Perang Spanduk di Kuburan, Panwaslu Segera Surati KPU
Posted by KabarNet pada 20/08/2012
Jakarta – KabarNet: Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mengatakan akan menyurati KPU terkait maraknya spanduk-spanduk berbau atribut kampanye di Tempat Pemakaman Umum (TPU), saat lebaran. “Kita minta KPU tembusan satpol PP semua alat peraga sebelum 14, 15 dan 16 September 2012,” ujar Ketua Panwaslu DKI Ramdansyah 19 Agustus 2012.
Menurut dia, keberadaan spanduk-spanduk tersebut berpotensi melanggar pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta. Apalagi bila di dalam spanduk itu berisi ajakan memilih. “Kalau mengajak memilih salah satu paslon (pasangan calon, red.) diduga melanggar,” kata Ramdansyah seperti dikutip Tempo, Minggu (19/8/2012).
Sebelumnya diketahui terdapat banyak spanduk berbau kampanye ditemukan di kawasan TPU. Diantaranya di TPU Duri Kepa, Jakarta Barat terpasang spanduk yang berbunyi “Bang Foke dan Bang Nara Menang, Jakarta akan Aman” di depan pintu masuk kuburan. Di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan juga terdapat spanduk bertuliskan ”Majelis taklim se-DKI Jakarta Mendukung Gubernur Fauzi Bowo” yang diikat di pagar dan pohon-pohon.
Menanggapi hal tersebut, anggota tim sukses pasangan Fauzi Bowo dan Nacrowi Ramli, Giofedi mengklaim bahwa spanduk-spanduk tersebut bukan diletakkan oleh tim sukses. “Mungkin simpatisan yang mendukung Pak Fauzi Bowo. Mungkin bentuk perhatian sehingga berinisiatif,” kata dia yang ditemui di rumah Fauzi Bowo, saat menerima masyarakat dalam open house Idul Fitri.
Senada dengan Giofedi, calon wakil gubernur Nachrowi Ramli justru mengapresiasi bentuk dukungan. Ia bersama tim tidak memiliki rencana mencopot spanduk-spanduk tersebut “Kalau dikatakan melanggar harus dilihat dulu peraturannya. Itu (ranah) Panwaslu dan Satpol PP (mencopot atau mengatakan merupakan pelanggaran),” tandas Nachrowi. [KbrNet/Tempo/adl]







































Anonymous berkata
Ditunggu fatwa MUI….????!!!!
... berkata
kabarnet koq pake blog ??? bikin domain sendiri dong, keamananya rapuh.
saya minta game perang berkata
Mengapa
Anonymous berkata
http://www.facebook.com/photo.php?fbid=420202381360070&set=a.420202378026737.89796.100001109367388&type=1&theater
Tuhan YME berkata
COPAS:
KHUSUS MUSLIM:
Allah SubhanaHu Wa Ta’ala berfirman di dalam Al-Qur’an:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Al-Qur’an – Surah Al-Maidah (5) Ayat 51:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.
#
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَاءَ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ
Al-Qur’an – Surah Al-Maidah (5), Ayat 57:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil jadi pemimpinmu, orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, (yaitu) di antara orang-orang yang telah diberi kitab sebelummu (Yahudi dan Nasrani), dan orang-orang yang KAFIR (orang-orang musyrik). Dan bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.
#
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ ۚ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ
Al-Qur’an – Surah Aal Imran (3), Ayat 118:
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang DI LUAR KALANGANMU (non-muslim) (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
صدق الله العظيم
Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya
*
Silahkan memilih,
apakah ingin mendapatkan keridhoan Allah SWT dengan menjadi muslim bertaqwa yang mentaati perintah dan larangan Allah di atas,
ATAU…
memilih untuk menjadi muslim PEMBANGKANG yang MELANGGAR perintah dan larangan Allah di atas, dengan resiko dosa melanggar perintah dan larangan Allah dg konsekwensi adzab di dunia dan akhirat.
*
Bebas memilih
Pilihan ditangan Anda
Tak ada paksaan kok
Krn Allah tak butuh ketaatan manusia
Justru manusia yg butuh kpd Ridho Allah SWT.-
Wassalamu Alaikum WR WB