KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Persis di Israel! Wapres Boediono “Ngatur” Suara Azan

Posted by KabarNet pada 28/04/2012

Jakarta – KabarNet: Niatan Wapres Boediono yang ingin supaya ketinggian volume pengeras suara saat mengumandangkan azan direndahkan agar terdengar sayup-sayup, langsung mengundang reaksi pro dan kontra dari berbagai pihak. Sejumlah pihak menilai Boediono sebagai orang yang “jahil dalam syariat Islam” (bodoh atau tidak memahami syariat Islam, red.) yang mengatur soal suara azan itu sendiri. Karena Rasulullah SAW menganjurkan agar suara azan harus keras bukan sayup-sayup, berdasarkan hadits Nabi SAW: “Tidaklah mendengar suara muadzin bagi jin dan manusia serta (segala) sesuatu, kecuali memberikan kesaksian untuknya pada hari Kiamat.” [HR Al Bukhari].

Sebelumnya KabarNet telah memberitakan tentang hal ini [Klik Disini] terkait permintaan Wapres Boediiono kepada organisasi Dewan Masjid Indonesia untuk mulai membahas dan mengatur tata tertib penggunaan pengeras suara di masjid-masjid. Menurut Boediono, apa yang dirasakan olehnya mungkin juga dirasakan oleh orang lain, yakni suara azan yang terdengar sayup-sayup dari jauh pasti terasa lebih merasuk ke sanubari dibanding suara yang terlalu keras, menyentak, dan terlalu dekat ke telinga.

Mengenai apa yang disampaikan Wapres tersebut, sebenarnya aturan soal pengeras suara itu sudah sejak lama diatur oleh Kementerian Agama (Kemenag). Sebagaimana dikutip detikcom dari situs bimasislam.kemenag.go.id, Jumat (27/4/2012), aturan itu sudah ada 1978. Soal pengeras suara itu diatur dalam instruksi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam).

Terkait pengaturan pengeras suara di masjid-masjid sudah diatur dalam keputusan Dirjen Bimas Islam nomor: Kep/D/101/1978 tentang Tuntunan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala. Keputusan itu ditandatangani oleh Dirjen Bimas Islam saat itu, Kafrawi, pada tanggal 17 Juli 1978.

Aturan Dirjen Bimas Islam mengenai syarat-syarat penggunaan pengeras suara antara lain sebagai berikut di bawah ini:

1. Perawatan penggunaan pengeras suara dilakukan oleh orang-orang yang terampil dan bukan yang mencoba-coba atau masih belajar. Dengan demikian tidak ada suara bising, berdengung yang dapat menimbulkan antipati atau anggapan tidak teraturnya suatu masjid, langgar, atau musala.

2. Mereka yang menggunakan pengeras suara (muazin, imam salat, pembaca Alquran, dan lain-lain) hendaknya memiliki suara yang fasih, merdu, enak tidak cempreng, sumbang, atau terlalu kecil. Hal ini untuk menghindarkan anggapan orang luar tentang tidak tertibnya suatu masjid dan bahkan jauh daripada menimbulkan rasa cinta dan simpati yang mendengar, selain juga menjengkelkan.

3. Dipenuhinya syarat-syarat yang ditentukan, seperti tidak bolehnya terlalu meninggikan suara doa, dzikir, dan salat. Karena pelanggaran itu bukan menimbulkan simpati melainkan keheranan umat beragama sendiri karena tidak mentaati ajaran agamanya

4. Dipenuhinya syarat-syarat di mana orang yang mendengarkan dalam keadaan siap untuk mendengarnya, bukan dalam keadaan tidur, istirahat, sedang beribadah atau dalam sedang upacara. Dalam keadaan demikian (kecuali azan) tidak akan menimbulkan kecintaan orang bahkan sebaliknya. Berbeda dengan di kampung-kampung yang kesibukan masyarakatnya masih terbatas, maka suara keagamaan dari dalam masjid, langgar, atau musala selain berarti seruan takwa juga dapat dianggap hiburan mengisi kesepian sekitarnya.

5. Dari tuntunan nabi, suara azan sebagai tanda masuknya salat memang harus ditinggikan. Dan karena itu penggunaan pengeras suara untuknya adalah tidak diperdebatkan. Yang perlu diperhatikan adalah agar suara muazin tidak sumbang dan sebaliknya enak, merdu, dan syahdu.

Bahkan di dalam instruksi Dirjen Bimas Islam tersebut juga diatur bagaimana tata cara memasang pengeras suara, baik suara ke dalam ataupun suara yang diarahkan keluar. Juga penggunaan pengeras suara di waktu-waktu solat.

Akan halnya “cawe-cawe” terhadap volume suara azan yang dilakukan oleh Wapres Boediono, Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M.Arwani Thomafi, menilai tindakan tersebut terlalu berlebihan. Menurutnya, masih banyak tantangan bagi umat Islam di Indonesia, ketimbang mengatur suara azan. “Apakah suara azan itu mengganggu? Perlu diketahui bahwa lantunan azan juga mencerminkan ekspresi keberagaman seseorang. Apakah kemudian ekspresi keberagaman lainnya juga diatur? Sebaiknya, Wapres fokus bagaimana memajukan umat Islam, daripada hanya mengatur suara azan,” tandasnya, Jumat (27/4/2012).

Selanjutnya M.Arwani Thomafi mengingatkan bahwa masih banyak persoalan bangsa ini yang memerlukan perhatian pemerintah. Untuk itu, pihaknya meminta agar Wapres Boediono mengklarifikasi pernyataannya. “Karena, hal ini bisa melukai hati umat Islam Indonesia.” kata Arwani mengingatkan.

Terkait ucapan Wapres Boediono tentang usulan pengaturan tinggi rendahnya pengeras suara yang mengumandangkan azan, mengingatkan kita kepada suasana di wilayah pendudukan Palestina. Di wilayah itu rezim penjajah zionis Israel melakukan pengaturan ketat soal azan ini dengan alasan suara azan mengganggu warga. Padahal suara azan sudah berkumandang di wilayah Palestina dan juga di Indonesia sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu. [KbrNet/adl]

44 Tanggapan to “Persis di Israel! Wapres Boediono “Ngatur” Suara Azan”

  1. Amin berkata

    suara azan adalah pemberitahuan kpd umat Islam ttg masuknya waktu shalat, disamping juga panggilan agar umat Islam melaksanakan.

    kalau suaranya sayup2 (apalagi pd waktu subuh), umat Islam yg sdg tidur bukannya terbangun utk shalat, malah tidurnya semakin lelap.

  2. DAYAK MUSLIM berkata

    Kurang kerjaan nih wapres.
    Di daerah pedalaman banyak yg masjid/musallanya tidak pake pengeras suara, krn ga ada listrik dan keterbatasan dana.
    Utk mengetahui masuknya waktu solat, kaum muslimin di pedalaman mengandalkan suara adzan dari masjid2 besar di kota2 terdekat yg pake pengeras suara.
    Trus kalo suara pengerasnya dikecilkan agar terdengar sayup2, lantas gimana spy bisa terdengar sampai jauh ke pelosok pedalaman.

    Nih wapres budiono kurang kerjaan. Mending ngurusin kasus korupsi bailout bank Century sana.

  3. Saiful berkata

    Budiono adalah geng mafia Berkeley antek Zionis yg menerapkan neo-liberalism dan ekonomi liberal di Indonesia. Memang otaknya sudah dicuci oleh zionis waktu dia sekolah disana. Jd ga heran kalo wawasan keislamannya tipis banget.

  4. Human Right berkata

    knp tidk manfaatkan teknologi, jd semua masjid diharuskan pake pengeras suara, tapi volumenya DIKECILKAN sebatas terdengar lingkungan sekitarnya. Jadi ga GANGGU orang lain!!!!!

  5. Human Right berkata

    ya ini yg bikin orang islam dari dulu ga maju2. Goblok kok dipiara!!

  6. amorpatria346 berkata

    Yang merasa terganggu dengan Suara Azan Indah, adalah orang tersebut berhati kotor dan jarang Tahajjud bagi yang ISlam (tunduk dan patuh terhadap perintah Allah dan RauslNya)..

  7. Suara Azan berkata

    Yang dimaksud Rasullulah teriak keras2, ya teriak2 pakai bacot mulut. Gak pakai speaker.
    Dasar kalian manusia2 tolol.

  8. Anonymous berkata

    Yang dimaksud rasullah teriak keras2 ya pakai bacot mulut, bukan pakai speaker. Jaman rasullah belum ada speaker.

  9. Anonymous berkata

    Yg dimaksud Rasullah teriak yg kencang, itu teriak pakai mulut doank, gak pakai speaker. Jaman dulu gak ada speaker.
    Apa nanti azan pakai bom aja sekalian, biar semua bangun sembayang ?
    Dasar manusia2 dungu, sembayang berdoa aja harus di panggil2. Sok suci padahal pemalas dan dungu.

  10. Anonymous berkata

    Masih aja ada orang goblok gini duduk di pemerintahan, banyak urusan lebih penting buat diurusi…masih banyak juga yang goblok ngasih komentar sok tau soal Islam…

  11. tohir berkata

    ambil hikmahnya saja, dari setiap kejadian itu.

  12. Orang Awam berkata

    Memang jaman sekarang banyak yg mengutak atik ajaran islam sesuai dng otaknya sendiri… Ada yg mengatakan agar suara Adzan diatur dng tehnologi agar yg dengar Adzan tsb dilingkunganya sendiri…. Ada juga yg menafsirkan Hadist Nabi SAW sesuai dng otak udangnya bhw yg dimaksud Nabi SAW dng suara keras adl dng Bacot tanpa speaker…. Ada lagi seorang Wapres yg mau menyamakan karakter dan pribadinya dng orang Islam seluruh Indonesia…
    Kenapa kita kok tidak berfikir positif:
    - Ketahuilah dng Suara Adzan yg begitu keras memanggil Ummat Islam unt Sholat berjamaah dimasjid seperti saat ini, apa hasilnya…. Masjid/Mushollah masih kosong, dengan Kerasnya Panggilan Assholatu Khoirunm Minannaum, tapi apa tanggapanya, belum tentu 5% penduduk dilingkungan anda yg bangun dan pergi kemasjid unt Sholat berjamaah…. Saya tidak bisa membayangkan hasilnya kalau Adzan itu dilakukan dng suara sayup sayup….
    - Hati hati Saudaraku, saat ini setan sudah tidak lagi merayu atau membujuk kita dengan berbuat kemaksiatan atau berbuat dosa secara langsung… Tidak seperti dulu lagi, saat kita tidak dirayu oleh setan dng Nikmatnya minuman keras, nafsu kaya dari berjudi, kepuasan selingkuh atau berzinah untuk terjerumus kelubang neraka… Setan sudah jauh lebih maju, mereka lebih membujuk kita dng kebenaran semu atau dng perbuatan yg seolah olah benar menurut pikiran kita agar mengaburkan yg jelas dan setan selalu menyiapkan argumen argumen untuk mendukung kebenaran semu tersebut lewat kebebasan logika kita dalam menafsirkan ayat ayat Suci Alqur’an atau Hadist dari Nabi SAW.
    - Saudaraku Islam sangat hati hati dan ketat dalam hal menempat segala sesuatu pada tempatnya, Islam sangat amat sempurna dalam mengatur siapa yg boleh mengatur Fatwa atau kalau saya pakai Bahasa Hadist atau Alqur’an segala sesuatu kalau diserahkan pada yg bukan ahlinya maka akan berantakan dan akan terjerumus pd kesesatan… Methode Islam dlm hal ini jelas, bukan nya supir taxi boleh jadi pilot pesawat.
    - Maaf Pak Boediono… Saya bukan nya mengatakan anda sbg supir taxi tapi ketahuilah anda itu seorang Wapres, seorang ahli ekonomi walaupun beberapa kalangan masih banyak yg meragukan keahlian anda karena setiap posisi yg anda jabat selalu terjadi tragedi, Menko, Gub. BI ( terjadi banyak problem dipos tsb saat anda menjabat)…. Makanya tolong jng lagi anda mencampuri atau meng intervensi dlm Fatwa Fatwa tentang aturan dlm Islam, saya kuatir nanti akan berantakan seperti pos pos jabatan yang pernah anda jabat selama ini

  13. amad berkata

    kalau pelan2 mah orang makin males ke mesjid, orang kenceng aje ud males….

  14. AwankRicardo berkata

    Itulah kalo pemimpinnya antek neoliberal. Bukannya ngurusin supaya rakyatnya sejahtera, ini malah ngusik persoalan agama yang jelas bukan kapabilitasnya untuk mencampuri. Btw, pesenan dari amrik atau yahudi tuh pak wapres???

  15. AwankRicardo berkata

    Aneh bener pak wapres ini. Lama tak tampil dan bersuara dihadapan rakyat, sekalinya tampil malah berkomentar ngaco. Urusin dulu rakyat ini. Koruptor itu dibasmi woy jangan lo piara dan jadiin sekutu.

  16. iwan berkata

    Akan muncul
    1. ulama yang materialistis (contoh Saya bisa ceramah asal 10jt atau lainnya)
    2. Memyuruh pada kebaikan dianya sendiri gak bener
    3. Ilmu semakin tidak barokah
    dan masih ada lagi segitu dulu aja cukup

  17. CECEP berkata

    Setan pasti takut pd suara adzan

  18. Maria Sitompul berkata

    Setan-Setan diatas takut pada Adzan, makanya suara adzan harus kencang, agar setan-setan lari terbirit birit.

  19. Anonymous berkata

    Astaqfirullah Hal’ Azim……. Inilah akibat dunia semakin maju, suara azan aja jadi pengganggu…… . . .

  20. Anonymous berkata

    Saya setuju kalau disetiap rumah org muslim, setiap ruangan nya dipadang speaker Toa yg sangat2 kencang, jadi suara adzan bisa semakin merdu. Merdu sekali.
    Itu yg namanya betul2 muslim ! Ayo pasang speaker semua !

  21. Anonymous berkata

    Bagaimana dengan suara anjing yg menggonggong sepanjang malam dirumah tetangga apa harus dikecilkan juga ….kalau ini jelas jelas mengganggu

  22. tukang sayur berkata

    lama-lama bukan dikecilin lagi Adzannya tapi dimatikan sekalian.. lha wong azan subuh keras2 juga masih molor juga ..ckckckck
    pak wapresss pak wapreesstt z z z zzz :p

  23. abdullah berkata

    memang seharusnya speaker itu tidak keras banget…dan di kita bukan hanya adzan yang pake speaker, tapi nyanyi-nyanyi lagu arab (pupujian) juga pake speaker..juga berdzikir pake speaker..pantas kalau banyak orang yang terganggu..seharusnya adzan doang yang pake speaker dan yang laen mah jangan…katanya alloh maha mendengar, masa berdoa pake speaker juga? Kan lucu? Tul gak?

  24. Anonymous berkata

    pak budiono tu berapa ya umur nya sekarang., hemmmm.
    -~~~~~~~~~~~~-> tobat yuk.,

  25. ahmadd berkata

    BABI ONO TOLO BANGET SEMOGA FPI DATANG KE TEMPAT KEDIAMAN NYA

  26. Anonymous berkata

    azan itu memang harus dikumandngkan dngn keras,agar stiap insan muslim itu bangun dan ingat untuk berubadah,memang benar pendat orang2 kalau ikhlas kok harus di ingatkan,tp begini kita ambil contoh tentan didirikita sendiri,dlm hidupkita kita sering berbuat tdk ikhlas padahal itukewajiban kt untuk memenuhinya,cnthnya bila kt kerja terkadang kt terlambat padahal kt tau itusalah,tp knp sering melakukanya dngn berbagaimacam alasan,padahal kt dibayar dan itunyata tdk sprti pahala yg masih semu dan ktblum tau akan mendapatkanya atau tdk,benar tdk?jd nggaplah azan sebagai alaram untuk mengingatkan kembali umat muslim untuk segera mengerjakan sholat,dan sebagai umatmuslim kt juga harus bisa memaapkan dan mengingatkan beliau dngn kata2 yg tdk anarkis dan memojokan beliau,krn stiap manusia pasti pernah berbuat khilap,begitu juga dngn kt,terima kasih

  27. Muslim berkata

    Ini tanda-tanda Dajjal suka menyebarkan kebohongan besar untuk menjauhkan kebenaran ajaran islam ini dari ummatnya,dan akan terasa panas kupingnya kalau mendengarkan suara Adzan,trus knp hanya suara adzan yg di usik,nyanyian puji-pujian yg pake sound system dan band segala gak di usik,atau aroma dupa tepekong,atau ritual tarian kecak,Kalau begitu hapus aja Tata cara semua agama.biar di beri gelar Tuhan…

  28. Anonymous berkata

    menyadarkan orang unt shalat itu haruslah dari hati, secara lembut, dan melalui teladan, bukan dengan kekerasan dan paksaan. negeri muslim terbesar, tapi kenapa koruptor, kemiskinan, kebodohan, kriminal jg banyak? islam itu bukan cm ucapan saja, ato gerakan badan doang. berilah teladan yang baik, agar orang2 bersimpati kepada islam, bukan sebaliknya menjadi antipati, karena sikap tidak toleransi dan spamming oknum-oknum yang menganggap mereka paling suci dan benar.

  29. Anonymous berkata

    bukan adzannya yang bikin masalah, tapi orang shalat aja sampe kedengeran keluar masjid, berdoa jg gitu, dzikir jg, baca alquran lewat kaset ayat yg sama tiap hari subuh dan magrib, yang bilangin orang kafir masuk neraka. blah …. apa ga ada cara yang lebih elegan dan efektif? percayalah mengerakkan seseorang dengan rasa terpaksa tidak akan berhasil, walaupun berhasil hanya akan bertahan sebentar. lain halnya jika hati yang telah bergerak. tapi bagaimana bisa, jika orang2 mengindentikan islam dengan paksaan, kekerasan, teroris, bukan hal-hal yang baik, misalnya menjadi seorang muslim yang rendah hati, intellectual, toleransi, peduli, membawa perubahan, dan shaleh tidak hanya secara ritual, tapi jg sosial.

  30. hamza berkata

    urus aja di istana kamu coi, gak usah munafik. orang risih dengar azan adalah orang2 munafik, orang2 yang hatinya kotor, dan non muslim. tapi kadang2 non muslim bisa masuk muslim juga krn azan. asal tdk diarahkan langsung ke rumah2 orang, arahkan ke atas makanya tiap mesjid ada menaranya maksudnya tidak ganggu . jadi bak2 yang munafik sadarlah sebentar lagi pada jadi bangke lu. nauzubillah minzalik sadar sadar lu pade.

  31. karnari berkata

    hai budionok ,didepan lu ada kemunafikan lu gak berkutik, bungkem bak orang goblokkkkk, eh azan lu usik dasar munafik lu.

  32. temonsoejadi berkata

    NITIP artikel mas
    http://temonsoejadi.wordpress.com/2012/05/01/kenapa-harus-berbakti-kepada-orang-tua/

    terima kasih

  33. Dangdut berkata

    Boediono ini Islam KTP, ga ngarti aturan tata cara azan. Dimanapun di seluruh dunia ya ga ada yg namanya azan dilakukan dgn suara pelan. Bego kok ngomong.

  34. mamak berkata

    TAK ADA HAKNYA BUDIONO SAMPE NGATUR SUARA ADZAN, INI RANAH MUI, KALAU BUDIONO BIDANGNYA EKONOMI. KARENA KETIDAK TAHUANNYA ITULAH BILANG SUARA ADZAN SAYUP SAYUP SAMPAI, ADZAN ITU HARUS KERAS DISINI BUKAN DIISRAEL, INDONESIA MAYORITAS ISLAM…MAKANYA JANGAN ASAL NGOMONG…. SELESAIKAN DULU BIILOUT CENTURY YAA WAPRES..?

  35. Anonymous berkata

    eee………baru tahu klo Budiono tuh agennya Israel!!!!!!!!!!!

  36. Jojo berkata

    Siapa ya yg milih BUDI O*O dulu, udah tau bego goblok tolol masih dipilih, anjing Israel dan liberal,mending BUDI ANDUK aja

  37. aneh berkata

    Aneh bgt.. Udah d baca blum.. Pidatonya secara keseluruhan.. Budayakan membaca emang perlu d indonesia.. Jangan percaya satu sumber.. Telaah.. Pelajari.. Cari informasi.. Jangan cepat menghakimi..

  38. Suryo berkata

    Suatu ketika nun di sana di Negeri Belanda Loceng gereja berdentang cukup keras dan berbunyi cukup lama. Karuan saja orang-orang di sekeliling gereja itu terhenyak merasa terganggu. Lalu mereka pergi rame-rame melapor ke polisi untuk memprotes suara lonceng gereja tersebut. Pak polisi lalu datang untuk memperingatkan gereja tsb. Tak lama kemudian keluar peraturan yang berisi peringatan siapa saja yang membunyikan gereja terlau nyaring akan didenda 1000 Euro. Sumber dari seorang Belanda

  39. Anonymous berkata

    SEBAGIAN TANDA – TANDA AKHIR ZAMAN YG SEMAKIN DEKAT….

  40. Nenekmu berkata

    Anonymous@tulisan anda susah di pahami kadang anda mendukung kadang juga menjelekkan.mestinya punya pendirian tegas MENDUKUNG wacana ini atau MENOLAK jangan2 anda gak punya agama kali ya…(negeri muslim terbesar tapi kenapa koruptor,kemiskinan ,kebodohan ………) tau gak anda hukum mayoritas dimana ada kumpulan yg banyak itulah yg terlihat. kalau anda berada di kolombia mayoritas non muslim siapa yg banyak perampok,tukang perkosa,tukang paksa,mafia,pengkhianat,orang tolol,goblok,memaksa orang masuk agamanya dengan kekerasan,penipuan,dll…? jgn asal ngomong aja…munafikl

  41. pancasila berkata

    eh peraturan 1978 itu diikutin, jangan dilanggar di mana2

  42. Anonymous berkata

    Adzan Merupakan Salah Satu Da’wah Umat Islam Untuk Melawan Yahudi sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW… Yang Mengatur Kumandang Adzan Keislamannya dipertanyakan….

  43. zandy berkata

    sudahlah Boediono,jgnlah diatur suara zan itu…
    apa bpk pikir,dgn kputusan itu akan lbih bsar dampak positif ktimbang negatifnya ?????
    jika Bapak slh mngambil kputusan,ingatlah brp bnyak org yg mndoakan Bapak,n kputusan Bapak ini akan diminta pertanggung jwabannya di AKHIRAT nnti !!!!
    Bapak yakin ada dalil yg mngatakan bahwa suara azan HARUS/WAJIB PELAN ????
    Jika ada,tlg tampilkan di media massa segera !!!
    tunjukkan apa yg bs Bapak pertanggung jawabkan di depan ALLAH SWT & WNI yg mayoritas Muslim !!!

  44. Umar Sabilillah berkata

    sadarlah Bapak Wapres,kputusan anda ini sm dgn kputusan Org israel Bangsat LAKHNATULLAH….
    Anda tw tdk apa agam Anda sm dgn org Yahudi itu ???
    dr dl Islam mngajarkan bahwa Yahudi itu MUSUH islam,bkn TEMAN 1 PENDAPAT !!!!!
    Bapak Wapres tercinta ini Islam Apa Yahudi agamanya ????

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: