Video Detik Akhir Petinju Tubagus Sakti Meregang Nyawa
Posted by KabarNet pada 03/02/2013
Jakarta – KabarNet: Petinju muda profesional berusia 17 tahun Tubagus Sakti sebelum tewas, mengalami pendarahan otak di sebelah kanan usai bertanding melawan Ical Tobidal di ring tinju TVRI, pada hari Sabtu 26 Januari 2013. Tubagus menghembuskan nafas terakhir, Ahad 27 Januari, di RS UKI, Jakarta.
Peristiwa tragis itu terjadi di ronde kedelapan, wasit yang memimpin pertandingan terpaksa menghentikan pertandingan, karena Tubagus Sakti beberapa kali mengangkat tangannya sebagai tanda tidak dapat melanjutkan pertandingan. Tragis memang, setelah Tubagus Sakti menyatakan menyerah, lawannya Ical Tobida tetap saja melancarkan pukulan pukulan ke bagian kepala Tubagus secara beringas. Berikut tayangannya:
Meninggalnya Petinju Tubagus Sakti ini menambah daftar panjang Petinju Indonesia yang meninggal dunia di atas ring tinju bayaran. Petinju asal sasana KPJ Bulungan BC Jakarta ini merupakan petinju muda potensial Indonesia, dan saat meninggal ia masih berusia 17 tahun. [KbrNet/Slm]









































Iwan Yuliyanto berkata
Sungguh tindakan yang tidak terpuji dari Ical Tobida, karena Tubagus telah memberikan isyarat menyerah.
tan panama berkata
apa guna wasit . . .
Anonymous berkata
Wasitnya yang harus bertanggungjawab.
Elias Pical berkata
Tragis!
Bagaimanapun tinju adalah sebuah olahraga yg kalaupun berakibat luka terhadap atlet, namun seharusnya itu luka2 memar ringan yg tidak menyebabkan kematian.
Sedangkan tayangan ini menunjukkan bahwa peristiwa tsb adalah pembunuhan di atas ring tinju.
Harus diusut apakah ini kesalahan petinju Ical Tobida ataukah kesalahan wasit. Siapapun yg terbukti bersalah harus dituntut sesuai hukum.
Anonymous berkata
Olah raga adalah ditujukan untuk menjaga kesehatan bukan untuk membantai orang lain hingga tewas dalam rangka mengejar kariri dan prestasi , pasti ada pelnggaran hukum yang harus di usut disana
Anonymous berkata
mingkin pasal penganiayaan bisa didakwakan kepada lawannya…
Ikut Nimbrung berkata
Pembunuhan Tingkat 2…. Untuk Wasit bisa dikenakan Ikut Membantu
budianto berkata
Ini pembunuhan!!! Jelas banget terlihat,ical harus diproses secara hukum.
budianto berkata
Kalau seandainya pada saat tubagus mengangkat tangan tidak terus dipukul ical,saya yakin tubagus tidak tewas.tewasnya karena dihujani pukulan tanpa punya perlindungan. Jd ini adl pembunuhan!!! Gantung ical!!!!
Anonymous berkata
terkutuk icaa….l
Wid Turonggo Wahyu Budoyo berkata
saya ikut turut berduka cita atas meninggalnya anak bangsa Tubagus Sakti semoga Arwah Almarhum di terima Allah SWT. dan saya sangat prihatin terhadap petinju2 kita yang sdah sekian kalinya meninggal di atas ring,,dan buat wasit tolongg,,,jangan terlalu arogan,, jadilah wasit yang baik,,masak pukulan bertubi2 tdak cpat dihentikan???? andakan wasit otomatis tahu mana yang dapat dipisah dan mana yang dilanjutkan,,,,,
BanQimoon berkata
InalillahiwainalillahiRoji’un…… semoga arwahnya Tubagus sakti di terima di surga. dan smoga Ical dan wasit nya segera menyusul Tubagus sakti…… Aminnnn
Anonymous berkata
ical….pertanggung jawabkan perbuatan mu….
hanya karna gelar kejuaraan kw kehilangan rasa kemanusiaan….
apkh tidak kw lihat tanda menyerah dr tubagus????
tp kw tetap seperti pembunuh berdarah dingin…..
mudah2an anak mu nanti dbunuh orang dengan cara yg sama
Anonymous berkata
Atlit Indonesia memang rendah sportifitasnya.contohnya Icalo Tobida yang menjijikkan.
Anonymous berkata
ical anjing…. atlet apa kamu ini… lebih mirip hewan kamu.. tidak pantas hidup sbagai manusia.. teruslah kamu dihantui rasa bersalah dan berdosa… dasar bodoh…
Anonymous berkata
ini mah salah wasitnya, bukan salah ical
ical sendiri itu terbawa suasana, wasit harusnya udah ngeliat petinju dipojokin gitu harusnya di pisahin