Ahok: Anggaran Bansos Tidak Perlu Dipersoalkan!
Posted by KabarNet pada 28/08/2012
Jakarta – KabarNet: Calon wakil gubernur Jakarta, Basuki T. Purnama alias Ahok tak mau mempersoalkan aliran dana bantuan sosial yang diberikan Pemerintah Kota Solo tahun 2009 kepada kelompok-kelompok agama. Dari data yang beredar diketahui bahwa sekitar 71 persen dana bansos diberikan kepada kelompok non-muslim, sementara sisanya kepada kelompok muslim yang merupakan mayoritas.
Menurut Ahok, aliran dana bansos itu sudah dipolitisir. “Dalam berbangsa dan bernegara tidak ada istilah persentase,” kata Ahok seperti dikutip Rakyat Merdeka, (22/8).
Semua warga, baik muslim dan non-muslim memiliki hak dan kewajiban yang sama. Negara bukan milik suku, katanya lagi, agama dan ras tertentu. Indonesia adalah kesatuan dari empat pilar yakni Pancasila. UUD 1945, konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia dan prinsip Bhinneka Tunggal Ika.
Lantas, perlu tidak Walikota Solo Joko Widodo yang berpasangan dengan Ahok sebagai calon gubernur membongkar data aliran dana bansos Pemkot Solo untuk kelompok muslim dan non-muslim tahun 2010-2011?
“Saya kira hal seperti itu tidak perlu dipersoalkan, karena walikota atau wakil tidak banyak ikut campur, semua transparan dan sesuai pengajuan dan keperluan tanpa boleh membeda-bedakan agama,” jawab Ahok.
Padahal dana bansos itu dari pajak yang dibayar oleh rakyat, yang bayar pajak juga mayoritas umat islam. Anehnya, saat dibagikan, umat islam justru dapat kurang dari 30 persen.
Tentu saja umat Islam di Solo merasakan alokasi anggaran Bantuan Sosial Pemerintah Kota Solo untuk kelompok agama tidak proporsional. Dalam hal ini, bantuan yang diterima kelompok Muslim tidak berimbang dibandingkan dengan bantuan yang diterima kelompok umat non Muslim. [KbrNet/RMOL]
Entri ini dituliskan pada 28/08/2012 pada 18:19 dan disimpan dalam Ekonomi, Kabar Umat, Politik. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































ujang tasik berkata
makanya…jangan pilih jokowi ahok…ntar kalau jadi gubernur, dana zakat umat islam bisa-bisa disumbangkan oleh jokowi untuk pembangunan gereja…ane bukan gak suka sama orangnya, tapi sama agamanya yang jadi wakil jokowi…bukankah agama kristen adalah agama teroris dan penjajah? gak percaya, coba kaji bible…atau tanyakan ke irena handono atau abu deedat, he…he…
Buruh Jakarta berkata
Jokowi is the best,,,
truskan perjuangan Ibu mega, Outsouresing sampe mati untuk wilayah jakarta..hancurkan kehidupan buruh,
Demange berkata
Tunggu saja nanti lembaga islam tertinggi di Jakarta akan dipegang orang nasoro.
ricky berkata
mas mau tanya ini penulisnya pendidikan terakhirnya apa ya?
rickyharianja berkata
mas mau tanya ini penulisnya pendidikan terakhirnya apa ya?
rickyharianja berkata
mas boleh nanya tidak? penulis artikel ini pendidikan terakhirnya apa ya?
eeqkuda berkata
gw kira di korupsi ato apa ! ternyata cuman masalah dana bansos masuk ke non muslim doank, kenapa gak sekalian aja di pisah2 bansosnya tiap agama dan suku ! sekalian aja pajak juga di pisah2 tiap agama/suku ! sebagai rakyat/masyarakat gw cuman butuh keamanan dan kenyamanan ! tolong untuk yg nulis artikel lebih di perjelas dana bansos yg 71% itu untuk apa aja ? bantuan sosial berupa apa ?