Pernyataan Sikap FPI tentang G R A M E D I A
Posted by KabarNet pada 12/06/2012
Pernyataan Sikap DPP-FPI
tentang
G R A M E D I A
Sehubungan beredarnya buku berjudul “5 Kota Paling Berpengaruh di Dunia” yang merupakan terjemahan dari buku “5 Cities That Ruled The Word” karya Douglas Wilson terbitan GRAMEDIA, yang pada halaman 24 menyatakan bahwa Muhammad seorang PERAMPOK dan PEROMPAK yang memerintahkan penyerangan terhadap Karavan-Karavan Mekah, dan memerintahkan serangkaian PEMBUNUHAN demi meraih kendali atas Madinah. Dan pada halaman 25 menyatakan bahwa ayat-ayat Damai dimasukkan dengan ayat-ayat JIHAD ketika Muhammad berpaling ke kekuatan PEDANG dalam penyebaran Islam.
Maka sudah merupakan komitmen FPI dalam hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia bahwasanya tidak ada tempat di Negera Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bagi para penghina dan penista serta penoda agama apa pun. Karenanya, dengan nama Allah SWT Yang Maha Mulia lagi Maha Agung, Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam (DPP-FPI) di Jakarta menyatakan sikap sebagai berikut :
- Bahwa buku tersebut secara demonstratif dan konfrontatif serta terang-terangan telah MENYERANG Islam dengan MENGHINA Nabi Muhammad SAW dan MENODAI ajaran agamanya.
- Bahwa penerjemah dan editor serta bagian penerbitan buku tersebut tidak mungkin tidak tahu adanya penghinaan dan penodaan tersebut pada saat proses penerjemahannya dan pengeditan serta penerbitannya.
- Bahwa PT. Gramedia Pustaka Utama – KOMPAS GRAMEDIA – Jakarta, selaku penerbit buku tersebut sudah melakukan pidana penodaan agama dengan sengaja, sehingga tidak cukup diselesaikan dengan meminta maaf dan penarikan buku saja, tapi harus mempertanggung-jawabkannya secara hukum.
- FPI akan memproses semua pihak yang terlibat dalam penerbitan buku tersebut melalui jalur hukum, untuk membela kemuliaan Rasulullah SAW dan kesucian agama Islam, sehingga akan menjadi pelajaran buat semua pihak, sekaligus pendidikan hukum bagi masyarakat luas.
- Bahwa pemerintah harus segera menindak lanjuti laporan FPI tentang GRAMEDIA serta memprosesnya secara cepat dan tepat sesuai dengan Undang-Undang Penodaan Agama, agar umat Islam tidak terprovokasi, sehingga tak terjadi hal yang tidak diinginkan.
Demikian Pernyataan Sikap Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam (DPP-FPI) untuk diketahui masyarakat luas dan agar menjadi perhatian serius bagi para penegak hukum dan pengambil kebijakan.
Jakarta, 22 Rajab 1433 H / 11 Juni 2012 M.
Dewan Pimpinan Pusat – Front Pembela Islam
|
Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA Ketua Umum |
KH. Ahmad Sabri Lubis Sekretraris Jenderal |
Entri ini dituliskan pada 12/06/2012 pada 01:47 dan disimpan dalam Hukum, Info, Kabar Umat. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































zack berkata
SETUJU!!
Habib berkata
Lho kenyataan nya kan betul. Sejarah tidak bisa diganti !
Lagi pula Gramedia kan hanya sbg penterjemah, kalau terjemahan diganti dr aslinya, itu namanya bukan terjemahan.
Alwi Ali berkata
Banyak yg ingin terkenal dgn cara memaki Nabi saw, ada juga dgn cara mengkafirkan ortu Nabi saw dan ada yg anti peringatan maulid Nabi saw, Mereka semua sama.
Alwi Ali berkata
Kenytaannya betul ?
Kalau kenyataannya betul, kenapa Abu Sofyan dan anak isterinya yang sangat membenci Nabi Muhammad saw bisa selamat saat pembukaan kota Makkah ?
Betul buat kamu yg buta sejarah.
Otok HM berkata
Bakar aja kantor Gramedia…!! Allahu Akbar….Allahu Akbar….Allahu Akbar….!!
aji24ridwan berkata
Seharusnya dari pihak Gramed sudah memperhitungkan apa yang akan terjadi seandainya buku itu disebarluaskan donk, Jangan menghalalkan segala cara untuk memasarkan buku-bukunya… Proses hukum harus tetap berjalan.
Alwi Ali berkata
@Otok,
Jangan p
bergaya aneh, bikin kekerasan tapi pakai Takbir.
Alwi Ali berkata
Takbir jangan diucapkan untuk melakukan pembakaran, pemukulan dan segala bentuk kekerasan.
Kang Haji berkata
Allahu Akbar, untung masih ada FPI, maju terus FPI umat pasti dibelakangmu.
Metro TV, TV nya Orang Liberal berkata
Mengapa Islam Selalu Didiskriminasikan, Dilecehkan, Disingkirkan,,?
Karna Allah Ciptakan Surga, Bukan Untuk orang -orang yang lalai dalam menjalankan Perintahnya, lemah dalam membela Agamnya.
#Tauhid Salam Satu Jari
#Indonesia Tanpa Jil
# Save Muslim Indonesia For Jil and Ulil
Anonymous berkata
bakar… bakar… bakar…. ayoo bakar… tapi ngomong-ngomong apa yaaa yang dibakar… saya jadi bingung nih… ga apa-apa lah… poloknya…!!! bakar… bakar… bakar… ayamnya… hidup ayam…. merdeka…!!!!
Ramos berkata
Pemrintah harus cepat bertindak…!!! daripasa massa yg bertindak ntar diluar kendali…suasana yg damai makin ruyam..
Saya harap pihak GRAMEDIA Group jangan mepropokasi Ummat Islam deh…kl Anda ingin kita saling menghargai tolong jangan nistakan Agama kami, dan kami pun tak pernah meninstakan Tuhan Anda dan agama Anda
cinta nkri berkata
saya setuju sekali dengan sikap FPi melalui jalur hukum untuk menyelesaikan kasus ini
Anonymous berkata
halal darah bagimu yang menistakan agama islam…..
allahuakbar…..allahuakbar…..allahuakbar…..allahuakbar…..maju terus FPI, berantas kezdoliman-kezdoliman di NKRI ini…karena aparat, pemimpin sudah tutup mata, telinga, hidung..
Paulus sakit jiwa berkata
Ayo bunuh mereka..
siddik berkata
sebenernya sudah jelas mana yang salah dan mana yang benar. ajaran yang disebarkan dengan segala cara tanpa melihat cara itu baik atau buruk tentunya bisa kita bayangkan ajaran tersebut nilainya seperti apa. agama yang disebarkan dengan cara penjajahan, memutarbalikkan fakta, menghina, kalau kegolongan lain bilang ajaran yang baik jika pipi kiri ditampar kasi pipi kananmu tapi saat balik kegolongannya mulai bikin muslihat mengobok2 golongan lain dan sebagainya apakah bisa dikatakan sebagai agama yang benar? kalau AA gym bilang teko kalau diisi dengan kopi tentunya akan mengeluarkan kopi.
, justru dengan dihina seperti ini islam makin bersinar. dinegara barat katakanlah di AS setelah bom wtc pertumbuhan islam jadi paling tinggi
tapi apapun yang mereka lakukan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya
Allahu a’lam
andik berkata
betulllll setujuuuuuu……. bakarrrrrrrrrrrrrrrrr. saja …………….hbs itu…………………. suruh pulang aja ajaran dari hidung bengkok ……………..
Maria Sitompul berkata
Dengan berkoar koar menghina Nabi Besar Muhammad SAW, sedikitpun tak akan terhina beliau, bahkan Islam akan tetap berkembang sampai hari kiamat, bentengi ummat dengan aqidah.
Ahlil Kher berkata
@alwi ali
menurut saya: Takbirlah!! ketika anda membakar, memukul, dan melakukan tindakan kekerasan lainnya. lakukan itu, silahkan takbir!!! selama takbir tersebut digunakan untuk melibas musuh-musuh Allah, tumbuhkan semangat juang kalian untuk membela agama Allah. kau yg buta sejarah, Nabi pun pernah melakukan tindak kekerasan ketika memerintahkan sahabat-sahabat beliau membakar dan menghancurkan masjid dhirar, memukul gentong khamar, merajam zani muhson. jadi kekerasan dengan dalih agama itu merupakan HAL TERPUJI, karna merupakan KETEGASAN SIKAP agar tidak sembarang orang melakukan hal tercela mengikuti nafsu nya, dan agama kalian tidak disembarangi orang.
bagi bung alwi, jangan cuma berpatokan kepada logika berfikir yg liar, coba tuntun akal sehat anda dengan iman yg anda miliki, soroti kejadian-kejadian sejarah dgn sudut pandang positif.
INGAT!!! “akal apabila dibiarkan berfikir tanpa batasan syari’at dan aqidah, maka akan terbentuk pola fikir liar”. hasbunaALLAH wa ni’mal wakiil.
Anonymous berkata
Ada apa dengan GRAMEDIA???
Samiloto berkata
Orang yg beranggapan bahwa agama
Islam disebarkan dengan pedang itu sangat keliru, apa lagi Nabi SAW dianggap perampok dan perompak itukan pandangan orang2 yang anti dengan islam
jos berkata
ujung2nya fpi minta duit nih,wkwkwk