KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

A Hok Dielu-elukan Warga Tionghoa di Festival China Town

Posted by KabarNet pada 22/10/2012

Jakarta – KabarNet: Wakil Gubenur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, atau yang akrab disapa dengan nama panggilan A Hok, disambut dan dielu-elukan oleh warga Tionghoa dalam Festival China Town ke-6 di Kawasan Pecinan, Glodok, Tambora, Jakarta Barat. Masyarakat Tionghoa berduyun-duyun menghadiri upacara peringatan kelahiran Dewa Fat Cu Kung atau yang dalam budaya Tionghoa dan agama Khonghucu dikenal sebagai dewa pembawa rezeki itu.

Perayaan tersebut rupanya juga dimanfaatkan warga Tionghoa untuk mengundang dan sekaligus mengenal lebih dekat sosok A Hok yang baru saja memenangkan Pilkada DKI Jakarta sebagai Wakil Gubernur mendampingi Joko Widodo (Jokowi).

Gang selebar kurang lebih 2 meter di Petak Sembilan, Glodok, pun meriah oleh segala atribut berwarna merah, lengkap dengan atribut berwarna keemasan serta bunga-bunga. Menurut kepala kelenteng, Tjia Boen Kiat, atau yang akrab dipanggil Akiat, acara ini dilaksanakan tidak setiap tahun. “Tidak setiap tahun kami adakan acara ini, hanya jika dewa berkehendak,” katanya seperti dikutip oleh Tempo, Ahad (21/10/2012).

Akiat mengatakan, ritual dan komunikasi dengan dewa dilakukan dengan cara berdoa. Setelah itu, dua bilah kayu dilemparkan dan dilihat posisinya saat jatuh, apakah arahnya sejajar atau tidak. “Kalau sejajar berarti dewa tidak ingin menampakkan diri, dan dalam beberapa waktu terakhir kayunya tidak sejajar, yang artinya dewa ingin menampakkan diri,” katanya.

Dewa lain juga harus diundang ke pesta tersebut, tapi diwakili patung dari tiap kelenteng yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan. “Ritualnya sama seperti kayu tadi, jika mau hadir baru patungnya dibawa,” ujar Akiat.

Tercatat 83 perwakilan dewa dari sejumlah kelenteng hadir dalam festival tersebut. Mayoritas yang ikut festival berasal dari Jakarta dan Tangerang. Bahkan, ada juga yang datang dari kelenteng di Manado dan Kalimantan. “Ada juga dari Kodam 15 TNI Semarang yang turut serta memeriahkan,” kata Anton Sugiyadi mewakili rekan-rekannya dari panitia penyelenggara.

Festival tahunan kali ini pun terasa lebih meriah dengan kehadiran Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Kebetulan, Basuki yang akrab dipanggil A Hok merupakan keturunan Tionghoa. Sambutan meriah pun dialamatkan kepada A Hok begitu ia tiba di lokasi.

Aksi saling dorong oleh warga yang berebut melihat wakil gubernur baru itu tak terhindarkan. Warga ingin bersalaman langsung dengan A Hok. “Saya ingin salaman dan melihat langsung, karena selama ini cuma bisa lihat dari televisi,” kata Aceng, 41 tahun, yang tinggal di kawasan Glodok, Jakarta Barat.

A Hok sumringah mendapatkan sambutan meriah di acara tersebut. Dia tetap sabar menyalami satu per satu warga Tionghoa yang telah menjulurkan tangannya. “Saya datang mewakili Gubernur yang berhalangan hadir, dan kami dari pemerintah menyambut baik acara tersebut,” katanya membuka acara.

Pemerintah, kata A Hok, siap membantu pendanaan pelaksanaan festival itu. “Pada prinsipnya kami siap membantu, asalkan ada badan hukumnya saja untuk menerima bantuan setahun sekali,” katanya.

Bantuan itu, tambah A Hok, lantaran festival China Town ini pernah batal dilaksanakan tahun 2010 silam karena minimnya anggaran. A Hok yang tiba sekitar pukul 12.30 WIB segera melepas arak-arakan yang akan melintasi kawasan Glodok, Hayam Wuruk, dan Mangga Besar. Usai melepas arak-arakan, warga terus berebut salaman dengan A Hok. Tak sedikit juga yang ingin berfoto bersamanya.

“Saya tadinya cuma ingin lihat langsung, tapi ternyata Pak Basuki malah mau berfoto bersama,” kata Willy, 51 tahun, yang harus duduk di kursi roda karena menderita penyakit. Wajahnya sumringah karena bisa berfoto bersama A Hok sang Wakil Gubernur.

Arak-arakan sepanjang 10 kilometer itu menimbulkan kemacetan cukup panjang. Arus lalu lintas dari arah Harmoni menuju Kota Tua macet parah. Hal itu disebabkan banyaknya pengendara motor yang berhenti dan pengendara mobil yang melambatkan kendaraannya untuk melihat festival unik tersebut.

Berikut ini beberapa foto yang menggambarkan betapa meriahnya Festival China Town yang diselenggarakan di Jakarta, Ahad 21 Oktober 2012:




Baca juga Berkat A Hok, Pecinan Jadi Tujuan Wisata Jakarta

[KbrNet/adl]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: