Ribuan Warga Gaza Rayakan Kemenangan
Posted by KabarNet pada 22/11/2012
Palestina – KabarNet: Setelah delapan hari Zionis-Israel melakukan agresi militer ke Gaza, dan kekerasan di sepanjang perbatasan Israel dengan Gaza serta mengakibatkan tewasnya 158 orang dan 1.200 warga Palestina cedera.
Kini ribuan warga Palestina di Jalur Gaza turun ke jalan, Rabu malam (21/11/2012), untuk merayakan gencatan senjata yang diklaim sebagai kemenangan atas militer Zionis-Israel.
Warga Gaza yang turun ke jalan, menembakkan senjata mereka ke udara sembari memekikkan takbir dan menembakkan senjata mereka berulang-ulang ke udara, sebagai tanda kemenangan mereka melawan Zionis. “Kami mengucapkan selamat kepada rakyat kami dan perlawanan kami karena mencapai kesepakatan gencatan senjata yang mengakhiri agresi Israel,” kata Ahmed Bahar, pemimpin senior HAMAS di Jalur Gaza, dalam pernyataan pers yang dikirim lewat surel kepada wartawan seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Menteri Luar Negeri Mesir Mohamed Kaml Amr dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hallary R.Clinton, mengumumkan ganjatan senjata dalam konferensi pers bersama di Kairo. Kesepakatan gencatan senjata itu, yang diperantarai Mesir, berlaku mulai pukul 21.00 waktu setempat (Kamis, 02.00 WIB). “Tiba waktunya untuk pulang, saya akan menemui keluarga saya,” kata seorang pengemudi ambulans di tengah kerumunan mobil dan orang yang menari di jalan.
Perjanjian menyerukan kepada Israel agar menghentikan semua tindakan agresi di Gaza, termasuk penyusupan dan penargetan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh Hamas, ungkap EGYNews kantor berita Mesir.
ISNA melaporkan, Gerakan Muqawama Islam Palestina Hamas juga menyebut hari ini sebagai hari kemenangan bangsa Palestina dalam perang Gaza dan hari istimewa yang harus dirayakan. Juru bicara Hamas, Ihab al-Ghasin, mengimbau warga untuk merayakan hari ini dan menjenguk keluarga para syuhada dan korban luka-luka. Selain itu dia juga menekankan pengokohan persatuan dan solidaritas.
Sementara itu, Pemimpin kelompok gerilyawan Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrallah, mengatakan kemenangan Palestina di Jalur Gaza alamiah dan dapat ditebak. Ia mengatakan itu merujuk kesepakatan gencatan senjata yang dicapai oleh Israel dan Hamas. “Pengumuman gencatan senjata antara Israel dan Jalur Gaza adalah akhir bagi agresi Israel dan kemenangan bagi intifada (perlawanan) Palestina”… “Kita mesti belajar dari pengalaman sangat besar ini untuk mengambil manfaat darinya dan meningkatkan kekuatan kita”, kata Nasrallah dalam pidato yang ditayangkan televisi, Rabu (21/11).
Tahun 2008 Zionis-Israel telah melakukan agresi militer ke Gaza, dan mengalami kegagalan total, dan kemudian Januari 2009, mengumumkan gencatan senjata secara sepihak di tengah malam oleh Perdana Menteri Ehud Olmert.
Zionis-Israel ternyata tidak bernyali melakukan perang darat melawan Hamas. Zionis-Israel hanya berani menggunakan halikopter dan pesawat tempurnya menghantam Gaza. Ini membuktikan bahwa Zionis-Israel pengecut. Tidak berani melakukan perang darat.
Sebelumnya Presiden Mesir, Muhammad Mursi, mendapat tekanan dari Washington, Presiden Barack Obama, yang menelponnya sampai tiga kali, dan mengharapkan kemurahan hati Mursi agar menghentikan gempuran Hamas terhadap Zionis-Israel.
Pertempuran hebat itu pecah sejak terbunuhnya pemimpin Ezzuddin El Qassam, sayap militer Hamas, Ahmad Al Jabaari pada Rabu lalu. Zionis-Israel meluncurkan serangan pertama pada 14 November, sejak itu, terjadi saling serang antara kedua belah pihak. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Hamas Ashraf Al-Qedra mengatakan, jumlah korban jiwa akibat agresi militer Israel sebanyak 158 orang, 1.200 lagi warga Palestina cedera. Korban cedera sebagian besar warga sipil, baik anak-anak, perempuan maupun orang lanjut usia. Dalam konflik itu hanya lima orang Yahudi tewas. [KbrNet/Slm]
Entri ini dituliskan pada 22/11/2012 pada 15:28 dan disimpan dalam Dunia, Kabar Umat, Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































Paulus nabi palsu berkata
Allahu Akbar… Sesungguhnya jika pertolongan Allah sudah datang tidak akan ada satu kekuatan pun yg dapat menghentikanya.
Selamat, khusus kepada Para mujahidin dan Hamas, serta pendukung2x palestina, Iran, hizbullah, Mesir serta kaum Muslimin yg setia kepada Islam bukan para muslim munafik yg rela menjadi jongosnya Amerika.
acep sopyan berkata
ALLOHU AKBAR selamat bagi para pejuang dan kaum muslimin palestina,semoga kemenangan senantiasa menyertainya