KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Peluang Bisnis! Batam Butuh 298 Ton Lele Per Bulan

Posted by KabarNet pada 30/04/2012

Batam – KabarNet: Bagi pembaca setia KabarNet yang tertarik untuk mengembangkan usaha dengan modal relatif kecil, namun dengan keuntungan yang lumayan besar, sebaiknya mempertimbangkan peluang bisnis ini. Peluang usaha dalam bidang budidaya lele di Kota Batam ternyata masih terbuka lebar. Hal ini karena tingginya kebutuhan lele di Kota Batam yang belum mampu dipenuhi seluruhnya oleh pembudidaya lokal. Mantan Penyuluh Lapangan Dinas Kelautan Perikanan Peternakan dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam Rudi Hendra mengungkapkan, kebutuhan lele di Kota Batam mencapai 298,5 ton per bulan. Sementara pembudidaya lokal hanya mampu memproduksi ikan lele sebesar 131 ton per bulan.

“Masih terjadi kekurangan hingga 167,5 ton ikan lele setiap bulannya yang akhirnya banyak dipenuhi dari lele impor seperti dari Malaysia,” ungkap Rudi Hendra dalam pelatihan budidaya ikan lele yang digelar DPC Federasi Pertambangan dan Energi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Batam di Hotel Pelita, Sabtu (28/4/2012).

Rudi menjelaskan, sebanyak 298,5 ton kebutuhan ikan lele ini dipenuhi oleh pasar-pasar dan koperasi lele di Kota Batam. Dimana dari pasar se Kota Batam mampu memenuhi sekitar 208,5 ton ikan lele per bulan atau 6.950 kilogram per hari. Selebihnya dipenuhi oleh koperasi lele, sebanyak 90 ton per bulan.

Tingginya lele di pasar-pasar di Kota Batam inilah yang sampai saat ini masih didominasi lele impor. Dibandingkan lele dari pembudidaya lokal, lele impor di pasaran jauh lebih murah, sehingga banyak dicari pembeli. “Harga lele di pasaran banyak ditentukan oleh importir lele, karena jumlahnya lebih banyak dibanding lele lokal,” ujarnya.

Tenaga Ahli Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, Tengku Said menyatakan, budidaya ikan lele perlu pengawasan atau monitoring. Dengan menyeleksi ikan di dalam kolam memiliki ukuran yang sama, agar tidak terjadi kanibalisasi, saling memakan antar mereka. “Kanibalisasi bisa dilakukan seekor ikan lele, bisa memakan hingga 10 ekor ikan lele lainnya dalam sehari. Untuk itu, harus dipisahkan antara yang besar dan yang kecil,” ujarnya.

Menurut Tengku, budidaya lele bisa menjadi mata pencaharian alternatif dan usaha sampingan. Apalagi dengan semakin meningkatnya kebutuhan dan permintaan ikan lele di masyarakat. “Angka permintaan semakin meningkat, sementara pelaksanaannya mudah, murah, cepat serta stabil dan tidak tergantung musim,” imbuhnya.

Ketua Panitia Penyelenggara, Richard menyebutkan, pelatihan budidaya lele dilakukan untuk memberikan peluang bagi peserta pelatihan agar mampu memanfaatkan peluang usaha budidaya. Sehingga melalui peluang usaha itu, bisa mengisi ataupun memasok kekurangan kebutuhan lele di Batam. “Peluang budidaya lele merupakan peluang usaha yang menjanjikan. Lele mudah pemeliharaannya, pertumbuhannya cepat tanpa perlu lahan yang khusus,” ujar Richard didampingi Sekretaris Panitia, Bambang Heri.

Anda berminat? Selamat mencoba.

[KbrNet/Inilah.com/Pelita/adl]

7 Tanggapan to “Peluang Bisnis! Batam Butuh 298 Ton Lele Per Bulan”

  1. tukang ikan berkata

    Peluang yang sangat bagus, selama ini pasokan lele terbesar datang dari Malaysia, yang memang dikenal murah,lebih tahan banting dan tidak mudah mati dibandingkan lele lokal, akan tetapi banyak yang menyangsikan kehalalan dan toyibnya pakan lele dari malaysia. mudah2an pengusaha Lokal mampu bersaing dalam mutu dan harga..

  2. Putra Borneo berkata

    ini kesempatan emas, modalnya cukup kolam2 kecil aja udah bisa budidaya ikan lele.

  3. Sarjana Nganggur berkata

    @Kabarnet, terima kasih infomya. Semoga Allah yang balas kebaikan anda, amin.

  4. Anonymous berkata

    TRIMAKASIH mudah-mudahan ini awal yang bagus bagi para pengusaha ikan lele untk mengembangkan hasil budidayanya…..

  5. denda berkata

    maaf saya mau tanya cara pengiriman ke batam dari jakarta gampang ga..saya ada permintaan kirim ke batam

  6. Lele Batam berkata

    khusus batam, saya sudah kembangkan benih lele yang non kanibal, dan bisa hidup dengan padat tebar tinggi kisaran 100 – 200 ekor/ liter jadi tidak perlu diseleksi.

  7. ary dhiya berkata

    ba yang butuh lele dalam jumlah banyak silahkan kontak saya di 085885369991

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: