SBY Akui Kabinet Tidak Kompak
Posted by KabarNet pada 30/11/2012
Jakarta – KabarNet: Menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II mulai terlihat tak kompak membantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini diakui sendiri oleh presiden.
Dalam pembukaan sidang kabinet paripurna, Rabu (28/11/2012), SBY mengungkapkan adanya menteri yang menjalankan agenda pribadi, di luar rencana kerja pemerintah (RKP) dan di luar kebijakan yang dibuatnya. Namun, seperti biasanya, SBY tidak secara tegas menunjukkan arah ucapannya itu ditujukan kepada menteri siapa saja.
Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha menjelaskan, presiden menginginkan seluruh pembantunya bekerja sesuai dengan RKP dan kebijakan yang dibuatnya.
“Konteksnya, presiden mengingatkan agar para menteri KIB II tetap pada komitmennya dalam menjalankan tugas di pemerintahan hingga masa bakti 2014,” jelas Julian, di Jakarta, Rabu (28/11/2012).
“Bila ada tugas/agenda lain dari menteri yang berasal dari partai politik maupun non-partisan dalam kabinet, presiden melihat sebagai hal wajar dalam politik. Namun agenda politik tidak harus diprioritaskan bila ada hal lain yang lebih besar, yakni kepentingan nasional yang ditujukan untuk rakyat,” tambah Julian.
Menjelang Pemilu 2014, partai politik mulai bergegas menjalankan agenda partai untuk pemenangan pemilu. Namun presiden mengharapkan para pembantunya yang berasal dari partai politik berbeda-beda, tetap harus memprioritaskan kepentingan negara.
“Etika politiknya my loyalty to my party ends when my loyalty to my country begins. Dan RKP wajib dijalankan sebagai bagian dari amanah tugas dan tanggungjawab. Kesuksesan pemerintahan bukan kesuksesan Presiden SBY semata namun kesukesaan kabinet bersama rakyat Indonesia,” tambah Julian menjelaskan.
Dengan kondisi seperti itu, tidak etis jika ada menteri yang justru mengedepankan kepentingan partai saja.
“Berhubung masih bersama dalam kabinet KIB II, etisnya tidak perlu ada agenda sendiri di luar kebijakan presiden. Hal itu yang diingatkan presiden kepada semua anggota KIB II,” tandas Julian. [KbrNet/Inilah.com/adl]







































Paulus nabi palsu berkata
@ Saudara Muslim
Allaahu Akbar, Alhamdulillaah, akhirnya PBB mengakui bangsa Palestina sebagai negara yg merdeka dan berdaulat.
Sang Kata berkata
Jadi menteri karena parpol, wajar kalau lebih cinta parpol daripada cinta negara.
wido berkata
DAN SELAMA PEMIMPIN-PEMIMPIN MEREKA TIDAK MENGHUKUMI DENGAN KITAB ALLOH DAN MEMILIH DARI APA YANG ALLOH TURUNKAN KECUALI ALLOH JADIKAN PERMUSUHAN KUAT DIANTARA MEREKA (HR Ibnu Majah)
widoahlisogok berkata
pelajari dan telusuri benar-benar sistim demokrasi,maka emgkau akan menemukan bahwa didalamnya terkandung sumber-sumber kepalsuan,kerapuhan,permusuhan dan kehancuran yang mutlak dan telak
widoasli berkata
ojo ngawe jenengku to!!!engko dikiro aku tenan lo…kik kik kik