KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

FPI Tolak Keras Libatkan Umat Islam dalam Perayaan Natal!

Posted by KabarNet pada 25/12/2012

Jakarta – KabarNet: Habib Rizieq Syihab: Sikap beberapa tokoh Islam di Indonesia yang memberi ucapan Natal kepada Umat Kristiani jelas-jelas menjerumuskan umat Islam. Tidak ada alasan bagi tokoh Islam untuk menghalalkan Natal dengan dalih ASAL AQIDAH KUAT.

Bahkan ketokohan mereka semestinya membuat mereka lebih hati-hati dalam bersikap, karena mereka adalah teladan yang akan diikuti umat islam.

Belakangan ini tampil sejumlah “TOKOH ISLAM” yang menggulirkan “Fatwa” bahwa Natal Bersama bagi umat Islam hukumnya boleh dengan menyampaikan sejumlah argumentasi yang dinilainya tidak lepas dari manipulasi hujjah dan KORUPSI dalil. Fatwa Kontroversial mereka tersebut sangat digandrungi oleh kaum Sepilis (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme), bahkan dijadikan Rujukan Utama hingga kini. Fatwa aneh tersebut telah menebar SYUBHAT yang melahirkan FITNAH di tengah umat Islam.

Syariat Islam buat semua lapisan umatnya, Ulama dan Awam, Pejabat dan Rakyat, Kaya dan Miskin. Karenanya, apa pun yang menjadi MAZHONNATUL FITAN diharamkan, baik bagi yang imannya kuat, apalagi yang imannya lemah. Lebih-Iebih jika MAZHONNATUL FITAN-NYA menyangkut AQIDAH. Jika seorang Muslim terlanjur mendapat ucapan Selamat Natal dari siapa pun, maka mesti dijawab dengan Surat AL-IKHLASH yang berintikan Keesaan Allah SWT yang tidak BERANAK dan tidak DIPERANAKKAN.

Ingat! merayakan Hari NATAL bukan bentuk toleransi antar umat beragama, tapi bentuk pencampur-adukkan AQIDAH antara HAQ dengan BATHIL dan menjerumuskan kalangan awam dari umat Islam yang kebanyakan lemah iman dan hal itu tidak akan menyuburkan keharmonisan hubungan antar Islam dengan Nashrani, tapi akan menyuburkan PENDANGKALAN AQIDAH yang bisa mengantarkan kepada pemurtadan.

Berikut ini adalah kebijakan DPP Front Pembela Islam (FPI), tentang Natal dan Tahun Baru:

Bahwa FPI menolak keras pelibatan umat Islam dalam perayaan Natal dan Tahun Baru dalam bentuk apa pun, termasuk PENGAMANAN dan PENGAWALAN, serta mengecam keras anjuran/ pemaksaan pemakaian ATRIBUT Natal kepada masyarakat/ pegawai muslim di instansi mana pun. Namun FPI tetap sepenuhnya mendukung Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban baik dalam suasana Natal dan Tahun Baru mau pun tidak.

  1. Hukum mengucapkan selamat Natal bagi PEJABAT MUSLIM adalah HARAM.
  2. POLRI wajib menjaga keamanan seluruh wilayah dan semua tempat ibadah SETIAP SAAT, baik saat Natal mau pun bukan.
  3. Negara wajib menjaga dan membantu semua tempat ibadah sesuai kebutuhan SETIAP SAAT, khususnya MASJID karena mayoritas penduduk negeri adalah MUSLIM.

Demikian pesan Habib Muhammad Rizieq Syihab, semoga bermanfaat bagi umat Islam pada umumnya. Untuk lebih jelas tentang larangan mengucapkan selamat Natal, silahkan baca artikel di web resmi FPI berjudul “Syubhat Natal”. [KbrNet/Slm]

Source: fpi.or.id

3 Tanggapan to “FPI Tolak Keras Libatkan Umat Islam dalam Perayaan Natal!”

  1. bansor berkata

    WAHHH..kami jaga gereja di malam natal karena ada NASI BUNGKUS DAN UANG ROKOK !!!
    kwekk ….kwakk ….kwekk………….

  2. ai berkata

    gp ansor itu lebai dan munafik terdiri dari kaum liberalis. setiap bulan desember ribuan pohon cemara di tebang, maka terjadilah banjir itu salah satu penyebangnya. pikir dong.

  3. Anonymous berkata

    pake unta aja kamu bib, jangan pake teknologi kaum kafir

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: