Langgar HAM, DPR Segera Bentuk Panja Densus 88
Posted by KabarNet pada 16/02/2013
Jakarta – KabarNet: Tindakan Densus 88 dalam menindak terduga teroris telah meresahkan masyarakat, terutama umat Islam. Temuan di lapangan memperlihatkan beberapa kali Densus 88 telah salah tangkap dan salah tembak sehingga mengakibatkan korban nyawa dan luka-luka. Kondisi ini membuat resah masyarakat, terutama umat Islam.
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR, Almuzzammil Yusuf, hal ini disebabkan karena Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) dan Mabes Polri telah mendiamkan tindakan Densus 88 dalam menindak terduga teroris dengan cara melanggar HAM.
“Sesuai UU No.2 Tahun 2002 tentang Polri dan Perpres No.46 Tahun 2010 tentang BPNT seharusnya kedua lembaga ini melakukan audit kinerja dan pengendalian terhadap kinerja Densus 88 di lapangan yang sudah diluar batas kemanusiaan.” Jelasnya dalam siaran pers, Jumat (15/2/2013)
Sayangnya, publik tidak melihat adanya sanksi dan audit kinerja yang dilakukan oleh kedua lembaga tersebut.” Publik memandang BNPT dan Mabes Polri cenderung membiarkan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh Densus 88. Untuk itu kami dapat memahami jika ada sebagian masyarakat yang menghendaki Densus 88 dibubarkan.”ujarnya.
Untuk itu, Muzzammil menerangkan Komisi III DPR RI berencana membentuk panitia kerja pengawasan Densus 88. Tujuannya agar aspirasi dan kritik masyarakat terkait penanganan terorisme dapat ditangani oleh DPR dan direspon oleh Kapolri dan BNPT. “Panja juga akan meminta agar kinerja penanggulangan terorisme dilakukan secara transparan dan akuntabel,” jelasnya.
Muzzammil menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya di Komisi III DPR RI mendukung pemberantasan terorisme di Indonesia yang dipimpin oleh BNPT. Namun, penanggulangan terorisme harus menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan tidak boleh melanggar konstitusi dan hak asasi manusia. “Kami tentu mendukung penanggulangan terorisme. Tetapi kami tidak berharap tindakan Densus 88 malah kontrapoduktif dan memicu kemarahan masyarakat,” demikian Muzzamil.
Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Wakil Ketua Komnas HAM, M Nukhoiron menjelaskan bahwa diduga Densus 88 telah melakukan pelanggaran HAM berat. Buktinya, di Makasar dan beberapa daerah lainnya ada penembakan, padahal korban sama sekali tidak menunjukkan perlawanan, ditembak di depan masjid. Ia pun mengaku sedang menelusuri bukti lainnya. Ia juga menyimpan video yang merekam anak-anak seusia 17 an, disuruh telanjang oleh Densus, dan disuruh lari, kemudian di tembak dari belakang.
Komnas HAM sejak awal menduga adanya pelanggaran HAM dalam operasi Densus 88 yang menembak mati 7 orang di beberapa daerah. Dua diantaranya, ditembak mati di teras masjid Nurul Afiah, RS Wahidin Sudirohusodo Makassar dan lima lainnya di tembak di Dompu dan Bima.
Selain itu, beberapa keluarga korban penembakan juga telah mendatangi Komnas HAM untuk mengadukan sikap Densus 88 yang semena-mena menghilangkan nyawa. Lebih dari itu Densus 88 juga sempat mempersulit pemulangan jenazah korban.
Menindaklanjuti hal tersebut, Komnas HAM akhirnya melakukan investigasi lapangan untuk mengumpulkan bukti dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88. Di Dompu dan Bima, Komnas HAM menggandeng Tim Pencari Fakta dan Rehabilitasi (TPFR) yang dibentuk oleh 12 ormas Islam termasuk MUI di dalamnya. Berikut ini laporan TPFR yang sempat melakukan investigasi bersama Komnas HAM. [KbrNet/Rmol]
Entri ini dituliskan pada 16/02/2013 pada 06:06 dan disimpan dalam Hukum, Kabar Umat, Kriminal. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































wiropendekarmuslim berkata
Sekalian saja DIBUBARKAN DenYesus 88 tsb! Lha tak ada Fungsinya sama sekali,yg ada malah mereka membuat Rekayasa seolah2 Ummat Islam itu Teroris,dg berharap kucuran dana dr Bokong tuanya(US) mengucur deras kedalam mulutnya siPembunuh tak berhati itu!
Densus 88=SETAN!
Thaifah Manshurah berkata
detasemen yesus 88 bukan cuma melanggar HAM saja
mereka dibentuk hanya untuk memburu aktifis ISLAM saja
yg dianggap membahayakan negara (maksudnya negara amerika serikat)
buktinya OPM di papua jelas2 mereka anti NKRI, ingin melepaskan diri dr NKRI, banyak ngebantai polisi dan TNI
sampe sekarang gak disebut teroris/khawarij
kenapa?
karena mereka begarama kristen
coba kalo beragama ISLAM pasti masuk dlm daftar buruan detasemen yesus 88
pasti OPM disebut sbg teroris/khawarij
wiropendekarmuslim berkata
Benar sekali saudara/i Thaifah M.
Pokoknya gelar Teroris itu hanya khusus utk Islam.
Aktivis2 Islam yg kuat imanya dlm memperjuangkan agama Islam,mereka musuhi dan beri gelar teroris!
Sdgkn Buat kristen,sebiadab Hewan pun mereka,mereka ttp bukan teroris!
Krn mereka bukan Muslim.
Disinilah kebusukan hati dan Ketololan otak kiri mereka!
Inilah Bukti2 Bahwa SiPAULUS itu adalah TERSANGKA TERORIS SiPEMBUNUH YESUS.
(Kisah Para Rasul 26:15_Kisah Para Rasul 9:5
Jawab Saulus: “Siapakah Engkau, Tuhan?” Kata-Nya: “Akulah Yesus yang kauaniaya itu.
_ Kisah Para Rasul 22:7)!
Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?
KPR 22:8
Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang KAU ANIAYA itu.
Dan Paulus jg tersangka dalam kasus PEMBUNUHAN MURID2 YESUS.
(KPR 9 :1)
DAN LAGI, Paulus adalah SIPEMBUNUH JEMAAT ALLAH .
( KPR 22:4, GALATIA 1 : 13)
AGAMA BUATANYA BERASAL DARI AGAMA KAUM YANG BEJAT!
(HOSEA 4:2)
PANTAS SAJA UMMATNYA SPT IBLIS SEMUA!!!
MAKA BENARLAH PERKATAAN NUBUAT YESUS
TENTANG PAULUS BAHWA .. PAULUS
( SRIGALA)
ADALAH AHLI TAURAT, SEORANG MUNAFIK
DARI FARISI ((KPR 26:2)) YANG PURA-PURA BERTAUBAT,LALU BERKELANA MENGAJAK
ORANG BERTOBAT DALAM AJARAN TRINTAS ala PAGANISME BUATANYA, DAN
MENGAHASILKAN PENGIKUT YG 2x LEBIH JAHAT DARI DIRINYA….!!
Matius 23:15
Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi(((((Kisah Para Rasul 26:2))))), hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu mengarungi lautan dan menjelajah daratan,untuk mentobatkan satu orang saja menjadi penganut agamamu dan sesudah ia bertobat, kamu menjadikan dia orang NERAKA, yang dua kali lebih jahat dari pada kamu sendiri.
http://www.remnantofgod.org/666-CHAR.htm#1
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
noname berkata
Bung Thaifah aktifis ISLAM yg bagaimana yg diburu?… jangan kaitkan urusan teroris atau pelanggar hukum dengan agama… setiap warga negara wajib menjaga keutuhan NKRI… hidup rukun dan damai antar sesama umat manusia… terimalah dengan sadar bahwa ini semua takdir dari SANG PENCIPTA bahwa semua manusia di bumi ini diciptakan berbeda-beda… jika anda menentang PERBEDAAN berarti anda menentang SANG PENCIPTA…jangan mengarang cerita dan menyebarkan berita yg tendensius yg dpt memperkeruh suasana…jangan jadikan NKRI seperti di timur tengah yg selalu konflik…rakyat ga ada yg diuntungkan…yg untung hanya penguasa…rakyat sengsara… berapa banyak warga timur tengah yg menjadi pengungsi dan imigran gelap bertaruh nyawa untuk migrasi ke aussie hanya sekedar ingin hidup damai dan dapat bekerja menghidupi keluarga dan mempersiapkan masa depan anak cucu nya… ini realita didepan mata yg sering diliput media seperti pepatah “ada asap pasti ada api”… anda tahu masalah OPM di Papua? itu ga ada hubungannya dng agama bung… mudah2an komen ini dpt menjadi feedback buat anda bung… agar tidak menelan mentah2 setiap membaca atau mendengar berita
Ronin berkata
Bung NONAME, memang masalah OPM dipapua bukan masalah agama, saya setuju. tapi perlakuan aparat terhadap mereka
tidak sama dengan apa yang dialami umat islam,
Mereka tidak dikatagorikan teroris meskipun berontak,membunuh aparat, tapi lihat perlakuan aparat terhadap yang baru
terduga teroris saja sudah ditembak mati,saya tidak mau terima ini sebagai takdir !.dan tidak mau terima perbedaan seperti itu!..
Kalau benar mereka teroris saya juga setuju mereka ditindak secara hukum, tapi apa harus langsung dibunuh ??????
.
wiropendekarmuslim berkata
Kristen mmg ajaran SETAN!
Ajaran kasihnya hanya kedok utk menutup2i kebusukanya!
Bkn rahasia lagi itu!
Makanya byk sdh yg Murtad dr agama Kristen! Lha agama mereka pnuh Dusta dan fitnahan!
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT