahkan berzina sehari 4 kali juga boleh dn tak ada manusia yg melarang, malah disediakan tempat oleh pemerintah. Tapi hukum berzina itu sendiri tetap sbg larangan Allah yg tdk bisa dirubah dan tak ada ruang utk berdebat.

    Sama juga dgn masalah ini, umat Islam DILARANG mengangkat pemimpin yg tdk beragama Islam. Silahkan ditaati, atau… silahkan dilanggar spt melanggar larangan zina, mencuri, dsb.

    Allah tdk memaksa kok, dan tdk butuh kpd ketaatan manusia. Kalo manusia (dlm hal ini umat Islam) taat kpd perintah dan larangan Allah. maka hasil dari ketaatan itu lebih bermaslahat dan membawa kebaikan bagi umat Islam itu sendiri.

  12. Bakul Nasi said

    @norman kamaru “SOK TAU” foke 5 tahun ga ada hasil……setiap pemimpin pernah mengukir jasa utk rakyatnya,,eloo jadi KETUA RT aje kga beccuuss….

  13. Maria Sitompoel said

    Yang menentang statement diatas, baik itu orang ISLAM, diragukan ke islamannya, melaikan orang non Islam wajar saja. Na’udzubillah min dzalik.

  14. Anonim said

    hehehe,,,,,g ada yang bener,,,,

  15. Mia said

    Kalau gitu di negara-negara maju dimana Islam itu minoritas orang Islam nggak boleh nyoblos dong. Geblek amat. Tapi nyatanya, mereka makmur dan maju. Orang Islam berbondong-bondong jadi imigran dan pengungsi ke sana karena di negaranya sendiri pemimpin muslim mereka yang sok suci itu banyak yang korup dan tukang siksa. Kok Barat nggak celaka ya? Indonesia nggak usah ngebacot lah, nanti kalau ada bencana lagi juga ngemis2 ke negara kafir nggak malu ya? Duitnya diterima, orangnya ditolak. Ingat itu Aceh, yang ngaku paling Islam seIndonesia tetap aja kena becana. Kalau nggak pake duit kafir mana bisa bangun lagi. Pemerintah yang korup mau diharapkan? Udah gila. Dasar munafik.

  16. Barnabas said

    Biarkan semua berjalan dengan apa adanya, yang muslim silahkan kampanyekan anti kenon musliman, dan yang non muslim mari kampanyekan anti muslim secara sehat, semua dibuktikan lewat pilkada yang bersih.

    buat apa pendukung jokowi takut dilempar isu sara, buat apa fauji bowo melempar sara, mereka semua berebut kekuasaan semata untuk kesejahteraan keluarganya, lagi2 rakyat yang jadi korbanya.

    marilah menjadi warga Indonesia yg pintar dan tidak mau di adu oleh mereka yang mentuhankan kekuasaan.

    mari berbagi kasih dan sayak

    “Ia melakukan lebih banyak lagi persundalannya sambil teringat kepada
    masa mudanya, waktu ia bersundal di
    tanah Mesir. Ia berahi kepada kawan-
    kawannya bersundal, yang auratnya seperti
    aurat keledai dan zakarnya seperti zakar kuda.” (Yehezkiel 23:19-20) .

    “Engkau menginginkan kemesuman masa
    mudamu, waktu orang Mesir memegang-
    megang dadamu dan menjamah-jamah
    susu kegadisanmu.” (Yehezkiel 223:21).

    GBU

  17. alfarizi said

    Sdri Mia, kalau tdk paham jangan terlalu banyak komentarlahmending benar,,pendapatnya itu..baiknya anda diam saja ,,jgn tambah keruh suasana..

  18. ORANG MANADO said

    “TORANG SAMUA BASUDARA – TORANG SAMUA CIPTAAN ALLAH”
    MENGHINA SESAMA SAMA DENGAN MENGHINA PENCIPTA-NYA…!!
    POSITIFLAH DLM MEMANDANG SESAMAMU…!!!

  19. daeng said

    STOP BOHONGI RAKYAT !!!! Janganlah Selalu Berdusta !!!! 1.jokowi berbuat apa terhadap solo ,..? apakah Solo kini menjadi megapolitan ‘ kota terbaik Di dunia atau mungkin tidak ada kelaparan,karena eksport perdagangan Naik menjadi 98 % pada saat dia menjabat Wali kota Solo !!! saya kira Ini udah Kelewatan Ini promo politik yang over Kasian juga Bagi Warga jakarta yang Menjadi Korban Politik mereka. Terkesima oleh Skenario Iba kemudian didukung oleh permainan Dari Oknum2 Wartawan kelas tinggi..mengenai mobil rakitan semua orang saya kira bisa order sparepart / onderdil ,mesin dari mana aja di era global saat ini untuk dirakit di dalam negri tapi Yg susah ya International Standartnya ++ pemasarannya .!!! Calon gubernur Jakarta ini jg ada Karakter bisnisnya juga yaa..semoga tidak menjadikan gubernur berbisnis di pemda DKI ???

    2.Pertanyaan saya Kenapa jokowi X Walikota Solo Tidak ingin memperbaiki kota semarang yang masih kacau dan selalu banjir paling tidak, SeHarusnya merasa terpanggil donk untuk membuktikan punya Nilai ++terhadap Warga Jakarta !!! memperbaiki Wilayahnya dulu untuk menjadi Gubernur kota Jateng !!! Atau MUngkin Dia Lebih MEmilIh PANGGIlan BOss2 Property Jakarta Agar Lebih Berkuasa dalam BsNis mereka !! and Atau ++ bermain dengan KeDutaan Yang pekarangannya sangat besar !!!! Aneh jugakan seorang x walikota solo Tidak ingin Menjadi Gubenur Semarang. !!. “Emang JAmane” Zaman Edan !!! susah juga kalau Dialog dengan kurcaci – kurcaci antek – antek Neolip dan para cucu penghianat bangsa !!!! Yang mengusung Skenario Politik tetapi tidak Mengacuh Kepada Koridor Amanah perjuangan Kemerdekaan Bangsa !!! Baca PIAGAM JAKARTA bung !!! Saya memang Seorang Muslim kebetulan mayoritas Di NKRI ini !!! Wahai saudaraku non muslim di NKRI tercinta Kalian Percaya Atau Tidak Di Negara manapun Tidak ada Seperti di REpublik ini. Walaupun Kita Mayoritas Namun Lucunya kita memberlakukan mayoritas menjadi Minoritas,!!! sedangkan saudara kita non Muslim (minoritas) kita Berlakukan (Mayoritas) Alhamdulilah Pemerintah tidak membeda – bedakan Di Mata HUKUM yang berlaku !!!, Coba Sebut aja di amrik,Inggris,australia ,France, (Burma dibuantaii abis) etc. Bicara palestine bisa dilihat kondisinya saat ini !!! Berbicara Lebanon saya membenarkan presidentnya HArus NOn MUSLIM tetapi sebab akibat dan Historialnya kenapa ,..?? adendumnya Dipressing Abiiis Oleh tekanan Israel dan Amrik UNtuk mengesampingkan Hak Demokrasi bagi MUslimin, jadi Bagi saudaraku Yang NOn muslim sebaiknya Tolong doong Hormatilah kami paling tidak sebagai performance Symbol Jakarta di serahkan pada Ahlinya yang Cerdas telah terbukti menanggulangi banjir.untuk melanjutkan kinerja tahapan selanjutnya Orang Muslim saat ini Banyak Yang Cerdas2 dan Pintar silakan Lihat di google jg ada kok

  20. Xloh said

    HE,HE,HE PERTANYAAN MENARIK …… KENAPA PADA NGOTOT PENGEN JADI GUBERNUR JAKARTA ???

    Ada ape sih same Jakarta ini ??? Sampe yang jauh pun pade tertarik untuk mencoba peruntungannya. Padahal di negara besar seperti Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dengan segala pemerintahan lokal dan pertumbuhan ekonominya membutuhkan pemimpin-2 yang cakap dan berdedikasi kuat untuk memajukannya. Ayolah jadi pemimpin di mana saja di seluruh tanah air. Jangan cuma tertarik berkutat-kutet di tanah Jakarta.

    DUNIA INI GAK SELUAS DAUN KELOR MAS !

    Memalukan !!!

  21. Anonim said

    tdk usah risau cari pemimpin yang terbaik. jangan cari pemimpin karena hanya agamanya sama

  22. Anonim said

    Jangan binggung pilih pemimpin. pilihlah yang terbaik menurut pengamatan dan hati nurani. Jangan ikut ajakan orang orang sesat yang koor-koar demi mendapatkan uang semata

  23. orang said

    Ini susahnya kl politik dicampur agama wkwkwk …. paranoid amat tuh ustadz…. gw suka komen ke 3, coba tanya rakyat belitung timur tempat ahok pernah jdi bupati … disana mayoritas masyumi kl pd gak tahu …. koq di jakarta yg kota megapolitan begini pikirannya masih sektarian kaya kodok dibawah tempurung ckckckck …. (urut2 dada wkwkwkwk)

  24. Why ! said

    Kayaknya yang paranoid selama ini adalah yang tidak menginginkan kebenaran deh

    Why ?!

    Kebenaran tentu tidak menyenangkan bagi yang tidak menginginkan.

    Why, why, why ?!

  25. Anonim said

    Mia berkata
    07/08/2012 pada 20:19

    Kalau gitu di negara-negara maju dimana Islam itu minoritas orang Islam nggak boleh nyoblos dong. Geblek amat. Tapi nyatanya, mereka makmur dan maju. Orang Islam berbondong-bondong jadi imigran dan pengungsi ke sana karena di negaranya sendiri pemimpin muslim mereka yang sok suci itu banyak yang korup dan tukang siksa. Kok Barat nggak celaka ya? Indonesia nggak usah ngebacot lah, nanti kalau ada bencana lagi juga ngemis2 ke negara kafir nggak malu ya? Duitnya diterima, orangnya ditolak. Ingat itu Aceh, yang ngaku paling Islam seIndonesia tetap aja kena becana. Kalau nggak pake duit kafir mana bisa bangun lagi. Pemerintah yang korup mau diharapkan? Udah gila. Dasar munafik.

    ha..ha..ha…gua setuju ama komentar ini dah…

  26. Anonim said

    wakakakakakka.. itu diatas yg pada komen semangat ’45 ngebelain salah satu pasangan dpt duit berapa bang?
    liat komen yg lain juga pada lucu2 (dan bodoh) dan ga relevan dg kondisi.
    ada yg Lebanon dibandingin dg Jakarta… ada yg menghubungkan Aceh masyarakat Islam tapi tetep kena bencana.. ada yg mempertanyakan kenapa Solo dipegang Jokowi tidak jadi megapolitan… ada juga yg sambil komen bawa2 sundalnya di Mesir.. wakakkakakaka

  27. AndroMusic said

    Oh berarti Islam itu rasis dong? Kalo bukan Islam, pokoknya gak boleh. Begitu? Beda yah, sama Ahok, non islam tapi kantornya terbuka lebar untuk siapa saja yang mau datang dan disediakan makanan pula bagi siapapun yang mau makan. Artinya, Ahok non islam tapi lebih peduli ke sesama daripada si manusia yang katanya udah pernah naik haji. Hah….cetek..

  28. Kiraly said

    Agamamu, ya agamamu. Agamaku, ya agamaku. Indonesia bukan negara Islam. Dari jaman bahula sampe sekarang, agama yang diakui di Indonesia ada 5: Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha. Kemana slogan, “Bhineka Tunggal Ika” ? Yaelah, CUMA masalah perbedaan agama aja sampe diributin, seakan-akan itu menjadi masalah paling besar. Indonesia punya masalah lain yang lebih besar; masalah kemiskinan, korupsi, bangunan-bangunan sekolah reot yang perlu sumbangan dana.
    Apa yang membuat perbedaan agama jadi segitu pentingnya dibandingkan dengan penderitaan masyarakat banyak karena ulah koruptor?

    “Mau Celaka, Pilih Saja Pemimpin Non Muslim!” >>> And who the hell you think you are, talking like you’re a saint or some crap? Lo pikir lo sapa ngancem-ngancem orang celaka kalo milih pimimpin non muslim? Gue Islam, dan gue pilih jokowi-ahok, sampe sekarang belum kejadian apa-apa tuh. Gak ada yang takut sama ancamanlo. Lu mau nyumpahin orang mati sekali pun kalo Allah gak berkehendak, lo bisa apa?

    “Solat, Puasa, Membayar Zakat, dsb. Spt juga halnya kaum muslimin ‘dilarang’ berzina, minum minuman keras, mencuri, dsb.” –
    Solat, puasa, bayar zakat, itu jelas ngajarin kebaikan, belajar berbagi, menghargai satu sama lain.
    Dilarang’ berzina, minum minuman keras, mencuri, yang ini juga jelas dosa..karena merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

    Lah, lalu memilih pemimpin non islam? Akibatnya apa? Gue gak melihat ada yang dirugikan di sini. Kalo yang dipilih non islam dan suka mabuk-mabukan, main judi, berzinah…yeah itu masuk akal. Tapi kalo pilih non islam yang baik, yang peduli dengan sesama? Apa kerugiannya. Apa dosanya?

    “Yang menentang statement diatas, baik itu orang ISLAM, diragukan ke islamannya, melaikan orang non Islam wajar saja. Na’udzubillah min dzalik.” – Diragukan keislamannya? Emangnya lo sapa? Lo mau ragu kek, lo mau gak ragu kek…ga ada urusan samalo. Ke islaman seseorang bukan urusanlo, urusan orang yang bersangkutan dan Sang Pencipta.

    Katanya islam, tapi rasis? Lo smua hina-hina yang non islam, sadar gak lo sedang ngina Allah juga? Yang nyiptain mereka Allah juga kan? Setahu gue sih ya, orang yang baik..jalan hidupnya gak mulus, ada aja yang gak suka, yang sirik, yang ngina-ngina, selalu diterpa cobaan hidup. Hina aja terus…lo inilah yang dosa.

  29. Di PKN (Pendidikan Kewarganegaraan) bukannya belajar bhineka tunggal ika ya? Hapus ajalah tu PKN, pelajaran gak mutu. Gak dipraktekin di kehidupan juga kan? gw kira di indonesia ga ada tuh yang namanya rasisme, ternyata rasisme di sini jauh lebih parah daripada rasisme di luarnegri. Dulu bisa hidup rukun, saling menghormati satu sama lain, sekarang boro-boro, gak suka sama agama tertentu, maen ngebom aje. Indonesia negara ramah yang rukun dan saling menghormati satu sama lain?? wkwkwkwk, sekarang Indonesia negara anarkis yang saling menghina satu sama lain. Bhineka Tunggal Ika? copot aja tu dari lambang garuda, cuma BULLSHIT.

  30. Hell said

    Di PKN (pendidikan kewarganegaraan) bukannya belajar bhineka tunggal ika ya? berbeda-beda tapi satu? Hapus aja tu pelajaran, gak dipraktekin ke kehidupan juga. Gak mutu. Gw kira di indonesia gak ada rasis, ternyata lebih parah dari yang di luar. Gak suka sama agama lain, maen ngebom aje. Indonesia negara ramah yang hidup rukun tentram saling menghormati satu sama lain?? Itu dulu, sekarang sudah berubah indonesia negara anarkis rasis yang saling menghina satu sama lain. Copot aja tu bhineka tunggal ika dari lambang garuda, cuma BULLSHIT. wkwkwkkwkwkkkwk…. munafik. Majang bhineka tunggal ika tapi gak sejalan dengan realita yang ada.

  31. Kam said

    Di PKN (pendidikan kewarganegaraan) bukannya belajar bhineka tunggal ika ya? berbeda-beda tapi satu? Hapus aja tu pelajaran, gak dipraktekin ke kehidupan juga. Gak mutu. Gw kira di indonesia gak ada rasis, ternyata lebih parah dari yang di luar. Gak suka sama agama lain, maen ngebom aje. Indonesia negara ramah yang hidup rukun tentram saling menghormati satu sama lain?? Itu dulu, sekarang sudah berubah indonesia negara anarkis rasis yang saling menghina satu sama lain. Copot aja tu bhineka tunggal ika dari lambang garuda, cuma BULLSHIT. wkwkwkkwkwkkkwk…. munafik. Majang bhineka tunggal ika tapi gak sejalan dengan realita yang ada.

  32. Adri said

    Di PKN (pendidikan kewarganegaraan) bukannya belajar bhineka tunggal ika ya? berbeda-beda tapi satu? Hapus aja tu pelajaran, gak dipraktekin ke kehidupan juga. Gak mutu. Gw kira di indonesia gak ada rasis, ternyata lebih parah dari yang di luar. Gak suka sama agama lain, maen ngebom aje. Indonesia negara ramah yang hidup rukun tentram saling menghormati satu sama lain?? Itu dulu, sekarang sudah berubah indonesia negara anarkis rasis yang saling menghina satu sama lain. Copot aja tu bhineka tunggal ika dari lambang garuda, cuma BULLSHIT. wkwkwkkwkwkkkwk…. munafik. Majang bhineka tunggal ika tapi gak sejalan dengan realita yang ada.

  33. Sinagha said

    @Kiraly.
    Komentar anda sangat bagus, saya tahu anda orang Islam, tapi islam yang hanya mengambil sebagian saja dari Al Quran. Lihat saja, anda setuju perihal zina, mencuri dsb, tapi anda malah mentah di pendapat tentang “pemimpin yang dari non-muslim”. Ingat, Bung, di Al Quran ada loh larangannya… Setahu saya juga, orang Islam tak boleh mengambil sesukanya sendiri, tapi seluruhnya dari Al Quran. Coba deh baca komennya @Binatang. Asik tuh!

    so….mari bercinta (hehe, Slank-Kupu Biru)

  34. Askum said

    memang benar, buktinya di myanmar…. pembantaian rohingnya yang membabi buta…. tidak lain adalah membersihkan umat muslim dari myanmar….

  35. Sang Kata said

    Paling celaka, kalau tidak bisa membina dan memimpin diri sendiri.

  36. […] Pilkada 7 Kabupaten di NTT Ditunda Hingga 2015Ketika Suara Warga DibungkamSelasa, KPU Akan Tetapkan DPT Tambahan – Pilkada DKI 2012Ngotot, Tim Jokowi-Ahok Minta DibersihkanMau Celaka, Pilih Saja Pemimpin Non Muslim! […]

  37. gino said

    kalo yang seagama terus korup gimana apa masih kita pilih jadi pemimpin kita ?

  38. adoel said

    mudah2an ahok di beri hidayah oleh allah swt

  39. Viantra said

    hem… berbuka dulu yukk.. biar dingin hatinya…

  40. Zhong Wan Xie said

    Masak ga ngerti2 seh? Maksudnya itu:

    Jokowi = YES!

    A Hok (Zhong Wan Xie ) = NO!!!

    Jokowi+Kecoak = YES!!
    Jokowi+Tikus = YES!!
    Jokowi+Anjing = YES!!

    Jokowi+Ahok = NO!!!

    Masih ga paham juga??!!!

  41. 我不知道这些人想什么
    我是基督徒
    我应该改变我的信仰,
    因为这个州长选举吗?
    为什么有这么多人不喜欢我吗?
    为什么有这么多人恨我吗?
    是因为我的小眼睛呢?
    是因为我不吃猪肉?
    我应该改变亩宗教?
    我要放大我的眼睛?
    我不应该吃猪肉吗?
    和所有的,因为这个州长选举?

    Haiiiiyaaaa….. owe benal-benal tidak tau apa maunya olang-olang ini laaaa….
    Owe ini olang Klisten laaa…
    Apa owe musti ganti agama gala-gala pilkada laaa…?
    Haiyyaaa… kenapa semua olang tidak suka sama owe laaa….?
    Kenapa banyak olang benci sama owe laaa….?
    Apa itu kalena mata owe yg sipit ini laaaa…?
    Apa itu kalena owe doyan makan babi laaa…?
    Telus bagimana laaaa…?
    Apa olwe halus ganti agama laaa,…?
    Apa owe halus opelasi mata bial tidak sipit laaa…?
    Apa owe dilalang makan babi kesukaan owe laaa…?
    telus semua itu gala-gala owe ikut pilkada laaa…?
    Haiyyyaaa…. dalipada dilalang makan babi lebih baik owe jadi olang biasa saja laaaa…..

    我不知道这些人想什么
    我是基督徒
    我应该改变我的信仰,
    因为这个州长选举吗?
    为什么有这么多人不喜欢我吗?
    为什么有这么多人恨我吗?
    是因为我的小眼睛呢?
    是因为我不吃猪肉?
    我应该改变亩宗教?
    我要放大我的眼睛?
    我不应该吃猪肉吗?
    和所有的,因为这个州长选举?

  42. Binatang said

    KHUSUS MUSLIM:

    Allah SubhanaHu Wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

    Al-Qur’an – Surah Al-Maidah (5) Ayat 51:
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.

    #

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ

    Al-Qur’an – Surah Al-Maidah (5), Ayat 57:
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu, dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.

    #

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

    Al-Qur’an – Surah Aal Imran (3), Ayat 118:
    Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.

    صدق الله العظيم
    Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya,.

  43. medan said

    mending golput aja. aku non muslim dan non kristen…kutunggu orang yang seagama aku aja

  44. NN said

    wah.wah. Berpikirlah lebih jernih.
    Pilihlah dari hati nurani masing-masing, jangan terprovokasi oleh pendapat orang lain.
    Jakarta dlm 5 tahun kedepan akan dipimpin sama salah satu calon yang diperdebatkan ini. Jadi warga Jakarta harus benar-benar matang memikirkan siapa yang pantas menjadi pemimpinnya.. Jangan pernah memperdebatkan agama, karena pasti tidak akan pernah selesai. Semua agama mengajarkan yang baik. kalau ada yang bilang mengajarkan yang tidak baik tolong saya dikoreksi. Kalau memang menurut anda pasangan Foke yang lebih baik ya (warga yang muslim atau pun non muslim) pilih saja Foke, Atau sebaliknya kalau Jokowi yang lebih baik.
    saya Kristiani, tapi kalau memang calon pemimpin yang terbaik menurut saya itu non Kristiani, melainkan Hindu, Budha, atau Islam ya kenapa nggak?? kalau kebetulan calonnya Kristiani itu bukan karna alasan punya agama yang sama.

    dan buat kamu Member Kakus(2), dll
    jangan pernah baca Kitab suci orang itu sepenggal aja. Sedangkan baca seluruhnya kita belum bisa mengerti apa yang menjadi rahasia Ilahi, apalagi cuma baca sepenggal! Kalau memang kamu tertarik ingin tahu ya pelajari lebih dalam. Tp kalau nggak lebih baik diam. Aku rasa masih banyak yang bisa kamu pelajari dan gali dari Al-Quran daripada mengejek agama lain. Urus agama masing-masing aja!

    Grow up la. Negara ini perlu pemimpin hebat, dan pemimpin hebat itu bisa dari kalangan mana saja. Islam, Kristen, Budha, Hindu, suku Jawa, Batak, Melayu. yang terpenting bisa bawa negara ini semakin maju.

  45. Hmmmm said

    @Binatang

    Salut kepada anda yang mampu memasukkan ayat2 Islam di sana (btw saya juga Islam). Tapi bisa saya tekankan fakta yang ada sekarang. Kebanyakan koruptor agamanya Islam. Pemimpin2 yang amburadul kebanyakan Islam.
    Benar ayat tersebut mengisyaratkan bahwa kita harus mengambil pemimpin yang beragam Islam. Tetapi apa tujuan sebenarnya? Agar Akidah kita tidak tertindas, dan tetap terlaksana dengan baik. Sekarang coba lihat yang ada sekarang, ketahuilah kita juga sekarang sedang ditindas dan dijajah juga khan? Oleh siapa? Mereka para pemimpin yang kebanyakan orang Islam juga. KECUALI KALAU ANDA BISA MENUNJUKAAN KEPADA SAYA PEMIMPIN ISLAM YANG BAIK SAAT INI, AKAN SAYA DUKUNG DIA 100%. Tetapi saya yakin anda juga tidak bisa menjawab tantangan ini.

    Lebih baik saya memilih pemimpun non-muslim yang adil daripada pemimpin muslim tetapi tidak adil. Karena kalau dia adil maka yang muslim pun akan mendapatkan keadilan. Sedangkan kalau dia Muslim tapi tidak adil. Baik muslim maupun non-muslim semua akan ter-dzalimi.

    Saya menunggu momen di mana, Uje, Yusuf Mansyur, dan Dahlan Iskan maju untuk menjadi PEMIMPIN

  46. Leon.. said

    ohh yeahhh…

  47. Leon.. said

    pepatah ‘Gak ada otaknya tapi sok pintar2 an..
    fanatik,munafik..ciri2 agama islam jaman skrg..
    pejuang indonesia dulu bkn cuma org muslim,nasrani,budha ,hindu,dll.mesjid terbesar pertama di jakarta dibangun oleh orang kristen”Tanya para ahli sejarah”.
    lagu indonesia raya dciptakan wage r.s..(Agama nasrani),dan bnyak lagi tokoh2 yang lain.
    jadi jangan bersikap sok hebat para kaum muslimin,jgn menyakiti hati agama lain,bkan cm agama klen aja yang benar..
    jangan lh menghakimi agama lain,
    gimana kl yang lain ngmg,teroris ,korupsi ,kawin sirih ,kawin kontrak (mayoritas agama muslim) kn jadi saling mnjatuhkan jadinya..
    jadi harapan saya jadilah pihak netral generasi bangsa tanpa memandang dari segi agama..

  48. Saigo said

    Ga banget apabila memilih cagub melalui pandangan agama..
    Itu namanya diskiriminasi donk..
    Karna bagaimana pun kita memilih pemimpin yg bisa memimpin dan memajukan suatu kota dan negara..
    Msa di liat dari agama?
    Lantas karna bukan islam maka yg beragama lain tidak berhak mencalonkan diri dan dipilih masyarakat gtu?
    Terus apa gunanya Bhineka Tunggal Ika?
    Kalau memang ga bisa menjalankan bagusan minta aja MPR / DPR buat pencabutan Bhineka Tunggal Ika tsb..
    Percuma ada kalao SARA ttp ada, dan msyrkt non muslim di nomor dua kan..
    Harusnya semua berlaku adil, karna ini negara demokrasi dan negara pluralisme bukan negara agama..

  49. Mr.Nunusaku said

    Sebanarnya kata-katanya harus diganti, jika pemimpin islam akan penuh bencana, kalau pemimpin non muslim islam akan bahagia………lihat negar islam dipimpin oleh muslim semua jadi miskin.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: