Kalah Perang, PM Israel Didesak Mundur
Posted by KabarNet pada 23/11/2012
Tel Aviv – KabarNet: Dua anggota parlemen rezim Zionis Israel (Knesset) menilai persetujuan pemerintah Israel untuk gencatan senjata sama saja artinya dengan mengibarkan bendera putih (menyerah) di hadapan Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas).
Keduanya menuntut Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu segera menyerahkan surat pengunduran dirinya.
Far News Agency, Kamis (22/11/2012), melaporkan Michael Ben Ari dan Arie Eldad mereaksi keras keputusan pemerintah Netanyahu yang menandatangani kesepakatan dengan Hamas untuk gencatan senjata. Kedua anggota Knesset Israel itu menyatakan gencatan senjata artinya sama dengan mengibarkan bendera putih di hadapan Hamas.
Selain tidak memberi ijin kepada militer Israel untuk menghancurkan Hamas, kata mereka, pemerintah Netanyahu juga terpaksa harus keluar dari perang Gaza dengan sangat terhina.
Israel keluar tanpa meraih satu pun tujuannya dalam operasi militer. Hamas tetap menguasai Gaza, kekuatan militer Hamas pun tak berkurang. Bahkan gara-gara perang ini Hamas justru berhasil meraih simpati dunia internasional. Sedangkan hasil perang yang diperoleh Israel hanyalah jatuhnya korban rakyat sipil wanita, orang tua, dan anak-anak, serta hancurnya rumah-rumah penduduk, yang kesemuanya itu secara politik dan militer tidak bernilai sedikitpun dibanding besarnya biaya sebuah operasi militer yang menghabiskan miliaran dollar.
Ben Ari dan Eldad menekankan bahwa Netanyahu harus segera mundur dari kursi perdana menteri. [KbrNet/Reuters/FarNews/ROL/adl]
Entri ini dituliskan pada 23/11/2012 pada 21:19 dan disimpan dalam Dunia, Kabar Umat. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































Anonymous berkata
ALLAH dan seluruh ummat dunia akan mengutuk israel….
Maria Sitompoel berkata
Lambat dan cepat Janji Allah SWT pasti datang, Israel akan hancur.