KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

FPI Berhasil Pereteli Wewenang A Hok

Posted by KabarNet pada 20/10/2012

Jakarta – KabarNet: Tuntutan Front Pembela Islam (FPI) yang mendesak agar wewenang Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (A Hok) yang non-muslim atas sejumlah lembaga keislaman dipereteli akhirnya berhasil. Unjuk rasa yang dilakukan oleh DPD FPI Wilayah DKI Jakarta baru-baru ini ternyata direspon positif oleh Gubernur DKI Jakarta yang baru, Joko Widodo (Jokowi).

Terkait wewenang Wakil Gubernur tersebut, Jokowi berjanji akan segera merevisi SK Gubernur tentang tugas dan wewenang Wagub (A Hok) terhadap sejumlah lembaga ke-Islaman, sesuai dengan yang dituntut oleh Front Pembela Islam.

Untuk diketahui, setelah dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias A Hok secara otomatis menjalankan 12 jabatan ex officio yang diatur dalam pasal 26 huruf F Undang-Undang nomor 32 tahun 2004.

Maksud dari Jabatan ex officio adalah jabatan yang secara otomatis dimiliki karena jabatan tertentu (karena seseorang memegang suatu jabatan maka dia berwenang atas beberapa jabatan lain yang melekat pada jabatan utamanya). Maka berdasarkan pasal 26 huruf F UU nomor 32 tahun 2004 Perda No. 32 Tahun 2004, Wakil Gubernur DKI Jakarta (dalam hal ini A Hok) secara otomatis menjabat sejumlah jabatan berikut ini yang melekat pada posisi seorang Wakil Gubernur DKI:

  • Pertama, Ketua Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah.
  • Kedua, Ketua Lembaga Kerjasama Tripartit.
  • Ketiga, Ketua Komunitas Intelijen Daerah (KOMINDA).
  • Keempat, Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK)
  • Kelima, Ketua Dewan Pembina Jakarta Islamic Center
  • Keenam, Ketua Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Qur’an.
  • Ketujuh, Ketua Badan Pembina Pengembangan Tilawatil Qur’an.
  • Kedelapan, Ketua Dewan Pertimbangan Badan Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (BAZIS).
  • Kesembilan, Ketua Dewan Pembina Badan Pembina Perpustakaan Masjid.
  • Kesepuluh, Ketua Badan Pembina Koordinasi Dakwah Islam (KODI).
  • Kesebelas, Ketua Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama.
  • Keduabelas, Ketua Majelis Pembimbing Daerah dan Majelis Pembimbing Daerah Harian Gerakan Pramuka

Karena posisi tersebut adalah amanat undang-undang, maka sebagai Wakil Gubernur DKI, A Hok yang Non-Muslim akan menduduki jabatan yang membawahi sejumlah lembaga keislaman seperti tersebut di atas. Inilah hal yang dinilai ‘aneh dan tidak lucu’ yang oleh karenanya diprotes keras oleh Front Pembela Islam (FPI).

Dalam responnya, Gubernur DKI Joko Widodo mengharap agar semua pihak yang meminta revisi SK Gubernur itu untuk bersabar. Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengatakan akan segera melakukan pembahasan terkait revisi tersebut. “Mudah itu, Sabar dulu kan ini baru masuk, nanti akan kami bahas,” janjinya di Balai Kota, Kamis (18/10/2012).

Jokowi mengatakan, melakukan revisi tersebut juga tidak akan memakan waktu hingga berhari-hari. Tugas dan wewenang A Hok terhadap sejumlah lembaga ke-Islaman yang dituntut oleh FPI menurutnya bisa dilimpahkan ke pejabat lain, atau bahkan diambil alih oleh Gubernur.

“Kalau hanya SK Gubernur, tidak Peraturan Daerah saja kan mudah, satu hari bisa rampung. Tentang Peraturan Gubernur atau SK Gubernur tidak ada masalah, gampang itu,” tandas Jokowi serius.

Seperti sudah ramai diberitakan sebelumnya, FPI menuntut adanya perubahan pada Surat Keputusan (SK) yang menyatakan bahwa Wakil Gubernur DKI Jakarta (A Hok) akan membawahi beberapa lembaga keislaman.

FPI menilai, tak mungkin wakil gubernur terpilih saat ini bisa membawahi sejumlah lembaga keislaman, seperti Ketua Badan Lembaga Bahasa dan Ilmu Al Quran, Ketua Dewan Pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Al Quran, Ketua Dewan Pertimbangan Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (Bazis), Ketua Dewan Pembina Badan Perpustakaan Masjid Indonesia, Ketua Dewan Masjid Indonesia dan Ketua Dewan Penasihat Forum Kerukunan Umat Beragama, sedangkan ia (A Hok) adalah pemeluk agama di luar agama Islam. [KbrNet/adl]

26 Tanggapan to “FPI Berhasil Pereteli Wewenang A Hok”

  1. irfan berkata

    Blog ini mungkin punya teroris ya, koq yang ada di otaknya yang kotor2 dan yang jahat2, heran aku melihatnya

  2. Zefa.coy berkata

    Irfan, Yg jahat itu kamu. Sembarangan menilai orang.

  3. Anonymous berkata

    Ini kan blok nya FPI.
    Masa gak tau.

  4. Anonymous berkata

    FPI adalah asset umat Islam, karena FPI selalu berada di garis paling depan dalam membela kepentingan Islam dari rongrongan bajingan2 tengik musuh Islam dan cecunguk2 anti Islam (seperti beberapa ekor yg suka mencicit dan menggonggong di situs ini).

  5. Adelia berkata

    Kenapa FPI kok ga jadi parpol aja.

    Pemegang kartu anggota FPI di seluruh Indonesia ada 5 juta orang lebih. Kalau ditambah dgn simpatisan FPI yang ada di mana2 bisa jadi 10 jutaan lebih. Kalau misalkan FPI itu jadi parpol, berarti konstituennya nomor 4 terbesar sesudah Golkar, PDIP dan Demokrat. Jauh diatas PPP, PKS, PAN, PKB, apalagi Gerindra dan Hanura, yang pada pemilu 2009 lalu rata2 cuma dapat suara ga sampai 5 juta.

  6. Wanda berkata

    makacih FPI atas perjuanganmu…
    I Luv U Full…

  7. Anonymous berkata

    kami selalu mendukung perjuangan FPI

  8. nokia berkata

    irfan berkata
    20/10/2012 pada 10:10

    Blog ini mungkin punya teroris ya, koq yang ada di otaknya yang kotor2 dan yang jahat2, heran aku melihatnya.

    Irfan, muka lu yg teroris, kenyataan dibilang teroris, kalau gak suka gak usah berkunjung disitus ini, gitu aja kok repot,,,

  9. Anonymous berkata

    buat semua coba pake nalar dan berpikir cerdas sehingga dapat menilai dengan benar dan rasional… jangan terlalu percaya FPI 100 %… FPI itu bumper politik

  10. Anonymous berkata

    kok ga bisa komen

  11. Anonymous berkata

    oooh komen gue disensor berarti kabarnet bukan media profesional dan berimbang… pantesan ga maju2 kasian kabarnet, cabut ah

  12. Anonymous berkata

    padahal komen gue sopan dan no SARA… cuma bilang harus selalu berpikir cerdas dan rasional, jangan percaya 100 %lembaga apapun termasuk FPI yg cuma bumper politik

  13. Anonymous berkata

    wakakakakakakakak ketauan kabarnet cuma kamuflase doang pake nulis “Stop Membohongi dan Membodohi Rakyat” sayaaaaang banget…. pantes aja banyak komen sampah

  14. Anonymous berkata

    ga kelas

  15. Robby Saputra berkata

    Anonymous @
    Punya Dasar dari mana anda berkata seperti itu
    apakah alasan nya hanya karna persitiwa PILKADA DKI ?????????

  16. Anonymous berkata

    Kata2 preteli.. Emangnya ga ada kata yang tepat… Kata preteli kayak yang menang pilkada aja. Yang benar posisi Ahok disesuaikan karena Dia tidak beragama islam. Bagi saya yang penting Ahok jujur dan ga korupsi… Ingat Ahok dipilih lebih dari 50% warga jakarta.

  17. Anonymous berkata

    iya betul juga… aq setuju kata preteli tuh kurang pas… koq seperti onderdil aja dipreteli satu per satu….
    mustinya lebih tepat pake kata “mencabuti”…
    jadi judul artikelnya:
    “FPI Berhasil Mencabuti Wewenang A Hok”

  18. Fai UCLA berkata

    Aaaaaaaaaaaaw!! Saaaakiiiiiit!
    Kok “dicabuti” kayak bulu ayam aja.
    Masih mendingan “dipereteli”. Khan kalo mempereteli dipisah pisahin pelan2.

    he..heee… maju terus FPI :)

  19. Masrial Mas berkata

    Maju terus FPI, umat Islam tetap menyokong kiprahmu. yang berlawanan dengan ISLAM harus dipereteli dan dibuang jauh-jauh.

  20. Masrial Mas berkata

    Maju terus FPI, umat Islam menyokongmu dibelakang, kamu harus bermain cantik walo hinaan dan cercaan tetap berlalu.

  21. Anonymous berkata

    FPI ga perlu demo untuk urusan wewenang DKI 2 thp Lembaga Islam dan sejenisnya, DKI 1 pasti mengalihkan wewenang tsb atau mengambil alih, ga usah dibikin heboh lah…ribet amat makanya mending FPI jadi Partai skalian jangan main di area abu2 terus

  22. Anonymous berkata

    FPI harus (HARUS) selalu demo utk memperjuangkan kepentingan Islam, dan, membela nilai2 Islam.

    Kenapa FPI harus selalu demo???

    Sebab kalo FPI ga demo maka:
    - Lady Gaga jadi konser.
    - Aktifis perilaku homoseks Irshad Manji akan terus didatangkan (bukan datang… tapi: ‘didatangkan’)
    - Aliran2 sesat semacam ahmadiyah akan semakin merajalela menistakan dan menodai aqidah Islam.
    - Paham liberal SEPILIS akan semakin merajalela meracuni pemikiran umat beragama.
    - bisnis maksiat akan semakin merajalela.

    dan

    - DKI 1 tak akan pernah merevisi wewenang DKI 2 spt yg dibahas dlm topik artikel di atas.

    Ada FPI aja (yg selalu demo smp keluar masuk penjara) keadaan Indonesia masih spt ini, apalagi kalo FPI bubar atau tidur ga demo.

    Jadi kesimpulannya… FPI masih dibutuhkan sebagai faktor penyeimbang, n krn itu harus selalu demo.

    Kalo ada oknum FPI yg anarkis wkt demo maka TANGKAP OKNUMNYA …jebloskan ke penjara. Tapi FPInya harus tetap dipertahankan. Bahkan hrs makin diperkuat. Krn perjuangan FPI terbukti hasilnya ‘nyata’ dan bisa dirasakan. Contohnya? Ya pem-peretetelan wewenang Ahok tsb.

  23. Anak Koruptor berkata

    Yang ga Suka kabarnet, pasti bagian dari koruptor Indonesia,

    hati2 untuk kabarnet, anak, bapak, istri darah koruptor sedang memantau blog ini,,

  24. vadly berkata

    FPI adalah suatu senjata umat muslim di akhir zaman klo FPI bubar rontok tuh umat muslim jadi kafir semua
    NAUZUBILLAH YA ALLAH

  25. LASKAR SEMUT PUTIH berkata

    Gini Aja,Klu kata di Preteli Dan Di Cabuti Ga Cocok / Ga tepat ,lebih baik Kata ,,,,,, Brondong atau Tebas,,,,,,,Aja,,,,,! Gimanaaa BRo??????????

  26. [...] dan Tidak Tahu Sopan SantunKALIMATKericuhan pendukung kandidat gubernur Sulsel tertangani polisiFPI Berhasil Pereteli Wewenang A Hok body.custom-background { background-image: [...]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: