Mulai 1 Juni 2012, Tak Ada Lagi SMS Gratis
Posted by KabarNet pada 28/05/2012
Jakarta – KabarNet: Pengguna ponsel mungkin terbiasa dengan penawaran fasilitas SMS gratis dari pihak operator seluler. Misalnya, ada operator seluler yang menawarkan, setelah kirim 2 SMS dengan tarif normal @ Rp150,- per SMS, maka pelanggan akan mendapatkan fasilitas gratis kirim SMS sebanyak apapun berlaku antara jam 07:00-17:00. Fasilitas SMS gratis semacam itu akan berakhir pada bulan Mei 2012 ini. Karena mulai Juni 2012 mendatang semua pengirim SMS harus membayar lantaran Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan memberlakukan peraturan baru yang melarang operator memberi fasilitas SMS gratis kepada pelanggan.
Kemenkominfo menyatakan interkoneksi SMS berbasis biaya akan mulai diberlakukan pada 1 Juni 2012 mendatang.
Dengan skema ini, SMS yang sebelumnya berdasarkan Sender Keep All (SKA) tidak berlaku lagi. Metode SKA biasanya dijadikan ajang promosi operator selular untuk memberikan SMS gratis ke operator lain.
Dengan demikian, operator pengirim pesan SMS memperoleh pendapatan, sementara operator penerima SMS mendapatkan trafik.
Perubahan skema menjadi berbasis biaya (costbased) ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Kominfo No 08/PER/M.KOMINFO/02/2006 tentang Interkoneksi yang menyebutkan penyelenggaraan interkoneksi harus berdasarkan biaya.
Selama ini interkoneksi layanan pesan pendek atau SMS dilakukan dengan basis SKA dengan pertimbangan trafik SMS antar penyelenggara akan berimbang karena adanya proses balas-berbalas pengiriman SMS. “Namun dalam perkembangannya terjadi ketidakseimbangan trafik sehingga penyelenggara yang ”kebanjiran” SMS dari penyelenggara lain merasa dirugikan,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto dalam siaran pers, Sabtu, 26 Mei 2012.
Selama ini penerapan skema SKA kerap disalahgunakan, seperti munculnya SMS Broadcast, yaitu penyebaran SMS ke banyak pengguna telepon seluler dan SMS spamming atau SMS yang tidak diinginkan. Di sisi lain, sebagian masyarakat tidak menyadari bahwa tarif murah dan gratis disertai dengan syarat dan atau ketentuan tertentu.
Dalam penjelasannya, Gatot mengatakan biaya interkoneksi SMS mengikuti hasil perhitungan biaya interkoneksi tahun 2010, yaitu sebesar Rp 23 per SMS. Sedangkan tarif pungut yang menjadi beban konsumen adalah biaya interkoneksi ditambah beberapa komponen biaya lainnya.
Perubahan ini, kata Gatot untuk menciptakan iklim yang sehat bagi industri telekomunikasi, terutama bagi jaringan yang digunakan untuk menyalurkan trafik SMS. Kebijakan ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan investasi dan pembangunan infrastruktur jaringan baru.
Menurut Gatot kebijakan ini tidak menutup kompetisi bagi operator untuk memberikan layanan SMS dengan tarif murah. Namun, persaingan tersebut harus tetap berbasis biaya, alias tidak gratis lagi.
Sebenarnya, pada April 2010 pemerintah telah melarang layanan SMS gratis. Namun larangan tersebut tidak efektif karena dasar hukum yang dinilai lemah. Sekarang, tidak ada pilihan bagi operator. “Target waktu implementasi tidak dapat ditawar lagi,” kata Gatot.
Sejak Desember 2011 lalu, pemerintah telah telah mengkaji berbagai komponen untuk berjalannya kebijakan SMS berbasis biaya ini, baik itu persiapan modifikasi storage, server, sistem billing , pengalokasikan dana untuk belanja modal (capex), dan sistem interkoneksi masing-masing operator. [KbrNet/Tempo/adl]







































Sang Kata berkata
tidak ada makan siang gratis
hanya bisikan iblis yang gratis
Kata Kita berkata
kalau orang kaya hanya memikirkan diri sendiri,apalagi yang ada di pemerintahan..
belum cukupkah bagi kalian memakan uang rakyat miskin seperti kami??
setelah ini apalagi yang akan kalian rampas lagi dari kami????
sampai sms pun harus diperdebatkan..
gag sepantasnya kalian menjadi wakil rakyat…
Dr.Feelgood berkata
rakyat kecil yang kesehariannya jarang sekali menggunakan fasilitas nelepon, akan sangat dirugikan sekali. mayoritas hanya menggunakan fasilitas sms yg murah meriah. semoga saja Alloh SWT bisa memberikan kesabaran dan rizki yg cukup bagi kaum yg tertindas. amin.
REPUBLIK PENYAMUN berkata
Ini betul2 zalim. Apa perlunya pemerintah (kemenkominfo) ikut2an ngatur tarif SMS??
Aneh sekali, lha wong operator selulernya sendiri ga keberatan ngasih fasilitas SMS gratis bagi pelanggan, kok skrng pemerintah ikut2an ngatur. Aneh!!
REPUBLIK PENYAMUN berkata
tarif SMS itu gak ada artinya dibanding triliunan duit rakyat yg dihambur hamburkan oleh DPR dan pemerintah. Tapi sangat berarti bagi rakyat kecil. Itu hal2 kecil sekedar utk menyenangkan hati rakyat Indonesia yg mayoritas masih hidup miskin sengsara di pelosok2 daerah Indonesia.
Lagi pula pihak operator seluler TIDAK KEBERATAN NGASIH SMS GRATIS.
Terus apa perlunya pemerintah zalim ini ikut2an ngatur melarang SMS gratis???
AYO KITA TUMBANGKAN REZIM LALIM INI!!!
RAKYAT LAPAR berkata
Turunkan si Tifatul Sembiring Menkominfo yg orang PKS itu!!! Suruh berpantun aja dia kalo ga becus jadi menteri dan ga bisa mensejahterakan rakyat!!
Negara ini betul2 harus diformat ulang dari NOL seperti memformat harddisk komputer!!
Wanda berkata
ini mah pasti pemerintah ada main ame BlackBerry. Khan Black Berry Messenger (BBM) gratis antar sesama pemakai BB. Jd biar orang semua buang ponselnya beralih pake BB. Emangnya kita rakyat ga ngerti??
aneh banget, perush operator seluler kagak keberatan ngasih sms gratis kok pemerintah malah melarang? Pasti pemerintah ada main sama Black Berry!
Anonymous berkata
PEMERINTAH JAHANNAM!!
blequeck berkata
ngapain SicH??????? Ribet bgt ma urusan sms gratis, kagak tau apa ini sangat membantu Smua org,operator aja kagak pusing.
Urusin aja tuh koruptor .
PENILAI KEBUSUKAN berkata
KEPEMIMPINAN INDONESIA SEKARANG BUSUK SEMUA,berdo’alah agar INDONESIA cepet KIAMAT AJA,BIAR SEMUA MAKHLUK MENGIKUTI PERATURAN YANG MAHA KUASA,itu lebih BAIK.
eddy berkata
tahikk..
sms aja dirampas..
agus rianto berkata
pemerintha udah punya banyak duit kenapa masih harus merampas hak rakyat kecil seperti kami ?
agus rianto berkata
kami tidak terima dengan peraturan itu karena meyusahkan kami,
Rakyat Tertindas Oleh Penguasa Tiran berkata
Oy hukum apaan nih? Skali tebas langsung modar rakyat ini. Tajam pd rakyat kecil tapi tumpul pd pejabat bejat yg doyan makan uang rakyat.
Tifatul Sembarang .. . . . . ! Urus aja teman2 sehabitatmu yg doyan makan uang rakyat. Tarif SMS murah termasuk kebutuhan rakyat kecil , ini tdk mencuri dari uang negara & yg jelas tdk merugikan negara. Krn tdk diambil dana APBN. Mestinya pemerintah bertemakasih pd operator seluler yg tlah membantu rakyat kecil.
DASAR PEMERINTAH PENEGAK HUKUM RIMBA . . . . . . !
CECEP berkata
Dari dulu ga pernah berubah, slalu menyengsarakan rakyat. Hak rakyat slalu aja dirampas. Otak pemerintah skarang isinya taik smua
iwan berkata
Karena dari setiap sms terkirim ada ppn entah berapa persen, biasanya sih 10 persen
balap odong odong berkata
kok asal menaikkan harga,,,setahu saya kalau di itung” pake nokia PC suite,,,,160 karakter ga nyampe 2 KB…..n tarif internet aja Rp 1/KB…kok harganya jauh banget ya??? 23 – 1 = 22 rupiah selisihnya,,,,,klo dikali 100 dah berapa tuh,,,???
Doni berkata
kebijakan ini apa untungnya buat rakyat ya..?
Anonymous berkata
menteri goblok ya ini sms aja sekarang dipungut biaya, ya buat kalian sebagai pejabat besar enteng” saja, tapi bagi kami rakyat kecil sulit ,, kami aja kalo beli kartu perdana y nyari yang gratisannya banyak, asalkan kalian para pejabat mau memberikan pulsa 50.000/bulannya tu mah gapapa !!
ingat ya kalian yang makanin uang rakyat pasti matii lu nanti maupun kpan aja
ipret berkata
wah saya setuju sekali gak ada sms gratis lg. dg begitu siswa siswi n mahasiswa akn berkonsentrasi dlm mengikuti pelajar.
mengapa org jaman dulu itu lbh pntr daripada skrg?salah satuny krn mslh SMS. krn terlalu byk gratisan anak2 jgn sekarang jd sering smsan gk belajar. n dg gk ad ny sms gratis maka ank2 jgn skrg jd lbh jauh dari hp. n it baik buat kesehatan,krn radiasi HP yg gk baik buat kulit n otak.
ipret berkata
jangan cuman menyalahkan pemerintah. ambil hikmahnya untuk generasi selanjutnya. generasi penerus jadi bisa konsentrasi belajar, gak SMS trz yg dipikir.
kalau perlu tarif internet jg di naikkn.
jd anak2 gk malas ada tgs cuman google,jd anak2 lbh byk baca buku.
iwan berkata
@ipret : bettul naikin aja smsnya bila perlu sesama operator/antar operator tarif sms 1000, internet juga naikin aja, biar kita kalah sama jepang mereka tarif lebih murah internet/telp/sms tapi teknologi jauuuuuh dgn kita otaknya juga pinter2
Generasi dulu pintar2 tapi hasilnya negara jadinya kayak gini, apa hasil dari kepintaran orang dulu, kemajuan teknologi bila dimanfaatkan dgn benar akan lebih menambah wawasan.
@ipret lu hidup dibaduy aja, disana lu bakal tenang
firda berkata
Mkin hour mkin aneh aj pmrinth indnesia ne_
buat rakyat berkata
Kpda pmrintah pa ga salah dgn kptusn ini?pa ga ksian dgn rkyat ƔaϞƍ kls mnengah ke bwh? pa gaa ksian pda mreka?saya sj mrsa kecewa ϑªη sedih mmbyngkn nasib rkyat ƔaϞƍ smkin skit, sy sbgai rkyat biasa, apa pmrnth ga mmkirkn nsib rkyat? bgi mereka brdompet tebal sih ga da mslh, tp lihat penderitaan rkyat, hdup mereka sudh susah jg di bikin sush, qt ini mnusia msa ga da hati trhadap kaum ƔaϞƍ lemah..
Anonymous berkata
merdeka
Joni Afta berkata
Waduh2 ngajak ribut
luthfi p. s. pd. I, berkata
pejabat DPR yg mkn duit rakyt itu, ibarat anjing gila yg merampas tulang dari sng kucing, bila bicra manis, padahal sebenrny mulutny bau busuk . .
Musthaf berkata
TIDAAAKK!!
SMS tausyiah bakalan mati nih!
aditya berkata
sebenarnya semua pendapat diatas ada benarnya,akan tetapi klo di kaji lebih dalam banyak orang berpangu tangan karnanya,sedangkan kebanyakan orang bisa maju karna tidak pernah lelah dalam mencari penhasilan
yugo berkata
cempe deh
ANTI SMS SPAM@PENIPUAN berkata
C
ANTI SMS SPAM@PENIPUAN berkata
WAH…WAAH….
PARA SMS SPAMMER BARU MARAH…
yuwonoyekti berkata
kok masih ada sms gratis ya???
http://vespaalitalia.blogspot.com/2012/06/klasemen-sementara-wss-2012-kenan.html
gondessq berkata
semua itu bohong buktinya masih ada gratisan gini kok
gondessq berkata
negeri ini memang kaya
Human Right berkata
@gondessq
@yuwonoyekti
SMS gratisan sudah tdk ada lagi.
Maksudnya operator harus bayar biaya tambahan Rp23,- per SMS ditambah tarif regular SMS itu sendiri.
Tapi kalau operator (Telkomsel/Indosat/XL, dll) itu BERSEDIA MENANGGUNG beban Rp23,- tsb (tdk dibebankan kpd pelanggan) ya terserah operatornya. Masalahnya, kalau ditanggung operator maka sampai kapan operator mau (sanggup/kuat) menanggung Rp23 dikalikan jutaan SMS setiap harinya itu??? Apkh ada orang mau rugi???
Jd tinggal tunggu waktu aja, yg jelas mulai 1 Juni kemarin operator sdh mulai menanggung beban @p23 per SMS.
Baca juga ini:
http://www.republika.co.id/berita/trendtek/telekomunikasi/12/05/31/m4vypl-malam-nanti-layanan-sms-gratis-antar-operator-dihapus
http://fokus.vivanews.com/news/read/319535-peperangan-melawan-sms-sampah
Minmin Dolla berkata
Kalau ky begini kasihan rakyat kecilnya.
Kl orang ky sich pasti ga masalah..
Kl rakyat kecil pasti sedih, istilahnya memang seberapa sich gaji buruh pabrik?uda punya sms gratis aja uda seneng banget,lah kl sekarang mau sms harus pikir-pikir dulu.
Duh..duh..
Mending ga usah sms dach..
Hendra berkata
Tolong kasihani kami rakya kecil,pak!
Jngn bikin kami tmbh sengsara.
Urus saja moral n akhlakmu pr bpk2.
rendy fernando berkata
KENAPA HARUS BAYAR, bagaimana rakyat kecil kita bisa makmur, untuk rakyat besar itu tidak masalah, Tapi pikirkan rakyat kecil yang susah mencari nafkah. dengan di bebani masalah itu rakyat kecil tidak bisa damai dan makmur,
“Jadi hal itu harus bisa di PERTIMBANGKAN lagi”
Salam Rakyat kecil
………………………..
Anonymous berkata
Dasar kominfo keparat, sms gratis bukan hanya spam aja banyak jg yg memanfaatkan sms gratis untuk berhemat dan menekan biaya komunikasi seminimal mungkin jd tetap bisa berkomunikasi dengan sms dengan biaya murah salah satunya dengan sms gratis karna nelpon biayanya lebih mahal, pikirin lah rakyat kecil dan penghasilan pas pasan jangan mikirin isi kantong aja kalian wahai pemerintah ZALIM………………….
Fahrhy berkata
J