Kemenpora Dinilai Jadi Sarang Koruptor
Posted by KabarNet pada 11/07/2012
Jakarta – KabarNet: Maraknya kasus korupsi di Kementrerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah menjadi sorotan berbagai kalangan di negeri ini. Catat saja kasus korupsi Wisma Atlet Sea Game dengan terpidana mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), M.Nazaruddin, dan Wasekjen PD, Angelina Sondakh. Keduanya kini meringkuk di balik jeruji penjara bersama Sekretaris Menpora, Wafid Muharam. Belum lagi kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Olahraga dan Sekolah Atlet Hambalang yang sudah menyeret puluhan orang untuk diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dari dua mega proyek yang menilep uang rakyat triliunan rupiah ini saja sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa Kemenpora adalah Sarang Koruptor. Itulah penilaian mantan Menpora Adhyaksa Dault.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Adhyaksa Dault
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menilai citra Kementerian yang pernah dipimpinnya kini sudah hancur lebur merosot ke titik yang paling nadir. Pasalnya, kementerian itu terus menerus diterpa skandal korupsi. Bak serial sinetron yang terus bersambung, belum selesai sebuah kasus korupsi, sudah terungkap pula kasus maling uang rakyat lainnya di Kemenpora. “Mulai proyek pembangunan Wisma Atlet Sea Games, Proyek Hambalang dan kini terakhir, penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional,” keluh Adhyaksa Dault, Senin (9/7/2012).
Mantan Menpora yang dikenal dekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengaku dulu kementeriannya tidak penah mendapat dana anggaran negara sebesar sekarang. “Dulu, anggarannya tidak sampai Rp 1 triliun. Gedung pun kami tak punya,” ujar Adhyaksa mengenang.
Oleh karena itu, Adhyaksa Dault merasa heran, mengapa setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberi perhatian khusus kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga, justru malah banyak kasus korupsi yang merebak di Kemenpora. “Padahal eselon satu dan semua dirjennya sudah diganti orang baru,” katanya. “Semua pejabat di jaman saya sudah diganti, tapi kok hasilnya malah korupsi dimana-mana,” tandas Adhyaksa geram.
Adhyaksa Dault tak menyangkal bahwa himpitan kasus korupsi yang beruntun bak sinetron ini tak lepas dari kepemimpinan tertinggi di kementerian itu. “Saya tidak mau menilai orang lain, tapi jelas ada masalah di Kemenpora,” pungkasnya. [KbrNet/adl]






































