SBY Tak Suka “Dicuekin”
Posted by KabarNet pada 30/08/2012
Jakarta – KabarNet: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rupanya termasuk orang yang tidak suka dirinya “dicuekin”, terutama saat beliau sedang berpidato menyampaikan sesuatu. Hal itu sangat wajar dan manusiawi, karena setiap orang yang sedang menyampaikan sesuatu tentu ingin mendapat perhatian. Hanya saja bedanya, ada pejabat yang tidak bereaksi apapun manakala publik terlihat kurang memperhatikan pidatonya. Namun tidak demikian halnya dengan Presiden Yudhoyono, beliau akan bereaksi memperlihatkan roman muka tidak senang, dan langsung menegur yang bersangkutan jika melihat ada satu dua orang hadirin yang tidak menyimak pidatonya.
Lagi-lagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegur hadirin yang tidak fokus saat tengah menyampaikan pidatonya. Kali ini ia menegur seorang hadirin yang terlihat sedang tertidur.
“Tolong dibangunkan yang tertidur itu,” kata Yudhoyono saat berpidato di Theter Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah Rabu, 28 Agustus 2012. Teguran Presiden RI keenam ini dilakukan saat memperingati Hari Anak Nasional.
SBY menegur hadirin ketika peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni lalu. Ketika pidato tengah berjalan selama sekitar 16 menit, tiba-tiba Yudhoyono terdiam. Ia berkata, “Saya menunggu biar selesai berbicara yang di belakang itu!” Tidak jelas siapa orang yang dimaksud oleh Yudhoyono saat itu.
Presiden juga pernah menegur salah satu hadirin ketika berpidato tentang kepemimpinan di Gedung Lemhanas pada 8 April 2008. Di hadapan 139 kepala daerah yang terdiri dari bupati dan walikota, jari telunjuk Yudhoyono langsung menunjuk ke sosok seseorang. “Itu coba bangunkan yang tidur. Kalau tidur di luar saja!” kata Presiden SBY.
Tak berhenti sampai disitu, Yudhoyono mengatakan, “Bagaimana pemimpin dapat memimpin rakyat kalau tidur! Malu dengan rakyat yang memilih. Untuk mendengarkan pembicaraan untuk rakyat saja tidur! Jangan main-main dengan tangung jawab. Berdosa, bersalah dengan rakyat!”
Yudhoyono kemudian meminta kepada Gubernur Lemhanas pada saat itu, Muladi, agar tidak meluluskan peserta pembekalan kepala pemerintahan yang sempat tertidur. “Peserta yang tertidur jangan diluluskan!” cetusnya. [KbrNet/Tempo/adl]







































Anonymous berkata
Pak SBY,
Rakyat negeri ini sudah cape dengar topik yg berat2 yg semuanya omong doang dan pencitraan
Sudah lelah. Syaraf kami sudah lemah.
Pengennya dengar yg ringan2 sperti obrolan Tukul Arwana sambil dengarin lagu dangdut dsb yg bisa ngilangin stress.
Sudah cape! ditambah 4 “L” (Letih! Lelah! Lesu! Lemah!)
temonsoejadi berkata
hmmmmm…
nitip tulisan mas
http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/09/03/jagalah-amanahmu-meski-keadaanmu-sulit/
terima kasih
Indonesia Tuan Rumah Konvensi WBA | total-sport.me berkata
[...] Boros EnergiSulut Tuan Rumah Pornas 2013Pajak Untuk Fasilitas Umum dan Pemberantasan KemiskinanSBY Tak Suka “Dicuekin” .wooslider .slider-container,.slider-container .slide { height: 292px!important } .wooslider [...]