Biaya ‘PERSIAPAN’ Rapat SBY Rp546 Juta Sekali Rapat
Posted by KabarNet pada 21/04/2012
Jakarta – KabarNet: Seandainya ada perlombaan tingkat internasional untuk seni menghambur-hamburkan uang negara, bisa dipastikan para pejabat pemerintah di negeri ini akan menjadi juara umum. Betapa tidak, kita sudah mendengar tentang alokasi anggaran rapat Presiden dan/atau Wakil Presiden untuk 2012 yang nilainya mencapai angka fantastis Rp 30,1 Miliar. Kini terungkap pula sebuah fakta baru yang makin menambah kemuakan rakyat terhadap perilaku pejabat pemerintah di negeri ini, yakni anggaran ‘PERSIAPAN’ rapat Presiden dan Wapres dialokasikan sebesar Rp546 Juta untuk sekali rapat.
Perlu diingat bahwa biaya tersebut bukan biaya rapat itu sendiri, melainkan BIAYA ‘PERSIAPAN’ RAPAT’. Karena masih ada biaya-biaya lain untuk keperluan rapat itu sendiri yang sudah dialokasikan secara terpisah di dalam pos anggaran lain. Fakta ini diungkapkan oleh Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, yang membongkar data tersebut dari dokumen tentang alokasi anggaran Sekretaris Kabinet. Di dalam dokumen itu tercantum biaya sebesar Rp 546 juta yang digelontorkan Sekretaris Kabinet untuk biaya ‘PERSIAPAN’ rapat.
“Jadi, sebelum rapat dimulai, ada anggaran yang mubazir alias anggaran yang sia-sia, yaitu pada program di Sekretaris Kabinet yang harus menyiapkan materi sidang dan rapat lainnya yang akan dipimpin Presiden dan/atau Wakil Presiden serta rapat kerja Sekretaris Kabinet sebesar Rp 546.160.000,” tutur Uchok Sky Khadafi, di Jakarta, Jumat (20/4/2012).
Dari dokumen anggaran tersebut diperoleh data perincian bahwa dana Rp 546 juta itu digunakan sebagai berikut:
-Untuk mempersiapkan bahan-bahan sidang kabinet sebesar Rp 106.010.000,-
-Untuk penyiapan bahan rapat atau pertemuan yang dipimpin Presiden dan/atau Wakil Presiden sebesar Rp 61.932.000,-
-Untuk pelaksanaan fungsi-fungsi yang diberikan oleh Deputi Bidang Persidangan Kabinet sebesar Rp 378.218.000,-.
Total = Rp546.160.000,- untuk ‘MEMPERSIAPKAN’ 1 kali rapat.
Uchok mengecam adanya alokasi anggaran sebesar Rp 546 juta ini sebagai pengeluaran dana yang jelas-jelas mubazir. Menurutnya, Sekretaris Kabinet harus bisa menghapus anggaran ini agar APBN Perubahaan 2012 tidak cepat habis atau membebankan APBN. “Semoga sebelum terbitnya DIPA baru, anggaran ini sudah dihapuskan,” ujarnya.
Sebelumnya, FITRA melansir alokasi anggaran rapat Presiden dan/atau Wakil Presiden untuk 2012 mencapai Rp 30,1 miliar. Menanggapi hal itu, mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra menilai hal itu sebagai suatu yang berlebihan. Menurutnya biaya rapat bisa ditekan bahkan tidak memerlukan biaya jika tidak terlalu penting. “Kalau cuma rapat saja tidak perlu sampai miliaran, itu kan bisa diambil dari biaya anggaran rutin saja,” kata Yusril.
Sebagai mantan Menteri Sekretaris Negara yang terbiasa mengurusi rapat-rapat Presiden beserta jajaran menteri kabinet, Yusril mengatakan bahwa dalam rapat biasanya tidak ada pengeluaran yang besar. Karena itu, ia merasa aneh jika anggaran untuk rapat saja mencapai miliaran rupiah. “Pengalaman saya dulu tidak perlu mencapai segitu untuk rapat, anggaran diambil dari sekretariat kabinet,” tandasnya.
Sungguh menakjubkan kreatifitas para pejabat pemerintah di negeri ini dalam bidang seni menghamburkan uang negara. Benak mereka betul-betul kaya dengan inspirasi dan inovasi tentang seni dan kiat-kiat menumpuk harta dari cipratan uang negara yang terhambur dan tercecer untuk hal-hal non-sense yang tak masuk di akal. Seperti anggaran ‘PERSIAPAN’ sebuah rapat yang biayanya menelan dana Rp546 Juta untuk sekali rapat. Maka kini timbul pertanyaan logis di benak rakyat yang notabene adalah “pemilik” dari uang negara yang dihamburkan itu, yakni rapat macam apa yang “persiapannya” menelan dana lebih dari ½ Miliar rupiah itu? Apakah pulpen yang dibagikan kepada para menteri kabinet peserta rapat tersebut terbuat dari emas bertatahkan berlian? [KbrNet/adl]







































Sang Kata berkata
Yang dibutuhkan rakyat berapa biaya dapur presiden RI ???
Yang dibutuhkan rakyat berapa biaya dapur presiden RI ???
Yang dibutuhkan rakyat berapa biaya dapur presiden RI ???
REPUBLIK PENYAMUN berkata
Inilah rezim DRACULA penghisap darah rakyat.
Tapi kalo sistim high cost politics tidak diubah, penggantinya pun akan sama saja spt yg sekarang.
bramsonata berkata
Saya ingin berita ini benar-benar facta dan ada data yg akurat,agar tidak menyesatkan orang yg bodoh.