Konflik NasDem, Partai Hancur Sebelum Berkarya
Posted by KabarNet pada 16/01/2013
Jakarta – KabarNet: Kabar tidak sedap kembali menerpa Partai Nasional Demokrat (NasDem). Rio Patrice Capella dan Ahmad Rofiq akan dipecat sebagai Ketua Umum dan Sekjen Partai NasDem. Kabar pemecatan terhadap Rio dan Rofiq sudah tersiar sampai ke telinga pengamat.
“Saya sudah mendengar kabar pemecatan ini. Ini merupakan buntut pertarungan antara kelompok orang tua dan kelompok anak muda di Partai NasDem,” kata pengamat politik dari Universitas Indonesia, Bonie Hargens, di Jakarta, Minggu (13/1/2013) malam.
Bagi Bonie kabar pemecatan Rio dan Rofiq tidaklah mengagetkan. Karena kelompok orang tua yang sebelumnya tidak mau NasDem berubah dari ormas menjadi partai, sudah sejak lama mendorong agar Surya Paloh selaku ketua majelis tinggi partai mengambilalih kepengurusan partai. Mereka sadar masa depan partai sangat moncreng seiring grafik popularis yang terus mengalami peningkatan.
Kalau jadi dipecat, Rio dan Rofiq bukanlah korban baru dari cara-cara kasar yang dilakukan kelompok tua dalam upaya mengambilalih kendali partai. Sebelumnya, Saiful Haq dipecat sebagai Sekjen DPP Garda Pemuda Nasional Demokrat karena lebih memilih mendorong pencalonan Hary Tanoesoedibjo sebagai ketua umum partai. Kelompok orang tua juga sukses mendepak Jeffry Geofani yang tidak hengkang dari NasDem, tetapi secara politis perannya sudah dikucilkan.
“Protes Rofiq dan kalangan anak muda lainnya yang dilabeli dengan kelompok Hary Tanoe sangat logis. Mereka merasa dicampakkan padahal merekalah yang bersusah payah mengurus dan membesarkan partai sampai lolos verifikasi faktual dan dinyatakan KPU jadi peserta pemilu,” imbuhnya.
Menurut Bonie konflik yang terjadi antara kelompok orang tua dan muda tidak bisa terus dibiarkan. Konflik bisa semakin meluas yang pada akhirnya membuat soliditas partai hancur dan mesin partai mogok.
“Upaya Surya Paloh mendongkel kepengurusan partai akan berakibat fatal. Perlu segera dilakukan upaya rekonsiliasi untuk mendamaikan situasi. Kalau tidak akan percuma saja. Nanti Surya Paloh maju (nyapres) dengan kereta kosong,” ucapnya.
Surya dan Hary Tanoe dikabarkan bersaing dan saling mengintai karena benturan kepentingan masing-masing.
Tidak akan ada asap kalau tak ada api, apalagi terkait politik Nasdem yang masih dini. Para analis melihat Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh (Bos MetroTV dan Media Grup) dan Hary Tanoesoedibjo (Bos RCTI dan MNC Grup) yang menjabat sebagai ketua dewan pakar, diduga sama-sama berambisi menjadi ketua umum Partai Nasdem untuk dijadikan kendaraan politik menuju Pemilihan Presiden RI 2014.
“Baik Hary Tanoe maupun Surya Paloh adalah konglomerat di Indonesia. Tujuan mereka masuk politik tak lain adalah menjadi presiden atau wakil presiden,” kata Prof Dr Hamdi Muluk, pakar psikologi politik dari UI.
Internal Partai NasDem bergejolak seiring rencana Surya Paloh mengambil alih posisi Ketua Umum Partai NasDem. Bahkan petinggi Partai NasDem tak membantah adanya gejolak internal dan pertemuan di akhir Januari ini adalah sarana mencari solusi dan mensinergikan kembali Surya dan Hary Tanoe.
Sekjen Partai NasDem, Ahmad Rofiq menuturkan dalam silaturahim yang ditegaskan Surya Paloh sebagai Kongres Partai NasDem akhir bulan ini akan dicari jalan penyelesaiannya. Terutama menyangkut adanya beda pandangan antara dua petinggi NasDem itu. “Kita akan mencari titik temu antara Pak Surya Paloh dan Pak Hary Tanoe,” kata Rofiq. Bisakah titik temu dicapai? Ataukah Partai NasDem akan menjadi Partai Hancur Sebelum Berkarya? [KbrNet/adl – Source: Inilah.com/Berbagai Sumber]







































Anonymous berkata
Kadang kadang pengamat alias penonton lebih pintar dari pelaku atau pemain….tetapi belum tentu lebih pintar jika disuruh bermain ..
Maria Sitompoel berkata
Partai NASDEM akan menang dalam pemilu Legislatis 2014. Insya ALlah.
Tan Panama berkata
promosi gratis …
Tan Panama berkata
NasDem tetap nomor 1, pokoknya serba nomor satu … entah tentang apa saja.
Anonymous berkata
Beberapa pengurus partai ada bekas koruptor dan pernah dipenjara, sayang pola rekrutmennya gak selektif. Mau pilih Nasdem jadi gak tertarik.
Tan Panama berkata
hebatnya politisi NasDem, mereka bebas ambisi, hanya sekedar mengejar kursi, syukur-syukur nantinya bisa korupsi.
SURYA POLAH berkata
NAS-DEM, PANAS DEMAM ……
Doni berkata
lumyan dapat dana pinjaman dari nasdem klo mau kampanye..tapi ntar balikin yaaa..:D
javier berkata
NasDem sekumpulan Budak-Budak ato Babu-Babu Negara Asing dan para Penghianat Bangsa !!!
afdi berkata
mudah2 an politik kita bisa stabil. biar ekonomi dinamis, dan rakyat makmur. jadi kita tidak perlu menghujat partai politik dan pelaku politik. biarkan mereka berjalan memajukan bangsa dan negara. amiin.
cakra berkata
Akibat korban sistem demokrasi, bebas perpecahan dalam partai politik.. wajar dan harus begitu
Anonymous berkata
Kalo dasar pembentukan partai nasdem adalah sakit hati, maka hasilnya pasti tidak baik……
Thaifah Manshurah berkata
makan tuh demokrasi
Anonymous berkata
berangkatnya dari nafsu ?gaka bakalan abadi
Hikmah berkata
Yang jelas sebagai muslim, saya gak akan memilih siapapun dan dari partai manapun yang setelah berkuasa melupakan semua janji kampanyenya dan tidak menjaga perasaan saya sebagai umat Islam. Titik !!!