Pontianak Mencekam, Warga Dayak Serang FPI
Posted by KabarNet pada 15/03/2012

Ilustrasi
Pontianak – KabarNet: Situasi Kota Pontianak, Kalimatan Barat saat ini dalam kondisi mencekam. FPI Pontianak, diinformasikan sedang diserang warga Dayak, bahkan dikabarkan kedua kubu saat ini dalam kondisi sudah berhadap-hadapan. Tepatnya pada waktu ashar tadi, Kamis (15/3/12), Sultan Pontianak pun ikut turun ke lapangan ditengah-tengah warga muslim yang sedang berhadapan dengan warga Dayak dari luar Pontianak yang akan menyerang.
Saat ini massa Umat Islam dan FPI telah berkumpul di lapangan YARSI, demikian pula ribuan warga Dayak, bahkan diberitakan sejumlah kendaraan truk telah berkumpul di Rumah Betang Pontianak (sebelumnya tertulis 200 truk). Pihak Aparat harus segera merespon keadaan ini sebelum timbul kerusuhan besar yang bernuansa SARA. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan dari pihak aparat. Demikian informasi yang diterima KabarNet beberapa saat lalu.
Gejala keributan ini sudah terindikasi sejak beberapa hari lalu. Aksi tersebut adalah kelanjutan dari aksi hari sebelumnya. Kemarin, puluhan mahasiswa Dayak melakukan aksi dengan memasang spanduk penolakan terhadap FPI. Umat Islam Kalbar tidak terima dengan kelakuan sekelompok mahasiswa itu. Lantas mereka menurunkan spanduk-spanduk penolakan terhadap FPI, sehingga terjadilah konflik antara mahasiswa Dayak yang telah terprovokasi dengan umat Islam Dayak..
Setelah mahasiswa Dayak itu mundur karena jumlah mereka sedikit, ternyata sekitar seribu warga Dayak yang sudah disiapkan, balik menyerang umat Islam. Orang Dayak yang membawa senjata tajam itu berkumpul di daerah Sungai Jawi, Pontianak Barat, Rabu (14/3/2012) sekitar pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, Voa-Islam.COM memberitakan. Rabu malam (14/03/2012), Kota Pontianak mencekam. Jalan-jalan utama menuju kota Pontianak diblokir oleh ratusan TNI dan Polri. Kejadian ini dipicu insiden yang terjadi pada Rabu siang (14/03/2012) di daerah Sui Jawi, tepatnya di Jl. KH Wahid Hasyim, Kalbar ketika seorang aktivis Dayak memasang spanduk penolakan FPI yang mengatasnamakan organisasi pemuda dayak, spanduk tersebut dipasang di halaman asrama “PANGSUMA” (sebelumnya tertulis PANAMA) yang merupakan asrama perkumpulan Mahasiswa Dayak.
Salah seorang anggota FPI yang kebetulan melintas dan melihat spanduk tersebut, meminta agar spanduk diturunkan, namun pemilik spanduk justru melawan laskar FPI tersebut dengan nada menantang. Anggota FPI yang lain beserta polisi pun mulai berdatangan. Oleh pihak kepolisian, spanduk tersebut diminta untuk diturunkan, namun pemilik spanduk tersebut tetap melawan polisi tersebut. Massa yang tak suka ulah Dayak pun geram lalu merebut dan menurunkan paksa spanduk tersebut dan berusaha memasuki asrama. Namun hal tersebut dibubarkan paksa oleh polisi. Aktivis dayak provokator itu pun lalu diamankan oleh kepolisian. Akibat peristiwa ini, mengundang keributan yang lebih besar hingga akhirnya membuat warga muslim berhadap-hadapan dengan warga Dayak.
Masyarakat muslim yang bersimpati kepada FPI tidak berhenti berdatangan dari berbagai penjuru kota, bahkan luar kota. Hingga Rabu sore hari (14/03/201) mereka mengepung asrama “PANGSUMA” yang berisikan para aktivis perkumpulan mahasiswa Dayak. Asrama lalu dijaga ketat oleh pasukan anti huru-hara berpakaian lengkap. Para mahasiswa dayak itu pun terkepung selama 3 jam hingga akhirnya dievakuasi oleh pihak kepolisian untuk dibawa ke rumah adat Dayak Kalimantan Barat yang merupakan “markas” pemuda-pemuda Dayak di Kota Pontianak. Jalan-jalan menuju akses kota Pontianak pun mulai diblokir untuk mengantisipasi datangnya masyarakat menuju lokasi Asrama.
Melihat kondisi yang begitu memanas, maka pada malam tersebut diadakanlah pertemuan yang dimpimpin oleh Wakapolda Kalbar Komisaris Besar Syafarudin. Dihadiri Wakil Walikota Pontianak – Paryadi, Kapolresta Pontianak Kombes Muharrom Riyadi, Dandim Pontianak Letkol Bima Yoga dan Dewan Adat Dayak Yakobus Kumis, serta Ketua DPD FPI Pontianak Ishak Ali Al Muntahar. Malam itu sebenarnya diputuskan bahwa dari pihak Dayak dan FPI sepakat untuk saling menahan diri. Namun entah mengapa sampai saat ini ketegangan antara dua kubu belum juga mereda. [KbrNet/Voa-Islam]
Entri ini dituliskan pada 15/03/2012 pada 17:30 dan disimpan dalam Info, Kabar Umat, Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































Muslem berkata
Kita sesama bangsa seharusnya kompak, sebaiknya masalah itu diselesaikan dengan kekeluargaan jangan seperti ini.
mudah-mudahan kejadian ini cepat selesai.
Aamiin ..
Anonymous berkata
Janganlah kau benci FPI KARENA MEREKA SEBAGIAN DARI TAMENGNYA ISLAM.. DAN JANGAN KALIAN MEMBENCI DAYAK KARENA MEREKA SAMA SAUDARA KITA.. BHINEKA TUNGGAL IKA. BENCILAH KEMUNGKARAN
rezabecks berkata
Dipikir2 apa Tuhan itu perlu dibela ? Kan Tuhan itu yang empunya semuanya, kalo DIA berkehendak pasti terwujud, kalo perlu dibela manusia berarti apakah Tuhan nda mampu ? Direnungi …
siahaanlah berkata
Mari BELAJAR DARI NEGARA BERKEMBANG YANG JAUH LEBIH DULU MENJALANKAN DEMOKRASI BEBAS …KOREA, MALAYSIA, DLL
KALAU BANGSA INI MEMANG GAK SANGGUP, DAN HARUS KEMBALI MAEN TANGAN BESI SEPERTI JAMAN doeloe..YA JUJUR SAJALAH…APA KATA DUNIA???
Apakah MEMANG MENTAL KITA ……????? Hendaknya semua pihak jangan mau jadi ”babu” nafsu…
Rezakiper berkata
Rezabecks berkata
18/03/2012 pada 11:46 e
Dipikir2 apa Tuhan itu perlu dibela ? Kan Tuhan itu yang empunya semuanya, kalo DIA berkehendak pasti terwujud, kalo perlu dibela manusia berarti apakah Tuhan nda mampu ? Direnungi …
#
KOMENTAR:
Setuju dgn @Rezabecks
AlQur’an dikencingi, umat Islam ga boleh protes, biarin aja nanti Allah SWT yg bela.
Alkitab/Bible diberakin, biarin aja umat Kristiani ga boleh protes,nanti Bapa & Yesus & Roh Kudus yg bela.
Kitab Weda dipake ngepel kandang sapi, umat Hindu ga boleh protes,biarin aja nanti Dewa Wisnu yg bela.
Tripitaka dipake sbg toilet paper buat ngelap tai, umat Buddha ga boleh protes, biarin aja nanti Sang Buddha Gautama yg bela.
Masjid dibom biarin aja, umat Islam ga boleh protes, nanti Allah SWT yg bela.
Gereja dibakar, umat Kristiani ga boleh protes, biarin aja nanti Bapa & Yesus & Roh Kudus yg bela.
Sri Paus disodomi rame2, umat Kristiani ga boleh protes, biarin aja nanti Bapa & Yesus & Roh Kudus yg bela.
#
( @Penonton: -> ternyata ada juga manusia berotak keledai )
Indra berkata
Daripada nolak FPI mending pada demo nolak kenaikan BBM aja
NKRI berkata
Indonesia Raya
Indonesia tanah airku
Tanah tumpah darahku
Disanalah aku berdiri
Jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku
Bangsa dan Tanah Airku
Marilah kita berseru
Indonesia bersatu
Hiduplah tanahku
Hiduplah negriku
Bangsaku Rakyatku semuanya
Bangunlah jiwanya
Bangunlah badannya
Untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Tanahku negriku yang kucinta
Indonesia Raya
Merdeka Merdeka
Hiduplah Indonesia Raya.
Ini Yang Betul! berkata
AWAS! @RAKYAT INDONESIA WASPADALAH!
Ini skenario ADU DOMBA oleh Rezim SBY.
Umat Islam & FPI sengaja DIADU DOMBA dengan Warga Dayak agar terjadi konflik dgn tujuan untuk mengalihkan perhatian masyarakat dari isu2:
…………..kenaikan harga BBM
…………..korupsi kader2 Partai Demokrat
…………..korupsi anggota2 DPR
…………..korupsi proyek2 pemerintah
…………..kegagalan2 Pemerintah Rezim SBY.
Ingatlah, Wahai Saudara2ku bangsa Indonesia yg tercinta.
Warga Dayak itu rakyat yg cinta damai. FPI pun ormas yg tidak pernah memegang senjata pembunuh dan sejak berdiri tak pernah ada seorangpun yg mati karena FPI.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
KITA SEDANG DIADU DOMBA.
Wahai Saudara2ku bangsa Indonesia yg tercinta.
Kalian orang2 Cerdas!
Kalian orang2 Cerdas!
Kalian orang2 Cerdas!
Jangan mau diprovokasi oleh rezim SBY!
Jangan Mau Diadu Domba oleh Rezim SBY!
Mari kita akhiri perdebatan bodoh ini!
Terima kasih dan maaf.
Anonymous berkata
menyangkut penulisan di atas, mohon diralat lagi dalam bahasanya. saya kira FPI itu satu organisasi begitu pula mahasiswa di asrama pangsuma itu satu organisasi. tulisan di atas menyebutkan umat muslim, dalam hal ini saya faham antara FPI dan MUSLIM tapi jangan di kaitkan antara FPI dan muslim (MUSLIM itu satu Agama yang jadi panutan).j adi tulisan yang anda tulisakan itu tidak semuanya warga muslim/islam yang menyetujui hal itu begitu pula sebaliknya warga dayak, di KAL_BAR sendiri masyarakat dayak terbagi dari berbagai suku. Organisasi teteap organisasi jangan dikaitkan sama agama.
NKRI berkata
@Admin Kabarnet
Sperti Anda lihat sendiri prdebatan ttg masalah ini tdk mengarah ke solusi positif yg mendinginkan suasana. Tp bahkan makin memanas menjurus ke perpecahan dan disintegrasi bangsa.
ADA BEBERAPA PROVOKATOR YG MENYUSUP DAN IKUT BERKOMENTAR. TERBACA DARI KOMENTARNYA YG TIDAK BERSAHABAT DAN BERNADA MEMANASKAN SITUASI YG SUDAH PANAS!
Saya mengusulkan sebaiknya thread ini dihapus, atau setidaknya fasilitas utk menulis komentar ditutup aja. Terima kasih.
Anonymous berkata
yang termakan isu dan provokasi berarti dikadali mentah mentah mau nggak makan kadal mentah mentah ?
m1stik berkata
jangan mau terprovokasi,saudara2ku.
Ujung2nya akan menderita.kami diposo sudah merasakan dampaknya.yang ada hanya penyesalan.semoga kita tetap hidup damai.
Ingat,TORANG SAMUA BASUDARA.
Ronald Den's berkata
dimana ada FPI pasti ada keributan bukan adanya umat islam,… islam cinta damai tapi yang suka bikin ulah itu FPI_nya klo mau digorok … gorok aja FPI_nya.. krn yang selalu bikin rusak sesuatu itu setan adanya
Agus Fauzi berkata
@Ronald Den’s yang bilang “dimana ada FPI pasti ada keributan bukan adanya umat islam,… islam cinta damai tapi yang suka bikin ulah itu FPI_nya klo mau digorok … gorok aja FPI_nya.. krn yang selalu bikin rusak sesuatu itu setan adanya”
Yang setan sebetulnya kamu ronald den’s, yang mesti digorok sebetulnya kamu! dasar antek Liberal! mau rusuh disini ya, ngenet isinya spam melulu. Lihat berita dibawah.
“Sebelumnya dikabarkan, saat Ketua Umum Habib Rizieq Syihab datang ke Pontianak, Ketua DAD Kalbar Yacobus Kumis menemuinya di rumah salah seorang pengurus FPI di Pontianak. Dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin (12/3/2012), sekitar 17.30 WIB, terjadi kesepakatan FPI Kalbar akan selalu berdialog dan bekerjasama dengan DAD Kalbar.
“Ada kesepakatan bahwa FPI Kalbar dan DAD Kalbar akan selalu membuka dialog dan bekerjasama membela rakyat dan negara”, kata Habib Rizieq dalam SMS-nya kepada Suara Islam Online, Senin malam sekitar pukul 19.44 WIB.
Kalau DADnya saja bertemu dan akan menjalin kerjasama dengan FPI, lantas mengapa ada segelintir mahasiswa yang menolak. Ketahuan sekali provokatornya.”
Setuju sama agan Ini Yang Betul!
along berkata
mudah mudahan KALBAR aman dan tentram
erlina berkata
buat anonymous sebaiknya belajar agama lebih banyak lagi, kira-kira 20 tahun gitu lah….pahami jihad yang sebenarnya !!!
acie berkata
yaaaa.. jangan saling melukai.. luka satuu.. turuun semuua.. benar ga ?? rukuun2 ajalah yaaaa.. jangan sering anarkiiss
agus.juba berkata
Hadeh,,,,hadeh,,,,,saya juga atau kami orang borneo kita tahuorang borneo sopan,tapi kami dukung fpi dan sayang juga orang dayak,saudaraku dayak kita pernah menang lawan suku madura dan letta islam lamkari atau ldii,itu semua karna merka sombong dan sok jago,jadi kami harap kita jagan melupakan itu salam borneo
Sujatmiko Kencana berkata
Semoga Allah selalu melindungi dan menguatkan FPI………maju terus dalam amal makruf wa nahi mungkar
Anonymous berkata
Sebagai salah satu warge negara Indonesia yang sudah lama tinggal di negara Eropa, saya selalu pulang ke tanah air untuk melihat keluarga, teman-teman, tetangga yang sudah saya kenal sejak saya kecil. Bahkan saya juga mempunyai dua kakak ipar yang sangat saya sayangi, dan mereka asalnya dari dearah pedalaman yang kita kenal dengan kata dayak. Kita selalu hidup damai dan sejahterah sampai saat ini.
Bersama ini, saya berharap kepada masyarakat indonesia dimana saja kalian berada, marilah kita hidup bersama dengan damai dan kompak, setiap masalah yang datang dalam hidup ini, selalu ada jalan keluarnya. Satu suku untuk semua, dan semua untuk satu suku. Saya bangga sebagai warga negara indonesia, marilah kita ujudkan kedamaian dan kesejahteraan sebagai contoh anak-anak kita di hari tua.
Salam sejahterah dari Jerman
Ratna
Anonymous berkata
muda2han pristiwa di kalbar cpt sLsai
Ibrahim Aza berkata
Demografi Kalimantan Barat (Kalbar) –
Suku bangsa : Dayak (35%), Melayu (13%), Sambas (12%), Tionghoa (9%), Jawa (9%), Kendayan (8%))[3] – Agama : Islam (57,6%), Katolik (24,1%), Protestan (10%), Buddha (6,4%), Hindu (0,2%), lain-lain (1,7%) – Bahasa : Bahasa Indonesia, Bahasa Dayak, Bahasa melayu, Bahasa Tionghoa
Demografi Kalimantan Tengah (Kalteng) –
Suku bangsa : Banjar (24,20%), Jawa (18,06%),
Ngaju (18,02%), Dayak Sampit (9,57%), Bakumpai (7,51%), Madura (3,46%), Katingan (3,34%), Maanyan (2,80%) [2] –
Agama : Islam (69,67%), Protestan (16,41%), Hindu (10,69), Katolik (3,11%), Buddha (0,12%) –
Bahasa : Bahasa Dayak, Bahasa Indonesia
Demografi Kalimantan Selatan (Kalsel) –
Suku bangsa : Banjar , Dayak ,Jawa , Bugis [3] –
Agama : Islam (96,80%), Protestan (2,85%), Katolik (1,81%), Hindu (0,95%), Buddha (0,17%) –
Bahasa : Bahasa Indonesia(id), Bahasa Banjar (bjn), Bahasa Bakumpai (bkr), Bahasa Bukit (bvu), Bahasa Dusun Deyah (dun), Bahasa Maanyan (mhy).
Demografi Kalimantan Timur (Kaltim) –
Suku bangsa : Jawa (29,55%), Bugis (18,26%), Banjar (13,94%), Dayak (9,91%), Kutai (9,21%), Madura (1,24%), Tionghoa (1,16%), dan Lain-lain (16,73%).[4] –
Agama : Islam (82,3%), Kristen (Protestan & Katolik) (16,4%), Hindu (0,58%), dan Budha (0,78%) (2009)[5] –
Bahasa : Bahasa Indonesia, Banjar, Dayak, Kutai
Ibrahim Aza berkata
Di setiap Rukun Tetangga (RT) harus dibentuk perkumpulan Majelis Taklim, yakni Majelis Taklim Kaum Bapak dan Majelis Taklim Kaum Ibu, beranggotakan seluruh kaum bapak/ibu di RT. setempat, sebagai media dakwah dan media untuk meningkatkan silaturrahim dan ukhuwah islamiyah bagi kaum muslimin setempat, selain sbg benteng melawan pemurtadan.
Majelis Taklim harus memiliki silabus (daftar kitab/buku yang diajarkan), misalnya kitab tafsir Al Quran, kitab shahih bukhari, kitab shahih muslim, dll.
Ibrahim Aza berkata
Kegiatan utama dari Ikatan Remaja Masjid (IRMA) tentunya adalah Majelis Taklim Remaja (Pengajian Remaja), yang diadakan secara rutin seminggu sekali untuk meningkatkan ilmu agama bagi para anggota IRMA bersangkutan.
SAPAR berkata
assalamualaikum smuax….utk bang MISTIK slm knl saudara….syukurlah smuax udah bs tergendali dgn aman,mendinggan kita demo ke pemerintah aja tentang BBM….
some one in the dark berkata
demo boleh demo tapi jangan demo pake ala FPi. manfaatkan waktu, tenaga, nalar, dan semuanya demi kesejahteraan bangsa ini
Menjadi Teknisi Komputer Yang Terampil berkata
banyak yang cinta damai tapi perang semakin ramai ckckckck
chris berkata
assjalamualaikum.wr wb,saudara saudaraku yg seiman,sesungguhnya musuh islam itu tdk nampak nyata didunia,tetapi musuh kita syaitan musuh nyata bagimu
opik berkata
Kenapa y bangsa kita semakin terpuruk dan g bisa berfikir positip tuh klo mau perang perangi negara yg telah marebut hak kita bukan kita malah perang dlm negri
angga berkata
Usir aje kang …………
Ane Di dukung mana yang benar aje..qq
Anonymous berkata
AL ANFAAL [8:1] Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: “Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul593, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan ta’atlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.”
AlMu’minuun 5-6
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.”
Ayo Jihad….. Allahuakbar…… seperti kerusuhan 1998…. bakaaaaar….. rampaaaas…. perkosaaaa…..
HT berkata
Alkitab I Samuel 15:2-3 yang berbunyi sebagai berikut :
2.Beginilah firman Tuhan semesta alam : Aku akan membalas apa yang dilakukan orang Amalek kepada orang Israel,karena orang Amalek menghalangi mereka,ketika orang Israel pergi dari Mesir.
3.Jadi pergilah sekarang,kalahkanlah orang Amalek,tumpaslah segala yang ada padanya,dan JANGANLAH ADA BELAS KASIHAN KEPADANYA.
Bunuhlah semuanya,laki-laki maupun PEREMPUAN,ANAK-ANAK maupun ANAK-ANAK-ANAK YANG MENYUSU,LEMBU maupun DOMBA,UNTA maupun KELEDAI.
( ulangan 20:14 ) Hanya perempuan,anak-anak,hewan dan segala yang ada di kota itu,yakni seluruh jarahan itu,boleh kaurampas bagimu sendiri,dan jarahan yang dari musuhmu ini,yang diberikan kepadamu oleh TUHAN,Allahmu,boleh kaupergunakan.
Anonymous berkata
Baugus Al Kitab apa Al Quran sih? bingung?
Maria Sitompoel berkata
ummat islam pasti menang
Sangkoh tandilang berkata
Gue sependapat dengan Dayak, Fpi jgn merajalela di indonesia karena indonesia ini milik 5 agama.
Sangkoh tandilang berkata
STOP…!!! FPI..
Sangkoh tandilang berkata
Singkirkan FPI. Jadikan lah bangsa indonesia bangsa yg tidak akan membedakan satu dengan yang lain
Sangkoh tandilang berkata
Gue dukung dayak, Enyalah engkau FPI, Mari kita semua memuji Tuhan YESUS
Sangkoh tandilang berkata
Hai… FPI, Jangan macam2 dengan dayak ya.
Khalid bin Walid berkata
kalian hina suku kami diam dan kalian tetap saudara kami..politik kalian kuasai kami diam dan kalian tetap saudara kami…perekonomian kalian kuasai kami diam dan kalian tetaplah saudara kami sampai kapanpun meskipun kalian berbeda agama, suku, ras dan budaya…
tapi jika ISLAM dan Nabi kami tercinta dihina…Kitab Alquran kami kalian injak-injak…jangankan harta nyawa kami pasang dan darah akan kami alirkan demi membela Allah dan Rasulnya…
kami cinta syahid … kami rindu mati syahid kami prajurit islam pencari kemuliaan, persaudaraan dan pemburu mati syahid…bagi kami kematian adalah awal kehidupan abadi
orang yang benar2 islam cinta kedamaian…ALLAHU AKBAR
stop kekerasan … stop provokator…
Anonymous berkata
sepertinya brita di atas menyalahkan salah satu pihak saja
anas berkata
Silakan klik 100 kebenaran alquran
m. Radit berkata
fpi tu. . .di bunuh pun pakai fpi mendua kan tuhan mau menang sendiri suku dayak mau di lawan mana bisa kalimantan udah pusat nya suku dayak. Suku dayak ngak bakal gentar menghadapi suku apa pun apa lagi fpi
surachman alif berkata
nah itulah ISLAM [FPI] yang selalu memaksakan kehendak apa sih maunya ,begitu pentingkah FPI di dalam masyarakat masak ISLAM perlu pembela ,memang ISLAM punya masalah,sampe pake pembela segala takut ya tapi takut ame siape ye
surachman alif berkata
usir aja FPI dari tanah kalimantan dimana saja ,bukan menyelesaikan masalah bahkan bikin masalah ,dimn ada FPI selalu ada kekacauan sudah sering terjadi di jawa tanpa mengenal peri kemanusiaan. tak percaya buktikan sepak terjangnya
Anonymous berkata
To rezabecks,,,,,,,,,,
Klo kamu mati jangan kau sesali dngan perkata an mu,,,,,,biarin aja tuhan menyiksamu,,,,,,,,
Anonymous berkata
ORG2 dayak banyak juga yg ber agama muslim,jadi tolong jangan samakan suku dan agama,kalau suku ya suku kalau agama ya agama…..
ali hasan berkata
DAYAK TOLOL…,,, orang yang mau di adu domba itu orang BODOH.,, padahal dayak juga ada muslim,,masa nyerang muslim dan bela kafir dayak harby..,, muslim kafir semua isinya tu kalimantan ya?
ali hasan berkata
dalam alqur’an di katakan SIAPA YANG BERPERANG DEMI SUKU,,LALU MATI,,,MAKA MATINYA KAFIR.,, dasar DAYAK goblok….,,, ISLAM KTP doank.
paseo berkata
ingat..orang orang yang membawa agama untuk mencari nafkah adalah orang bejat dan dosa nya tak kan terampuni. islam itu damai tak mengajarkan kita untuk membuat onar dan mengancam orang lain..
bagyo berkata
ada warga dayak dan ada juga preman didikan penguasa serakah yang mengatasnamakan suku dayak, ini yg ga banyak orang faham jadi harus diteliti dulu, juga ada provokator asing maupun lokal, kalo ga faham ,yang jadi korban rakyat……..
Pangalayo berkata
Menurut saya yang nama nya islam tetap satu jangan bikin satu dua macam atw macam2 organisasi itu yg bikin ribut.tpi di kalteng fpi tetap di tolak keberadaan nya.
syah berkata
aku adlah kturunan dayak
kmi tidak akn membunuh kalau tdk ad yg memulai