Ini Saatnya SBY Tendang PKS dari Kabinet
Posted by KabarNet pada 04/05/2012
Ini Saatnya SBY Tendang PKS dari Kabinet
Jakarta – KabarNet: Momentum meninggalnya Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih seharusnya dijadikan sebagai titik pijak bagi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengevaluasi kabinet secara menyeluruh. “Kebutuhan untuk segera mengisi kursi menteri dan wamen yang kosong ini bisa digunakan sebagai momentum presiden untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh,” kata Wakil Sekjen PPP Arwani Thomafi di Jakarta, Kamis (3/5/2012).
Namun, dia menegaskan reshuffle secara menyeluruh yang dimaksudnya bukan berarti tidak hanya kebutuhan mengganti menteri dan wamen yang saat ini kosong saja. “Namun benar-benar mengevaluasi kinerja seluruh kementerian,” kata Arwani.
Hal senada diungkapkan oleh Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar, yang menyatakan momentum untuk presiden mereshuffle kabinet sangat tepat. “Tapi itu hak prerogatif presiden,” kata Marwan.
Wakil Sekjen Partai Golkar Nurul Arifin, mengatakan masalah reshuffle sangat tergantung pada kebijakan presiden karena hal itu merupakan hak prerogratifnya. Apabila reshuffle dilakukan, menurut Nurul, pasti Yudhoyono memiliki pertimbangan sendiri yang berbeda dengan persepsi pada umumnya. “Bisa jadi juga karena menyangkut kontrak politik lain yang umum tidak pahami. Jadi kita wait and see saja keputusan Presiden,” kata Nurul.
Hanya saja, dia menekankan momentum itu seharusnya diarahkan untuk mendorong keluarnya menteri dari PKS dari kabinet. “Reshuffle dan PKS keluar kabinet adalah dua hal yang berbeda. Antara menteri nonpartai dan menteri dari partai saja berbeda, tidak bisa dikait-kaitkan,” tutur Nurul.
Akan tetapi, bagi Sekjen PPP Romahurmuziy, momentum kebutuhan mengganti menkes memang bersamaan dengan kebutuhan mengganti menteri dari PKS. Menurutnya, mendorong keluarnya PKS juga akan berguna bagi mengefektifkan kabinet di masa depan. “Kalau itu tidak dilakukan, seluruh anggota koalisi ke depan tentu akan lebih bebas memaknai keberadaan nota kesepahaman koalisi,” kata Romahurmuziy. [KbrNet/Berita1/adl]








































CECEP berkata
Mumpung masih ada sisa2 kekuasaan tendang aja pak, pake aji mumpung. Thn 2014 presiden kayak sby udah ga laku lagi
wahyu nurudin berkata
mereka benar-benar ingin menyingkirkan pastai islam dari pemerintahan agar mereka bisa menguasai negara dengan sekulerisme.
Anonymous berkata
ganti aja pak yang bangkang sama orang orang nya kamu biar Indesia tambah rusak
BanQimoon berkata
KALO MENGUSIR PKS dari kabinet hanya gara2 VOOTING BBM. GANTI aja nama kabiet nya. KABINET ANTI RAKYAT KECIL. karena PKS kan membela rakyat kecil SECARA REAL.
alim berkata
PKS memang partai gak punya toto kromo, tendang saja sampai jauuuuhhhh
pksqu berkata
pks tuh batu karang… kalo mau nendang hati2…bisa jadi kaki loe sendiri yg patah