Nasdem, Partai Pecah Berantakan Sebelum Pemilu
Posted by KabarNet pada 23/01/2013

Jakarta – KabarNet: Kini terbukti kebenaran prediksi para pengamat politik, bahwa pada akhirnya soliditas Partai Nasional Demokrat (Nasdem) pecah dan hancur berantakan sebelum masa Pemilu 2014. Meski pada mulanya selalu dibantah oleh pihak Nasdem, namun bau busuk perpecahan yang menyebar dari internal partai tersebut pada akhirnya tak bisa disembunyikan lagi.
Bos kerajaan bisnis media MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, yang merupakan tokoh utama di Nasdem akhirnya resmi keluar dari partai tersebut. Hary Tanoe mengundurkan diri lantaran berseberangan dengan inisiator Nasdem, Surya Paloh, terkait ambisi Surya Paloh mengambil alih kursi kepemimpinan NasDem tanpa melalui mekanisme pemilihan ketua umum secara demokratis seperti layaknya sebuah parpol.
Hary Tanoe akhirnya mengajukan surat pengunduran dirinya ke Partai NasDem. Menurutnya, saat ini dia bukan lagi kader atau anggota Partai NasDem. “Terhitung mulai hari ini saya bukan lagi anggota Partai NasDem,” ujarnya dalam jumpa pers di Museum Adam Malik di Jl Diponegoro No 29, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013).
Hary mengaku telah menyampaikan surat pengunduran dirinya ke DPP Partai NasDem di Jl RP Soeroso, Gondangdia. Dia melepaskan dua jabatannya di Partai NasDem. “Saya telah menyampaikan surat pengunduran diri dalam kaparistas sebagai Ketua Dewan Pakar dan sebagai Wakil Ketua Majelis Partai,” tuturnya.
Hary Tanoe secara tegas mengungkapkan bahwa dirinya berseberangan dengan inisiator Nasdem, Surya Paloh, terkait ambisi Surya Paloh mengambil alih kursi Ketum NasDem tanpa melalui mekanisme pemilihan ketua umum yang demokratis seperti layaknya sebuah partai.

Hary Tanoesudibjo, Bos Kerajaan Bisnis Media, MNC Group
“Masalahnya sederhana. Sederhana bahwa saya melihat Partai NasDem sudah berkembang dengan baik. Dan mayoritas pengurus NasDem di daerah itu adalah kalangan muda. Jadi bisa diterima kalangan muda. Kurang lebih 70 persen kader NasDem adalah anak-anak muda, dan saya ingin mempertahankan postur kepengurusan yang sedang berlangsung tanpa adanya perubahan,” kata Hary dalam konferensi pers di Museum Adam Malik, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2013). Hary Tanoe mengadakan jumpa pers didampingi Sekjen dan Wasekjen NasDem yang juga ikut mengundurkan diri.
Menurut Hary Tanoe, sayangnya Surya Paloh mendadak menginginkan kursi Ketum NasDem sehingga bertentangan dengan sikap politiknya.
“Kita senior justru mendorong kaum muda bekerja lebih giat lagi lebih keras lagi. Namun Pak Surya Paloh menginginkan adanya perubahan dan beliau ingin langsung terjun sebagai ketua umum partai. Bukan berarti ada konflik, kami secara pribadi tetap bersahabat tetapi secara organisasi kami berbeda pandangan,” tegasnya dangan nada santun.
Keputusan ini diakui Hary cukup berat. Karena dia telah sejak awal membesarkan NasDem. “Keinginan saya adalah mengundurkan diri. Namun saya akan tetap beraktivitas untuk kepentingan bangsa dan negara dan gerakan perubahan adalah gerakan yang dilakukan bersama-sama. Saya akan tetap berjalan menggerakkan generasi muda supaya terlibat langsung membangun bangsa yang kita cintai,” tandas Hary.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Saiful Haq mengakui konflik antara Surya Paloh dan Harry Tanoesoedibjo sudah berlangsung lama. Konflik semakin menajam seiring dengan rencana pengambilalihan partai oleh bos Media Grup Surya Paloh. “Perbedaan mereka sudah lama, tetapi deadlock baru-baru ini,” kata Saiful, Senin, 21 Januari 2013.
Saiful menyatakan, konflik ini berawal saat Surya Paloh berencana merombak kepengurusan partai. Tidak hanya merombak, Surya Paloh juga berencana mengendalikan partai dengan langsung menjadi ketua umum. Inilah bibit konflik antara dua bos media tersebut.
Saiful menerangkan, di sisi lain Harry Tanoe menginginkan pengurus partai tidak perlu dirombak. Saiful menuturkan, Harry Tanoe memuji struktur partai yang sudah menjadikan Partai NasDem sebagai satu-satunya partai baru non-parlemen yang berhasil lolos menjadi peserta pemilu. “Pak Harry tak ingin struktur partai diubah, tapi cukup dibenahi dan langsung masuk ke tahap pencalegan,” kata dia.
Konflik ini kemudian meningkat tensinya pada pekan ini. Saiful menuturkan, puncak dari konflik ini adalah pengunduran Harry Tanoe dari partai. Bahkan pengunduran Harry Tanoe juga diikuti oleh Sekretaris Jenderal Partai NasDem Ahmad Rofiq, dan dirinya (Saiful Haq, red.) selaku Wakil Sekjen.
Sialnya bagi Nasdem, kemunduran Hary Tanoe ini diikuti oleh “gerbong-gerbong” pendukungnya yang tersebar di 33 provinsi di seluruh Indonesia. Sejumlah pengamat memprediksi keluarnya Hary Tanoe dari Nasdem ini merupakan penggembosan Partai Nasdem secara besar-besaran dari semua sisi, baik dari sisi finansial, maupun dari sisi soliditas para kader yang semestinya menjadi kekuatan mesin partai itu. [KbrNet/adl – Source: Tempo/KBN-Antara/berbagai sumber resmi]







































wiropendekarmuslim berkata
Kalau bagi saya,saya sangat bersyukur sekali dg pengunduran diri dari Hary Tanoesudibjo.
Karena dia tidak layak menjadi pemimpin ummat yg mayoritas di bangsa ini.
Hary Tanoesudibjo adalah kafir penyembah mayat Judas,dan dia penyekutu Allah dg Yesus dan roh kardus
Jd sangat dilarang dan diharamkan bila dia kelak yg memimpin negeri ini.
Hal ini sangat dilarang didalam Islam,karena bila kafir sdh menjadi penguasa dan memimpin ummat Islam yg mayoritas ini,maka mereka kelak akan menggunakan kekuasaanya utk memusuhi,membuat fitnah dan membunuh/menghancurkan agama Islam!
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
﴾Qs Ali Imran ayat 118 ﴿
يُرِيدُونَ أَن يُطْفِؤُواْ نُورَ اللّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللّهُ إِلاَّ أَن يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ
(Qs At-Taubah 9:32)
Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayaNya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai”
Anonymous berkata
Politik bukan seperti matematika 1+1 = 2
seperti nasdem yang berbeda pandangan besok juga akur kembali demi untuk partai
Jika begitukan partai NASDEM kan jadi terkenal, masyarakat jadi tahu NASDEM…
mundur berman di belakang meja…..
Anonymous berkata
wiro pendekar monyet
wiropendekarmuslim berkata
Gondrong tersalib pencuri keledai
http://wiropendekarmuslim.wordpress.com/2012/11/19/inilah-tersangka-dan-keledai-hasil-curianya/
Q_Q
Ngajak koment kyk anak SD yach?
Botol!
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
wiropendekarmuslim berkata
Dibelakang layar gan

Kl dibelakang meja,ntar dikira Cleaning service lagi
He he
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT