KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

HAMKA HAQ RASIS DAN FASIS!

Posted by KabarNet pada 04/01/2013

Jakarta – KabarNet: Bencana dikalangan umat Islam semakin menjadi-jadi. Tak henti hantaman datang bertubi, baik dari musuh islam seperti kaum SEPILIS maupun syaitan yang menjelma menjadi muslim. Segala upaya mereka tidak lain adalah menyebarkan virus yang menggerogoti tubuh umat Islam. Belakangan muncul sosok berbaju Profesor Doktor mengeluarkan pernyataan yang semakin menunjukkan kemunafikan mereka dalam hal agama. Maka Umat Islam harus lebih hati-hati dalam menilai pernyataan yang keluar dari manusia sejenis ini.

Titel Profesor Doktor yang disandingkan dengan namanya, belum bisa dijadikan jaminan kepribadiannya sebagai manusia yang baik apalagi untuk diambil sebagai patokan atau sandaran. Manusia yang mengaku Profesor ini, dengan kepintaran yang dianggapnya sudah mumpuni, menjual agama untuk kesejahteraan semata. Demi kekuasaan dan uang, mereka berani memelintir ayat-ayat Al-qur’an agar bisa sejalan dengan misi dan pola kerjanya. Umat dibuat bingung dengan pernyataan-pernyataan sinis yang bersumber dari kekotoran hati, kesombongan karena titel duniawi yang dimilikinya.

Seorang yang bertitel Profesor Doktor mestinya lebih berhati-hati dalam berbicara, karena menjadi panutan umat. Misalnya saja pernyataan kader Partai Demokrasi Indonesia (PDIP), Prof.DR.Hamka Haq “Si Penjual Ayat dan Hadits untuk PDIP” tentang FPI yang dimuat Itoday.co.Id, pada hari Rabu 2 Januari 2012. Hamka mengatakan, “Kalau ada yang ngaku Habib, pimpin ormas anarkis, lebih baik bangsa ini bersatu memulangkan mereka ke arab negeri leluhurnya”, tulis Hamka di akun twitter @hamkahaq, Selasa 1 Januari 2013.

Pernyataan orang yang mengaku Profesor ini sangat TIDAK ETIS. Tampak jelas  bahwa Hamka Haq ternyata seorang yang RASIS dan FASIS, ANTI HABIB dan ANTI ARAB Yang tidak paham arti KEBANGSAAN. Apakah Profesor ini memahami sejarah bangsa ini? Bagaimana seorang dengan sederet titel yang dianggap tinggi, bisa tidak tahu seluk beluk perjuangan bangsa? Apakah leluhur Hamka Haq yang mengaku Profesor ini begitu banyak jasanya hingga melebihi para Habaib? Apakah Hamka Haq yang MENGAKU Profesor Doktor tidak tahu bahwa PAHLAWAN NASIONAL seperti Tuanku Imam Bonjol dan Pangeran Diponegoro adalah HABIB? Pantaskah seorang yang mengaku Profesor dari partai yang mengaku nasionalis begitu merendahkan Habib yang notabene berjuang untuk kemerdekaan bangsa? Sebaiknya titel Profesor Doktornya dikoreksi kembali sehingga tidak mengeluarkan pernyataan bodoh dan menjadi tertawaan sejarawan. Sugguh MEMALUKAN… Anehnya, manusia seperti ini bahkan bisa lolos menjadi pimpinan Baitul Muslimin Indonesia.

Padahal para pendakwah Islam seperti Wali Songo dan mayoritas Sultan-Sultan di Indonesia dari kalangan HABIB. Yang mendirikan Aceh, Jakarta, Pontianak, juga HABIB. Lalu pertanyaannya, Hamka Haq sudah berjasa apa terhadap negara jika dibanding para HABIB ??!!.

Pernyataan BODOH yang tidak pantas diucapkan oleh seorang bertitel Profesor tersebut, tentu saja sangat memalukan. Betapa tidak, predikatnya Doktor namun akhlaqnya penjilat, menggunakan ayat Al-qur’an untuk kepentingan politik.

Hamka Haq hanya PENJUAL AYAT dan HADITS untuk kepentingan PDIP, buktinya saat pencalonan AHOK, dia menggunakan BAITUL MUSLIMIN INDONESIA (Bamusi) yang dipimpinnya membuat pernyataan resmi tertulis memutar balikkan AYAT dan HADITS untuk pembenaran pencalonan non muslim.

Tak heran bila Profesor ini dijadikan pemimpin oleh golongannya, karena isi dari Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), yang merupakan kendaraaan politik bentukan PDI Perjuangan, memang dijejali oleh banyak tokoh Liberal seperti Zuhairi Misrawi, Said Agil Siradj, Syafi’i Maarif dan lainnya, dimana dalam menjalankan program-program Baitul Muslimin Indonesia harus sejalan dengan program/garis kebijakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan senantiasa berkoordinasi dengan DPP PDI Perjuangan.

Beberapa tokoh Islam menganggap aneh atas pernyataan Hamka Haq tersebut. Ketua MUI Pusat, KH.Ahmad Cholil Ridwan, sangat menyayangkan ucapan Hamka Haq. Menurutnya aneh, pasalnya nama Hamka itu adalah kepanjangan dari Haji Abdul Malik Karim Abdullah Haq, yang meniru Nama Almarhum Profesor Doktor Buya Hamka, jelas nama tersebut berasal dari bahasa arab, seharusnya Hamka Haq tidak anti arab kalau mengadopsi nama arab.

“Hamka al Haq itu lengkapnya adalah Haji Abdul Malik Karim Abdullah Al-Haq, setiap kata itu adalah bahasa arab, dari negeri arab dan bahasanya Nabi Muhammad, bahasanya orang Islam, bahasanya termasuk si Profesor ini. Jadi mestinya orang yang namanya memakai bahasa arab tidak anti arab, tidak anti Islam, tidak anti Nabi Muhammad dan Habib Rizieq itu adalah cucunya Nabi Muhammad. Sementara dia ini namanya mengambil nama ulama besar Profesor Doktor Buya Hamka, Ketua MUI yang pertama, tapi dia kok secara ideologis anti terhadap Habib Rizieq”, jelas KH.Ahmad Cholil Ridwan, kepada redaktur fpi.or.id, Kamis 21 Shafar 1434/ 3 Januari 2013.

Kekecewaan senada juga disampaikan oleh Ketua Forum Umat islam (FUI), Ustadz Muhammad Al-Khaththath. Menurutnya, pernyataan Hamka Haq itu diluar akal sehat dan rasial. Karena mayoritas umat Islam di Indonesia sangat menghormati para Habaib. “Pernyataan Hamka Haq tersebut tidak wajar dan di luar akal sehat, sangat beda dengan Buya Hamka yang kita kenal alim dan satun. Pernyataan rasial ini saya yakin tidak disetujui oleh mayoritas umat Islam yang selama ini saya lihat mayoritas mereka takzhim (menghormati) sama para Habaib. Saya yakin kedatangan para Habaib ke Indonesia adalah menyebar risalah Rasulullah SAW dan membimbing bangsa Indonesia ke jalan hidayah”, kata Al-Khaththath.

Sementara itu, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab menuturkan, dirinya baru tahu kalau Hamka Haq itu Profesor yang mengalami keterbelakangan intelektual. “Saya kenal Hamka Haq, selama ini saya sangat menghormatinya. Tapi sayang, ternyata dia mengindap KETERBELAKANGAN INTELEKTUAL. Kasihan”, keluh Habib. [KbrNet/Slm]

Source: fpi.or.id

13 Tanggapan to “HAMKA HAQ RASIS DAN FASIS!”

  1. Pilo Poly berkata

    Saya pernah membaca sebuah surat yang dimuat di http://www.islamterbuktibenar.net tentang adanya indikasi kristenisasi di Indonesia. Kejadian ini pada masa orde lama. Dimana kubu Islam ketika itu menguasai seluruh jabatan penting di Istana Negara. Dalam hal ini, saya takut ada beberapa hal yang terjadi di Indonesia dewasa ini. Mengingat, dalam surat tersebut, pernah dituliskan sebagai berikut:

    “Untuk itu kaum intelektual, pengusaha, dan kaum muda kita, utamanya mahasiswa yang pegang peranan aktif dalam hal ini, teruslah berjuang dan kalau perlu pakai jilbab dan pakai kopiah, berikan salam untuk mengibuli mereka.”

    JIka benar iya. Maka mereka (pihak umat kristen) masih menjalankan isi surat yang saya baca tersebut. Surat itu sendiri ditandatangani oleh beberapa nama yang tak kalah populer di Indonesia. Antara lain:

    “a.n. Dewan Pengurus SGT & CSIS ttd, Jend. Benny Moerdani, Drs. rans Drs. Sabam Sirait, Pdt. SAE Nababan, YB Mangunwijaya, Mayjend. TB Silalahi, Ratna Sarumpaet, Mochtar Pakpahan, Budiman Sudjatmiko.”

    Di dalam suratnya itu, Saya juga menemukan sebuah tulisan yang berbunyi seperti ini:

    “Soeharto dan antek-anteknya sudah memilih pejabat-pejabat Islam lebih banyak daripada Kristen. Lebih-lebih dengan munculnya tokoh radikal Islam seperti Zainuddin MZ, Amin Rais, Nurcholis Madjid yang tergabung dalam ICMI. Hal tersebut rasanya menyulitkan kita untuk berkembang sebagaimana rencana kita 25 tahun silam.”

    Berarti, jika dihitung ulang sebelum keluarnya surat itu pada tahun 1998, kita akan menemukan angka 25 tahun perjuangan mereka. Berarti perjuangan itu sendiri telah dibangun secara periodik dari tahun 1973. Jika memang ternyata benar bahwa perjuangan mereka masih berlanjut hingga sekarang, maka kita akan menemukan sebuah angka 39 tahun. Bukan angkat yang masih belia untuk sebuah perjuangan. Maka dari itu, kita tetap harus waspada.

    Surat itu sendiri ditutup dengan:

    Catatan : Surat ini benar dan aktual! Berasal dari seorang teman di Menado (Sulawesi Utara), lalu dikirim ke UMJ (Universitas Muhammadiyah Jakarta), lalu disebarkan lagi kebeberapa kampus.

    Lembaran yang ditangan anda ini adalah salinan dari Sdr. M. Sohir (Mahasiswa Institut Agama Islam Al Ghurabaa’ Rawamangun Jakarata Timur ). Disalin sesuai Aslinya. Lembaran ini agar diperbanyak dan dibagikan kepada MAHASISWA ISLAM ! Jika Saudara masih meragukan kebenaran surat ini, silahkan hubungi: 1. Abba Taher Lamatapo ( Universitas Muhammadiyah Jakarta ) Telp.7470.93282.

    Mohammad Sohir (Fak. Tarbiyah Institut Agama Islam Al Ghurabaa’) telp= 489.0055

    Setelah membaca surat ini, marilah kita tingkatkan kewaspadaan kita terhadap makar para musuh-musuh Allah mari kita galang persatuan dan kesatuan DALAM ISLAM Ingat tanpa ISLAM cita-cita reformasi mustahil tercapai.

    TTD
    ( Mohammad Sohir ) mahmud mustain
    Research Student Dept. of Geology University of Leicester
    Tel. 0116 252 5282 (Geophysic Lab.)
    Fax. 0116 252 3918 (Department)

    Wallahu ‘Alam
    http://www.islamterbuktibenar.net

    Wallahualam…

  2. zarkawi berkata

    Profesor Gila

  3. @ All

    Si Hamka Haq ini bukan Professor melainkan Pro Pesong.. karena otaknya udeh Pesong.

    Gitu aza kok repot.

  4. ali zawawi berkata

    hidup itu perjuangan. Perjuangan yang memutar roda sejarah. Islam meski dikatakan ya’lu wa la yu’la ‘alaihi tetap saja perlu perjuangan. Tidak cukup berpangku tangan, apalagi hanya mengandalkan asal usul, jasa-jasa sejarah, doktrin keunggulan dan lain-lain.

  5. Anonymous berkata

    setuju Prof…lanjutkan…

  6. Pendekar Yono berkata

    Tidak ada yg salah dari prof,dr, Hamka Haq.. Yg salah itu yg menafsirkannnya atas dasar kedengkiannya karena memang senang dengan perbuatan anarkis memaksa hak orang lain untuk mengikuti caranya..
    (Kalau ada yg ngaku habib, pimpin ormas anarkis, lebih baik bangsa ini bersatu memulangkan mereka ke arab negeri leluhurnya).
    Pangeran Dipenogoro & Tuanku imam bonjol tidak pernah melakukan anarkis terhadap sesama anak bangsa apalagi sesama muslim.

  7. Anonymous berkata

    Yang dimaksud anti Habib oleh Prof Hamka yaitu Habib2 palsu atau yg berkedok sbg Habib, misalnya Habib2 yg di FPI.
    Setuju dengan ulasan dan pemikiran Prof Hamka.

  8. tanah Palestina bukan milik orang palestina
    tapi miliknya umat ISLAM
    bukna pula milik orang2 yahudi apalagi orang2 kristen
    orang2 yahudi adalah kaum pendatang
    mereka mencaplok wilayah miliknya umat ISLAM dg menggunakan mitos “tanah yg dijanjikan”
    mitos “tanah yg dijanjikan” itu dulu kpd bani Israil bukan cuma suku yahudi saja tapi sekarang sudah tidak berlaku lagi
    jadi umat ISLAM harus memerangi bangsat yahudi karena mereka merampas tanahnya umat ISLAM

    umat ISLAM di Syam (palestina, lebanon, suriah, yordania)
    siap tempur membabat habis bangsat yahudi

  9. Anonymous berkata

    @Thaifah yg pinter… islam lahir abad keberapa? coba pake logika dong…jangan asal jeplak ya…

  10. Anonymous berkata

    Si akal pintar berkata : ISLAM lahirnya bersama selirih alam semesta ciptaan Tuhan karena ISLAM dari segi bahasa artinya Yang Berserah diri kepada Tuhan Allah ..dan seluruh alam semseta ini berserah diri kepada Tuhan Allah kecuali Iblis …dia memang ditangguhkan oleh Allah…walaupun Iblis juga ciptaan Tuhan tetapi dia membangkang kepada Allah untuk mentaati perintah Nya menghormati manusia……

  11. Anonymous berkata

    ga ngerti…

  12. ahmad berkata

    Kristenisasi selalu menggerogoti islam dan negara ini, tetapi alhamdulillah semenjak jaman penjajahan sehingga sekarang mereka dengan seijin Allah SWT tidak bisa tembus dan berjaya di indonesia, malah semakin terbuka siapa biang keroknya. Maka ummat islam seharusnya merapatkan barisan dan menguatkan aqidahnya untuk menangkal segala bentuk pemurtadan dan penyusupan kaum kafir, karena mereka adalah kaki tangan dajjal yang merusak akhlaq bangsa.

  13. ahmad berkata

    @anonymous…islam telah ada sejak adam diciptakan, krn Allah SWT esa, tunggal, tidak beranak dan tidak diperanakkan dan segala bentuk penyembahan hanya kepadanya dan tidak ada yang menandinginya…….pertanyaan saya sejak kapan yesus menjadi tuhan dan sebelumnya yesus dimana dan seperti apa dan masih menjadi apa??????….. Cuma memang ada manusia2 yang keblinger dengan segudang kebodohannya yang merubah kitab suci dan mengangkat yesus sebagai anak tuhan dan dengan segala kebodohannya juga ada manusia yang percaya dan yakin walaupun mereka mengerti bahwa keyakinan mereka bertolak belakang dengan akal sehat dan fitrahnya sebagai manusia. Maka sebaiknya belajar, teliti dan direnungkan apabila ingin membuat sanggahan. jangan menunjukkan kepicikan dan kebodohannya.

    “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi”. (Qur`an Al `Imran ayat 85)

    “Orang-orang yang telah Kami berikan kitab kepada mereka bergembira dengan kitab yang diturunkan kepadamu, dan di antara golongan-golongan (Yahudi dan Nasrani) yang bersekutu, ada yang mengingkari sebahagiannya. Katakanlah “Sesungguhnya aku hanya diperintah untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan sesuatupun dengan Dia. Hanya kepada-Nya aku seru (manusia) dan hanya kepada-Nya aku kembali.” (Qur`an Ar Ra`d ayat 36)

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: