KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Beredar Daging Babi Dijual Sebagai Daging Sapi

Posted by KabarNet pada 12/12/2012

Jakarta – KabarNet: Kreatifitas para pemalsu di Indonesia makin lama semakin canggih saja. Hampir tidak ada barang yang tidak bisa dipalsukan di negeri ini. Dokumen resmi, bahan makanan, obat-obatan dipalsukan. Bahkan uang kertas yang dicetak negara dengan teknologi rumit pun bisa dipalsukan.

Kini di Jakarta sedang beredar pula daging babi yang dipalsukan dan dijual sebagai daging sapi halal. Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan menyelidiki temuan daging babi yang diedarkan sebagai daging sapi di wilayahnya.

Kepala Seksi Penertiban Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan, Nurhasan, mengatakan telah membentuk tim yang akan merazia gerai penjualan daging di pasar-pasar tradisional dan tempat pengolahan makanan.

“Pengintaian telah berlangsung dua pekan,” ujar Nurhasan seperti dikutip Tempo, Senin, 10 Desember 2012.

Nurhasan mengatakan, tim gabungan yang terdiri dari penyidik pegawai negeri sipil pemerintah Jakarta Selatan dan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta masih terus mengambi sampel dari seluruh tempat penggilingan daging, di antaranya di Pasar Cipete. Lokasi ini, kata dia, menjadi fokus penyelidikan lantaran beberapa temuan mencurigakan di pasar tersebut.

“Kami berupaya keras untuk menangkap pelaku dengan barang buktinya,” ujarnya.

Pada 29 November 2012 lalu, Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) melaporkan temuan daging babi yang dijual sebagai daging sapi di Pasar Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Daging haram itu dijual pada tempat pembuatan bakso. Temuan itu berawal dari kecurigaan seorang penjual daging pada pemasok yang menjual daging sapi seharga Rp 45 ribu per kilogram. Padahal, harga daging sapi saat itu tengah meroket hingga Rp 95 ribu per kilogram.

Sampel daging yang mencurigakan itu kemudian dibawa ke laboratorium Kesehatan Masyarakat Veteriner milik Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan. Hasil penelitian menunjukkan daging tersebut ialah positif daging babi.

Menurut Nurhasan, tim gabungan kesulitan menelusuri laporan ini karena tidak ada informasi yang jelas. Penjual daging sapi “palsu” itu hingga kini belum tertangkap. Karena itu, dia meminta APDI menjelaskan asal-usul daging tersebut dan menunjukkan penjualnya. [KbrNet/adl]

11 Tanggapan to “Beredar Daging Babi Dijual Sebagai Daging Sapi”

  1. Franiksoft berkata

    Hati-Hati dalam memilih daging…

    http://franiksoft.wordpress.com/software-klinik/
    http://franiksoft.com/index.php/products/software-klinik

  2. kayak gini ni kalo orang udah gak takut ama dosa..

  3. taUbat berkata

    IRONIS, MUI ……. YANG SIBUK MEMBERI LEBEL HALAL, TAPI DIPASAR TRADISIONAL PEDAGANGNYA YANG MENJUAL DAGING HALAL DAN HARAM BERDAMPINGAN DIABAIKAN.

  4. Tan Panama berkata

    wakil parpol dijual sebagai wakil rakyat

    wakil parpol dijual sebagai wakil rakyat

    wakil parpol dijual sebagai wakil rakyat

  5. Nice post
    Teruskan dalam memberi artikel yang bermanfaat
    Maju terus
    Pantang mundur

  6. taUbat berkata

    MUI PASTIKAN BAKSO BERSERTIFIKAT HALAL TAK TERCAMPUR DAGING BABI

    Rabu, 19 Desember 2012 13:52 WIB

    Jakarta, (tvOne) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) memastikan telah melakukan pemantauan terkait kasus bakso tercampur daging babi. Hasil sidak dan pengawasan MUI memastikan produk yang bersertifikat halal dan masih berlaku tidak tercampur daging babi. MUI juga menemukan bakso berlogo halal tapi masa sertifikasinya telah kedaluwarsa. MUI mengakui sulit mengeluarkan sertifikat halal untuk bakso karena proses penggilingan dan penjualan tidak terkontrol.

    # DI ACARA MEJA BUNDAR DIBUKTIKAN DENGAN TEMUAN DAN DIUJI KANDUNGAN SERTA KEMASAN YANG DIPERLIHATKAN TAPI MUI KUASA PEMBERI SERTIFIKAT, BUKANNYA MENEGUR TAPI MEMBELA …..

    =========================

    BPOM LARANG EDAR PRODUK BABI DAN ALKOHOL

    Selasa, 29 September 2009, 16:39

    VIVAnews – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melarang izin edar produk makanan minuman, kosmetika, dan obat mengandung bahan-bahan tertentu yang dilarang syariah Islam, di antaranya babi dan alkohol.

    Hal tersebut termuat dalam Surat Keputusan Kepala BPOM bernomor HK. 00051233516 tentang izin edar produk obat, obat tradisional, kosmetik, makananan, dan suplai makanan yang mengandung bahan tertentu dan atau alkohol.

    Direktur Eksekutif Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman (PIPIMM) Suroso Natakusumah menjelaskan, peraturan yang berlaku efektif sejak 31 Agustus 2009 tersebut akan mengancam industri makanan dan minuman.

    Dalam peraturan tersebut, dia menambahkan, termuat pasal yang menyebutkan produk makanan minuman tidak boleh mengandung atau berasal dari bahan-bahan tertentu seperti babi, anjing, cacing, bangkai, binatang bertaring, binatang bercakar, burung, lebah, katak, semut, dan lintah.

    “Selama ini tidak diatur hal-hal seperti itu. Kalaupun produk yang mengandung babi misalnya, hanya perlu menyebutkan dalam labelnya bahwa ini mengandung babi. Jadi konsumen bisa tahu,” kata Suroso di Jakarta, Selasa, 29 September 2009.

    Selain itu, dalam poin izin edar obat juga disebutkan bahwa izin akan diberikan jika bersifat darurat. Kedaruratan ini diputuskan oleh lintas sektor yang terdiri dari Depkes, MUI, dan BPOM. “Semestinya ada tim baru yang akan menetapkan hal itu,” kata dia.

    Bagi produk yang telah beredar sebelum peraturan tersebut berlaku efektif, diberikan waktu satu tahun untuk menyesuaikan diri dan selebihnya jika tidak mematuhi peraturan akan ditarik dan dimusnahkan.

    Suroso belum menyebutkan kerugian yang akan ditimbulkan akibat peraturan ini. “Hari Jumat akan diadakan rapat kembali bersama Depperin untuk merumuskan potensi kerugian,” kata dia.

    Hari ini, beberapa asosiasi makanan dan minuman mengadakan pertemuan dengan Departemen Perindustrian untuk mengeluhkan hal tersebut. Pengusaha meminta Depperin berkonsultansi dengan BPOM terkait keberatan pengusaha.

    Hadi Suprapto, Elly Setyo Rini

    # YLKI GAGAL ….. MEMPUNYAI PERAN SEBAGAI PELINDUNG KONSUMEN

  7. taUbat berkata

    JOKOWI – MUI SEPAKAT PISAHKAN TEMPAT PEMOTONGAN HEWAN HALAL & HARAM

    Jakarta – detikNews – Isu bakso babi. Itulah topik hangat yang dibahas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amidhan. Keduanya sepakat memperbaiki sertifikasi di tempat penyembelihan hewan.

    Jokowi menerima kunjungan Ketua MUI Amidhan dan jajarannya di ruang kerjanya, Gedung Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012).

    Turut hadir ketua MUI lainnya dan Direktur LP POM MUI Pusat, Lukmanul Hakim.

    “Ngomongin bakso itu (bakso yang dioplos daging babi),” kata Jokowi saat ditanya topik yang dibahas bersama MUI usai pertemuan tertutup itu.

    Menurut Jokowi, saran MUI sangat bagus untuk memperbaiki sertifikasi di tempat penyembelihan.

    “Banyak deh…banyak. Tanya sama MUI-nya deh,” ujar Jokowi yang mengenakan baju batik warna coklat itu.

    Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum MUI Amidhan mengatakan kasus bakso babi menjadi pintu masuk untuk mendeteksi kehalalan dari hulu ke hilir.

    “Hulu menyangkut penyempitannya di rumah potong hewan atau pun pemotongan tradisional. Di pasar-pasar bagaimana tata niaga untuk daging halal tersebut,” kata Amidhan.

    Menurut dia, Jokowi setuju harus dipisahkan mana pemotongan babi dan hewan halal.

    “Karena namanya pisau itu motong yang halal pindah ke motong yang haram, itu sudah tidak bisa dimakan karena terkontaminasi. Rumah potong sudah disetujui. Si pemotongnya itu harus punya ID Card, berarti dia sudah dibina,” papar Amidhan.

    “Kalau di DKI ini, yang motong yang nunjuk orang yang punya sapi dan tidak bersertifikasi,” lanjut dia.

    Salmah Muslimah (aan/nwk)

  8. taUbat berkata

    Mengantisipasi Narkoba ada Granat, BNN dll

    Alangkah baiknya Daging haram pun demikian..

    Penjual makanan matang hendaknya dapat dibedakan diberitanda khusus.

    Juga pengawasan peredaran daging dapat secara terus berkesinambungan karena masyarakat tidak dapat membedakan. (tidak hanya hangat2 tai ayam)

    Menghindari yang haram dapat menjauhkan dari kerusakan ……

  9. taUbat berkata

    F-PKS MENOLAK KERAS USULAN KEMENDAG TAMBAH KUOTA IMPOR DAGING SAPI

    Minggu, 09 Desember 2012

    Setelah Mafia Impor Beras Giliran Mafia Impor Sapi Bermain Kuota Impor

    pkspiyungan.org – Jakarta (8/12), Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKS Hb. Nabiel Al-Musawa menolak keras usulan mendadak Kementerian Perdagangan pada Jumat sore kemarin (7/12) untuk menambah kuota impor daging sapi tahun 2013 menjadi 105.000 ton.

    Ini menjadi tanda tanya besar, ada apa? Padahal hasil keputusan rapat dengan Kemenko Perekonomian, Kementan dan Kemendag pekan lalu menyepakati alokasi impor daging sapi sebanyak 80.000 ton. Jumlah tersebut terdiri atas sapi bakalan sebanyak 267 ribu ekor atau setara dengan 48 ribu ton dan daging beku sebanyak 32 ribu ton.

    Menurutnya, Jika tambahan kuota impor itu disetujui hal ini makin menguatkan dugaan benar adanya mafia impor sapi dalam tata niaga sapi di Indonesia yang mengatur sedemikian rupa daging sapi dari hulu sampai hilir, hingga mempengaruhi kebijakan kuota impor.

    “Terjadi kelangkaan daging sapi di pasaran yang mengakibatkan lonjakan harga dalam beberapa pekan terakhir merupakan ulah mafia sapi dengan tujuan agar ditambahnya kuota impor daging sapi.” tegas Hb. Nabiel di Jakarta, Sabtu (8/12).

    Alasan peningkatan jumlah turis asing yang membuat konsumsi daging meningkat merupakan sesuatu yang mengada-ada dan tidak rasional untuk menambah kuota impor daging sapi.

    “Sesungguhnya, stok sapi lokal cukup karena hasil sensus sapi potong oleh Badan Pusat Statistik tahun 2011 menyebutkan populasi sapi lokal di Indonesia rata-rata 14,6 juta ekor per tahun. Namun stok tersebut sebagian besar berada di NTB dan NTT. Persoalan yang paling mendasar adalah terkait distribusinya yang belum optimal, hal seperti inilah yang perlu dibenahi dan koordinasikan lintas sektoral, bukan malah cari solusi jangka pendek dengan mabuk impor.” ujar Hb. Nabiel.

  10. taUbat berkata

    . . . . T A H U N . . . 2 0 1 3 . . . . .

    G E N D E R A N G . . P E R A N G . . D I T A B U H . .

  11. taUbat berkata

    GENDERANG PERANG BERSAMBUT PKS DIBULLY :

    - SUAP DAGING SAPI

    - WANITA CANTIK

    - T P P U

    - KADER TERLIBAT

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: