Surat dari Barisan Kader Partai Demokrat
Posted by KabarNet pada 23/02/2012
Pengumuman Bagi Pengurus DPC, DPD Partai Demokrat Untuk Memgembalikan Uang Hasil Korupsi Wisma Atlet
Bahwa tindak pidana korupsi yang selama ini terjadi secara meluas, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga telah merupakan pelanggaran terhadap hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas, sehingga tindak pidana korupsi perlu digolongkan sebagai kejahatan yang pemberantasannya harus dilakukan secara luar biasa.
Bahwa akibat tindak pidana korupsi yang terjadi selama ini selain merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, juga menghambat pertumbuhan dan kelangsungan pembangunan nasional yang menuntut efisiensi tinggi.
Bersama ini Kami Barisan Kader Partai Demokrat, melihat situasi saat ini merasa sedih dan kecewa mengenai keadaan Partai Demokrat yang dipojokan dan didiskreditkan sebagai partai yang korup, hingga membuat Pak SBY sebagai dewan pembina partai harus disibukan oleh ulah kader-kader Demokrat dalam menanggapi masalah kasus korupsi wisma atlet yang melibatkan kader partai terbaik sdr Nazarudin dan Angelina sondakh, padahal Pak SBY seharus berpikir dan bertindak untuk terus mesejahterakan rakyat dengan program pro Poor Pro Job harus terganggu oleh kasus korupsi wisma atlet.
Karena itu kami menghimbau kepada pengurus DPC dan DPD partai Demokrat untuk mengembalikan blackberry dan sumbangan dana yang diduga dibagikan oleh tim sukses Anas Urbaningrum yaitu sdr Nazarudin dan Angelina Sondakh pada saat pemilihan ketua umum Partai Demokrat yang dimenangkan Sdr Anas Urbaningrum.
Pengembalian dana dan blackberry penting agar partai yang kita cintai bersih dari unsur-unsur suap dan korupsi, jika tidak dikembalikan dan dikemudian hari terbukti adanya pembagian uang dan blackberry pada saat pemilihan ketua umum partai Demokrat, yang dana didapat dari hasil korupsi maka seluruh pengurus dPC dan DPP yang menerima dana dan blackberry bisa dikatagorikan sebagai Yang turut serta dalam menikmati hasil korupsi bisa dikenakan pasal undang-undang tindak pidana pencucian uang (TPPU) akan bisa menjerat siapa pun selain Nazaruddin yang diduga ikut menikmati uang dugaan korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games. maka mereka yang menikmati aliran dana hasil kejahatan itu akan terjerat juga, baik sebagai pelaku pasif maupun sebagai fasilitator.
Karena itu demi kepentingan partai Demokrat kami meminta agar uang dan blackberry tersebut dikembalikan ke Kas negara.
Ketua Barisan Kader Partai Demokrat
(Harun. S)
Jl. Kramat Raya No. 146 -JakartaPusat 10450 – Telp. (+62-21) 3190-7999 (Hunting), Fax. (+62-21) 3190-8999 .
KabarNet









































Penonton berkata
Keliatannya tahun 2014 bakal ada yang bersuka, namun juga ada yang berduka. Yang bersuka adalah yang masih dipercaya rakyat dan sebaliknya yang tidak lagi dipercaya rakyat. yang jelas kutu loncat pasti akan bermunculan.
kokok wijayanto berkata
Kembali ke Jati Diri
RAJAWALI BERSIHKAN KUTU DARI TUBUHMU
Salam Demokrat,
Teriring salam dan doa semoga Allah SWT, senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq, serta hidayahNya kepada kita sekalian dalam menjalankan segala aktivitas pengabdian dan perjuangan.
Sebagaimana kata pepatah ”Semakin tinggi pohon, maka semakin besar pula angin yang menerpanya”, demikianlah nasib Partai Demokrat kita tercinta sekarang.
Bukan angin sepoi-sepoi yang membawa kesejukan, namun angin puting beliung yang penuh debu dan sampah berbau busuk !!!.
Sungguh sangatlah luhur tiga spirit utama agenda Rakornas yang lalu, yaitu ; Konsolidasi, Perbaikan, dan Peningkatan kinerja,yang bermuara pada pengembalian marwah dan jati diri partai, serta tekad akan penegakkan etika partai yang disertai janji manis akan penindakan tegas bagi sejumlah Kader yang bermasalah, baik di pusat maupun di daerah.
Tidaklah kita pungkiri bahwa hal itu memang sudah dan sedang dijalankan, namun bagaimanapun juga harus diakui bahwa masih banyak pula yang belum tersentuh.
Di Kabupaten Kediri misalnya,carut marut dan aroma busuk Money Politik menjelang Muscab II Partai Demokrat kabupaten Kediri, yang dilakukan oleh oknum “Kader Pengianat” Partai Demokrat, ternyata sampai sekarang masih belum jelas penyelesainya,
Apalagai namanya kalau bukan ‘Penghianat‘? ditengah semua orang sedang bekerja keras untuk bersih-bersih, justru dengan pongahnya mereka siramkan air comberan !!! luar biasa.., benar-benar tak tahu malu, dan tak punya hati.
Apakah mereka-mereka ini masih layak disebut sebagai Kader Partai Demorat? Apakah mereka-mereka ini terus saja dibiarkan mencoreng-moreng wajah Partai Demokrat di Kabupaten Kediri?
Masalah Money Politik yang terjadi dalam tubuh Partai Demokrat Kabupaten Kediri, kini sudah menjadi rahasia umum dan jadi konsumsi publik.
Cerita tentang seorang oknum anggota legislatif Provinsi Jatim ber-inisial Drs.H. “SB”, MM membagi-bagikan 16 Sepeda Motor + Uang melalui kaki tanganya yang ber-inisial Drs.‘SM’ dan Drs.H.SMJT, sudah menjadi obrolan di warung kopi, sungguh-sungguh memalukan !!!
Data, fakta, dan semua bukti otentik telah dikirimkan ke Demokrat pusat, saksi-saksipun siap diklarifikasi,dan kita tahu bahwa proses sedang berjalan, namun yang perlu diingat bahwa kita juga tidak lagi punya banyak waktu.
Kita juga tahu bahwa sekarang ini semua Pejuang-pejuang Demokrat sedang fokus dan bekerja keras mengerahkan segala daya upaya mengembalikan kepercayaan rakyat, namun sungguh sangatlah menyakitkan karena kerja keras selama ini justru dihambat dan dirongrong dari dalam oleh oknum-oknum penhianat partai yang hanya bertujuan mencari keuntungan diri sendiri.
Dengan nasib Partai saja tidak peduli, apalagi memikirkan nasib rakyat,??? yang dipikirkan adalah bagaimana mendapatkan keuntungan pribadi dalam kondisi apapun ,dengan cara apapun, ….., benar-benar biadab, dan tak bermoral !!!
Berlarut-larutnya masalah di Kabupaten Kediri tentulah sangat menguntungkan bagi pihak-pihak yang tidak menginginkan Partai Demokrat menang lagi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Kediri, karena memang inilah yang mereka inginkan, mereka sangat berharap masalah di Kabupaten Kediri terus berkepanjangan dan tak pernah selesai sehingga semua Kader Partai Demokrat selalu terganggu fokusnya hingga tidak bisa bekerja menjalankan semua progam-progam yang telah diagendakan.
Jika masalah ini dianggap sepele, ya memang sepele, dan tidak sebanding dengan masalah yang sedang dihadapi oleh Partai Demokrat pusat sekarang ini, namun yang perlu di ingat adalah bahwa Kabupaten Kediri merupakan salah satu barometer kemenangan Partai Demokrat di masa lalu dan yang akan datang.
Apa yang akan terjadi bila sebuah pohon besar nan rindang, bukan hanya diterpa badai, tapi digerogoti pula akarya???
Tentu tidak ada yang rela hal seperti ini terjadi pada Partai Demokrat kita tercinta…
Kita semua sedang menunggu langkah cepat dan tepat apa yang akan diambil oleh Demokrat pusat untuk menyelesaikan masalah ini sekarang, dan mudah-mudahan apa yang disebut penegakkan etika partai ,serta janji tindakan tegas bagi Kader yang bermasalah, bukan hanya sekedar Retorika belaka, karena mereka-mereka ini ini bukan hanya sekedar bemasalah, tapi PENGHIANAT PARTAI DEMOKRAT!!!!
………………………………………Salam Demokrat…………………………………
Masyarakat Jawa Timur Peduli Demokrat