KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Pelat Nomor Ganjil-Genap Berlaku Maret 2013

Posted by KabarNet pada 07/12/2012

Jakarta – KabarNet: Hidup di ibukota semakin tak nyaman. Dalam kesehariannya warga kota Jakarta dibelit masalah kemacetan dan banjir. Memang tak ada yang melarang warga DKI memilki kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil, namun tidak bisa bebas semau hati untuk mengendarainya. Lantaran untuk mengatasi kemacetan di ibukota. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) akan menerapkan peraturan baru terkait waktu operasional kendaraan berpelat nomor polisi ganjil-genap pada Maret 2013.

“Akan kita lakukan genap-ganjil,” kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (6/12/2012).

Menurutnya, kebijakan ini harus dilakukan karena volume pertambahan kendaraan bermotor di Jakarta mencapai 1.400 motor dan 450 mobil per hari.

“Kalau kita tidak punya sebuah kebijakan yang radikal, berani seperti itu, ya tidak akan selesai-selesai,” tandas Jokowi.

Manakala kebijakan ini diterapkan, maka kendaraan bermotor hanya diperbolehkan masuk Jakarta secara bergantian. Yaitu berdasarkan nomor terakhir pada nomor polisi kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor.

Untuk mengantisipasi kebutuhan transportasi masyarakat terkait dampak kebijakan tersebut, Jokowi sudah menyiapkan transportasi massal. Antara lain, menambah 800 angkutan umum dan 1000 Kopaja.

“Aturan ini akan mendorong migrasi masyarakat dari mobil pribadi ke angkutan,” cetus Jokowi.

Untuk pengawasan, Jokowi meminta polisi memberikan penanda pada kendaraan bermotor yang memiliki angka terakhir ganjil dan genap.

Kawasan wajib untuk kebijakan ini belum diputuskan, namun Jokowi menyatakan kebijakan ini berlaku pada interval waktu pukul 06.00-20.00 WIB.

Kebijakan baru ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan di DKI Jakarta sampai 50 persen. Namun dari wawancara wartawan dengan masyarakat umum yang dimintai pendapat, lebih banyak yang meragukan efektifitas dari aturan baru ini.

Sebagian besar masyarakat berpendapat, aturan baru ini justru akan membuka peluang baru terjadinya pelanggaran. Misalnya, seseorang bisa saja memiliki 2 pelat nomor (yang satu palsu). Disamping itu, masyarakat yang mampu secara finansial akan terdorong untuk memiliki 2 kendaraan bermotor dengan pelat nomor ganjil dan genap. Hal ini juga membuka peluang kongkalikong dengan oknum di kepolisian untuk memperoleh pelat nomor yang diinginkan, ganjil ataupun genap.

Sebagian masyarakat ada juga yang berpendapat, seharusnya, lebih efektif kalau pemerintah mengeluarkan peraturan yang membatasi pertambahan jumlah mobil dan sepeda motor baru, disamping juga menambah jumlah angkutan umum yang murah dan nyaman. Karena volume pertambahan kendaraan bermotor di Jakarta yang mencapai 1.400 motor dan 450 mobil per hari betul-betul akan mengakibatkan Jakarta makin hari semakin lumpuh, menuju ke suatu titik dimana suatu hari nanti Jakarta akan… “mati total”[KbrNet/adl]

9 Tanggapan to “Pelat Nomor Ganjil-Genap Berlaku Maret 2013”

  1. romeo berkata

    jakarta… Yang sakit kepalanya yang dipijat dengkulnya

  2. Sang Kata berkata

    Akan diterapkan di Jakarta, teknologi jalan berjalan. Kendaraan tdk diperlukan lagi

  3. juhaiman berkata

    Yaa kebijakan yang tidak cerdas …. cenderung pada panik ..
    Harga mobil city car , mobil bekas dan kreativitas orang jakarta …akan melibas kebijakan ini ..
    Orang akan mencari second car yang berharga murah ( mobkas ) yg harganya 30 40 jutaan.
    Selesai sudah ….bisa putar putar jakarta setiap hari …kwakkk kwekkk kwakkk ………..

  4. aaaahh payah jokowi-ahok
    gebrakannya untuk mengurangi kemacetan pake jurus lama
    kalo plat ganjil-genap itu mah gampang di akalin
    cukup bikin plat nomor genap ato ganjil
    misalnya kalo mobil punya nomor B 1234 ABC, trus yg punya mobil bikin aja plat nomor yg palsunya B 1235 ABC
    kalo hari senen-rabu-jum’at harus pake yg B 1234 ABC
    maka hari selasa-kamis-sabtu tinggal pake yg B 1235 ABC
    gampang toh
    trus STNK-nya gimana?
    bikin aja yg palsu, kan banyak tuh printer komputer
    hasil cetakannya mirip seperti aslinya

    kalo ada razia gimana?
    kan yg dilihat cuma SIM A dan STNK
    SIM A sendiri juga bisa dipalsukan, gampang banget
    trus nomor mesin, dan nomor sasis kan gak diperiksa secara teliti
    kalo diperiksa, cukup samain dg yg tertera di STNK
    beres dak
    dan gak mungkin sampe men-cek keasliannya STNK dg nomor mesin dan sasis dr database korlantas
    gak mungkin
    ribet

    ini gak bakalan menyelesaikan masalah
    gampang diakalin
    orang Indonesia banyak akalnya, untuk urusan kayak gini

  5. adi berkata

    minimal rata2x di jakarta punya 2 motor di setiap rumahnye….. apalagi yang punya 2 mobil atau lebih… biasanya buat antar anak sekolah, papa kerja ke kantor, mama pergi ke mall.

    Kebijakan ini bagus juga diterapkan, bisa mengurangi kemacetan di jakarta. nyang punya motor 2 & yang punya kendaraan lebih….. tetep aja yang dikendarai cuma 1 hehehehe…

    Good…good… good…. ane dukung nih program….hehehe

  6. Franiksoft berkata

    Ane dukung aje, untuk jakarta maju…

    http://franiksoft.wordpress.com/software-klinik/
    http://franiksoft.com/index.php/products/software-klinik

  7. ini kan masih sebatas rencana…tapi kok emang kayaknya banyak kerugiannya, gampang diakali..

  8. Tan Panama berkata

    menghindari macet, gampang. PNS kerja siang. Lainnya kerja malam.

  9. fakhry berkata

    Perlu di coba setelah itu dilihat dampaknya, tapi yang pasti memang pembatasan kendaraan memang sangat diperlukan

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: