KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Sadis, Dua Polisi Tewas Dibakar Massa

Posted by KabarNet pada 27/02/2012

Deli Serdang – KabarNet: Dua anggota Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) tewas dibakar massa pada Ahad (26/2) sekitar pukul 20.30 WIB. Kedua korban adalah Brigadir Ricardo Sitorus dan Brigadir Siregar, keduanya tewas mengenaskan saat melakukan razia judi toto gelap (Togel), karena dibakar di dalam mobil Toyota Kijang Innova yang mereka kendarai. Peristiwa itu terjadi di Desa Lau Bekri, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Sumatra Utara, Minggu malam (26/2).

Kejadian tersebut, diawali saat lima anggota Ditreskrimum Polda Sumut akan menangkap bandar judi togel berinisial K di Desa Laubekeri. Ketika akan ditangkap, lima anggota polisi tersebut diteriaki maling oleh K, sehingga membuat warga akhirnya berkumpul dan kemudian mengejar kelima anggota polisi tersebut. Kelima polisi tersebut berpakaian preman. Tiga orang lainnya berhasil menyelamatkan diri, yaitu Albertus Zebua, Moses Mindo Purba, dan Bambang Irwanto. “Namun saat anggota kita hendak menangkap K, mereka diteriaki maling. Massa lalu mengejar anggota kita. Tiga berhasil melarikan diri” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Senin (27/02).

Ratusan warga yang emosi tidak dapat dikendalikan lagi. Mereka langsung mengepung seluruh akses jalan keluar dari Desa Lau Bekeri untuk menangkap kedua korban. Saat berada di Jalan Gugur Rimbun SImpang Lonceng, kendaraan polisi itu dihadang 10 unit kendaraan sepeda motor sehingga kendaraan pun terhenti. Kemudian warga menyeret lima polisi itu dan memukuli mereka. Saat dianiaya itu, lima polisi sempat mengatakan jika mereka merupakan anggota polisi dan akan menangkap bandar judi togel. Namun pembelaan tersebut tidak dihiraukan massa.

Ketika berhasil ditangkap, dua korban langsung dihajar hingga babak belur oleh warga. Dengan beringas, warga kemudian membakar tubuh korban bersama mobil yang digunakan para korban itu. Tubuh korban pun hangus dengan kondisi sangat mengenaskan dan tidak bisa dikenali lagi.

“Anggota yang meninggal Brigadir Racardo Sitorus dan Brigadir Siregar. Mereka sebelumnya dianiaya warga, kemudian dimasukkan ke dalam mobil dan dibakar,” ujar Polri Irjen (Pol) Saud Usman Nasution.

Saat itu aksi anarkistis warga tidak dapat diredam oleh aparat Kepolisian Sektor Kutalimbaru. Bahkan, Kanit Reskrim Polsek Kutalimbaru sempat dikeroyok warga saat mencoba mengamankan korban. Kedua jenazah korban baru bisa dievakuasi empat jam kemudian, setelah ratusan personel dari Brimob dan Polresta Medan dikerahkan ke lokasi. [KbrNet/Slm]

25 Tanggapan to “Sadis, Dua Polisi Tewas Dibakar Massa”

  1. surya berkata

    berani sama bandar togel, tapi sama koruptor diam saja, makanya kalau mau menangkap itu bawa kepling. jangan asal tangkap saja.

  2. penghuni sorga berkata

    tragis sekali…… Polisi pangkat rendah… tewas mengenaskan ketika menjalankan tugas…. sedangkan polisi korup berpangkat tinggi…. hidup bermewah-mewahan…… mempertontonkan gaya hidup hedonisme gila-gilaan….. ga peduli anak buahnya mati mengenaskan…..

  3. bambang berkata

    polisi oh polisi, kemana neh komnas HAM….., tidur kah??????

  4. hadi berkata

    Simpati buat keluarga yang ditinggalkan ….. memang susah memberantas kemasiatan dimasyarakat … nyawa taruhannya.
    enak jadi petinggi polisi …. ngga ada resiko nyawa ..paling apes masuk mako brimob kelapa dua.

  5. achmad hidir berkata

    Citra polisi mmg sdh jelek….tp ada juga yg mengenaskan spt di atas…..wahai polisi tangkap juga tuh koruptor…di kepolisian maupun di legislatif

  6. siddik berkata

    ikut berbela sungkawa……………………., seret pelaku ke meja hijau

  7. laskar sakerah berkata

    اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَجِعُوْنَ
    Syahid yg sebenarnya..
    Bukan syahidnya preman bersorban. Pintu surga terbuka selebar-lebarnya buwat mereka berdua…

  8. Anonymous berkata

    ahahahah,,, semuanya banyak bacot…..

  9. Piramidamatadua berkata

    Gak gampang kan berantas kemaksiatan ???

    Itulah dia betapa beratnya misi FPI yang berusaha membantu aparat dalam memberantas kemaksiatan, seperti : perjudian, miras dan narkoba, premanisme, pelacuran dan penyesatan iman. Bayangkan dua orang polisi tega diperlakukan demikian. Namun demikian, kelihatannya aparatur perlu mengubah strateginya operasinya dalam menangkap pelaku yang ketika akan ditangkap tengah berada atau berbaur atau bersembunyi di keramaian masyarakat yang tingkat emosionalnya memang makin tak terkontrol, yakni dengan tetap menyiagakan polisi berseragam disekitar intel yang sedang bekerja. Jadi jangan cuma menerjunkan intel-2 berpakaian premannya belaka, melainkan juga tetap diback up oleh yang berpakaian seragam dinas di tempat yang strategis, manakala terjadi kesalahpahaman dengan masyarakat sekitar. Setidak-2nya ada yang menjelaskan atau memperingatkan bahwa mereka adalah anggota kepolisian yang sedang mengadakan operasi tertentu. Di sini memang profesionalisme anggota khususnya yang berada di tingkat pengatur strategi diperlukan untuk bisa membaca dan mengantisipasi hal-2 yang tidak diinginkan atau yang bisa membahayakan dan menggagalkan operasi. Apalagi jika mengingat objek buruannya seperti mafia atau bandar judi. Mereka bukanlah penjahat kelas teri atau yang setingkat maling ayam. Mereka disamping kuat secara finansial juga memiliki kawan atau kontak person yang kuat.

    Semoga arwah rekan-2 anda yang gugur dalam tugas diterima disisi-Nya. Tetap tegarlah wahai bapak-2 polisi, pengorbanan anda dalam memberantas kemaksiatan adalah kemuliaan bagi bangsa dan negara. Semangat terus pak dalam memberantas kejahatan di muka bumi hingga tercapai keamanan di masyarakat. Rakyat telah mempercayakan penuh kewenangan dan senjata pada korps anda untuk menunjang tugas anda. Selamat berjuang demi bangsa dan negara.

  10. Ogah berkata

    Termasuk elu dong, he, he,he, hee …
    Bacot, bacot ….

  11. Anonymous berkata

    iyah betul bacot semua,,, termasuk elo,, elo elo,,, dan gue ….. kita urusin aja idup kita masing-masing, kayak ginian ga penting haahahahh

  12. Ridho Senopati berkata

    ITU DUA POLISI MAU MINTA JATAH TAPI KARENA KEUNTUNGAN MASIH SEDIKIT JADI DISURUH TUNGGU SAMA BANDAR TOGEL TAPI POLISINYA MEMAKSA JADI DITERIAKIN MALING MAKA HABISLAH DIA , HA HA HA INI CERITA YANG SEBENARNYA BUKAN ??????????? MEMANG SAUD USMAN NASUTION PINTAR MENGARANG CERITA SUPAYA POLISI BENAR TERUS.

  13. Penonton berkata

    Mudah-mudahan tidak terjadi lagi di masa yang akan datang dan pengorbanan mereka yang gugur benar-2 dilandasi oleh semangat menegakkan kebenaran dan keadilan di muka bumi agar mulia bagi bangsa dan negara.

    Keliatannya strategi opearasi aparat terkait harus disempurnakan lagi, yakni petugas yang berpakaian preman tetap harus selalu diback up oleh polisi yang berpakaian dinas dari kejauhan untuk mengantisipasi hal-2 yang tidak diinginkan, misalnya karena adanya kesalahpahaman masyarakat dsb.

  14. Ayu mustika berkata

    sadis..bener bener sadis….kasihan anak istri mereka jika sudah berkeluarga,jangan main hakim sendiri dunk….salut buat tulisan nya,nitip info gan

    http://www.batu-mustika.indonetwork.co.id

    ayu mustika

  15. damainegriku berkata

    semua gak beradab

  16. Anonymous berkata

    emank bnar2 biadab, para massa bodoh,,,
    Mao z d tipu sma maling yg sbnar-a.

  17. Anonymous berkata

    sadiiiiiissss …. manusia apa bukan sih ???

  18. borju berkata

    itulah ganjaran bagi pengemis di jalan raya,beraninya cuma sama orang kecil.di dunia ini gak ada polisi yang bersihxmereka sendiri kan bapaknya bandar togel,mampus lo polisi keparat,..

  19. pakne keisha berkata

    salut buat ridho senopati,kata-kata anda memang pas,biar mereka ngerasain api neraka di dunia.waktu q di jakarta jadi sopir bajaj mereka juga suka meras,malah sampe isi dompet di geledah,bagi saya lebih berharga pengemis jalanan dari pada polisi,buat semua anggota polri ‘fuck you’,…

  20. cewek manis berkata

    apapun dan sebesar apapun kesalahan seseorang gk berhak kita menghakimi orng lain apalagi menyiksanya sampai mati. Tuhan pasti sangat marah.

  21. cewek manis berkata

    Orang bodoh memang akan selalu berbuat konyol…
    karena itu banyaklah belajar agar kita tak menjadi orng bodoh
    karena orng bodoh akan mnjd makanan orang pintar…
    selamat jalan kedua pak polisi
    semoga damai di rmh Bapa

  22. Anonymous berkata

    syukur-syukur-syukur, biar kalau masuk polisi gak pake sogok-sogok an, and berani sama masyarakat yg membuat kriminal tapi sama pejabat gak berani alias cacad permanen, makan kau tu k****l polisi

  23. Anonymous berkata

    TUHAN MAHA TAU……….KALIAN YANG MENGHUJAT PASTI AKAN MERASAKAN JUGA KARMANYA, TUNGGU AJA PARA BAJINGAN KOMENTATOR YANG TAK BERAHLAQ

  24. Anonymous berkata

    SAYA

  25. Paman berkata

    Umpama : Nama Utuh seorang agt Polisi, Utuh awalnya seorang masyarakat setelah memakai Seragam Kebesaran yang diembannya dari Masyarakat maka iya jd seorg agt POLISI, Utuh melakukan kesalahan dlm tugasnya itu adlh ” OKNUM ” bukan POLISInya, krn utuh tidk mampu mengemban tugas dr NEGARA yg dipercayakan ke dia untuk Masyarakat. Jangan salahkan ” POLISI ” dlm hal keslahan apapun, akan tetapi ” OKNUM-nyalah ” yg dipersalahkan, untuk itu krn Utuh tdk bs menjlnkn Tugasnya maka bila diseret ke Pengadilan Umum itulah jalannya !!! Kita negara Hukum, mari kita belajar MALU jika kita berbuat salah …. ” HANGIT TAKULIMBIT – WAJA SAMPAI KAPUTING ”
    ……… ” yang tertulis bisa dihapus dan diganti-ganti, akan tetapi yang TERSIRAT siapa yg bisa menghapus dan menggantinya ” ……………….

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: