KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Diduga Tertekan, Auditor BPKP Nekat Bunuh Diri

Posted by KabarNet pada 28/02/2012

Jakarta – KabarNet: Seorang Auditor di BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) diduga nekat menghabisi nyawanya dengan cara melompat dari ketinggian Gedung BPKP tempat ia bekerja di Jalan Pramuka No.33 Utan Kayu Utara, Matraman, Jakarta Timur, selasa (28/2) siang. Pegawai BPKP yang diketahui sebagai auditor itu bernama Dede Purnama Cahya (37). Ia tewas setelah melompat dari lantai 12 Gedung BPKP, Jakarta, Selasa (28/2/2012) siang. Diketahui, lantai 12 itu merupakan lantai paling atas. Diduga Dede sengaja bunuh diri.

Pegawai BPKP yang enggan menyebutkan nama mengatakan, aksi nekat Dede mengagetkan pegawai BPKP. Apalagi, sebelum aksinya tersebut Dede tampak biasa-biasa saja. Menurutnya, sekitar pukul 10.00 WIB Dede terlihat mengobrol dengan rekan kerja di lantai 12 gedung BPKP. Mereka berbicara seputar audit. “Di sana juga ada tempat olahraga untuk pegawai BPKP,” ujarnya.

Selang 30 menit berlalu, pembicaraan berakhir. Rekan-rekan Dede pun membubarkan diri. Namun tidak dengan Dede. Ia memilih berlama-lama berada di lantai 12, dan mengisap rokok. Entah kenapa, tiba-tiba Dede berjalan di atas kanopi lantai 12.

Kepala Bagian Humas BPKP Ratna Tianti mengatakan, peristiwa tewasnya seorang pegawai BPKP (Dede Purwana Cahya), merupakan murni bunuh diri. Ia menegaskan, hal itu tidak ada sangkut pautnya dengan kasus tertentu. “Sejauh ini tidak ada masalah dan tidak ada keributan, kok. Dia di sini baru satu bulan, sebelumnya dia di kantor perwakilan Banten. Jadi, jangan kaitkan dia dengan kasus macam-macam,” ujarnya kepada wartawan sesaat setelah peristiwa terjadi, Selasa (28/2/2012).

Sementara ini Polisi menduga Dede Purnama Cahya (37), karyawan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nekat bunuh diri karena sedang stress dan sedang banyak pikiran. “Diduga dia sedang stress dan sedang banyak pikiran. Sebelum melompat, korban sedang merokok bersama tiga temannya. Tiga orang yang saat itu sedang bersama korban, saat ini kita bawa ke Mapolsek Matraman untuk dimintai keterangan. Karena sebelumnya mereka sempat ngobrol dengan korban,” jelas Kapolsek Matraman, Kompol Joko Santoso, Selasa (28/2/2012).

Korban mengalami patah tulang di bagian kaki dan tangan serta kepala bagian belakangnya mengalami pecah. Selanjutnya korban yang tinggal di Jalan Muchtar RT 06 RW 11, Petukangan Utara Pesanggrahan Jaksel itu dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi.

Salah seorang rekan Dede, membenarkan jika sebelumnya korban sempat merokok bersamanya serta dua orang rekannya yang lain. “Dia naik ke lantai 12 dan merokok. Tapi tiba-tiba dia langsung lompat. Kejadiannya sangat cepat,” kata Frans, salah seorang temannya yang saat itu sedang merokok di lantai 12 gedung BPKP. Frans menambahkan ia sempat memanggil korban saat korban berdiri pinggir gedung lantai 12. Namun korban tidak menjawab dan langsung melompat.

Selain itu, Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Timur menduga untuk sementara motif Dede Purnama Cahya yang terjun dari lantai 12 gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (28/2/2012) siang, karena tertekan. “Informasi yang kami terima dari penyidik di lapangan, korban diduga tertekan. Namun, penyelidikan terus dilakukan,” kata Kepala Sub-Bagian Humas Polres Metro Jaktim Komisaris Didik Hariyadi, Selasa siang.

Dede diketahui ialah auditor pelaksana harian bidang perekonomian BPKP. Akibat tertekan, diduga Dede menjatuhkan diri dari lantai 12 gedung BPKP antara pukul 10.30 WIB dan pukul 11.00 WIB.

Dede yang dilahirkan di Ciamis, Jawa Barat, 11 November 1974, itu tewas dengan kondisi mengenaskan, antara lain di siku kiri dan kanan patah, muka hancur, dan lutut patah. Korban tinggal di Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Jenazahnya diinformasikan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. [KbrNet/Slm]

5 Tanggapan to “Diduga Tertekan, Auditor BPKP Nekat Bunuh Diri”

  1. Sri Mahyuni.SKM berkata

    Tragis ….mengahiri semuanya dengan cara pintas

  2. Benci Panggung Sandiwara berkata

    jangan bohong lah para pimpinan………….tak mungkin ada asap kalau tak ada api…….tuh bunuh diri menghindarkan diri dari tekanan pimpinan yang korup….takut dikorbankan demi melindungi kepentingan pimpinan korup

  3. Anonymous berkata

    jangan bohong lah para pimpinan………….tak mungkin ada asap kalau tak ada api…….tuh bunuh diri menghindarkan diri dari tekanan pimpinan yang korup….takut dikorbankan demi melindungi kepentingan pimpinan korup
    Setuju sekali.

  4. alind transport berkata

    wahh ..kasihan

  5. alind transport berkata

    kok mengakhiri dengan jalan pintas ya..padahal sema pasti ada jalan keluarnya

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: