Tujuh Saksi Bersumpah, Anas Terlibat Hambalang!
Posted by KabarNet pada 08/12/2012
Jakarta – KabarNet: Pengacara M Nazaruddin mantan Bandahara Partai Demokrat, OC Kaligis mengatakan tujuh saksi telah disumpah dalam persidangan mengungkap Anas Urbaningrum yang diduga terlibat kasus proyek Wisma Atlet di Palembang, dan Hambalang di Bogor, Jawa Barat.
“Ada tujuh saksi pada persidangan kasus Wisma Atlet dengan tersangka M Nazaruddin menyebutkan Anas Urbaningrum diduga terlibat, ini sebagai pintu masuk untuk mengungkap kasus Hambalang,” kata OC Kaligis di Jakarta.
Dia mengatakan tujuh saksi itu masing-masing Hery Suhendar dan Hidayat (mantan sopir operasional keuangan PT Anugerah Nusantara), Ferdian Rico Baskoro (mantan menejer SDM Grup PT Permai), Aan Ihyauddin (mantan sopir M. Nazaruddin), Yulianis (mantan Wakil Direktur Keuangan PT Grup Permai, Mindo Rosalina (mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri), Nurhasyim (adik kandung M. Nazaruddin).
Kaligis mengatakan, bahwa tujuh saksi memberikan keterangan di bawah sumpah menurut agama masing-masing, sudah kuat untuk menyerat Anas Urbaningrum terlibat kasus proyek wisma Atlet dan Hambalang. Dia mengatakan tujuh saksi tersebut telah memberikan kesaksian dalam persidangan dan dilengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kesaksikan tersebut pada sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta dengan terdakwa M. Nazaruddin dugaan kasus korupsi Wisma Atlet di Palembang, Sumatera Selatan. Kaligis mengatakan keterangan tujuh saksi di depan hakim Pengadilan Tipikor itu mulai dari persidangan tanggal 16 Januari 2012 hingga 7 Maret 2012.
Dia mengatakan, saksi Hery Sunandar mengakui bahwa Anas Urbaningrum menerima kado dari M. Nazaruddin yang isinya berupa uang senilai satu juta dolar Amerika Serikat melalui sopir Anas bernama Yadi di sebuah restoran di bilangan jalan Wolter Mongonsidi, Jakarta Selatan.
Menurut mantan pengacara Prita Mulyasari itu bahwa diduga Anas Urbaningrum yang mengurus sertifikat tanah proyek Hambalang dalam waktu satu bulan dengan alasan proyek negara, sehingga akhirnya dapat dibangun.
Saksi lain, katanya, Aan Ihyauddin melihat sebanyak 19 dus uang yang dibawa ke Bandung, Jawa Barat, untuk dibagi-bagikan menjelang Kongres Partai Demokrat, dan uang itu tidak seluruhnya habis dibagikan serta sisanya dibawa ke Jakarta.
Anas Urbaningrum, kata Kaligis, juga menerima tiga mobil mewah dari Nazaruddin dan lengkap dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan BPKB yang semula nama perusahaan dialihkan ke nama Ketua Umum Partai Demokrat itu.
Walau begitu, kata dia, keterangan saksi itu selalu dibantah dan ditutup-tutupi oleh Ketua KPK Busyro Muqoddas dan penasehat KPK Abdullah Hehamahua. Demikian pula, keterangan tujuh saksi itu juga selalu dibantah oleh para pengurus Partai Demokrat termasuk Andi Alfian Malaranggeng.
Meski begitu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada akhirnya menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek Hambalang. Kaligis mengatakan hingga saat ini dirinya masih sebagai kuasa hukum dari Nazaruddin dan belum pernah dicabut.
Kini, rakyat menunggu KPK untuk membuktikan ocehan Nazar terkait keterlibatan Anas dalam proyek Hambalang yang bernilai Rp2,5 triliun. Karena diduga kerugian negara senilai Rp1,5 triliun akibat proyek Hambalang ini, digunakan Anas saat kongres Partai Demokrat pada 2010. [KbrNet/iyaa.com]







































Anonymous berkata
Gantung gantung gantung di monas …
ccxc berkata
Anjing si anas itu…… !!! siap2 aja kau di gantung di monas
Sang Kata berkata
Jangan kotori Monas = Monumen Anas dengan bangkai Anas. Tenggelamkan ke septictank sudah cukup mulia.
Syair Malam berkata
Barang siapa yang menabur angin dia akan menuai badai…..
karena mulumu harimaumu…bahkan lidahmu lebih tajam dari mata pedang, sumpahpun berani dia lakukan, tetapi “Anas Urbaningrum” sang ketua umum parrtai berkuasa itu lupa bahwa Allah SWT, Dia Maha Tau… apa yang telah diucapkan dan apa yang dia sembunyikan, “Anas Urbaningrum” politisi muda yang cemerlang yang diprediksi kariernya akan melesat, kini terlindungi oleh tembok kekuasaan…. tapi dia tak akan dapat lepas dari hukum Allah yang akan menjeratnya kelak…. LEBIH BAIK engkau JUJUR BERTUTUR daripada BERKUASA tapi terus BERDUSTA….. bertobatlah sebelum ajalmu tiba….
exbunderan
taUbat berkata
PENGAMAT : SOAL HAMBALANG, ANAS TINGGAL TUNGGU GILIRAN
Sabtu, 8 Desember 2012 01:08:00
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka kasus Hambalang. Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin, sebenarnya Anas Urbaningrum adalah orang yang paling bertanggungjawab dalam kasus Hambalang.
Pengamat Politik Adrinof Chaniago menilai sedikit demi sedikit nyanyian Nazarudin mulai terbukti. “Sekarang dalam rangka pembuktian bagaimana dengan Anas, kan gak mungkin KPK diam saja dengan penyebutan nama Anas,” kata Andrinof saat dihubungi merdeka.com, Jumat (7/12).
Meski belum mengarah ke Anas, Andrinof yakin dalam waktu dekat KPK akan membidik Anas sebagai aktor intelektual dalam proyek Hambalang. “Kasus itukan berantai, melibatkan banyak pelaku, jadi Andi juga disebut-sebut, Nazar jadi kepala rombongan, ada Rosa dan yang lainnya,” ujar Adrinof.
Dia beranggapan, banyak kader Demokrat yang terlibat kasus korupsi karena Demokrat merupakan partai penguasa yang tidak tahan godaan. “Karena Demokrat partai berkuasa, sangat mungkin dan memiliki kesempatan untuk korupsi,” tuturnya.
Adrinof berharap, sistem perpolitikan di Indonesia dapat berubah. Dengan begitu, peluang kader untuk melakukan korupsi berkurang. “Pembiayaan politik yang mahal pemicu terjadinya tindak pidana korupsi,” tandasnya.
Kasus Hambalang itu berawal dari ‘nyanyian’ M Nazarudin yang menuding biaya kongres Demokrat dan pemenangan Ketua umum Demokrat Anas Urbaningrum di Rapimnas Partai Demokrat diperoleh dari hasil korupsi proyek Hambalang.
Kasus Hambalang memiliki babak baru dengan ditetapkannya Andi Mallarangeng sebagai tersangka. Sementara itu, Choel Mallarangeng dan kepala divisi konstruksi I PT Adhi Karya, Muhammad Arief Taufiqurrahman telah dicekal oleh KPK.
Randy Ferdi Firdaus [ded]
pusat aneka herbal bermutu berkata
ya tinggal dibuktikan aja..
dan kalo terbukti ya dihukum..beres, gak perlu muter2
Anonymous berkata
Inalilahi wainailahi rajiun…..semua akan kembali kepada Allah SWT……….kejujuran telah mati di negeri ini………….Ya Allah jagan jadikan kami sebagai pendukung kemaksiatan dan janganlah engkau hukum kami karena perbuatan mereka dan jadikanlah kami termasuk kedalam golongan orang-orang beruntung…….Amin…….!
Anonymous berkata
Di negeri ini kekuasaan di jadikan tempat berlindung orang-orang munafik……di dalam Al-qur’an telah ditegaskan bahwa orang-orang yang paling berbahaya adalah kaum hipokrit alias kaum munafik……..dan saya melihat mereka bergerombol bersama di dalam partai demokrat……hai SBY,,,,,, janganlah engkau menjadi pelindung kaum seperti itu atau engkau (SBY) memang termasuk ke dalam golongan orang-orang munafik? Ya Allah janganlah engkau hukum kami karena perbuatan mereka dan masukanlah aku dan keluargaku kedalam golongan kanan!
Anonymous berkata
PANCASILA HANYA ANGAN-ANGAN
Bahwa kebohongan akan dijawab oleh kebohongan
dan sekali orang berbohong maka orang tersebut sedang mempersiapkan kebohongan baru
para pencari keadilan geram melihat polah mereka yang memanfaatkan negara
kedaulatan rakyat disalah artikan oleh para penyelenggara negara
kedaulatan tuhan diganggu oleh perbuatan tamak dan serakah
mereka semua mengaku terhadap KETUHANAN YANG MAHA ESA
namun dalam praktiknya mereka menjalankan KEUANGAN YANG MAHA KUASA
bukti nyata lemahnya negara terhadap mereka
dinegeri ini kemanusiaan diyakini sebagai YANG ADIL DAN BERADAB
dalam praktiknya presiden pun tidak mampu memberi contoh soal itu
faktanya sampai hari ini MUNIR SANG CONTOH SILA KEDUA PANCASILA INI
tidak mampu diungkap oleh orang nomor satu negeri ini
di negeri ini PERSATUAN ADALAH CITA CITA INDONESIA
namun para pejabatnya berlomba berkorupsi
sehingga tidak ada waktu menyelesaikan konflik rakyar yang bertebaran di mana-mana
bahkan mereka gandrung membuat konflik sendiri (pertarungan kekuasaan)
kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan hanyalah bualan para pembohong
karena ternyata PARA WAKIL RAKYATNYA SIBUK BAGI BAGI ANGGARAN SECARA BERJAMAAH
dimana lagi harapan kedaulatan rakyat itu?
jika sistem politik di negeri itu sudah sedemikian rusaknya…
KEADILAN SOSIAL BUKAN BAGI RAKYAT INDONESIA
karena dinegeri ini keadilan dan penegekan hukum terkoyak mapia peradilan
kesejahteraan dicoreng oleh pemotongan dan kongkalikong kekuasaan
walhasil……..PANCASILA hanyalah cerita bobo politisi dalam buayan kerakusan
wasalam……machan.
edi berkata
KALO BEGITU MUNGKIN ORANG DALAM KPK GAK SEMUA ANTI KORUPSI KALI…
ahmad berkata
Manusia yang berjiwa fitrah akan takut termakan sumpah yang pernah diucapkannya, tetapi kalau tikus yang bersumpah????
Fakultas Hukum UII berkata
Nice post
Teruskan dalam memberi artikel yang bermanfaat
Maju terus
Pantang mundur
taUbat berkata
NAZARUDDIN IBA DENGAN ANDI MALLARANGENG TERSANGKUT HAMBALANG
Selasa, 01 January 2013 | 00:39
Mohammad Nazaruddin terpidana kasus korupsi ternyata terlihat begitu geram dengan belum ditetapkannya Anas Urbaningrum sebagai tersangka sekaligus aktor proyek Hambalang yang penuh kejanggalan dan kontroversi itu.Sudah berkali-kali Nazaruddin berteriak bahwa Anas urbaningrum orang yang paling bertanggung jawab sekaligus aktor pemeran utama kasus Hambalang.Tapi sampai saat ini teriakan Nazaruddin ini belum didengar.
Mohammad Nazaruddin merasa iba melihat nasib Andi Mallarangeng terseret dalam kasus Hambalang ini,Nazaruddin meminta Pengadilan Tindak Pidana Korupsi untuk mengkonfrontasikan dirinya dengan ketua umum Demokrat Anas Urbaningrum terkait kasus Hambalang.Nazaruddin disetiap sidang selalu mengemukakan Anas Urbaningrum yang paling bertanggung jawab dalam kasus Hambalang
Pernyataan Nazaruddin ini disampaikan oleh pengacaranya Junimart Girsang pada hari Senin 31-12-2012 dalam acara refleksi akhir tahun PIDP Perjuangan di Jakarta.Nazaruddin menginginkan kasus Hambalang ini segera menjadi terang dan jelas terungkap.
Kalau seandainya diadakan konfrontasi antara Nazaruddin dan Anas Urbaningrum oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dalam kasus Hambalang tentunya akan berlangsung seru dan dapat diduga Anas akan menjawab semua tuduhan Nazaruddin adalah sebuah fiksi,seperti yang sering dilontarkan dalam menjawab semua tuduhan yang mengarah kedirinya.
Sampai saat ini Anas Urbaningrum masih percaya diri dan tampak semakin tenang dalam menghadapi kasus Hambalang ini. Sepertinya Anas Urbaningrum sedang memegang kartu as dalam sebuah permaian judi menghadapi kasus Hambalang ini.Walaupun saat ini orang dekat dan salah seorang anak emas SBY sudah dijadikan tersangka oleh KPK.
Beranikah KPK menjadikan Anas Urbaningrum sebagai tersangka berikutnya dalam kasus Hambalang ini dan kira-kira apa yang akan terjadi kalau Anas Urbaningrum dijadikan tersangka oleh KPK.Mari sama-sama kita ikuti perjalanan kasus Hambalang ini.
Salam Kompasiana.
taUbat berkata
NAZARUDDIN : MOBIL DAN RUMAH MEWAH ANAS UANG KORUPSI
Sab, 23 Jul 2011
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin menyebut bahwa mobil dan rumah yang dimiliki Ketua Umum Partai Anas Urbaningrum berasal dari hasil korupsi.
“Untuk beli rumah dan mobil Anas itu (uangnya) dari APBN,” tegas Nazaruddin dalam rekaman percakapan dengan Iwan Pilliang melalui skype yang disiarkan stasiun Metro TV, Jakarta, Jumat (22/7/2011).
Seperti diketahui, Anas disebut memiliki mobil mewah berupa Toyota Alphard, Range Rover dan Hummer. Anas saat ini juga sedang membangun rumah megah di kawasan Duren Sawit.
“Semua ada catatannya, bulan Februari lalu ada 1 juta dollar ke Anas,” tambah Nazaruddin.
Nazaruddin menambahkan, bahwa ia mengungkap hal ini lantaran sakit hati kepada Anas. “Anas telah menghancurkan keluarga saya. Saya buka ke publik, biar publik tahu siapa Anas sebenarnya dan KPK tidak menutup-nutupi. Ini kan mau direkayasa lewat Yulianis (Wakil Direktur Keuangan PT Anugerah Nusantara). Saya tidak mau direkayasa. Saya buka semua tanpa saya tambahi dan tutupi,” tegas Nazaruddin.
Sebelumnya dalam percakapan di sebuah stasiun televisi, Anas mengatakan bahwa mobi yang dipakainya itu adalah pinjaman dari temannya. “Mobil ini dapat pinjaman dari sahabat saya,” tegas Anas. Sedang saat ditanya mengenai rumah megah, Anas mengaku utang ke bank.
Yulis Sulistyawan
taUbat berkata
5 ALASAN MAHFUD SOAL KASUS HUKUM ANAS URBANINGRUM
Kamis, 28 Februari 2013 | 09:02 WIB
TEMPO.CO, Jakarta-Tanpa kisruh bocornya surat perintah penyidikan ataupun peristiwa politik di Partai Demokrat, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud M.D. menyatakan mampu melihat dengan jelas kalau kasus Anas adalah kasus hukum. Dia sependapat kalau koleganya di Himpunan Mahasiswa Islam itu harus menjadi tersangka.
Berikut lima catatan yang diberikannya,
1.Sebanyak empat orang (Mindo Rosalina, Wafid Muharram, Muhammad Nazarudin, El Idris) sudah dihukum dalam kasus yang sama yaitu suap dan korupsi di Proyek Hambalang.
2.Kasus ini juga menjerat tersangka ‘kelas kakap’ yakni bekas Sekretaris Jenderal Partai Demokrat sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alifian Mallarangeng.
3.BPK menemukan negara merugi lebih dari Rp 240 miliar dalam kasus ini. “Itu sudah korupsi yang tak bisa dibantah.”
4.BPK menemukan penetapan anggaran proyek ini juga melanggar prosedur. “Pelanggaran hukum sudah ada.”
5.Tanah di Hambalang dibebaskan melawan hukum karena melibatkan partai politik. “Itu proyek negara tapi yang mengurus partai.”
NUR ALFIYAH