Komisi Perlindungan Anak Tolak Lady Gaga
Posted by KabarNet pada 23/05/2012
Jakarta – KabarNet: Badai penolakan terhadap rencana konser penyanyi erotis Amerika Serikat, Lady Gaga, masih terus menghantam, bahkan semakin dahsyat. Kalau sebelum ini sejumlah Ormas keagamaan menolak Lady Gaga karena urusan kepercayaan, kemudian organisasi budaya menolak karena tidak sesuai dengan adat ketimuran, kini Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pun menolak dengan keras. KPAI menolak Lady Gaga dengan alasan melindungi akhlak anak bangsa dari pembejatan moral yang diakibatkan oleh pengaruh buruk penyanyi kontroversial itu. Konser Lady Gaga yang direncanakan akan digelar di Jakarta 3 Juni mendatang dinilai oleh KPAI bisa menimbulkan demoralisasi anak bangsa.
Pernyataan sikap penolakan terhadap Lady Gaga tersebut disampaikan secara resmi oleh Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Asrorun Niam Sholeh, di Jakarta, Selasa (22/5/2012). Sikap penolakan tersebut semakin dipandang perlu lantaran promotor konser Lady Gaga, Big Daddy, mendorong pelajar sekolah untuk menonton konser itu dengan pemberian insentif khusus berupa kelonggaran dan kemudahan dalam memperoleh tiket pertunjukan. “Yang saya ketahui, promotor pertunjukan melalui `media relationnya` menegaskan, pembelian tiket untuk pelajar boleh dicicil setengah harga. Ini jelas demoralisasi anak bangsa,” protes Asrorun Niam.
Ia mengemukakan, saat ini fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak anak sekolah yang harus drop out, bahkan untuk sekedar memperoleh makan saja susah, namun justru diiming-imingi kehidupan yang hedonis. “Alih-alih memberikan hiburan, justru menjerumuskan anak pada budaya hedonis. Ini bertentangan dengan perlindungan anak yang kita bangun,” kata komisioner KPAI yang juga membidangi urusan budaya tersebut.
Dia mengatakan, di satu sisi banyak anak-anak yang berjuang keras untuk mempertahankan eksistensi, tetapi di sisi lain ada kelompok masyarakat yang berhura-hura, nyaris tidak memiliki empati terhadap saudaranya yang kekurangan.
Prinsip perlindungan anak, katanya, adalah pemenuhan hak-hak dasar anak untuk tumbuh dan berkembang dengan senantiasa berpegang kepada nilai-nilai luhur bangsa. “Konser tersebut akan mengoyak ketahanan kita sebagai bangsa, dan bertentangan dengan prinsip perlindungan anak,” tandasnya.
KPAI meminta pihak kepolisian untuk menolak rencana pegelaran konser Lady Gaga, dan menjadikan pertimbangan prinsip perlindungan anak, khususnya menyangkut aspek ketahanan budaya dan pencegahan terhadap gaya hidup hedonisme yang tersemai kepada anak sebagai salah satu variabel dalam penolakan konser. “Konser ini jauh lebih banyak mudaratnya (keburukannya) bagi anak bangsa”, pungkasnya. [KbrNet/adl]
Entri ini dituliskan pada 23/05/2012 pada 13:58 dan disimpan dalam Kabar Umat, Moralitas. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































lina berkata
Ya ampun kok baru sekarang ngmg seperti itu?! Konsernya artiss lain kan jg ditonton banyak remaja, kenapa KPAI tdk protes?? Kenapa baru sekarang?!
Vie berkata
Lina, km belum paham knpa lady gaga bnyk diprotes… krna dia adalah boneka iluminati….dan target mrka adl generasi muda… sebaiknya sblm mengeluh km cari artikel ttg iluminati dan satanisme…
RoHoT SI TUMPUL berkata
mrk pasti sangat paham klu ladi gaga di ijinkan maka akan mengalami kerugian yg sngt besar,tp ini masalahnya lain,INI MURNI KRN KETAATAN DAN KETAKUTAN PADA SANG TUAN.>>tuh disalah satu situs sdh muncul beritanaya:Duta besar Amerika Serikat kirim Tim keamanan Ke Polri dan datangi DPR bela Lady Gaga