Seorang Juru Azan Tewas di Dalam Sumur
Posted by KabarNet pada 30/12/2012
Semarang – KabarNet: Seorang yang berprofesi sebagai juru azan di masjid, yakni Salim Ahmad (75), warga Banowati Tengah IV RT 01 RW 05, Semarang Utara, tewas tercebur ke dalam sumur. Diduga Salim terpleset saat menimba untuk mengambil air wudu dan terjatuh ke dalam sumur di kamar mandi rumahnya. Korban ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu 29 Desember 2012.
Peristiwa ini menjadi sangat memilukan bagi keluarganya. Menantu korban, Taufik dan istrinya harus merelakan kepergian ayah mereka. Taufik pulang ke rumah setelah kerja dan menjemput istrinya. Namun setibanya di rumah, ia tidak mendapati ayahnya yang biasa berada di rumah atau masjid setempat. Mereka pun segera mencari Ahmad Salim ke tempat-tempat yang memungkinkan. Namun Taufik terkejut ketika melihat sandal mertuanya mengapung di sumur. “Ketahuan sekitar 16.30 WIB. Saya baru saja pulang kerja sama istri,” kata Taufik di depan rumahnya, Sabtu (29/12/2012).
Mengetahui hal tersebut, Taufik segera melaporkannya ke ketua RT setempat. Setelah mendapat laporan itu, ketua RT, Farid segera ke lokasi yang sudah dipenuhi warga. “Saya datang itu warga sudah berkerumun. Setelah itu evakuasi dilakukan,” ujar Farid.
Dengan menggunakan kayu sepanjang tiga meter, warga berusaha mencari Ahmad Salim yang kemungkinan berada di dalam sumur. Tidak berapa lama warga menemukan jenazah pria yang biasa azan di Masjid itu dan berhasil membuat kakinya keluar ke permukaan air. “Setelah kakinya keluar, warga menariknya. Proses evakuasi sebentar, sekitar lima menit,” tandasnya, seperti dikutip detikNews.
Saat proses evakuasi, Taufik yang ingin melihat kondisi mertuanya tiba-tiba pingsan. Warga pun segera memindahkan Taufik ke tempat lain dan melanjutkan proses evakuasi. Setelah berhasil dikeluarkan dari dalam sumur, warga tetap berusaha melakukan pertolongan dengan CPR walaupun kondisi Ahmad sudah dalam keadaan membiru. “Saya sempat memanggil dokter Bambang. Dia yang menyatakan pak Ahmad sudah tidak tertolong, Ini murni kecelakaan. Dari luka di kepala seperti bekas terbentur dinding sumur,” pungkas Farid.
Sekitar pukul 19.00 WIB, tim Inafis sudah berada di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara itu anak Ahmad, Isti mengalami syok berat dan tidak bisa dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. [KbrNet/detik]
Entri ini dituliskan pada 30/12/2012 pada 08:10 dan disimpan dalam Berita Kematian, Kabar Umat, Musibah, Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.






































