Dialog Religi II
For Those Who are Seeking for the Truth, Please Enter This Forum To Join The Real Inter-Religion Debate
Dengan ini kami (ADMIN) menambahkan satu forum lagi, “Dialog Religi II” (agar terfokus pada pokok masalah) mengingat banyak pengunjung KabarNet yang terlibat perdebatan antar Agama. Pada awalnya, situs ini kami buka hanya untuk merangkum berita-berita terkini yang bersifat kontroversial, namun tanpa kami duga banyak pengunjung yang memanfaatkan postingan kami sebagai makalah diskusi / dialog, sehingga situs ini menjadi ajang Perdebatan bahkan terkadang pada artikel yang tidak secara khusus mengupas isu agama tertentu, tetap saja dijadikan ajang perdebatan. Maka kami harapkan kerjasama yang baik dari semua pihak yang terlibat perdebatan dan memiliki argumen yang bisa dipertanggung-jawabkan, silahkan mengisi forum ini dengan berdialog secara sehat, cerdas dan bijak serta tidak melupakan etika dan norma kita sebagai bangsa timur. Tentunya, tidak menampilkan tulisan atau gambar yang sifatnya tidak senonoh (kata-kata jorok, hubungan intim) untuk tokoh siapapun dari golongan manapun. Yang terpenting di atas segalanya, agar tetap menjaga kerukunan meskipun saling berbeda pendapat.
Kiranya forum ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna memperluas wawasan dan menjadikan kita bangsa yang lebih demokratis. Maaf dan Salam. (ADMIN)
Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet
pba berkata
A: Periksa lagi Ulangan pasal 4 ayat 35.
B: Di sini menyebutkan: “Maka kepadamulah Ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tuhan itu Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain lagi”.
A: Kitab Injil Saudara sendiri yang menyebutkan dan Yesus sendiri yang menyampaikan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Esa. Jadi tegas sekali Yesus sendiri tidak mengaku menjadi Tuhan. Ini pun telah saya terangkan pada pertemuan kita kemarin malam.
B: Ya, saya sudah mengerti dan menerimanya.
A: Periksa lagi di Ulangan pasal 6 ayat 4.
B: Di Ulangan pasal dan ayat tersebut menyebutkan demikian: “Dengarlah olehmu hai Israil! Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua itu Esa adanya”.
A: Jelas di Kitab Injil sendiri menyebutkan Allah itu Esa, Tunggal. Yesus telah mengakui sendiri bahwa dia bukan Tuhan. Bagaimana pendapat Saudara? Kaum Kristen mengatakan Yesus itu Tuhan, sedangkan Yesus sendiri menolak disebut dirinya Tuhan.
B: Ya, saya tidak mengerti dan tambah bingung.
A: Biarlah tidak apa-apa. Marilah kita teruskan lagi. Periksa di Matius pasal 27 ayat 1.
B: Baik, di sini menyebutkan: “Setelah hari siang, maka segala kepala iman dan orang tua-tua kaumpun berundinglah atas hal Yesus, supaya dibunuh Dia”.
A: Kalau betul Yesus itu Tuhan, mustahil ada manusia merencanakan untuk membunuh Dia. Silahkan buka lagi di Matius pasal 26 ayat 38.
B: Di ayat ini ada menyebutkan: “Kemudian kata Yesus kepada mereka itu: “Hatiku amat sangat berdukacita, hampir mati rasaku; tinggallah kamu di sini dan berjagalah sertaku”.
A: Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus amat sangat berduka cita pantaskah ada Tuhan berduka cita? Ini menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan. Periksa lagi di Lukas pasal 2 ayat 11.
B: Baik di ayat ini menyebutkan: “Sebab pada hari ini sudah lahir bagimu Juru Selamat, yaitu Kristus Tuhan itu di dalam negeri Daud”.
A: Wajarkah Tuhan dilahirkan oleh manusia (Maria)? Terus periksa di Johanes pasal 5 ayat 30.
Tuhan Tidak Berkuasa Berbuat Sekehendaknya?
B: Baik, di sini menyebutkan: “Maka aku tidak boleh berbuat satu apa dari mauku sendiri, seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan hukumku itu adil adanya, karena tidak aku coba turut mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku”.
A: Ayat itu Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak berkuasa berbuat sekehendaknya. Wajarkah Tuhan tidak berkuasa berbuat sekehendaknya? Di ayat itu pun Yesus mengaku sendiri bahwa kehendaknya itu menurut kehendak Tuhan yang mengutus dia. Kalau Yesus betul Tuhan, tentu tidak dapat diperintah oleh siapa pun. Di ayat ini juga Yesus mengaku, bahwa dia bukan Tuhan melainkan diutus oleh Tuhan. Yang diutus itu tentu bukan Tuhan.
B: Kalau berdasarkan ayat tersebut, memang benar keterangan Bapak.
A: Kalau begitu jelas bahwa:
Yesus datang ke dunia ini bukan kemauannya sendiri tetapi utusan Tuhan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Tuhan telah mengutus nabi-nabi dan rasul-rasul yang lain.
Yesus menghidupkan orang mati bukan maunya sendiri melainkan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Ilyas [Ilyas = Elisa, pent.] dapat menghidupkan orang mati.
Yesus dapat menyembuhkan penyakit kusta (lepra), bukan kehendaknya sendiri, melainkan atas kehendak Tuhan sebagaimana Ilyas dapat menyembuhkan penyakit lepra.
Keterangan saya ini berdasarkan pengakuan Yesus sendiri di ayat tadi bahwa “tidak aku coba mauku sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus Aku”.
Apakah Saudara memerlukan lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan pengakuan Yesus sendiri bahwa Ia bukan Tuhan?
B: Buat saya masih memerlukan lagi, bukankah telah saya sampaikan kepada Bapak, bahwa saya ingin mencari kepuasan dalam meneliti ajaran-ajaran agama, terutama dalam hal Ketuhanan yang hakiki. Tetapi saya ingin bertanya, dan maaf sebelumnya, bagaimanakah Bapak bisa hafal di luar kepala tentang ayat-ayat Bibel, dan keistimewaan Bapak ini saya merasa kagum.
A: Itu adalah petunjuk Tuhan. Alhamdulillah saya memang mempelajari bermacam agama, akhirnya saya bertambah yakin akan kebenaran agama Islam. Kalau Saudara merasa kagum kepada saya, maka saya pun lebih merasa kagum lagi kepada Saudara selaku pemeluk agama Kristen berhasrat meneliti ajaran-ajaran agamanya. Juga dengan bantuan Bapak Markam ini. Baiklah kita lanjutkan, periksa lagi di Ulangan pasal 4 ayat 39.
“Laa ilaaha illa Allaah” = “Tidak ada Tuhan melainkan Allah” dalam Bible
B: Baik, di pasal dan ayat ini disebutkan sebagai berikut: “Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah ini baik-baik, bahwa Tuhan itulah Allah, baik di langit yang di atas, baik di bumi yang di bawah, dan kecuali Ia tiadalah lain lagi.”
A: Tegas sekali, di Kitab Injil sendiri yang menyebutkan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan Yesus sendiri pula yang berkata bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Jadi Yesus pun bukan Tuhan. Ayat ini tentu tidak dapat diputar-putar lagi. Kalau ada penganut agama Kristen mengakui Yesus itu Tuhan, maka pengakuannya bertentangan dengan kitab sucinya sendiri, dan bertentangan pula dengan ajaran Yesus.
B: Tetapi dalam Injil Johanes pasal 10 ayat 38 ada menyebutkan: “Supaya kamu dapat tahu dan percaya, yang Bapa ada di dalam aku, dan aku ada di dalam Bapa”. Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam Yesus, maksudnya Tuhan dan Yesus itu satu adanya atau singkatnya bahwa Yesus pun Tuhan. Juga dalam Johanes pasal 14 ayat 11 ada menyebutkan: “Percayalah yang aku ini dalam Bapa, dan Bapa dalam aku”.
A: Kalau Saudara berpegang dengan ayat tersebut, bahwa Yesus itu Tuhan, maka Saudara harus mengakui juga bahwa Tuhan itu Yesus dan Yesus itu Tuhan.
B: Tidak demikian, tetapi Yesus dan Tuhan itu satu.
A: Kalau begitu, saya ingin bertanya: “Di ayat itu ada dua rangkaian kata ialah “Yesus dan Tuhan”. Siapakah yang lebih berkuasa di antara keduanya. Tuhan Bapakah atau Yesus?
B: Tentu Tuhan Bapa.
“Bapaku itu lebih dari aku … “, ” … Dia yang MENGUTUS aku”
Yesus adalah UTUSAN (RASUL) Allah
A: Kalau masih ada yang lebih berkuasa dari Yesus, maka Yesus tentu bukan Tuhan, lebih jelas periksa di Injil Johanes pasal 14 ayat 28.
B: Baik, di ayat ini ada menyebutkan: “Kamu sudah dengar aku bilang, yang aku pergi serta datang kembali sama kamu. Coba kamu cinta sama aku, hati, sebab aku sudah bilang: “Yang aku pergi sama Bapa, karena Bapaku itu lebih dari aku”.
[Karena kalimat di atas agak membingungkan, berikut adalah kutipan dari "Al-Kitab Terjemahan Baru", pent.]
["Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapaku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku."]
[dan versi "Al-Kitab Terjemahan Bahasa Indonesia Sehari-hari", pent.: Kalian sudah mendengar Aku berkata, 'Aku akan pergi, tetapi Aku akan datang kembali kepadamu'. Kalau kalian mengasihi Aku, kalian akan senang Aku pergi kepada Bapa, sebab Bapa lebih besar daripadaku.]
A: Di ayat ini Yesus sendiri mengatakan: “Bapaku itu lebih dari aku”, ini menunjukkan bahwa, kalau Yesus itu Tuhan, maka ialah Tuhan yang tidak sempurna, oleh karena masih ada yang melebihi tingkatnya. Yang tidak sempurna itu tentu bukan Tuhan. Harap Saudara periksa lagi di Injil Johanes pasal 12 ayat 45.
B: Baik, di pasal dan ayat tersebut menyebutkan sebagai berikut: “Dan barang siapa yang melihat aku, dia melihat sama Dia yang mengutus aku”.
A: Pantaskah Tuhan diutus? Kalau Yesus itu Tuhan, mengapa ada Tuhan yang di utus? Maksud ayat tersebut siapa yang melihat Yesus, seolah-olah ia melihat Tuhan yang mengutus Yesus. Jadi perkataan Yesus di atas menunjukkan bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan.
Makna: “Bapa dalam aku dan aku dalam Bapa”
B: Saya belum meneliti maksud ayat di Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 yang menyebutkan bahwa “Bapa dalam aku dan aku dalam Bapa” seperti yang telah saya bacakan tadi. Akan tetapi dalam ayat ini saya berpendapat ada dua macam penafsiran: 1. Yesus adalah Tuhan. 2. Berdasarkan Injil Johanes pasal 12 ayat 45 yang kita baca itu menyebutkan, Yesus itu adalah utusan Tuhan. Utusan di sini maksudnya selaku Tuhan ia menyampaikan sendiri ajarannya kepada manusia.
A: Ayat itu bukan berarti mempunyai dua macam penafsiran, tetapi di antara dua ayat tersebut yakni di Johanes pasal 10 ayat 38, dan pasal 14 ayat 11 dan Johanes pasal 12 ayat 45 itu adalah bertentangan. Di satu ayat ditafsirkan Yesus itu Tuhan, dan di ayat lain disebutkan bahwa Yesus itu utusan Tuhan. Jadi di dalam Injil sendiri terdapat ayat-ayatnya antara yang satu dengan yang lain bertentangan. Kita perlu ingat kembali pada pembicaraan kita semula kalau ada kitab suci yang isinya berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain, maka apakah kitab suci itu masih akan dipertahankan kesuciannya…?
B: Betul, kita telah bicarakan hal itu pada pertemuan yang lalu.
A: Andaikan Saudara masih juga mempertahankan ketuhanan Yesus dengan berdasarkan ayat Bibel yang menyebutkan: “Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus” sebagaimana tersebut dalam Johanes pasal 10 ayat 38 dan pasal 14 ayat 11 itu, maka Saudara pun akan dijawab oleh Kitab Injil Saudara sendiri, bahwa penafsiran Saudara itu tidak benar.
B: Di manakah menyebutkan demikian?
A: Silahkan Saudara periksa di Injil Johanes pasal 17 ayat 21.
Sekali lagi: Yesus hanyalah UTUSAN (RASUL) Tuhan
B: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Supaya semua jadi satu, ia Bapa! seperti Bapa dalam saya dan saya dalam Bapa dan supaya dia orang jadi satu dalam kita, biar dunia percaya Bapa sudah mengutus saya”.
A: Jelas di ayat ini kalau Yesus sendiri berkata bahwa Yesus dalam Bapa dan Bapa dalam Yesus dan muridnya pun ada dalam Bapa. Kalau begitu harus Saudara akui bahwa murid-murid Yesus pun Tuhan juga.
B: Kalau begitu bagaimana arti yang sebenarnya ayat itu menurut Bapak?
A: Kalimat: “Bapa dalam saya” dan muridnya jadi satu dengan kita (Allah dan Yesus) di ayat tersebut maksudnya, supaya Yesus senantiasa tidak melupakan Allah (Bapa) demikian juga muridnya tidak melupakan Yesus dan Allah (Bapa). Dan di akhir ayat tersebut Yesus berkata “biar dunia percaya yang Bapa mengutus saya”. Rangkaian kata-kata ini tegas sekali Yesus mengakui bahwa ia bukan Anak Allah, melainkan utusannya, dan teruskan Saudara baca di Johanes pasal 17 ayat 23.
B: Baik, ayat tersebut menyebutkan: “Saya dalam dia orang, dan Bapa dalam saya, supaya dunia boleh tahu yang Bapa sudah mengutus saya”.
A: Apakah susunan ayat tersebut belum jelas bahwa Yesus sendiri yang berkata dan mengaku bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan. Apakah Saudara masih belum puas tentang ayat-ayat Injil yang menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan, karena saya anggap telah cukup banyak tunjukkan kepada Saudara.
B: Sebagaimana telah saya sampaikan kepada Bapak, saya ingin kepuasan. Sebetulnya keterangan-keterangan Bapak telah memuaskan saya, namun demikian kalau masih ada ayat-ayatnya lagi harap Bapak tunjukkan.
Sekali lagi: “Laa ilaaha illa Allaah” dalam Bible
A: Baik saya penuhi pengharapan Saudara silahkan Saudara periksa di kitab Samuel yang kedua pasal 7 ayat 22.
B: Pasal dan ayat tersebut menyebutkan sebagai berikut: “Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan Allah karena tiada yang dapat disamakan dengan dikau dan tiada Allah melainkan Engkau sekedar yang telah kami dengar dari telinga kami”.
A: Di ayat ini jelas bahwa Yesus sendiri menghadapkan kata-katanya kepada Allah, bahwa tiada yang dapat disamakan dengan Allah. Jadi Yesus sendiri mengakui bahwa dirinya tidak sama dengan Tuhan, dengan kata lain ia bukan Tuhan dan di tengah-tengah ayat itu Yesus sendiri berkata: “Tiada Allah melainkan engkau”. Jadi Yesus termasuk yang lain, yakni ia bukan Tuhan Allah. Rangkaian ayat tersebut, Yesus sendiri yang berkata bahwa, “tiada Tuhan melainkan Allah”. Mengapa kaum Kristen mengangkat Yesus selaku Tuhan? Silahkan periksa lagi Injil Yahya pasal 17 ayat 8.
B: Baik, sebutan ayat tersebut adalah sebagai berikut: “Karena segala firman yang telah Engkau firmankan kepadaku, itulah aku sampaikan kepada mereka itu, dan mereka itu sudah menerima dia, dan mengetahui dengan sesungguhnya bahwa aku datang dari ada-Mu, dan lagi mereka itu percaya bahwa Engkau yang menyuruh aku.
A: Di ayat ini Yesus sendiri berkata bahwa ia menerima firman dari Allah. Kalau Yesus Tuhan, tentunya tidak membutuhkan firman dari siapa pun juga. Di akhir ayat itu juga Yesus sendiri berkata bahwa “Engkaulah yang menyuruh aku”. Jadi Yesus itu bukan Tuhan, melainkan pesuruh Tuhan, sebagaimana nabi-nabi dan utusan-utusan Allah yang lain-lain juga. Teruskan Saudara periksa Injil Matius pasal 26 ayat 2.
B: Baik, di sini menyebutkan: “Kamu memang mengetahui bahwa dua hari lagi akan ada hari raya Paskah, dan Anak manusia akan diserahkan supaya ia disalibkan”.
A: Yang dimaksud dengan anak manusia di ayat itu ialah Yesus sendiri. Jadi jelas Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Tuhan, melainkan anak manusia. Lanjutkan periksa Injil Matius pasal 5 ayat 45.
Sekali lagi: makna “Anak Allah” dalam Bible
B: Baik, ayat ini menyebutkan: “Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga…”
A: Cukup sampai di situ. Di ayat ini Saudara saksikan sendiri, bahwa Yesus sendiri yang berkata kepada murid-muridnya, supaya kamu menjadi anak-anak bapamu yang di surga; yakni apabila murid-muridnya taat atas perintah-perintah Tuhan, menurut Yesus mereka akan jadi anak Tuhan juga. Berdasarkan ayat Bibel tersebut tentunya Anak Tuhan akan menjadi banyak jumlahnya, bukan Yesus saja.
B: Tetapi di Injil Johanes pasal 1 ayat 34 menyebutkan: “Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah Anak Allah”. Juga di Injil Matius pasal 3 ayat 17 menyebutkan: “Maka suatu suara dari langit mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepadanya Aku berkenan” Di Injil Lukas pasal 1 ayat 32 juga menyebutkan: “Maka ia akan menjadi besar, dan ia akan dikatakan Anak Allah Yang Maha Tinggi, maka Allah, Tuhan kita akan mengaruniakan kepadanya takhta Daud, nenek moyangnya itu”. Di Ibrani pasal 4 ayat 14 menyebutkan: “Sedangkan ada kepada kita seorang Imam Maha Besar yang sudah melintas segala langit, yaitu Yesus Anak Allah, maka hendaklah kita memegang pengakuan itu”. Dan masih banyak lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan bahwa Yesus Anak Allah. Kalau Bapak memerlukan akan saya tunjukkan ayat-ayatnya.
A: Saya mengerti, bahwa ayat-ayat Bibel yang menyebutkan Yesus Anak Allah sebagaimana tersebut di:
Matius: Pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63 dan Pasal 16 ayat 17.
Johanes: Pasal 3 ayat 16, pasal 1 ayat 34 dan 40, pasal 17 ayat 1, pasal 19 ayat 7, pasal 16 ayat 27 dan ayat 30, pasal 15 ayat 23 dan beberapa ayat lainnya di Johanes.
Rum: Pasal 1 ayat 9, pasal 5 ayat 10, pasal 8 ayat 3, pasal 29 ayat 32.
Galitiah: Pasal 1 ayat 16, pasal 4 ayat 4 dan 6.
Lukas: Pasal 1 ayat 32 dan 35, pasal 3 ayat 22, pasal 4 ayat 3 dan 9, pasal 4 ayat 43 dan 41.
Ibrani: Pasal 1 ayat 2, 5 dan 8, pasal 3 ayat 6, pasal 4 ayat 14, pasal 5 ayat 5 dan 8.
Matius: pasal 2 ayat 15, pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3 dan ayat 6, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63, pasal 16 ayat 17.
Korintus: Pasal 1 ayat 9.
Dan masih ada beberapa ayat lain di Kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah tetapi maksudnya bukan Anak Allah yang sebenarnya, karena Yesus sendiri mengaku di Kitab Injil bahwa ia adalah utusan Allah, bukan Anak Allah. Dan ia sendiri berkata: “anak manusia” bukan anak Tuhan, Jadi jumlah ayat-ayat di Kitab Injil yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah tidak menjamin kebenarannya bahwa ia Anak Allah betul-betul, sebagaimana kita sering mendengar ucapan-ucapan “Anak Kapal” “Anak Sekolah” tidak berarti bahwa kapal dan sekolah itu beranak, melainkan mempunyai arti bahwa orang itu selalu terikat oleh peraturan-peraturan kapal dan pelajaran-pelajaran di sekolah. Periksa lagi Yahya pasal 5 ayat 30.
B: Ayat tersebut demikian bunyinya: “Suatu pun tidak aku dapat berbuat menurut kehendakku sendiri melainkan aku menjalankan hukum sebagaimana yang aku dengar, dan hukumku itu adil adanya, karena bukannya aku mencari kehendak diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruhkan aku.
A: Di sini jelas sekiranya Yesus itu Tuhan, tentu dapat berbuat sekehendaknya sendiri. Tetapi di Bibel sendiri menyebutkan bahwa perbuatan Yesus itu adalah kehendak Tuhan. Dan sekiranya Yesus itu Tuhan, tentunya tidak ada yang mengutus. Mustahil Tuhan menjadi utusan Tuhan, atau dengan lain kata “Utusan Tuhan itu adalah Tuhan”. Bisakah terjadi demikian?
B: Sudah jelas dan terima kasih.
A: Silahkan periksa lagi di Yahya pasal 3 ayat 13.
B: Baik, di sini menyebutkan: “Seorang pun tiada naik ke surga, kecuali ia yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia”.
A: Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Yesus sendiri adalah anak manusia, bukan anak Tuhan.
B: Betul berdasarkan ayat tersebut Yesus adalah anak manusia.
A: Periksa lagi di Matius pasal 27 ayat 30.
B: Baik, di sini menyebutkan: “Maka mereka itupun meludahi dia, serta mengambil buluh itu memalu kepalanya”.
A: Kalau Yesus itu betul Tuhan, bagaimana Tuhan bisa diludahi dan diperolok-olokkan? Mengapa ada Tuhan yang begitu lemah? Sesuai dengan pengharapan Saudara supaya puas dengan soal ketuhanan Yesus menurut Bibel dan perkataan Yesus sendiri ada menyebutkan Ia bukan Tuhan, sekali lagi periksa di Matius pasal 21 ayat 18 dan 19.
B: Baik, di sini menyebutkan: “Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali ke negeri itu, ia merasa lapar”. Serta dipandangnya sepohon ara di sisi jalan, pergilah ia ke situ dan didapatinya suatu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah ia kepadanya: Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya. Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu”.
A: Kalau Yesus itu Tuhan tentu ia tidak akan mengutuk pohon itu supaya tidak berbuah melainkan ia akan menciptakan buah pada pohon itu dengan kekuasaannya selaku Tuhan. Akan tetapi pohon yang tidak berbuat kesalahan apa-apa kepada Yesus dan pohon yang tidak tahu apa-apa itu malah dikutuk oleh Yesus. Wajarkah Tuhan mengutuk makhluk yang tidak bersalah? Padahal kalau betul Yesus itu Tuhan tentu ia berkuasa menciptakan pohon itu supaya mengeluarkan buahnya seketika itu juga, tidak lalu mengutuknya.
B: Bapak hafal betul tentang ayat-ayat di Kitab Injil, jadi sudah jelas berdasarkan ayat-ayat Injil yang Bapak sebutkan dan dikuatkan lagi dengan beberapa ayat lainnya, nyatalah bahwa Yesus itu bukan anak Tuhan.
A: Persoalan Yesus anak Tuhan itu telah kita bicarakan pada pertemuan pertama, dan sudah dibereskan oleh Injil sendiri yang menyebutkan bahwa selain Yesus masih banyak lagi beberapa manusia yang harus diakui anak Tuhan, dan seharusnya mereka itu diakui juga oleh golongan Kristen, menjabat anak tuhan, bukan Yesus saja, karena berdasarkan Kitab Injil sendiri anak Tuhan itu banyak.
B: Ya betul kita telah bicarakan tentang itu.
Siapakah “Anak SULUNG Allah” yang sebenarnya
dari “Anak SULUNG”-”Anak SULUNG” yang disebutkan dalam Bible?
A: Supaya lebih Jelas, baiklah saya ulangi, di Injil ada menyebutkan bahwa:
Daud anak Allah yang sulung (Mazmur, pasal 89 ayat 27)
Yakub (Israil) adalah anak Allah yang Sulung (Keluaran pasal 4 ayat 22 dan 23)
Afraim adalah anak Allah yang Sulung (Yeremia pasal 31 ayat 9)
Jadi Daud anak Allah yang sulung, Yakub anak Allah yang sulung, dan Afraim juga anak Allah yang sulung. Ketiga-tiganya atau kesemuanya adalah anak sulung. Yang manakah yang betul-betul sulung? Apakah ayat ini benar semuanya atau salah semuanya? Karena itu saya jelaskan bahwa anak Allah yang tersebut dalam Bibel itu, tidak berarti anak Allah yang sebenarnya melainkan maksudnya ialah kekasih Allah, atau mereka yang taat kepada perintah-perintah tuhan.
B: Saya sudah mengerti, terima kasih.
Makna: “Anak” dan “Bapa” dalam Bible
A: Tetapi Saudara mungkin belum mengerti betul tentang arti “Anak dan Bapa” dalam bahasa Ibrani, atau susunan bahasa yang terpakai dalam Bibel.
B: Kalau begitu bagaimanakah arti yang sebenarnya?
A: Dalam bahasa Ibrani kata “Bapa” itu dipakai buat Tuhan, sedangkan kata “anak” dipakai buat mereka yang dihormati, seperti para Nabi dan para Rasul.
B: Dasar apakah yang dipergunakan oleh Bapak tentang keterangan itu?
A: Saya sudah sebutkan pada pertemuan yang pertama ialah tersebut dalam Injil Matius.
B: Saya tidak ingat, di pasal dan ayat berapa?
A: Silahkan buka Matius, pasal 5 ayat 9.
B: Baik, di sini disebutkan: “Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka itu akan disebut anak Allah”.
A: Jelas siapa saja mendamaikan manusia akan disebut akan menjabat “anak Allah” kalau begitu anak Allah itu ratusan, ribuan malah mungkin jutaan orang, jadi bukan Yesus saja.
NUMPANG KETIK berkata
Aku suka Forum dialog ini, saya kagum yang membuat blog ini…
hengki berkata
ass. wr. wb
numpang lewat yach
ini adalah comment Anonymous berkata
Q :Jika Yesus adalah TUhan, mengapa Ia harus berdoa, berdoa kepada siapa?
A :Yesus di dunia adlah manusia 100% dan Tuhan 100%. Yesus dan Bapa adalah satu. Ia berdoa kepada Bapa yang adalah DiriNya sendiri.
klu ia berdoa kepada bapa yang adalah dirinya sendiri knpa doanya tidak dikabulkan
eli eli sabakhtani,,,tuhan knpa engkau tinggalkan aku,,,bukannya tuhan itu bapa dan bapa ada didalam tubuh yesus tpi knpa masih berkata tuhan knpa engkau tinggalkan aq,,,,jelas sudah yesus bukan tuhan
terbuklah mata hatimu kawan
wass. wr wb
cap orang tua berkata
menurut kamu tuhan itu seperti apa hengki ???????
seperti ruh ????
ruh itu seperti apa ????
TUHAN itu ingin dekat dengan manusia maka dia ingin dikenali hengki, seperti baskom ato panci yang jelas dia ingin kita mengenal dia itu tuhan.
cap orang tua berkata
terbukalah pikiranmu hengki untuk apa yang kamu tidak pernah ketahui
PEDES berkata
Hitler berkata
04/06/2010 pada 19:13
Setelah kejadian memalukan yang dibuat Israel, apakah masih ada Kristen yang berani berdebat lawan muslim ?
PEDES
lohh…lohh… perbuatan memalukan apa yang di lakukan Israel, apa karena tahun 1967 dia berhasil mengalahkan 7 negara arab hanya dalam waktu 6 hari…????????
deviy berkata
debatnya bagus dan pasti semua yang diyakini umat islam masuk akal sekali. berbahagialah orang yang mnggunakan akal pikirannya dan percaya pada Al-Quran,karena sesungguhnya memang benar Al Quran dibuat olah Allah bukan buatan manusia yang berbeda2 tiap versi dan mengada2. itulah sebabnya semua Al Quran di dunia ini sama,baik isi dan tutur bahasanya karena yang membuat hanyalah Allah semata.
janganlah sekali2 menjelekkan isi Al Quran hanya karena pikiran picikmu tidak mau mengakui kebenarannya. karena dengan semakin kalian menyangkalnya terlihat betapa semakin bodohnya dirimu yang menyimpang2kan isinya hanya demi pengingkaranmu saja.
bahkan dalam al-Quran ditulis “Bagiku agamaku,bagimu agamamu”,sudah jelas bahwa islam tidak ingin mencampuri agama selain islam. Jadi, untuk anda yang nonmuslim tidak perlu lah memprovokasi orang islam, kalau kalian tidak sewot, kita juga gg sewot ma agama kalian, urusin agama kalian sendiri, kalau pengin tau agama islam tanya sama yang ahli jangan nyimpulin sendiri karena ini agama bukan buatan manusia tapi Allah swt.
Damai Itu Indah berkata
Kecam Pembakaran Alquran, Gereja Sumbang 100 Quran
Jum’at, 13 Agustus 2010 – 14:37 wib
Fahmi Firdaus – Okezone
JAKARTA – Sebagai upaya menentang rencana pembakaran Alquran di Florida, Amerika Serikat memperingati tragedi serangan 11 September, Persatuan Gereja Indonesia dan Konfrensi Waligereja Indonesia, menyumbangkan ratusan Alquran.
Koordinator Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) Damian Dematra mengatakan, sumbangan Alquran ini sebagai simbolisasi perjuangan melawan hari pembakaran Alquran sedunia yang dicanangkan sebuah kelompok gereja di Gainesville, Florida, AS, beberapa waktu lalu.
“Kami dari GPP mengkoordinir acara gereja menyumbang Alquran yang diwakili oleh Pendeta Yewangoe, Ketua Umum PGI dan MGR Sitomorang, Ketua Umum Konfrensi Waligereja Indonesia, sebagai perwakilan gereja kepada Muhammadiyah,” ujar Damian di Gedung Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (13/8/2010).
Dari pihak Muhammadiyah diwakilkan langsung oleh ketuanya, Din Syamsuddin.
Menurut Damian, Alquran yang disumbangkan akan diberikan kepada para narapidana Indonesia yang sedang menjalankan ibadah puasa di penjara Australia.
Untuk penyalurannya, Muhammadiyah akan bekerja sama dengan gereja-gereja di Australia. Hal ini merupakan simbolisasi bahwa Indonesia menjungjung tinggi nilai-nilai kerukunan antarumat beragama.
Dia menambahkan gerakan yang dilakukan Pastor Terry Jones yang mencanangkan hari pembakaran Alquran untuk memperingati tragedi penyerangan 11 September itu, ditentang oleh mayoritas warga Amerika Serikat.
Damian menuturkan jumlah Alquran yang diberikan sejauh ini sebanyak 100 buah, namun akan bertambah lagi.
(ton)
~~(seharusnya kalian yang berdebat masalah agam sadar,, klo yang kalian lakukan itu salah besar,, seharusnya kalian malu dengan apa yang dilakukan oleh pemuka Agama dari masing2 agama kalian seperti berita di ata terkait isu hari pembakaran Al-Quran)~~
salam damai.. piss..
wassalam..
PROKASIH berkata
deviy:
kamu bilang quran itu ga berbeda2??? berapa banyak tambahan kata dalam quran versi indonesia?? yang kalo diartikan langsung dari bahasa arab, artinya bisa berbelok? kamu berarti ga ngerti quran juga kan? trus?? kenapa beberapa ormas yang begitu rewel kamu bilang ga mengganggu orang lain??? umat islam pun terganggu dengan ulah mereka…
MUI aja buat fatwa yang mengganggu umatnya.. contohnya para ojek muslim yang pendapatannya berkurang karena fatwa?? kamu belajar banyak dulu ya.. “tidak semua manusia itu sama.. tidak semua manusia itu gampang bernafsu..”
MANTAN KAFIR berkata
Payaaahhh… si blo’on ALL4JC (ALL-4-WC) datang lagi. Kamu cari blog anak2 SD aja drpd kamu dicuci habis disini.
Kalo kamu masih blo’on spt dulu…Nih..kamu pelototin aja gambar ini.
http://thelintinmypocket.files.wordpress.com/2009/12/no-stupid-people1.jpg
Anonymous berkata
Netralism
hmmm…aneh, lucu dan seru nih baca thread yg satu ini…smua nya bgt gigih nya membela TUHAN mereka…membela KEBENARAN Agama mrk…KEBENARAN kitab suci mrk.
pertanyaan nya sih simple aja nih dr saya
KEBENARAN tidak membutuhkan pembelaan…kalau KEBENARAN msh harus di bela berarti dia blm BENAR…dan satu lagi…TUHAN pun tidak perlu di bela…kalau TUHAN msh harus di bela berarti dia belum TUHAN.
ada lg nih…TUHAN tidak perlu di bela karena kita yg perlu di bela sama TUHAN!!
lah ngapain membela TUHAN org dia TUHAN???Bukan nya kita yg butuh di BELA sm TUHAN!
nah satu lagi masukan buat ahli2 agama disini
kalian memperdebatkan mana yg benar dan mana yg salah? pertanyaan nya kalian Kompeten tidak tuk menentukan mana yg benar mana yg salah?
karena menurut saya..selama kita MANUSIA kita tidak luput dari KESALAHAN..nah itu dia makanya saudara2 yg saya hormati…selama kita MANUSIA…kita BELUM Kompeten tuk menentukan mana yg benar dan mana yg salah…mari kita introspeksi diri kita masing2…dan berusaha memelihara KEDAMAIAN dalam hidup berwarga negara di ibu pertiwi tercinta ini……As WR WB, Shalom, om shanti3x om, Amithaba..GOD Bless you all!
rolan berkata
Bagaimana sy dapat berkata agama sy benar, kitab suci sy yang benar tp hidup mu masih bersifat duniawi yang hanya menginginkan perselisihan, penipuan menindas yang lemah dan minoritas, nafsu dunia, ingin punya banyak istri. Tuhan akan menghukum orang kelak pd saatnya. di Kitab sucimu siapa yang akan menghakimi setiap orang kelak? Percalayah KepadaNya. siapa yang dapat selamat hanya orang yg percaya Kepada Dia yang diutus Allah. sebab Dialah jalan, Kebenaran dan Hidup. serta yang melakukan FirmaNya. Mari kita mengasihi sesama kita yg tidak seiman, tak perlu takut sebab Dia menyertai kita sampai selama2nya. Salam Damai Sejahtera. JBU
cempaka berkata
Islam agama yg di ridhoi Allah SWT, kita buktikan nanti di dalam kubur, dan hari kiamat pasti…
POLOS AJA berkata
Nanti akan tiba masanya ISA (yesus kata mereka) akan ditanya dihari menjelang kiamat, yang ditanya oleh ALLAH “Apakah kamu yang menyuruh mereka menuhankan kamu?” Saat itulah kebenaran dan kesesatan akan ditunjukan.
Alquran aja yang ga berubah banyak tafsir, apa lagi bibel yang tidak diketahui keasliaanya ??????? (MUMET BAGI YANG BERPIKIR)
corpus c berkata
hhmm … yg penting adalah menjalani hidup ini sesuai harapan ALLAH.
-menebar cinta kasih
-menghargai sesama
-menghormati orang tua
-hanya takut kepada ALLAH
-tdk menyembah berhala
-pokoknya lurus2 aja deh…
agamamu adalah agamamu … agamaku adalah agamaku.
ALLAH itu satu (1) dan milik kita bersama. tugas kita adalah menyakini dan mengiyakan bahwa hidup ini miliknya dan kita manusia hanya boleh menuruti kemauanya.
ga peduli iku ISLAM kek … KATOLIK kek .. KRISTEN .. BUDHA .. HINDU .. YAHUDI .. KONGHUCU ….!!! nek kelakuane apik yo monggo melbu suwargo..
nek kelakuane bejattt..neroko menanti.
yg di inginkan dari ALLAH adalah keyakinan dan iman kita masing2. bukan pada siapa ato apa agama kita??
apakah dari anda sekalian ada yg bilang agamaku (islam) paling bagus … ato agamaku (katolik/kristen) yg paling benar … bisa juga agamaku (budha) paling bijaksana dan santun pasti benar !!!
saya pasti akan berteriak BUULL SHIITTT …. PREKETEKKK …. PRIKITIUWWW…
ga ada sumber yg menyebutkan bahwa agama ini paling benar … agama itu yg salah..
apakah Adam dan Hawa hidup dgn menyandang agama???
apakah nabi Musa memiliki 1 dari 5 agama yg ada di negara kita???
apakah Yesus menyatakan bahwa DiriNya beragama katolik/kristen???
apakah Muhammad menyangkal bahwa di hari terkhir yg turun adalah nabi Isa???
bagi saya, peluklah satu agama. yakini..hormati..percayai..ajaran ALLAH di dalam agama tersebut…implementasikan kedalam kehidupan sehari2,turunkan kepada anak cucu kita.
-corpus christi-
Abah Anom berkata
بِسْــــمِ اللهِ الرَّحْمـٰنِ الرَّحِيمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Islam Agama Yang Benar
Ada dua persyaratan bagi sebuah agama yang mengaku berasal dari Tuhan. Pertama adalah agama tersebut harus bersifat demikian komprehensif, sempurna, lengkap tanpa kekurangan dan bersih dari segala cacat dan noda dalam aqidah, ajaran dan perintah-perintahnya, dimana pikiran manusia tidak mungkin merumuskan yang lebih baik lagi. Agama ini harus berada di atas dari semua agama lain menyangkut persyaratan-persyaratan tersebut.
Hanya Al-Qur’an yang mengajukan klaim untuk itu dengan menyatakan:
“Hari ini telah Aku sempurnakan agamamu bagi manfaatmu, dan telah Aku lengkapkan nikmat-Ku atasmu dan telah Aku sukai bagimu Islam sebagai agama”. (S.5 Al-Maidah:4).
Dengan kata lain, Allah s.w.t. meminta kita untuk menyelaraskan diri kita kepada realita yang inheren (melekat) di dalam kata Islam. Disini ada pengakuan bahwa Al-Qur’an merupakan ajaran yang sempurna dan bahwa saat turunnya Al-Qur’an merupakan saat dimana ajaran sempurna tersebut sudah bisa diungkapkan kepada manusia. Hanya Al-Qur’an yang layak membuat pengakuan demikian, tidak ada kitab samawi lainnya yang pernah mengajukan pernyataan seperti itu. Baik kitab Taurat mau pun Injil tidak mau memberikan pernyataan demikian. Sebaliknya malah, karena kitab Taurat mengemukakan perintah Tuhan bahwa Dia akan membangkitkan seorang Nabi dari antara para saudara Bani Israil dan akan meletakkan Firman-Nya dalam mulut Nabi itu dan barangsiapa tidak mau membuka telinganya bagi firman Tuhan tersebut akan dimintakan pertanggungjawaban1. Dari hal ini menjadi jelas bahwa jika Taurat memang sudah memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia di abad-abad berikutnya maka tidak perlu lagi adanya kedatangan Nabi lain dimana manusia diwajibkan mendengar dan patuh kepadanya. Begitu pula dengan Injil, tidak ada mengandung satu pun pernyataan yang mengemukakan bahwa ajaran yang dibawanya telah sempurna dan komprehensif. Bahkan jelas ada pengakuan Yesus bahwa masih banyak yang harus disampaikan kepada para murid beliau namun mereka belum kuat menanggungnya, tetapi jika nanti sang Penghibur atau Roh Kebenaran (Paraclete) telah datang maka ia akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran2. Dengan demikian jelas bahwa Nabi Musa a.s. pun mengakui masih kurang sempurnanya kitab Taurat dan memintakan perhatian umatnya kepada seorang Nabi yang akan datang. Begitu pula dengan Nabi Isa a.s. yang mengakui kekurang-sempurnaan ajaran yang beliau bawa karena saatnya belum tiba untuk dibukakannya ajaran yang sempurna, tetapi juga mengingatkan bahwa jika nanti Paraclete sudah turun maka ia itulah yang akan memberikan ajaran yang sempurna. Sebaliknya dengan Al-Qur’an yang tidak ada meninggalkan persoalan terbuka untuk diselesaikan oleh kitab lainnya sebagaimana halnya dengan Taurat dan Injil, bahkan mengumandangkan kesempurnaan ajaran yang dikandungnya dengan firman:
“Hari ini telah Aku sempurnakan agamamu bagi manfaatmu, dan telah Aku lengkapkan nikmat-Ku atasmu dan telah Aku sukai bagimu Islam sebagai agama”. (S.5 Al-Maidah:4).
Inilah yang menjadi argumentasi pokok yang mendukung Islam sebagai agama yang mengungguli agama-agama lainnya dalam ajaran yang dibawanya sehingga tidak ada agama lain yang bisa dibandingkan dalam kesempurnaan ajaran yang dikandungnya.
Karakteristik kedua daripada Islam yang tidak ada pada agama lain yang juga menjadi bukti kebenarannya adalah agama ini memanifestasikan karunia dan mukjizat yang hidup. Tanda-tanda yang diperlihatkan Islam tidak saja mengukuhkan kelebihannya di atas agama lain tetapi juga menjadi daya tarik bagi kalbu manusia melalui penampakan Nur-nya yang sempurna. Karakteristik pertama Islam sebagaimana dijelaskan di atas yaitu mengenai kesempurnaan ajaran yang dibawanya, belumlah cukup konklusif untuk meneguhkan bahwa Islam adalah agama benar yang diturunkan oleh Allah s.w.t. Seorang lawan yang fanatik dan berpandangan cupat, bisa saja mengata-kan bahwa bisa jadi agama itu sempurna namun belum tentu berasal dari Tuhan. Karakteristik yang pertama memang bisa memuaskan seorang pencari kebenaran yang bijak setelah diombang-ambingkan oleh berbagai keraguan, membawanya lebih dekat kepada suatu kepastian, namun belum mengukuh-kan permasalahannya secara konklusif jika belum dirangkaikan dengan karakteristik kedua. Melalui rangkaian kedua karakteristik itu maka Nur agama yang benar mencapai kesempurnaannya. Agama yang benar mengandung ribuan bukti dan Nur, namun dua karakteristik tersebut cukuplah kiranya memberi keyakinan bagi hati seorang pencari kebenaran dan menjelaskan permasalahannya sehingga memuaskan mereka yang menyangkal kebenaran. Tidak ada lagi yang diperlukan sebagai tambahan. Pada awalnya aku bermaksud mengemukakan tigaratus argumentasi dalam buku Barahin Ahmadiyah. Tetapi setelah direnungi lebih lanjut, aku merasa dua karakteristik ini bisa menggantikan ribuan bukti-bukti lain dan karena itu Allah s.w.t. menjadikan aku merubah rencanaku itu.
(Barahin Ahmadiyah, bag. V, sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 21, hal. 3-6, London, 1984).
* * *
Hadzrat Rasulullah s.a.w. menggambarkan Allah yang Maha Kuasa dengan segala keagungan-Nya tanpa ada yang dikurangi sedikit pun. Dia dimunculkan seolah matahari yang memanifestasikan Nur-Nya dari segala penjuru. Barang¬siapa yang berpaling dari matahari haqiqi ini akan menemukan kemudharatan. Kita tidak bisa mengatakan yang bersangkutan sebagai manusia yang berkeimanan baik. Bisakah seseorang yang terjangkiti lepra dimana anggota tubuhnya telah dirusak oleh penyakit itu, lalu bisa menyatakan bahwa dirinya sehat utuh dan tidak memerlukan perawatan? Jika benar ia mengatakan demikian, bisakah kita berpendapat bahwa ia tidak berdusta? Kalau ada seseorang menekankan bahwa ia tidak juga menemukan kebenaran Islam, meskipun ia memiliki keimanan yang baik dan meskipun ia telah berupaya dengan segala cara sebagaimana ia mengelola urusan duniawinya, maka masalahnya terpulang kepada Allah s.w.t. Kami belum pernah bertemu dengan manusia seperti itu dan kami beranggapan bahwa adalah tidak mungkin seseorang yang memiliki daya nalar dan indra keadilan, akan memilih agama lain selain Islam. Orang-orang yang bodoh dan tidak berakal biasanya selalu mengambil sikap sebagaimana yang didiktekan oleh alam bawah sadarnya bahwa beriman kepada Tuhan yang Maha Esa sudah cukup dan tidak perlu lagi mengikuti Yang Mulia Rasulullah s.a.w. Yang harus diingat adalah seorang Nabi itu merupakan wujud yang mencetuskan Ketauhidan yang melahirkan konsep ke Maha-Esa-an serta menunjukkan eksistensi daripada Tuhan. Siapakah yang bisa lebih baik menunjukkan kebenaran selain Allah s.w.t. sendiri? Dia mengisi langit dan bumi ini dengan tanda-tanda yang membuktikan kebenaran daripada Yang Mulia Rasulullah s.a.w. dan di abad ini Dia telah mengutus aku serta memperlihatkan beribu-ribu tanda seperti hujan lebat yang membukti¬kan kebenaran daripada Hadzrat Rasulullah s.a.w. Lalu apa lagi yang kurang dalam pengemukaan kebenaran ini? Mereka yang memiliki penalaran cukup untuk menyangkal, mengapa tidak memikirkan cara untuk mencoba menerima? Ia yang merasa dirinya bisa melihat pada waktu gelap malam, mengapa tidak bisa melihat di terang siang hari? Sesungguhnya jalan penerimaan itu jauh lebih mudah daripada jalan penyangkalan. Mereka yang jalan pikirannya memang kurang sempurna dan indra tubuhnya tidak normal biarlah diserahkan kepada Allah s.w.t. dan kita tidak perlu pusing karenanya. Mereka itu seperti anak-anak yang mati muda. Tetapi seorang penyangkal yang jahat tidak bisa memaafkan dirinya atas dasar pertimbangan bahwa ia demikian itu karena berdasarkan i’tikad baik. Kiranya perlu dipertanyakan apakah semua indra yang bersangkutan itu memang memadai untuk memper¬timbangkan masalah Ketauhidan dan Kenabian. Jika ia memang mampu menelaah konsep-konsep itu dan tetap menyangkal karena memang i’tikadnya yang kurang baik, maka orang seperti itu tidak bisa dimaafkan. Bisakah kita memaklumi seseorang yang telah melihat matahari yang sedang bersinar lalu degil bertahan menyatakan bahwa saat ini sedang tengah malam. Begitu juga kita tidak bisa memaklumi mereka yang sengaja memutarbalikkan penalaran untuk menolak argumentasi yang dikemukakan demi Islam. Islam adalah sebuah agama yang hidup. Seseorang yang bisa membedakan di antara apa yang mati dan yang hidup, bagaimana mungkin ia mengesampingkan Islam dan menganut agama yang sudah mati?
(Haqiqatul Wahi, Qadian, Magazine Press, 1907; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 22, hal. 180-181, London,
جَزَاكُمُاللهِ اَحْسَنُ الْجَزَ
وَأَخِرُدَعْوَانَآاَنِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Abah Anom berkata
بِسْــــمِ اللهِ الرَّحْمـٰنِ الرَّحِيمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
Tanda-tanda Abadi Kebenaran Islam
Sifat-sifat agama Islam sebagaimana telah kami kemukakan bukanlah sesuatu yang dibuktikan dengan hal-hal di masa lalu saja seperti sisa-sisa reruntuhan makam-makam kuno. Islam bukanlah agama yang mati dimana orang bisa mengatakan bahwa semua berkatnya telah tertinggal di masa lalu dan tidak ada apa-apa lagi tersisa di masa depan. Sifat utama dari Islam adalah berkat yang selalu mengikutinya yang tidak hanya terpaku di masa lalu tetapi juga memberikan berkat di masa kini. Dunia ini selalu membutuhkan berkat dan tanda-tanda samawi. Dunia membutuhkannya tidak hanya di masa lalu tetapi juga di masa kini.
Seorang manusia yang lemah tanpa daya yang terlahir buta selalu membutuhkan keterangan tentang kerajaan surga dan ia perlu melihat beberapa tanda dari eksistensi dan kekuasaan Tuhan, kepada Siapa ia beriman. Tanda-tanda yang diberikan di masa lalu tidak mencukupi bagi masa kini, karena mendengar saja tidak sama dengan melihat sendiri, mengingat dengan berjalannya waktu maka kejadian-kejadian masa lalu berubah bentuk menjadi hikayat. Setiap abad dimulai dengan dunia yang baru. Karena itu Tuhan dalam agama Islam, yang adalah Tuhan yang sebenarnya, memanifes-tasikan tanda-tanda baru bagi setiap dunia yang baru. Di awal abad yang baru, khususnya pada awal abad dimana manusia sudah sangat jauh melenceng dari agama, integritas dan yang terselubung kegelapan, Dia akan membangkitkan seorang Nabi substitusi yang dalam cerminan daripada sifatnya akan diperlihatkan sebagai seorang Nabi. Sosok demikian itu menunjukkan kepada dunia segala kemuliaan dari Nabi panutan dimana ia menjadi pengikutnya, dan mengalah¬kan lawan melalui kebenaran, penampakan daripada realitas serta penggagalan kepalsuan. (Ayena Kamalati Islam, Qadian, Riyadh Hind Press, 1893; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 5, hal. 245-247, London, 1984).
* * *
Tanda dari sebuah agama yang benar adalah melalui ajarannya itu setiap orang yang muttaqi akan berhasil mencapai tingkatan seorang Muhaddas kepada siapa Allah s.w.t. akan berbicara bertatap muka. Tanda utama dari kebenaran Islam bahwa melaluinya akan muncul para muttaqi dengan siapa Allah s.w.t. akan berbicara sebagaimana diungkapkan dalam Al-Qur’an:
“Malaikat-malaikat turun kepada mereka sambil meyakinkan mereka: “Janganlah kamu takut dan jangan pula berduka cita”“. (S.41 Fushshilat:31).
Ini menjadi sarana pengujian dari suatu agama yang benar, hidup dan bisa diterima. Kita tahu bahwa Nur ini hanya bisa ditemukan di dalam Islam dan bahwa agama Kristen tidak ada memiliki Nur demikian. (Hujjatul Islam, Amritsar, Riyadh Hind Press; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 6, hal. 43, London, 1984).
* * *
Kami bisa memberikan bukti yang konklusif kepada setiap pencari kebenaran bahwa sejak masa Penghulu dan Junjungan kita Rasulullah s.a.w. sampai dengan hari ini, pada setiap abad telah muncul hamba-hamba Allah melalui siapa Allah s.w.t. telah membimbing umat manusia melalui penampakan tanda-tanda samawi. Di antaranya adalah Sayid Abdul Qadir Al-Jailani, Abul Hassan Kharqani, Abu Yazid Bistami, Junaid Baghdadi, Mahyuddin Ibn Arabi, Dhanun Misri, Muinuddin Khisti Ajmeri, Qutbuddin Bakhtiar Khaki, Fariduddin Pakpattani, Nizamuddin Dehlavi, Shah Waliullah Dehlavi dan Sheikh Ahmad Sirhindi, semoga Allah berkenan atas mereka semua.
Jumlah mereka beribu-ribu orang dan demikian banyak kejadian-kejadian luar biasa berkaitan dengan mereka yang diuraikan dalam kitab-kitab para cendekiawan dimana lawan yang paling fanatik pun akan mengakui bahwa mereka itu telah memperlihatkan tanda-tanda dan mukjizat luar biasa. Aku berkata dengan sesungguhnya bahwa dari hasil telaah yang aku lakukan sepanjang yang mungkin dilakukan mengenai masa lalu, aku telah sampai pada kesimpulan bahwa jumlah dari tanda-tanda samawi yang mendukung Islam dan sebagai kesaksian atas kebenaran Yang Mulia Rasulullah s.a.w. yang dimanifestasikan melalui para Aulia umat ini, tidak bisa dipadankan dengan sejarah dari agama lain mana pun. Islam adalah satu-satunya agama yang berkembang melalui tanda-tanda samawi dan Nur serta berkat yang tidak mungkin dibilang, yang memperlihatkan eksistensi Allah s.w.t. seolah-olah Dia itu dekat sekali.
Yakinlah kalian bahwa dalam bilangan tanda-tanda samawi, Islam selalu unggul di tiap masa. Dalam masa kalian kini, kalau mau kalian juga bisa menyaksikan tanda-tanda yang mendukung Islam. Bisakah kalian secara jujur mengatakan bahwa kalian tidak ada menyaksikan tanda-tanda yang mendukung Islam dalam masa kalian? Adakah agama lain di dunia yang mampu memberikan kesaksian seperti itu? Hal ini merupakan masalah berat yang telah mematahkan tulung punggung para missionaris Kristen. Ia yang mereka tegakkan sebagai tuhan tidak didukung oleh apa pun kecuali dongeng-dongeng kosong dan kisah-kisah palsu.
Tanda kebenaran dari Hadzrat Rasulullah s.a.w. yang mereka tolak, jelas terlihat di masa kini seperti curahan hujan yang lebat. Bagi para pencari kebenaran, semua pintu gerbang tanda-tanda samawi tetap terbuka sekarang sebagaimana juga selalu terbuka di masa lalu, dan bagi mereka yang lapar akan kebenaran maka hidangan berberkat selalu tersedia di masa kini sebagaimana di masa lalu juga tersedia. Sebuah agama yang hidup tersedia di masa kini sebagaimana adanya di masa sebelumnya. Sebuah agama yang benar selalu memiliki tangan Tuhan yang Maha Hidup menopang dan menggamit punggungnya dan agama itu adalah Islam. (Kitabul Bariyah, Qadian, Ziaul Islam Press, 1898; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 13, hal. 91-92, London, 1984).
* * *
Jika ada yang mempertanyakan bahwa terdapat ratusan agama palsu yang telah berkembang selama beribu tahun meskipun mungkin bersumber pada kebohongan, jawabannya adalah sebagai berikut. Menurut kami, yang dimaksud kebohongan adalah jika seseorang secara sengaja menyusun kata-kata atau menciptakan sebuah kitab, yang diakukan sebagai diwahyukan kepadanya oleh Tuhan yang Maha Kuasa padahal tidak ada apa pun yang diturunkan kepadanya. Kami bisa memastikan berdasar telaah menyeluruh bahwa kebohongan demikian tidak akan mungkin berkembang di masa apa pun. Kitab Allah menyatakan bahwa mereka yang bersalah melakukan kebohongan terhadap Allah yang Maha Kuasa, akan segera dihancurkan. Kami telah menyatakan bahwa kesaksian yang sama itu dinyatakan juga oleh Taurat, Injil dan Al-Qur’an.
Agama-agama palsu yang kita lihat di dunia sekarang ini seperti agama Hindu atau Parsi, bukan merupakan karangan dari Nabi-nabi palsu. Sebenarnya adalah para pengikut mereka itulah yang atas dasar kesalahannya sendiri telah terperosok menerima aqidah-aqidah yang sekarang ini. Kalian tidak boleh yang menyatakan sebuah kitab yang mengaku sebagai kitab samawi yang diagungkan sekelompok orang sebagai palsu, meskipun mungkin saja diragukan palsu. Kemungkinan yang terjadi adalah telah disalah-artikannya sebuah kitab samawi. Sebuah pemerintahan politis akan segera menangkap seseorang yang mengaku-aku sebagai pejabat negara. Lalu mengapa Allah yang bersifat cemburu terhadap sifat Keagungan dan Kerajaan-Nya, tidak akan menindak seorang pengaku yang palsu?
(Anjam Atham, Qadian, Ziaul Islam Press; sekarang dicetak dalam Ruhani Khazain, vol. 11, hal. 63-64, London, 1984, catatan kaki).
جَزَاكُمُاللهِ اَحْسَنُ الْجَزَ
وَأَخِرُدَعْوَانَآاَنِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
DJ berkata
Teman… janganlah kalian menghina Tuhan orang2 musyrikin… karena mereka juga akan menghina Tuhan kita Alloh Subhana Wata’ala…. semoga mereka diberi petunjuk atas kesesatannya… dan kita yang sudah lurus akan terus dituntun oleh Alloh SWT menuju Jannahnya…. Kita nih org Islam dah pasti akan masuk surga walaupun nantinya di cuci dulu di neraka itu juga kalo dosanya gak ketulungan… makanya teman kita bersihkan hati dan pikiran kita dari sifat2 sombong dan merasa paling benar sendiri…. kita sucikan niat kita utk menjaga Islam agar tidak di cemooh org2 kafir laknatulloh dengan cara memperbaiki akhlaq kita seperti yg dicontohkan Nabi kita tercinta Muhammad SAW….. semoga Islam semakin jaya dan org2 kafir itu tdk diberi kesempatan menghina kita…. Allohu akbarrrrrr !!!
roh berkata
Jonathan Arnold : Dari ‘Belenggu Salib’ Menuju ‘Keteduhan Islam’
Ditulis pada November 15, 2007 oleh Ainu Amri Tanjung
Jonathan Arnold : Dari ‘Belenggu Salib’ Menuju ‘Keteduhan Islam’
Kisah berikut adalah kisah seorang mu’alaf dari kota Malang mantan Pendeta Militan pelaku Pemurtadan yang banyak mengandung pelajaran berharga dan bahan renungan bagi kita bersama, berikut ini penuturannya.
Saya dilahirkan 14-Juli 1943 di kota Malang Jawa Timur, hari Minggu pukul 09.00 WIB saat lagu kidung suci dikumandangkan di Gereja. Ayah saya seorang militer AD yang ditokohkan dan disegani oleh warga Kristiani (Protestan). Hidup dalam kedisiplinan yang tinggi adalah ciri keluarga kami. Sebagai seorang anggota militer, ayah saya telah menerapkan kedisiplinan yang tinggi dalam kehidupan kami dan sebagai seorang Kristiani yang ditokohkan, maka ayah saya termasuk yang sangat tidak bersahabat dengan umat Islam. Saya masih ingat betapa hebatnya orang tua menanamkan kebencian-kebencian dalam hati saya terhadap Islam. Menurut penuturan ibu, hal itu bermula dari tingkah laku oknum-oknum orang Islam yang banyak membikin sakit hati ayah. Itulah sebabnya saya dilarang bergaul dengan mereka dan selalu diawasi dengan ketat.
Pada usia tiga bulan saya di babtis di gereja GPI Malang dengan nama Jonathan Arnold. Tiga tahun kemudian saya mulai sekolah di sekolah Minggu (Zondaag School) di gereja, sampai kemudian melanjutkan ke SMP dan SLTA Kristen.
1. Menjadi Pengkabar Injil
Kelebihan-kelebihan saya dalam sastra, kelancaran lidah saya dalam menyampaikan nas-nas suci BIBLE, ditunjang dengan keberanian dan penamplan saya yang meyakinkan, maka beberapa sesepuh Gereja menyatakan bahwa saya cocok sekali untuk menjadi pengkabar Injil. Inilah alasan ayah saya mengirim saya ke sekolah Theologia di kota Batu-Malang. Nilai akhir yang gemilang dan suksesnya theater yang saya tangani, para pendeta dan tokoh gereja mendesak orang tua saya agar mau mengirimkan saya ke Universitas Leiden-Belanda.
Perjalanan ke negeri Kincir Angin saya lewati dengan mulus, saya memilih jurusan Pekabaran Injil dan filosofia, prinsip mata kuliahnya tidak jauh berbeda dengan yang saya terima di STI Batu-Malang.
Setelah lulus dari Belanda, saya diangkat menjadi pendeta di kabupaten Lumajang pada akhir tahun 1967, saya langsung membentuk misi pekabaran yang sering dikenal dengan istilah kristenisasi, apa yang saya lakukan ini bukanlah hal yang baru. Hal ini telah dilakukan sejak zaman Belanda.
2. Perjalanan hidupku sebagai penginjil
Saya susun personil-personil yang cukup terlatih, terampil dan mau bekerja untuk Tuhan, ramah tamah, murah senyum dan tak kalah pentingnya bekal yang harus dimiliki anggota misi adalah sabar dan tahan pukul. Karena tugas meraka memang sangat berat. Mereka harus berani menyampaikan berita dari Allah dengan ‘door to door system’, Semua harus dilaksanakan dengan iklash, bersih hati dan senang. Karena Tuhan Yesus ( padahal Yudas-lah yang memanggul salib) telah rela memanggul salib sengsaranya yang cukup jauh. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk berberat hati.
3. Mencari kelemahan orang Islam
Sebelum operasi benar-benar mulai, saya tebarkan anggota misi untuk meneliti dari dekat kehidupan orang-orang muslim. Ternyata ada 3 kelemahan :
Pertama, Banyak orang Islam yang ikut-ikutan, Islamnya hanya Islam KTP dan tidak paham tentang Islam.
Kedua, seringkali terjadi perpecahan antar umat Islam.
Ketiga, banyak umat Islam yang serakah, tamak, bakhil tidak mau menolong fakir miskin dan yatim piatu. Dengan tiga faktor ini saya mulai misi, darah militer orang tua rupanya mengalir dalam tubuh saya, seperti seorang jendral mengatur pasukan tempur, saya sebar anggota saya ke daerah-daerah terpencil, berpendidikan rendah dan berekonomi rendah.
4. Strategi memurtadkan orang Islam
Saya menyebut misi ini dengan sebutan ‘Operasi Simpati’, yaitu agar memperoleh simpati orang-orang Islam dengan jalan menolong fakir miskin. Dana yang kami peroleh cukup besar, karena di samping bersumber dari jemaat sendiri juga dari luar negeri seperti : Belanda, Amerika dan Australia. Saya juga berpesan kepada anggota misi agar segala sesuatunya tidak berkesan menarik orang masuk Kristen. Yang kesulitan biaya untuk sekolah di beri bea siswa, yang sakit diberi obat-obatan, yang susah dihibur, yang lapar diberi makan, yang lemah ekonomi diberi modal, bahkan yang keluarganya matipun ditolong dalam biaya dan pelaksanaan pemakaman, maka operasi simpati ini tampak dari luar sebagai operasi kemanusiaan, sehingga orang Islam banyak yang tertarik masuk Kristen tanpa dipaksa.
Hasilnya sangat mengagumkan, dalam waktu singkat dapat memurtadkan hampir 1000 orang. Namun saya belum puas dengan hasil ini, saya meragukan kemurtadan mereka, apakah karena ekonomi atau benar-benar iklash masuk Kristen. Maka saya bikin formula baru yaitu saya kembangkan pergaulan bebas muda-mudi ala barat, saya kenalkan valentine day, pakaian dan kesenian barat, kebudayaan hingga olahraga dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mencuri waktu sholat hingga banyak anak-anak tidak sholat dan mengaji, padahal, hal tersebut sebelumnya telah menjadi budaya umat Islam.
5. Usaha saya melemahkan pondok pesantren
Penyusunan sistem, metode, personil untuk pelayanan pekerjaan Tuhan juga telah saya persiapkan sangat matang, bahkan gerejapun sudah saya dirikan lengkap dengan sekedul kegiatannya. Dalam perjalan-an pengkabaran Injil ke daerah Jember saya rencanakan hendak melemahkan pondok-pondok pesantren, terutama pondok pesantren Kyai Haji Ahmad Shiddiq”. Di sinilah saya bertemu dengan gadis berkerudung putih, pertemuan yang kemudian membuahkan pernikahan antara pendeta dan gadis muslimah. Saya dapat menikahinya karena berpura-pura telah masuk Islam dengan surat palsu yang saya bikin di penghulu Jatiroto.
Rumah tangga berjalan aman hanya beberapa hari saja. Sebab masing-masing punya akidah yang tidak bisa dipertemukan, kebencian saya terhadap Islam makin lama semakin tidak bisa ditutup-tutupi, terjadilah pertengkaran demi pertengkaran dan setiap kali saya marah, istri saya tidak pernah melawan, yang dilakukannya yaitu langsung shalat dan baca Al-Qur’an. Dari sinilah timbul keinginan saya yang makin lama makin keras untuk mengetahui kandungan Al-Qur’an, maka saya pinjam AL-Qur’an yang ada terjemahannya terbitan dari DEPAG.
5. Hatiku mulai mendapat petunjuk
Terus terang saya belum pernah membaca Al-Qur’an, kalau membuang hampir tiap hari, pada suatu malam terjadilah sesuatu yang aneh, saat semua orang tidur nyenyak, sepi dan hening, Al-Qur’an saya buka dan seluruh tubuh saya seolah gemetar semua, ketika saya buka persis pada halaman yang ditandai benang pembatas yaitu surat Ar-Rahman, saya terpana dengan keindahan bahasa Al-Qur’an yang di ulang-ulang walau kalimatnya sederhana ‘Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan”.
Lembar demi lembar saya buka, dan sampailah pada ‘surat Maryam’, Maryam ibunya Yesus dikisah-kan dalam Al-Qur’an lebih terhormat, suci, luhur dan mulya dari pada kisah Maryam dalam Alkitab.
Begitu juga dengan sifat Tuhan dalam Al-Qur’an, Tuhan itu Esa adanya, ini berarti tidak boleh ada alternatif lain selain Allah SWT. Berbeda dengan Alkitab yang menyatakan Tuhan itu tiga yang amat tidak logis, apalagi doktrin Tuhan trinitas tersebut baru ada 325 tahun setelah Yesus diangkat kelangit. Al-Qur’an mengisahkan Allah itu kekal, yang membedakan antara mahluk dengan Tuhan, tetapi dalam Alkitab dikisahkan Tuhan telah mati di salib dan Tuhan dikisahkan kalah berkelahi dengan Ya’kub. Masih banyak hal-hal logis yang tidak saya jumpai dalam Alkitab yang membuat imanku mulai goyang.
Hari masih pagi ketika itu, langit tampak cerah dan matahari begitu hangatnya, semalaman saya tidak dapat tidur dengan pikiran yang kalut. Kemarin saya bertengkar dengan istriku, seperti biasa karena keyakinan yang berbeda. Pagi itu istriku minta dipulangkan ke rumah orang tuanya, karena tidak kuat menahan perasaan karena suami selalu memojokkan bahkan menghina keyakinan.
“Maaf mas, saya mau nikah sama mas karena kehendak orang tua. Di Islam hukumnya anak harus nurut sama orang tua. Saya sudah taat, tetapi rupanya saya mau di-Kristenkan, maaf mas, bagi saya lebih baik kehilangan Mas dari pada harus kehilangan Iman-Islam, Besok setelah sholat subuh antarkan saya kembali ke orang tua.”
Besok harinya, tiba-tiba istri saya sudah siap untuk minta dipulangkan ke orang tuanya. “Kamu harus tetap tinggal di rumah ini bersama saya” kata-kataku memulai dan dia menatapku dengan tajam. “sampai perasaanku hancur…sampai imanku hancur..??” tanyanya. “..Tidak..!!, aku tidak akan berbuat sekasar itu lagi terhadapmu, aku berjanji didepan Tuhan, kau bebas dengan agamamu, bahkan kau bebas membaca kitab sucimu. Tadi malam kitab itu telah aku baca, isinya luar biasa dan benar mutlak. Tapi maaf…aku masih belum yakin, bahwa Islam agama yang benar, aku akan menyelidiki” jawabku menjelaskan pada istriku. “Kalau Islam yang benar mas ?” tanya istriku. “Kalau Islam yang benar maka aku akan masuk Islam, tetapi kalau ternyata Islam yang salah atau keliru, maka kamu haarus masuk gereja” jawab saya menantang.
7. Iman saya mulai goyang dan tertarik dengan agama Islam
Saya mulai membeli buku-buku Islam, minta bantuan ke kedutaan-kedutaan Islam, bagian penerangan Kerajaan Islam Saudi Arabia. Saya datang ke pondok-pondok pesntren mulai dari Banyuwangi sampai ke Kediri. Tidak ada waktu yang berlalu kecuali saya isi dengan belajar perbandingan agama, saya bertekad mencari kebenaran. Saya tidak ingin membohongi hati nurani.
Banyak sekali kebenaran hakiki yang saya jumpai dalam Al-Qur’an, semakin lama semakin nampak kejanggalan-kejanggalan dalam Alkitab, dalam Alkitab banyak sekali pertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya, banyak juga berkisah tentang pornografi dan mensifati Tuhan dengan sifat yang mustahil, belum lagi Alkitab tidak ditulis dalam bahasa Yesus. Kejanggalan-kejanggalan ini membuat saya semakin bernafsu mencari sampai dimana kekeliruan-kekeliruan Alkitab.
8. Aku resmi keluar dari Gereja Protestan
Pada suatu malam saya bermimpi melihat menara gereja saya yang dikerubuti burung-burung. Langit mendadak terbuka, Para malaikat dan bidadari turun, dan seorang bidadari cantik menyanyikan lagu yang amat merdu, sampai saya terjaga dari tidur, dan masih kedengaran suara bidadari itu. Setelah saya amati, ternyata suara itu adalah suara istri saya yang sedang membaca Al Qur’an. Sejenak kemudian istri saya membangunkan saya ”Mas… katanya ingin ketemu Tuhan, mari silakan”. Malam itu saya bangun, di luar hujan deras diselingi petir menyambar-nyambar. Saya bangun dan cuci muka lalu duduk di atas sajadah yang biasa digunakan istri saya sholat. Saya memang sering bangun tengah malam. Kalau istri saya sholat, saya cuma berdoa saja. Sementara hujan belum reda saya khusu’ berdoa sampai tidak terasa air mata saya berlinang, saya memohon kepada Tuhan, ”..Ya Tuhan tolonglah saya, berilah petunjuk kepada saya, kalau memang benar Yesus itu Tuhan, tetapkan hati saya, akan tetapi kalau bukan, tolong beri saya petunjuk kepada siapa saya harus menyembah”. Tiba-tiba badan saya menggigil, keringat dingin mengucur amat derasnya, kembali terngiang suara kiai-kiai, ulama-ulama, yang pernah berdialog dengan saya bahkan suara dari buku-buku Islam yang saya pelajari, seolah semua berkata ”Islam adalah agama yang benar”.
Lalu secepatnya saya menulis surat kepada Dewan Gereja Jatirto-Lumajang dengan tembusan ke Jakarta, saya menyatakan keluar dari gereja protestan, dan ketika membaca surat saya, istri saya terkejut dan berkata, “Terlalu cepat pernyataan ini, sudahkah Mas pikirkan benar?”. Saya jawab, ”Bagiku bahkan terlalu lamban, sekian lamanya aku terombangambing antara kebenaran dan ketidak benaran, aku sudah tak sanggup lagi membohongi diri sendiri”. “Sudah mantap benar Mas?”, tanya istri saya, ”Yah, aku mantap bahwa Islam adalah agama yang benar!”. Jawab saya, ”Kalau begitu mari saya bimbing membaca syahadat”. Lalu istri saya berwudhu dan sholat dua rakaat. Sementara itu saya melihat lonceng di dinding menunjuk pukul 02.10 WIB dini hari. Usai ia sholat, tangan saya dijabat, katanya, “Mari saya bimbing masuk Islam, disaksikan oleh Allah, seluruh malaikat, Nabi dan Rasul, termasuk junjungan kita Nabi Muhammad saw, coba tirukan: Asyhadu Alla Ilahaillallah, Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah”. Istri saya tak kuat menahan air matanya jatuh bercucuran. Dan sejak itu tersiarlah berita dari mulut ke mulut, ”..Jonathan masuk Islam..!”. Majalah dan surat-kabar juga turut meramaikan. Ayahpun akhirnya mengetahui kalau saya masuk Islam dan memanggil saya pulang, ayah menyodorkan majalah ke hadapan saya dan saya menganggukkan berita tentang saya. Ayah marah sekali dan wajahnya nampak merah padam.
Ayah saya marah sekali, “Terlalu gila kamu..Biaya ayah habis banyak karena kamu. Ini berarti kamu telah mengkhianati cita-cita orang tua. Sekarang aku perintahkan kamu pulang kembali ke Malang dan kembali ke Gereja!”. Saya hanya dapat menundukkan kepala dan ti-dak berani menatap wajah ayah yang merah padam itu. Saya jawab, ”Tidak ayah, saya sudah menyatakan masuk Islam dan saya sudah berjanji mati bersama Islam”. Ayah saya semakin berang dan tiba-tiba menggedor meja, “Terlalu gila..jadi kau sudah benar-benar hendak meninggalkan gereja?”. Saya hanya bisa menganggukkan kepala, langsung ayah saya menyahut tidak senang, ”Baiklah kalau kamu sudah tidak bisa diatur lagi, kamu tidak usah mengaku orang tua di sini, keluar! Dan jangan menginjakkan kakimu lagi di rumah ini!”.
9. Saya diusir dan kerja di pabrik gula
Sejak itu saya diusir dan sayapun meninggalkan rumah . Di Jatiroto, saya ajak istri saya untuk segera meninggalkan rumah dinas Gereja. Tidak ada yang saya bawa dari rumah itu, sebab saya memang merasa semua kekayaan di rumah itu milik gereja. Selanjutnya, saya ditolong oleh orang-orang Islam, ditempatkan di rumah dinas PG. Jatiroto yang kebetulan tidak ada yang menempati.
Alhamdulillah, berkat perjuangan tokoh-tokoh Islam akhirnya saya masuk dan menjadi karyawan PG.Jatiroto. Saya mulai belajar sholat dan membaca Al-Qur’an, dibawah tuntunan istri saya sendiri.
Satu ketika, disaat lagi asyik-asyiknya belajar sholat, datanglah adik saya yang anggota marinir dua jip lengkap dengan anggota-anggotanya. Agaknya keluarga saya di Malang tetap akan memaksa saya kembali ke Malang dan kembali mengelola gereja. Saat itu dengan tegas saya jawab,”Maaf, saya sudah memilih Islam dan berjanji mati dengan Islam!”. Agaknya sudah diatur sebelumnya, begitu mendengar jawaban saya, ia langsung membuka sabuk kopelreim dan dipukul-pukulkan di kepala saya dan saya terjatuh ke lantai dengan berlumuran darah. Saya baru sadar kembali setelah di RS Jatiroto.
Kala itu, ulama-ulama dan tokoh-tokoh agama Islam sama berdatangan menjenguk saya di RS. Jatiroto. Setelah peristiwa itu, beberapa ulama dan kyai mulai menampilkan saya di masjid-masjid untuk memberikan kesaksian tentang kebenaran ajaran Islam. Atas bimbingan dan dorongan dari mereka itulah saya akhirnya lebih giat lagi mempelajari, memperdalam Al-Qur’an dan Hadits.
Saya mulai dikenal masyarakat Islam secara luas, waktu-waktu saya terisi dengan acara-acara pengajian, dari kampung ke kampung, dari pesantren ke pesantren, dari kota ke kota, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumatera Selatan, Kalimantan dan Alhamdulillah sampai ke Malaysia.
Bapak M. Nasir dengan Dewan Dakwah Islamiyah (DDII) nya mendengar cerita tentang saya dan pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 8-9-1991 saya mendapat kehormatan diundang pada kesempatan Silaaturrahmi Jamaah Muhtadien di Cisalopa, Bogor Jawa Barat, dimana pada kesempatan itu dihadiri pula oleh para Pengurus Rabithah Al Alam Islamy dari Saudi Arabia.
10. Bergabung ke jamaah Muhtadien
Forum silaturrahmi Jamaah Muhtadien ini adalah suatu acara yang diselenggarakan oleh orang-orang yang telah mendapat hidayah dari Allah SWT yang kemudian masuk Islam, mereka terdiri dari bekas orang-orang Kristen, Pendeta maupun Pastur.
Sejak itu, setiap kali diundang pengajian, saya selalu dipanggil dengan “Haji Muhammad Abdillah” sebenarnya saya merasa sangat malu, karena saya belumlah menunaikan ibadah haji ke tanah suci.
Pada suatu malam, sepulang dari acara pengajian, sebelum berangkat tidur saya menyempatkan diri untuk melaksanakan sholat tahajjud. Pada saat sholat itulah, sengaja saya menangis dihadapan Allah SWT, saya bermunajat, memohon kemurahan Allah SWT agar saya dapat menunaikan ibadah haji.
Setelah sekian puluh kali hal ini saya lakukan, Allah Yang Maha Rahman dan Rahim mendengar munajat saya dan Alhamdulillah pada musim haji tahun 1992, di suatu pagi sekitar tiga hari setelah hari raya Idul Fitri, datang kepada saya sepucuk surat undangan dari Raja Fadh Arab Saudi yang isinya mengundang saya untuk menunaikan ibadah haji.
Allah sungguh Maha Besar, saya seolah dalam mimpi ketika tiba-tiba saya sudah bersujud di Masjidil Haram persis di muka Ka’bah. Kala itu air mata saya tak terbendung lagi, mengalir deras membasahi pipi dan seolah-olah menjeritkan suara hati saya, ”.. Yaa Allah, pada akhirnya telah sampailah perjalanan saya yang sangat meletihkan dari Yerusalem ke Tanah Suci Mekkah, ampuni dan terima taubat hambamu ini dan jadikan hambamu ini termasuk golongan haji yang mabrur…amien Ya Robbal Alamin..”. (al-islahonline)
http://www.swaramuslim.net
Andrea berkata
Gubraakkk!! Sya nda ngerti…coz saya orang kafir…
Anonymous berkata
Allah Maha Dalam Segala Hal,Besar,Mulia,Suci,Adil,Sempurna…….mengapa menurunkan firman 2 kali???
Stefanus berkata
1. Kunci kita mengenal Alkitab melalui Roh Kudus:
Yoh 14 : 26 Roh Kudus …… akan mengajar segala sesuatu kepadamu dan akan
mengingatkan akan semua yg telah Kukatakan kepadamu.
Yoh 16 : 13 Roh Kebenaran akan memimpin kamu kepada seluruh kebenaran….
2. Kunci kita mengenal Yesus melalui Alkitab:
Melalui Kitab Suci yg menyaksikan Yesus Kristus barulah kita datang padaNya,
Yoh 5: 39 ….. walaupun Kitab Suci memberi kesaksian ttg Aku, kamu tidak mau datang
kepadaKu utk memperoleh hidup itu.
Mereka ditarik oleh Allah Bapa (Yoh:6:44) dan mengenal Kristus melalui Kitab Suci
(ayat 45).
3. Kunci kita mengenal Allah Bapa melalui Yesus Kristus:
Yoh 14 :6 Akulah Jalan,Kebenaran………..
Stefanus berkata
Lahir 1 kali dan mati 2 kali:
1. Dilahirkan oleh ibu kita
2. Mati fisik dan roh (mati 2 kali). Why 20:14 Lalu maut dan kerajaan maut itu
dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.20:15
Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan
itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.
Lahir 2 kali dan mati 1 kali:
1. Dilahirkan oleh ibu kita dan diperanakkan oleh Roh Kudus (Yoh 3:3 Yesus
menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak
dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”, 1 Ptr 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang
besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara
orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,)
2 Mati fisik (mati 1 kali). 1 Kor 5:5 orang itu harus kita serahkan dalam
nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya
diselamatkan pada hari Tuhan.
Stefanus berkata
Doa bukan meniadakan masalah tapi agar diberi kekuatan dan keberanian dalam menghadapi masalah.
• Ef 6:20, yang kulayani sebagai utusan yang dipenjarakan. Berdoalah supaya dengan keberanian aku menyatakannya, sebagaimana seharusnya aku berbicara.
• Kis 4:29, 9 Dan sekarang, ya Tuhan, lihatlah bagaimana mereka mengancam kami dan berikanlah kepada hamba-hamba-Mu keberanian untuk memberitakan firman-Mu.
• Kol 1:11, dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar.
Stefanus berkata
Doa yang tidak didengar,karena kehendaku yg terjadi,bukan kehendakMu .
• Doa Yesus,Mrk 14:36, Kata-Nya: “Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-
Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki,
melainkan apa yang Engkau kehendaki.”
• Doa Elia,1 Raj 19:4, Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan
jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya:
“Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih
baik dari pada nenek moyangku
• Doa Paulus, II Korintus 12:7, Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena
penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam
dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan
meninggikan diri.12:8 Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan,
supaya utusan Iblis itu mundur dari padaku.12:9 Tetapi jawab Tuhan kepadaku:
“Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku
menjadi sempurna.” Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya
kuasa Kristus turun menaungi aku.12:10 Karena itu aku senang dan rela di dalam
kelemahan, di dalam siksaan, di dalam kesukaran, di dalam penganiayaan dan
kesesakan oleh karena Kristus. Sebab jika aku lemah, maka aku kuat.
Stefanus berkata
Etika warga negara surga,Mat pasal 5,6 &7.
• Flp 3:20, Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita
menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
• 3:21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-
Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada
diri-Nya.
• 2 Tes 1:5, suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa
kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena
Kerajaan itu.
Taqwa berkata
Yang tidak kelihatan akan dibawa dan diadili seperti kebenaran,kejujuran,keadilan,suci,kelakuan sedangkan yg kelihatan spt rumah,tanah dll tidak dibawa, berusahalah berbuat yg baik sesuai aturan agama. Bagaimana kita mengkaitkan hidup yg sementara dengan kehidupan yg kekal
obintitan berkata
Orang yang tidak berpengalaman berkata:
Islam Agama Yang Benar
Karena mereka belum berpengalaman sehingga kebodohan membutakan mata hati.
Orang bijak berkata:
Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan (dongeng2 isapan jempol), tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.
Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan.
Tentang diri Muhammad:
1. Dirinya telah diutus tuhan bernama Awloh (tuhan tertinggi Arab Pagan) (QS 33:45, QS 3:144, QS 3:86, QS 7:188, QS 46:9, QS 7:68, QS 61:6, QS 17:93, dll.)
2. Dirinya adalah “makhluk terbaik” yang diciptakan Awloh (QS 33:40, QS 33:21, QS 2:253, QS 17:55, QS 21:107, QS 17:79, QS 68:4, Sahih Bukhari Volume 4 Book 056 Number 757, Sahih Muslim Buku 030 No. 5655, No. 217)
3. Dirinya telah menerima kitab suci dari Awloh sebagaimana nabi-nabi terdahulu juga menerimanya (QS 2:96, QS 2:87, QS 27:92)
4. Dirinya pernah mengalami perjalanan ghaib dari bumi ke surga (QS 17:1, Ibnu Hisyam Jilid 1 Hal 358-364)
5. Patuh kepada dirinya = patuh kepada Awloh (QS 4:115,QS 40:69, QS 8:13, QS 59:4, QS 9:63, QS 58:5, QS 58:22, QS 33:57)
6. Awloh dan malaikat bersholawat untuk dirinya, maka manusia pun wajib bersholawat untuk dirinya (QS 33:56)
7. Dirinya diberi hak istimewa oleh Awlohnya dalam urusan ngeseks (boleh senggama dengan siapapun) (QS 33:50)
Tentang Awloh rekaannya
1. Awloh adalah pengutus nabi-nabi terdahulu (Tribul No. 1) (QS 29:14, QS 11:96, QS 13:38, QS 4:164, QS 71:1, dll.)
2. Awloh telah melakukan hal-hal spektakuler di masa nabi-nabi terdahulu (Tribul No. 1) (QS 2:50, QS 27:12, QS 3:184, QS 28:36, QS 2:73, dll.)
3. Awloh adalah pencipta alam semesta serta pemilik, pengatur dan pemeliharanya (Tribul No. 2) (QS 46:33, QS 16:65, QS 30:20, QS 13:3, QS 2:258, dll.)
4. Awloh akan melakukan hal-hal spektakuler pada akhir zaman/kiamat (Tribul No. 3) (QS 4:56, QS 22:7, QS 75:40, dll.)
5. Awloh sanggup menolong muslim dengan kemenangan-kemenangan, asalkan muslim mau menolong Awloh dengan Jihad (Kibulan ke-4) (QS 9:14, QS 47:7, QS 22:40, QS 8:17, QS 3:13, QS 8:9, QS 3:124-125)
Bualan-bualan Muhammad lainnya
1. Ibrahim beragama Islam (QS 2:132)
2. Kabah dibangun oleh Ibrahim (QS 2:127, QS 2:26)
3. Ibrahim dimakamkan di samping Kabah (QS 2:125, QS 3:97)
4. Iblis berdosa karena tidak mau menyembah Adam (QS 2:34, QS 18:50, QS 17:61, QS 20:116)
5. Para jin menghendaki manusia beriman kepada Muhammad (QS 72)
6. Orang asing yang menemuinya dibilang jibril (Kibulan ke-5) (Sahih Bukhari Volume 006 Book 060 Number 300, Sahih Bukhari Volume 004 Book 056 Number 827, Sahih Bukhari Volume 6 Book 61 Number 503)
Bualan-bualan Ulama untuk Mendukung Kebulshitan Islam
1. Muhammad manusia sempurna yang tiada tandingannya, baik wajah fisik maupun akhlaknya. Bahkan konon, Muhammad manusia paling ganteng sejagat.
2. Islam agama sempurna menyempurnakan agama-agama sebelumnya
3. Alquran adalah firman “tuhan” paling murni dan mujizat Muhammad yang terbesar
4. Alquran mengandung rahasia Iptek
5. Kitab suci-kitab suci sebelumnya (mis: Taurat dan Injil) sudah tidak asli lagi, cuma Alquran saja yang masih asli
6. Mekkah adalah Pusat Bumi
7. Menyembah Kabah adalah untuk mempersatukan umat
8. Memiliki nama Arab akan mendapat prioritas pertama di akhirat sewaktu mengantri ke surga
Obélékan berkata
@Obintitan
Kuno!
Yg kau tulis itu sampah fitnahan yg kau copas dari situs penghujat islam semacam ffi ali sina dsb, dan sudah bbrp kali dikupas dan dipatahkan di blog ini.
Nggak percaya? He..hee.. cari aja sendiri.
obintitan berkata
Selidiki dan carilah maka anda akan mendapatkan jawabannya!
Sebab siapa mencari Dia akan mendapatkan, dan siapa rendah hati akan ditinggikan.
Muhammad bin Abdullah bin abdul Muttalib adalah pemimpin rohani yang buta huruf dengan menggunakan pedang sebagai kekuatan yang menerkam siapa saja yang menghalangi ajarannya dan kelompoknya.
Seorang munafik yang membawa orang kedalam kemunafikan.
Orang bijak tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik mereka tidak bergaul;
Hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda dan orang2 miskin teraniaya oleh pedang sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang dan berulang-ulang seperti mantera. Sangka mu Sang Pencipta mendengarkanmu, padahal murka-Nya yang ada diatasmu.
Hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Menjadikan mereka budak dan tahanan atau kematian yang harus dihadapi.
Hai orang2 munafik yang berpuasa dengan menunjukan bulannya dan saat waktunya kepada semua orang dan mereka yang menentang engkau hukum. Mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.
Hai orang2 munafik yang berdoa harus diingatkan dan berteriak di bumbungan paling tinggi supaya semua orang yang tidak ada urusannya harus menanggung akibatnya. Padahal doanya adalah mantera2 yang diulang-ulang tanpa pengertian.
Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat. Karena kamu menghakimi sesamamu manusia dengan ukuran kamu, yang bersumber dari dusta dan tipu muslihat.
Obélékan berkata
@Obintitan
Kuno!
Yg kau tulis itu sampah fitnahan yg kau copas dari situs penghujat islam semacam ffi ali sina dsb, dan sudah bbrp kali dikupas dan dipatahkan di blog ini.
Nggak ada hujatan yg baru?? Yang fresh gitu loh.
obintitan berkata
Selidiki dan carilah maka anda akan mendapatkan jawabannya!
Sebab siapa mencari Dia akan mendapatkan, dan siapa rendah hati akan ditinggikan.
Muhammad bin Abdullah bin abdul Muttalib adalah pemimpin rohani yang buta huruf dengan menggunakan pedang sebagai kekuatan yang
menerkam siapa saja yang menghalangi ajarannya dan kelompoknya.
Seorang munafik yang membawa orang kedalam kemunafikan.
Orang bijak tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik mereka tidak bergaul;
Hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu menelan rumah janda-janda dan orang2 miskin teraniaya oleh pedang sedang kamu mengelabui mata orang dengan doa yang panjang-panjang dan berulang-ulang seperti mantera. Sangka mu Sang Pencipta mendengarkanmu, padahal murka-Nya yang ada diatasmu.
Hai orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan, untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang neraka, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
Hai orang munafik yang menjadikan orang tidak bersalah menjadi budak dan tahanan atau kematian yang harus dihadapi.
Hai orang2 munafik yang berpuasa dengan menunjukan bulannya dan saat waktunya kepada semua orang dan mereka yang menentang engkau hukum. Yang mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa dan mengharapkan pujian dari manusia.
Hai orang2 munafik yang berdoa harus diingatkan dan berteriak di bumbungan paling tinggi supaya semua orang yang tidak ada urusannya harus menanggung akibatnya. Padahal doanya adalah mantera2 yang diulang-ulang tanpa pengertian.
Hai orang2 munafik yang menyembah kepada Batu al-hajar aswad di kaaba tetapi juga mengaku menyembah Sang Pencipta. Kamu yang mengaku sebuah batu meteor sebagai tangan Sang Pencipta.
Hai orang2 munafik yang mengaku hanya Sang Pencipta saja dapat mengampuni dosa tetapi yang mengelus-elus batu hitam al-hajar aswad untuk memperoleh pengampunan.
Hai orang2 munafik yang mengaku hanya menyembah Sang Pencipta yang di Sorga, tetapi menyembah bangunan Kaaba yang kosong tanpa. Sesungguhnya mereka ini adalah penyembah berhala yang tidak memiliki hidup.
Hai orang2 munafik yang memberikan zakat dari hasil mencuri dan merampok. Yang berpikir bahwa kejahatannya dapat dihapuskan dengan memberi zakat.
Hai orang2 munafik yang berdoa dengan mulut yang sama untuk berkata perkataan kotor dan dusta serta tipu daya.
Hai orang2 munafik yang menumpahkan darah sesamamu manusia oleh karena nafsu jihad yang membinasakan.
Hai orang2 munafik yang tidak dapat menahan nafsu syahwatnya dengan mengijinkan perceraian dan kawin sementara (Mut’a) serta mengumbar hawa nafsu dengan Istri2 dan budak2 perempuan.
Hai orang2 munafik yang melarang pornografi tetapi yang mengijinkan perzinahan.
Sebab itu kamu pasti akan menerima hukuman yang lebih berat. Karena kamu menghakimi sesamamu manusia dengan ukuran kamu, yang bersumber dari dusta dan tipu muslihat.
Iman berkata
Alkitab terdiri dari 39 kitab Perjanjian Lama yang ditulis oleh beberapa Nabi antara lain Musa dan Perjanjian Baru yang ditulis beberapa Rasul al Paulus,Petrus, Yakobus dll.
Perjanjaan Lama menubuatkan tentang Tuhan Yesus dan Perjanjian Baru penggenapan dari nubuat tsb
Iman berkata
Alkitab terdiri dari 39 kitab Perjanjian Lama yang ditulis oleh beberapa Nabi antara lain Musa dan 27 kitab Perjanjian Baru yang ditulis beberapa Rasul al Paulus,Petrus, Yakobus dll.
Perjanjaan Lama menubuatkan tentang Tuhan Yesus dan Perjanjian Baru penggenapan dari nubuat tsb
Stefanus berkata
Yohanes
5:31 Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
5:34 tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
5:36 Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat,
Stefanus berkata
Firman dekat tidak jauh.
Kel 30:10 apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”30:11 “Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.30:12 Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?30:13 Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?30:14 Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.
Stefanus berkata
Mengasihi saudara
I Yohanes 2:10 Barangsiapa mengasihi saudaranya, ia tetap berada di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan.
I Yohanes 4:7 Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.
11 Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.20 Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.21 Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.
Stefanus berkata
Jangan membalas kejahatan dengan kejahatan.
1 Ptr 3:9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:3:10 “Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.3:11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.
3:12 Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka yang minta tolong, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”3:13 Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?3:14 Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar.3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,3:16 dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu.3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,
Stefanus berkata
Jangan lihat salah orang lain.
Matius 7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?Matius 7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu.”
Anonymous berkata
Gabriel
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Untuk beberapa paus Koptik Aleksandria, lihat Paus Gabriel.
Malaikat Gabriel atau dalam Islam dikenal sebagai Jibril adalah seorang malaikat yang muncul dalam Alkitab.
Gabriel disebut sebagai malaikat yang tugasnya menyampaikan pesan Tuhan kepada manusia. Salah satu pesan yang pernah disampaikan adalah berita kelahiran Yesus Kristus kepada Maria yang tertulis dalam Injil Lukas (Luk. 1: 19, 26).Ia menerangkan penglihatan kepada Daniel (Dan. 8:16; 9:2 1). Dan ia juga diutus kepada Zakharia. Malaikat lainnya adalah Mikhael dan Lucifer.
Gabriel adalah malaikat yang menyampaikan berita kelahiran Yesus Kristus kepada Maria (Lukas 1:19-26) dan kelahiran Yohanes Pembaptis kepada Zakharia, ayahnya. Ia juga menerangkan penglihatan kepada Daniel (Daniel 8:16; 9:21).
[sunting]Nama
Di dalam budaya Semitik nama selalu punya arti sebagai tanda untuk menyatakan sesuatu atau penanda-ingat. Dalam bahasa Ibrani dan bahasa Aram, kata Gabriel dibentuk dari dua kata dan disampaikan oleh sang malaikat itu sendiri dgn bahasa yg dimengerti oleh Bangsa Israel, demikian penguraiannya:
Gabriel (Gamal-Beith-Resh-Alaph-Lamadh) berasal dari
Gbra = pelindung, perkasa, benteng.
El = Allah, Tuhan, Eloah.
Secara hurufiah bisa berarti:
pelindung-Tuhan
perkasa-Tuhan
benteng-Tuhan
dan jika diartikan secara interpretatif berarti Benteng perkasa perlindungan dari Tuhan
Jika “Gabriel” diterjemahkan dalam bahasa Arab mungkin dibaca: “Jabararaab” yang dikontraksikan menjadi “Jabraab” yang berasal dari dua kata:
Jabar: Benteng, Pelindung.
Raab: Tuhan (dalam arti deitic)
atau
Jabarullah yang berasal dari kata:
Jabar: Benteng, Pelindung.
Al Ilah: Tuhan (dalam arti sembahan sejati)
[sunting]Dalam Al Quran
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Jibril
Malaikat Jibril adalah malaikat yang bertugas menyampaikan wahyu dan malaikat pembawa rezeki. Malaikat Jibril adalah satu dari tiga malaikat yang namanya disebut dalam Al Quran. Nama Malaikat Jibril disebut dua kali dalam Al Quran yaitu pada surat Al Baqarah ayat 97-98 dan At Tahrim ayat 4. Nama lain malaikat Jibril adalah Ruhul Kudus.
[sunting]Pendapat skeptis
Pendapat lain mengatakan asal-usul Gabriel bisa dilacak dalam tradisi zaman Babilonia, dimana dia dikenal sebagai Gubrenor, satu dari malaikat penguasa dalam agama Majusi. Ketika orang-orang Ibrani mengalami pembuangan Babel, mereka berkenalan dengan ide ini dan mengadopsinya sebagai salah satu malaikat Tuhan. Mikhael dan Kerub juga mempunyai asal-usul yang senada. Belakangan, perkembangan ini mempengaruhi dua agama monotheis selanjutnya: Kristen dan Islam.
Anonymous berkata
Sedikit yang diketahui mengenai riwayat hidup Maria dari Perjanjian Baru. Dia adalah kerabat dari Elizabet, istri dari imam Zakaria anggota golongan imam Abiyah. Elizabet sendiri seorang keturunan Harun[2].
Maria bertempat tinggal di Nazareth di Galilea, kemungkinan bersama dengan kedua orang tuanya, dan sementara itu telah dipertunangkan dengan Yusuf dari Keluarga Daud [3]. Para Apologis Kristen kadang-kadang menduga bahwa Maria, sebagaimana Yusuf, juga adalah seorang keturunan Raja Daud. Selama masa pertunangan mereka – yakni tahap pertama dalam pernikahan Yahudi; selama masa tersebut, pasangan yang dipertunangkan tidak diperbolehkan sama sekali untuk berduaan saja di bawah satu atap, meskipun sudah sah disebut suami isteri – Malaikat Gabriel mewartakan kepadanya bahwa dia akan menjadi ibu dari Mesias yang dijanjikan itu dengan cara mengandungnya melalui Roh Kudus [4]. Ketika Yusuf diberitahukan mengenai kehamilan Maria dalam sebuah mimpi oleh “seorang malaikat Tuhan”, dia terkejut; namun malaikat itu berpesan agar Yusuf tidak gentar dan mengambil Maria sebagai isterinya. Yusuf mematuhinya dengan secara resmi melengkapi ritus pernikahan itu [5].
Karena malaikat telah memberitahukan Maria bahwa Elizabet, yang sebelumnya mandul, kini secara ajaib telah mengandung, Maria lalu segera mengunjungi kerabatnya itu, yang tinggal bersama suaminya Zakaria di sebuah kota Yudea “di daerah perbukitan” (kemungkinan di Yuttah[6], bersebelahan dengan Maon, sekitar 160 km dari Nazareth)[7]. Begitu Maria tiba dan menyalami Elizabet, Elizabet dengan segera menyatakan Maria sebagai “ibu dari Tuhannya”, dan meberinya sebuah kidung ungkapan syukur[8] yang umum dikenal sebagai Magnificat. Tiga bulan sesudahnya, tampaknya sebelum kelahiran Yohanes Pembaptis, Maria pulang ke rumahnya[9]. Ketika kehamilan Maria sendiri makin membesar, tiba sebuah dekrit dari kaisar Romawi Augustus[10] yang menitahkan agar Yusuf dan sanak keluarganya pergi ke Betlehem[11], sekitar 80 atau 90 mil (kurang lebih 130 km) dari Nazareth, untuk mengikuti sensus. Ketika mereka berada di Betlehem, Maria melahirkan putera sulungnya; namun karena tidak ada tempat bagi mereka di penginapan (tempat bernaung yang disediakan bagi orang-orang asing[12], dia harus menggunakan sebuah palungan, atau tempat makan hewan, sebagai buaian bayi.
Sesudah delapan hari, anak itu disunat dan dinamai Yesus, menurut instruksi yang diberikan oleh “malaikat Tuhan” kepada Yusuf setelah Maria menerima anunsiasi, karena nama ini menunjukkan bahwa “dia [akan] menyelamatkan umatnya dari dosa-dosa mereka”[13]. Upacara-upacara tradisional tersebut dilanjutkan dengan penyerahan Yesus kepada Tuhan di Bait Allah di Yerusalem sesuai dengan aturan hukum bagi anak-anak sulung, kemudian kunjungan orang-orang majus, pengungsian keluarga itu ke Mesir, kembalinya mereka dari sana setelah mangkatnya Raja Herodes Agung sekitar tahun 2 atau 1 Sebelum Masehi, dan menetap di Nazareth (Matius 2). Maria tampaknya menetap di Nazareth selama kira-kira tiga puluh tahunan tanpa peristiwa-peristiwa istimewa. Dia terlibat dalam satu-satunya peristiwa di awal kedewasaan Yesus yang tercatat dalam Perjanjian Baru: pada usia dua belas tahun, Yesus terpisah dari orang tuanya dalam perjalanan pulang mereka dari perayaan Paskah di Yerusalem lalu ditemukan di tengah para guru di Bait Allah[14]. Kemungkinan besar antara peristiwa tersebut sampai dengan permulaan tampilnya Yesus ke depan umum, Maria menjadi janda, karena Yusuf tidak disebut-sebut lagi.
Setelah Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis dan dicobai oleh iblis di padang gurun, Maria hadir ketika Yesus mengerjakan mujizat pertamaNya di hadapan umum pada pesta pernikahan di Kana dengan mengubah air menjadi anggur berkat perantaraan Maria[15]. Selanjutnya dalam beberapa peristiwa Maria hadir bersama “saudara-saudara” (Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas) serta “saudari-saudari” Yesus yang tidak disebutkan nama-namanya[16]. Maria juga dilukiskan hadir pada peristiwa penyaliban Yesus, berdiri di dekat “murid yang dikasihi Yesus” bersama saudarinya Maria Klopas (kemungkinan besar Maria Klopas adalah orang yang sama dengan Maria ibu Yakobus muda dan Yusuf yang disebutkan dalam[17], serta Maria Magdalena[18]. Pada daftar itu Matius 27:55 menambahkan “ibu anak-anak Zebedeus”, yang diduga bernama Salome yang disebut-sebut dalam Markus 15:40, serta wanita-wanita lain yang telah mengikuti Yesus dari Galilea dan melayaniNya (disebutkan dalam Injil Matius dan Markus). Maria, menggendong jenazah puteranya, meskipun tidak tertulis dalam injil, merupakan motif yang umum dalam seni, yang disebut “pietà” atau “kesalehan”.
Menurut Kisah Para Rasul, sesudah kenaikan Yesus ke surga, kurang-lebih 120 jiwa berkumpul di Kamar Atas pada peristiwa terpilihnya Matias untuk mengisi posisi Rasul yang ditinggalkan Yudas Iskariot, di mana Maria adalah satu-satunya orang yang disebutkan namanya selain ke-12 rasul serta para kandidat[19]. Sejak peristiwa ini, namanya menghilang dari Alkitab, meskipun beberapa golongan Kristiani yang meyakini bahwa Maria sekali lagi digambarkan sebagai Wanita surgawi dalam Wahyu[20].
Kematiannya tidak tercatat dalam Alkitab.
Anonymous berkata
Penciptaan manusia ada 4 cara:
1. Dari debu menjadi Adam (Kej 2:7)
2. Dari laki-laki,tulang rusuk Adam (Kej 2:22)
3. Dari perempuan,inkarnasi Yesus (Mat 1:18)
4. Dari hubungan sex laki dan perempuan (Kej 4:1)
(Semua manusia dilahirkan dari perempuan kecuali Hawa dari laki2)
Taqwa berkata
Surah Maryam (bahasa Arab: مريم, Maryam, “Maryam”) adalah surah ke-19 dalam al-Qur’an. Surah ini terdiri atas 98 ayat dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah karena hampir seluruh ayatnya diturunkan sebelum Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, bahkan sebelum sahabat-sahabat beliau hijrah ke negeri Habsyi. Menurut riwayat Ibnu Mas’ud, Ja’far bin Abi Thalib membacakan permulaan surah Maryam ini kepada raja Najasyi dan pengikut-pengikutnya di waktu ia ikut hijrah bersama-sama sahabat-sahabat yang lain ke negeri Habsyi.
Surah ini dinamai Maryam, karena surat ini mengandung kisah Maryam (atau Maria dalam agama Kristen), ibu dari Nabi Isa AS. Surah ini menceritakan kelahiran yang ajaib, dimana Ia melahirkan Isa AS sedang ia sebelumnya belum pernah digauli oleh seorang laki-laki. Kelahiran Isa AS tanpa ayah, merupakan suatu bukti kekuasaan Allah SWT. Pengutaraan kisah Maryam sebagai kejadian yang luar biasa dan ajaib dalam surah ini, diawali dengan kisah kejadian ajaib lainnya, yaitu dikabulkannya doa nabi Zakaria AS oleh Allah SWT, dimana ia ingin dianugerahi seorang putra sebagai pewaris dan pelanjut cita-cita dan kepercayaannya, sedang usianya sudah sangat tua dan istrinya adalah wanita yang mandul.
[sunting]Pokok-pokok isi
Pokok-pokok isi surah tersebut antara lain:
Keimanan: Allah berbuat sesuatu menurut yang dikehendaki-Nya, kendatipun menyimpang dan hukum-hukum alam; Isa AS bukan anak Allah karena mustahil Allah mempunyai anak; Jibril AS turun kepada rasul-rasul membawa wahyu atas perintah Allah; di hari kiamat orang kafir menghadap Allah sendiri-sendiri, semua manusia akan menghadap Tuhan sebagai hamba.
Kisah-kisah: Allah mengabulkan doa Zakaria AS untuk memperoleh anak; kisah kelahiran Isa AS tanpa ayah; kisah Ibrahim AS dengan bapaknya; Musa AS seorang yang dipilih oleh Allah; Ismail AS seorang yang benar dalam janjinya; Idris AS seorang yang sangat kuat kepercayaannya.
Dan lain-lain: Ancaman terhadap orang yang meninggalkan salat dan mengikuti hawa nafsunya serta kabar gembira untuk orang-orang yang telah taubat dan mengerjakan amal-amal yang saleh; keadaan di surga; membiarkan orang yang sesat setelah diberi petunjuk bergelimang dalam kesesatannya adalah sunnah Allah.
[sunting]
Iman berkata
Gabriel/Jibril yg menyampaikan kenapa beda?
Iman berkata
Firman dekat tidak jauh.
Kel 30:10 apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”30:11 “Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.30:12 Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?30:13 Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?30:14 Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.
stefanus berkata
Dosa
Ibrani 13:5 Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: “Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.”
I Timotius 6
6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
II Timotius 3
3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,3:3 bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang,
I Yohanes 3
3:8 barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab Iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Anak Allah menyatakan diri-Nya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan Iblis itu.
I Yohanes 3
3:4 Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.
stefanus berkata
Bukan di Kel tetapi di Ulangan,
Ulangan 30:10 apabila engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dengan berpegang pada perintah dan ketetapan-Nya, yang tertulis dalam kitab Taurat ini dan apabila engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”
30:11 “Sebab perintah ini, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, tidaklah terlalu sukar bagimu dan tidak pula terlalu jauh.
30:12 Tidak di langit tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan naik ke langit untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?
30:13 Juga tidak di seberang laut tempatnya, sehingga engkau berkata: Siapakah yang akan menyeberang ke seberang laut untuk mengambilnya bagi kita dan memperdengarkannya kepada kita, supaya kita melakukannya?
30:14 Tetapi firman ini sangat dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu, untuk dilakukan.
manusia berkata
Anonymous berkata
24/02/2011 pada 19:45
Penciptaan manusia ada 4 cara:
1. Dari debu menjadi Adam (Kej 2:7)
2. Dari laki-laki,tulang rusuk Adam (Kej 2:22)
3. Dari perempuan,inkarnasi Yesus (Mat 1:18)
4. Dari hubungan sex laki dan perempuan (Kej 4:1)
(Semua manusia dilahirkan dari perempuan kecuali Hawa dari laki2)====>>> INILAH YANG ANEH MANUSIA LAHIR DARI LAKI2…BUKTIKAN SECARA ILMIAH.
SHARING berkata
Ayo MAHLUK TAK BERNAMA alias ANONYMOUS …
Bisa gak ente menjawab tantangan bung MANUSIA untuk membuktikan secara ilmiah uraian ente di bawah ini minimal pendekatannya sbb :
……….
(Semua manusia dilahirkan dari perempuan KECUALI HAWA DARI LAKI-LAKI)
Biji berkata
kalian tau gak Imam mahdi itu siapa???
Biji berkata
Yesus Isa As akan datang dan mengadili seluruh bumi dan segala isinya. Dialah Imam Mahdi yang kalian tunggu-tunggu. Jadi bertobatlah dan berbaliklah kejalan yang baik dan benar.
Baju bayi berkata
Wow, amazing blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your website is fantastic, let alone the content!. Thanks For Your article about Dialog Religi II KabarNet .
hasbi berkata
kalau anda tidak tahu, berdosakah anda? jawabanya pasti tidak, semua pasti sepakat agama apapun, makanya jangan banyak-banyak tahu nanti dosa anda tambah banyak.
hasbi berkata
Tahukah Anda siapakah yang mengungkapkan pernyataan seperti dibawah ini;
“Akan tetapi Abdul ‘Aziz bin Abdurrahman bin Muhammad Saud, cucu Muhammad Saud, melarikan diri ke luar negeri untuk menghimpun kekuatan. Begitu ada kesempatan, dengan dukungan tim yang militan, Abdul’ Aziz menyerang Makkah . Begitu masuk Makkah, mereka langsung meratakan semua kuburan, termasuk kuburannya Siti Khadijah, Abdullah bin Zubair, Asma binti Abu Bakar, kuburan para sahabat, dan semua kuburan para ulama. Benda-benda sejarah perkembangan Islam juga hancur, rumah paman Nabi saw. dijadikan toilet, rumah Siti Khadijah difungsikan sebagai tempat pembuangan, rumah Sayyidina Ali dijadikan kandang keledai, rumah kelahiran Nabi saw. dibongkar. Bab Bani Syaibah (tempat bersejarah untuk menentukan siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad) dihilangkan jejaknya. Baitul Arqam (tempat pengkaderan As-sabiqunal awwalun) dibongkar, Daarun Nadwah diratakan, dan tempat mengajar Imam Syafi’i juga dibongkar. ” Sekali lagi pertanyaan saya, tahukah anda siapakah gerangan membuat pernyataan yang menyesatkan seperti diatas? (Nama penulis atau di kitab / di buku mana tersedia kenyataan tersebut diatas). Sebuah buku sebagai hadiah menanti Anda jika Anda dapat menjawabnya dengan tepat …. InsyaAllah! Wallahu A’lam.
hasbi berkata
jawabanya adalah :Ini merupakan merupakan kata pengantar Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj, MA, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama / PB NU untuk buku karya Syaikh Idahram, Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi: Mereka Membunuh Semuanya, Termasuk Para Ulama. Diterbitkan oleh Pustaka Pesantren, Cetakan VIII: 2011. Mohon dapat membantu. p / s: Dapat claim hadiah ker? Gurau je