KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Kini Saatnya, Kita Menuju NKRI Bersyariah !

Posted by KabarNet pada 08/11/2012

Hasil Survei LSI yang menyimpulkan Partai Islam dan partai berbasis massa Islam bakal tergusur semua dari parlemen dalam pemilu 2014 memang pahit. Lebih-lebih ditambah lecehan sinis budayawan Ridwan Saidi terhadap partai Islam dan ketidakmampuan salah seorang aktivis Partai Islam menangkis dan membalas serangan Ridwan yang mantan politisi “kutu loncat” itu dalam suatu talkshow di TV.

Namun sembari jengkel membaca hasil “mainan” lembaga survey yang terbukti keliru memprediksi Foke dalam pilkada DKI kemarin maupun berbagai komentar miring yang ingin mengubur parpol Islam, kadang-kadang kita bisa memahami kenapa orang melecehkan Parpol Islam.

Haji Chep Hernawan, Ketua DPP Gerakan reformis Islam (GARIS) yang selama ini concern pada perjuangan melawan Ahmadiyah dan aliran sesat lainnya di Jawa Barat serta membendung Kristenisasi baru-baru ini mengeluhkan perilaku kader Parpol Islam yang begitu dapat kekuasaan yang ironisnya justru meresmikan “Adu Domba” di Cianjur. “Khan kita dilarang memasyarakatkan adu domba dan mengadudomba masyarakat!” ungkap Heji Chep kepada Suara Islam yang bertandang ke rumahnya di kota Cianjur minggu lalu.

Ada kisah menarik dari Bogor. Seorang anggota DPRD Kota Bogor, Ibu Khodijah namanya, dengan LSM kesehatan yang para aktivisnya nongkrong di rumah-rumah sakit, memberikan bantuan pengurusan Jamkesmas kepada kaum miskin sehingga mereka terlayani jaminan kesehatannya dengan baik tanpa hambatan birokrasi. Mereka memberikan layanan kepada masyarakat secara gratis. Dari mana dananya? “Khan sudah ada dana pemerintah?” demikian tegas anggota Bu Khodijah kepada koresponden Suara Islam di Bogor. Bu Khodijah sangat beken di kalangan bawah yang butuh layanan kesehatan gratis. Sayang Bu Khodijah ini bukan kader Parpol Islam. Kader Parpol Islam pada kemana?

Apakah Parpol Islam sudah tanpa harapan? Tidak ada putus asa dalam kamus orang-orang mukmin. Maksud firman Allah Ta’ala: “Hai anak-anakku, Pergilah kamu, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (Yusuf: 87).

Dan jangan ada kata ‘minder’ dalam diri umat Islam, ormas Islam, parpol Islam, kalau mereka benar-benar yakin bahwa Islam adalah jalan hidup yang benar, syariat Islam adalah satu-satunya solusi permasalahan bangsa. Maksud firman Allah Ta’ala: “(Al Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa… janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”. (Ali Imran: 138-139).

Parpol Islam harapan umat yang bagaimana?
Alhamdulillah, sejumlah partai Islam dan berbasis massa Islam, seperti PKB, PBB, PAN, PKS dan PPP oleh KPU dinyatakan lolos verifikasi administrasi untuk pemilu 2014. Parpol Islam harus segera berbenah dan mengambil langkah strategis dan taktis untuk mengambil kepercayaan umat.

Untuk dapatkan kepercayaan umat dan menjadi mesin politik Islam yang handal, Sekjen FUI KH Muhammad al Khaththath menyarankan agar partai-partai Islam (PKS, PPP, dan PBB) maupun berbasis massa Islam (PKB dan PAN) memperhatikan hal-hal asasi yakni 1) menetapkan tujuan partai yang terdefinisi dengan jelas; 2) menetapkan metode mencapai tujuan partai; 3) membangun kader partai yang militan; dan 4) menggalang dukungan umat untuk bersama-sama parpol merealisasikan tujuan parpol.

Terkait poin pertama, parpol Islam menetapkan pemikiran Islam (fikrah islamiyyah) yang menentukan tujuan serta menjadi asas untuk menyatukan masyarakat dengan parpol Islam. Dalam hal ini perlu penetapan asas dan tujuan parpol Islam yang terdefinisi dengan jelas, misalnya asas Parpol Islam adalah aqidah Lailaha Illallah Muhammad Rasulullah. Tujuannya adalah mewujudkan syariat Islam sebagai hukum yang formal konstitusional di NKRI yang berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, LAILAHAILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ALA KULLI SYAIIN QADIR.

Pemikiran yang diemban dan diperjuangkan oleh Parpol Islam jelas, yakni seluruh pemikiran hukum Islam dalam kehidupan bernegara, yakni ideology, politik, ekonomi, sosial, hukum, budaya, pertahanan, dan keamanan. Dalam menetapkan pemikiran Islam (fikrah Islamiyyah) yang diperjuangkan, parpol Islam tidak boleh kompromi dengan pemikiran lain. Dengan demikian pemikiran parpol Islam bisa dibedakan dengan ide-ide parpol sekuler yang menolak berlakunya syariat Islam dalam kehidupan bernegara di NKRI.

Terkait poin kedua, parpol Islam menyusun cara-cara (thariqah) perjuangan parpol Islam ideologis untuk meraih tujuannya. Parpol Islam tidak perlu minder dan terpengaruh oleh kesimpulan survey kaum sekuler yang punya misi agar Parpol Islam melepaskan karakter ideologisnya. Parpol Islam harus istiqomah dalam garis perjuangan sebagai parpol yang setia dengan aqidah dan syariat Islam. Parpol Islam harus memiliki pemimpin partai yang faham betul tentang aqidah dan syariat Islam dan implementasinya dalam kehidupan sehingga mampu menjawab segala permasalahan bangsa dengan sudut pandang Islam, mampu melakukan konfrontasi pemikiran dengan ide-ide sekuler yang bertentangan dengan Islam, mampu melakukan kritik terhadap kebijakan rezim sekuler yang bertentangan dengan syariat Islam atau tidak berpihak kepada kemaslahatan umat, serta memberikan solusi Islami sebagai alternative kebijakan. Pemimpin yang mampu menarik simpati umat dan membawa umat kepada jalan bahagia dunia akhirat. Bisa saja parpol Islam melakukan Muktamar Luar biasa (MLB) untuk menunjuk pemimpin yang memiliki persyaratan di atas.

Terkait poin ketiga, parpol Islam harus memproduksi para kader militant. Para kader parpol Islam harus memiliki pemahaman Islam yang baik, punya keyakinan akan kebenaran aqidah dan hukum syariat Islam dalam berbagai aspek kehidupan sebagai solusi, serta memiliki tekad baja dalam perjuangan mewujudkan syariat Islam agar menjadi hukum yang diterapkan secara formal konstitusional di NKRI. Pelatihan-pelatihan untuk para kader dengan materi aqidah, syariah dalam bidang ipoleksobudhankam, dan sirah perjuangan Rasulullah saw. dan para sahabat Nabi saw. perlu dibuat secara regular dan kontinyu. Para kader militant ini sangat penting dalam menyampaikan ide-ide Islam partai kepada umat serta melakukan penggalangan dukungan dan loyalitas umat untuk meraih tujuan mewujudkan syariah sebagai hukum formal dan konstitusional di NKRI.

Terkait poin keempat, parpol Islam harus membuat strategi dan program aksi meraih dukungan umat Islam bahkan mensenyawakan pikiran dan perasaan umat Islam dengan ide-ide dan tujuan tegaknya NKRI Bersyariah. Program Aksi meliputi penyadaran umat Islam akan bahaya ide-ide dan peraturan perundangan sekuler yang selama ini telah menyengsarakan kehidupan umat, perlunya diundangkannya syariah sebagai perundangan yang formal dan konstitusional, dan perlunya presiden NKRI yang mendekritkan berlakunya NKRI Bersyariah. Umat yang sadar dikonsolidasikan dalam basis-basis pemikiran dan politik umat sehingga umat siap dan setia berjuang bersama parpol Islam mewujudkan tujuan di atas. Insyaallah penguasa sekuler mau tidak mau harus menyerahkan kekuasaan mereka kepada pemimpin Islam pada pemilu 2014.

Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab yakin Parpol Islam akan dapat dukungan umat dan menang dalam Pemilu 2014 jika bersatu dalam satu Partai Islam saja. Semua Ormas Islam wajib mendukung dan memenangkannya. Partai Islam wajib tampil sebagai Partai Islam sejati. Caranya, sampaikan saja kepada umat Islam secara terbuka bahwa jika Partai Islam berkuasa, maka semua Aliran Sesat dilarang, koruptor dihukum potong tangan hingga hukum mati, narkoba dihukum berat, pabrik Miras ditutup, perjudian dilarang, pelacuran dibasmi, semua maksiat disikat, semua kejahatan ditindak tegas. Lalu riba dihapus sehingga semua Bank, Asuransi, Kredit dan aneka perdagangan wajib bebas riba.

Pendidikan dan Kesehatan gratis untuk rakyat tidak mampu. Subsidi buat rakyat tetap dipertahankan. Lapangan kerja di dalam negeri dibuka seluas-luasnya. Potensi anak bangsa diutamakan. Perusahaan asing atau pribadi yang menyangkut kebutuhan vital rakyat wajib dinasionalisasika serta hapus utang luar negeri.

Khusus wanita, berikan perlindungan khusus. Bagi muslimah wajib berjilbab, bagi non muslimah harus sopan. Sekolah khusus wanita sejak SD hingga Universitas agar terhindar dari pergaulan bebas. Angkutan Umum khusus wanita agar tidak terjadi pelecehan. Berikan wanita pekerja Cuti Haidh, Hamil dan Nifas. Lindungi wanita dari KDRT, jaga hak berkarir mereka. Pelayanan khusus gratis untuk wanita hamil agar melahirkan dengan selamat.

Juga Partai Islam jangan ragu mencalonkan Presiden yang Pro Syariat Islam, baik partisan mau pun non partisan.Intinya, jika Partai Islam menang maka Syariat Islam harus tegak secara Kaffah. Kini saatnya, kita menuju NKRI Bersyariah !

Pimpinan perguruan As Syafiiyyah KH. Abdul Rasyid AS siap mendukung bila parpol Islam mencalonkan presiden syariah. Bisa dimulai dengan menjaring 10 nama calon presiden syariah sebagai presiden NKRI alternative. Tampung seluruh pandangan para ulama, habaib, zuama, dan aktivis Islam untuk mengerucutkan capres syariah untuk mewujudkan NKRI Bersyariah.

Kesimpulannya, jangan dukung parpol Islam, kecuali memenuhi hal-hal yang sudah diajukan ketiga tokoh umat di atas. Wallahua’lam Bissahawab!

Source: Suara Islam

5 Tanggapan to “Kini Saatnya, Kita Menuju NKRI Bersyariah !”

  1. Subhanallah.
    Semoga niat Suci kita ini dapat terealisasi dg izin Allah SWT.
    Amin amin yaa Rabbal alamin.

    @_@
    AYO KITA BERDAKWAH MENJADI UMAT TERBAIK!

    Orang” Mukmin(Islam) itu adalah umat TERBAIK disisi Allah SWT.

    Allah SWT berfirman:

    Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (Ali Imran:110)

    HAI ORANG-ORANG MUKMIN, JIKA KAMU MENOLONG (AGAMA) ALLAH, NISCAYA DIA AKAN MENOLONGMU DAN MENEGUHKAN KEDUDUKANMU. (QS: MUHAMMAD:7)

    BISNIS YANG TAK PERNAH RUGI.

    Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih? (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui. Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dan (memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di dalam jannah ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.
    (QS: ASHAAF 10-12)

  2. Tan Panama berkata

    Megawati binti Soekarno tidak tahu malu.

    Saat terima gelar Pahlawan Nasional buat Proklamator, Soekarno dan Hatta, Megawati yang terpaksa datang hanya berucap : “Harusnya sudah dari dulu!”.

    Megawati tidak pandai bersyukur kepada-Nya, apalagi berterima kasih kepada pemerintah.

    Untungnya, Megawati hanya anak yuridis dan biologis Soekarno, bukan anak idiologis !!!

    Makanya …..

  3. Sang Kata berkata

    Apa yang Kau Cari Parpol Islam?

    Lomba Korupsi

    Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab), Dipo Alam, merilis data yang menampilkan peringkat pejabat negara dan angota DPR terkorup berdasarkan latar belakang partai politik induknya. Dari data yang dirilis Menseskab terungkap bahwa kepala daerah/wakil kepala daerah dan anggota DPR dari kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menduduki Peringkat Empat (17 orang atau 3,97%) tertinggi keterlibatannya dalam berbagai kasus dugaan korupsi dan tindak pidana umum. PPP tidak menampik kebenaran data itu, namun justru akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi internal (KabarNet, 30/09/2012).

    PPP sebagai pemain lama (5 Januari 1973) di panggung politik, tertempa dalam kawah Candradimuka di zaman Orba. “Prestasi” PPP diraih malah pada saat era Reformasi, ketika Ketua Umum DPP PPP, H. Hamzah Haz (hasil Muktamar IV 1998 dan Muktamar V 2003) dilantik jadi wakil presiden RI di tengah periode 1999-2004, tepatnya 23 Juli 2001-20 Oktober 2004.

    Regenerasi Bangsa

    PPP mungkin telah menciptakan kemampuan kompetitifnya, sekaligus menjaga daya kompetitifnya sehingga berkesinambungan antar periode pemilu, antar generasi, antar pemeritahan, alias bertahan lama. Keunggulan kompetitif adalah mewariskan muatan politik kepada generasi selanjutnya. Warisan politik diutamakan berbentuk kecerdasan politik yang bermanfaat untuk dirinya sendiri (walau hanya sekedar sebagai simpatisan), masyarakat dalam arti luas ataupun internal parpol.

    PPP mempunyai tanggung jawab dan beban moral dalam mengaktualisasikan instrument demokratisasi yang diterjemahkan menjadi pendidikan politik. Warisan politik parpol Islam tidak sekedar parpol bebas korupsi, atau tindak pidana lainnya, wajib difahami dan disemangati sebagai sebuah Amanah Regenerasi. Amanah Regenerasi berangkat dari makna :

    “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” (QS An-Nisaa’ : 9)

    Kinerja dan kiprah parpol Islam tidak sekedar diukur dalam perolehan jatah kursi di legislatif, eksekutif dan yudikatif; banyaknya pengurus sampai tingkat kecamatan atau masuk kategori parpol bebas korupsi, tetapi lebih diukur pada peningkatan rakyat sejahtera.

    Alergi Politik

    Sistem politik melalui pesta demokrasi, kiat menjadi kutu loncat antar parpol, mendirikan parpol sebagai ikhtiar formal bagaimana merebut, mempertahankan dan sekaligus melanggengkan kekuasaan. Lima tahun ke depan, nasib rakyat seolah sudah tergadaikan. Kalkulasi politis menjadikan kehidupan berpemerintahan, berbangsa dan bernegara sudah dikapling secara sistematis. Siapa jadi apa, siapa dapat apa sebagai pertimbangan utama dalam pembagian kekuasaan.

    Syahwat politik diekspose media massa menjadikan rakyat apatis, alergi, dan antipati terhadap gerakan politik para wakil rakyat., atau para kader parpol pada umumnya. Wakil rakyat lebih dahulu mensejahterakan dirinya, baru urusan rakyat diurus nanti-nanti.. Oknum anak bangsa menggunakan kendaraan politik untuk mencari kekuasaan, kekayaan dan kekuatan.

    Ritual Politik

    Musuh dalam selimut atau tantangan nyata di depan mata parpol Islam hanya satu, yaitu ketika ulama atau tokoh umat Islam tidak mengurus umatnya, malah merecoki urusan negara. Urusan negara sebagai fungsi politik, halal dan haram menjadi satu, hak dan batil berjalan beriringan.

    Parpol Islam bisa memiliki misi strategis, melaksanakan agama Islam secara kontekstual dalam format politik, menjalankan amanah politis dengan fokus rakyat sejahtera. Secara internal, perlu adanya pendidikan politik sebagai syarat sebagai kader.

  4. Jacobus berkata

    kalo gitu Indonesia mo kyk Pakistan ya ? waduh kasian bangsa ini, agama koq dijadiin hukum negara. perlahan pasti hancur kyk pakistan. jgn loe bandingin ama negara di GULF. Mrk sih kyk minyak, jadi nda ngaruh.

  5. MUH JIBRIL berkata

    INDONESIA PASTI AKAN JADI SEPERTI ; AFGAN PAKISTAN UGANDA SUDAN NIGERIA LEBANON IRAK LIBYA PALESTINA SURIAH BANGLADES SOMALIA . HANCUR LEBUR TIAP HARI BOM MELDAK.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: