KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Tahir Sumbang Singapore Rp 270 Milyar

Posted by KabarNet pada 06/01/2012

Jakarta – KabarNet: Indonesia sepertinya sudah ditakdirkan untuk menjadi negeri dengan sejuta keanehan. Betapa tidak, disaat jutaan orang Indonesia mengais rejeki menjadi TKI di negeri orang demi mendapatkan sesuap nasi, dan puluhan juta lainnya masih hidup dibawah garis kemiskinan, namun disaat yang sama ada orang Indonesia mampu menyumbang uang sebesar $30 Juta US Dollar (sekitar Rp 270 Milyar, atau lebih dari 1/4 Triliun Rupiah) ke sebuah perguruan tinggi di Singapore. Orang Indonesia kaya raya itu adalah seorang pengusaha keturunan Cina bernama Dr Tahir, pemilik Bank Mayapada.

Tahir diberitakan memberi bantuan sumbangan untuk National University of Singapore (NUS). Bukan sedikit uang bantuan yang dikucurkan, taoke pemilik Mayapada Group itu merogoh koceknya sebesar $30 Juta US Dollar, sekitar Rp 270 Milyar atau lebih dari 1/4 Triliun Rupiah pada awal tahun baru 2012 belum lama  ini.

Koran Inggris The Sunday Times, edisi hari Minggu 1/1/2012 memberitakan bahwa sumbangan konglomerat asal Surabaya tersebut merupakan sumbangan cuma-cuma terbesar yang pernah digelontorkan oleh pihak asing kepada Singapore sejauh ini.

Pada bulan April 2011 yang lalu, Tahir juga telah memberi sumbangan sebesar $1 juta US Dollar kepada University of California, Berkeley. Uang tersebut digunakan untuk beasiswa bagi siswa internasional yang menjalankan studinya dalam program MBA. Demikian menurut data yang dilaporkan oleh The Sunday Times.

Sehubungan dengan sumbangan tersebut, Dewan Penasehat Pengurus Pusat Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Tellie Gozelie, atas nama organisasinya sangat menyayangkan sikap yang dilakukan oleh pengusaha Indonesia keturunan Tionghoa itu. Tellie menilai bahwa sumbangan dengan jumlah fantastis tersebut sangat menyakitkan bangsa Indonesia. Hal itu karena dunia pendidikan di Indonesia yang masih jauh tertinggal kalau dibandingkan dengan negara-negara maju, atau bahkan dengan Singapura dan Malaysia sekalipun, tentunya Indonesia lebih membutuhkan dan lebih berhak atas uang yang digelontorkan oleh Tahir bak orang membuang pasir itu.

“Pandangan saya sebagai bagian dari entitas warga tionghoa. Sumbangan Tahir ke NUS adalah pelanggaran nilai-nilai etika Kebangsaan dan Nasionalisme. Artinya dunia pendidikan tanah air masih perlu mendapat perhatian lebih dari segenap komponen bangsa mulai dari pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat umum,” tandas Tellie Gozelie pada hari Kamis (5/1/2012).

Tellie Gozellie yang juga anggota MPR dan DPD-RI ini menambahkan, bahwa seandainya ada orang Indonesia yang memiliki harta berlimpah kemudian menyumbangkan sebagian hartanya kepada lembaga pendidikan luar negeri yang notabene pendidikannya sudah jauh lebih maju ketimbang Indonesia, maka tentunya hal itu merupakan sesuatu yang salah.

“Dalam kesempatan ini saya atas nama pribadi, sebagai anggota DPD-MPR RI, dan sebagai bagian dari entitas warga Tionghoa mengimbau kepada seluruh masyarakat warga negara Indonesia untuk mengedepankan etika kebangsaan dan menjunjung tinggi nasionalisme di tengah derasnya arus globalisasi sekarang ini,” pungkasnya. [KbrNet/adl]

21 Tanggapan to “Tahir Sumbang Singapore Rp 270 Milyar”

  1. Loebis berkata

    Bingung mau bilang salah atau Benar, mungin aja dia takut kalau di sumbangkan di indonesia, yg menikmati bukan orang susah. Takut salah sasaran

  2. rakyat berkata

    penghinaan nyari nafkah di sini buang duit keluar wajar,pengemplang blbi mereka2 tdk ada rasa nasionalis kiamat dah

  3. Wanda berkata

    Jangan salahkan Tahir.
    Dia memang punya uang banyak. Tapi… DIA TIDAK PUNYA HATI NURANI.

    Jadi percuma kita mengharapkan Tahir untuk memberikan sesuatu yg tdk dipunyai olehnya.

  4. Wanda berkata

    Gw jd teringat, berapa puluh juta orang tua miskin di Indonesia yg cuman bisa ngeluarin air mata krn kagak mampu nyekolahin anaknya.

    Kl duit 1/4 Triliun itu disumbangin sbg bea siswa buat orang2 Indonesia yg ga mampu, bayangin aja… berapa puluh juta tuh anak putus sekolah yg bakal tertolong.

    Kasihan nasibmu wahai bangsaku Indonesia yg tercinta. :(

  5. PRO ZIONIS! berkata

    PENGUSAHA KAYA TAHIR MENYUMBANG UNIVERSITAS DI AMERIKA DAN SINGAPORE.

    @TAHIR
    BETUL! TINDAKAN ANDA CERDAS DAN TEPAT!! TERIMALAH SALAM PENUH HORMAT DAN SALUT SAYA KEPADA ANDA!

    SEBAB KALAU UANG ITU ANDA SUMBANGKAN DI INDONESIA, PASTI AKAN DIKORUPSI OLEH PEJABAT NEGARA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA BERAGAMA TERORIS INI!!

  6. DODO berkata

    @pro zionis :

    ah si pro ZIONIS lagi …KAMPUNGAN cuma cari SENSASI ……………….

  7. nokia male berkata

    @zioniS : artikelnya apa? jawabnnya apa? kelihatan GOBLOK nya
    ngakak bacanya

  8. Prokimal berkata

    Mungkin om Tahir juga sebenarnya sedang bingung. Kalau disumbang ke Indonesia nanti malah uang sumbangan itu habis dikorupsi.

  9. JARED berkata

    ada binatang epilepsi,impoten,otaknya lebih kecil dari semut baru belajar ngomong goblok = pro zionis!!!
    padahal orang yahudi dan nasrani juga jijik sama binatang ini…., binatang ini berpikir orang2 muslim yang selalu diserangnya akan terpancing untuk berbuat bodoh seperti dia…ha ha ha….,kasihan hidupnya….!!!!

  10. HITLER berkata

    PRO ZIONIS! berkata
    07/01/2012 pada 02:55
    PENGUSAHA KAYA TAHIR MENYUMBANG UNIVERSITAS DI AMERIKA DAN SINGAPORE.

    @TAHIR
    BETUL! TINDAKAN ANDA CERDAS DAN TEPAT!! TERIMALAH SALAM PENUH HORMAT DAN SALUT SAYA KEPADA ANDA!

    SEBAB KALAU UANG ITU ANDA SUMBANGKAN DI INDONESIA, PASTI AKAN DIKORUPSI OLEH PEJABAT NEGARA YANG MAYORITAS PENDUDUKNYA BERAGAMA TERORIS INI!!

    _____

    OOO, BEGITU YA,
    WAAAAH …. PINTAR SEKALI KAU, PRO ZIONIST ALIAS JHONY WALKER !

    JIKA ISLAM KAU SEBUT TERORIS, BERARTI YANG KAU ANUT IMPERIALIS, GITU YA ?

    OALAAAAH WALKER, WALKER …. SEKOLAH DIMANA KAU INI NAK ?
    PANTESAN RAPORMU SUSAH KALI MENCAPAI 5 …..

  11. oslan marpaung berkata

    C**n* B*b**********….!!!!
    __________________________

    Komentar tidak pantas yang menyerang Etnis tertentu terpaksa kami edit/hapus.

    Harap maklum,

    Maaf dan Salam, ADMIN.

  12. Anonymous berkata

    kenapa tdk disumbang pada negara sendiri n jd motivator sekaligus donatur agar pendidikan kita lebih maju ato setara dgn negara lain, pendidikan kita sebenarnya butuh donatur yg rela n iklas tuk perkembangan pendidikan

  13. CosmicBoy berkata

    Saya pikir meskipun fasilitas pendidikan kita masih kurang (kuantitas) tetapi kualitas pendidikan kita jauh lebih baik dari negara2 tetangga.

  14. CosmicBoy berkata

    Fakta2 sejarah memperlihatkan bahwa pemerintah tidak pernah memperlakukan kaum Tionghua dengan baik. Budi apa yg harus kalian tuntut dari Dr Tahir?

  15. Penonton berkata

    Soal budi ?

    Itu sih sangat tergantung dari manusianya, apakah ia memang menganggap balas budi itu perlu atau tidak. Jadi berbalas budi atau tidaknya seseorang sangat tergantung dari pendirian, pemikiran, kesadaran dan niatnya untuk berbalas budi pada pihak yang dianggapnya telah turut berjasa atau turut mengantar kesuksesannya (membesarkannya). Jadi biarpun ketika seseorang sudah sukses atau menjadi besar bersama Indonesia itu sama sekali tidak punya niat atau pendirian untuk berbalas budi pada yang telah turut membesarkannya, maka biar dipaksa-paksa pakek buldoser sekalipun so pasti ia tak akan pernah rela menyumbang kekayaannya barang sesenpun. Tapi sebaliknya, biarpun kesuksesannya tidak berhubungan apal;agi tergantung pada Indonesia, maka jika dia sudah punya niat, tekad, pemikiran dan kesadaran, maka sisukses itupun so pasti akan rela menggelontorkan trilyunan rupiah kekayaannya untuk disembangkan bagi kemajuan Indonesia.

    Jadi kata kuncinya adalah budi itu sangat tergantung pada niat, pendirian, pemikiran dan kesadaran yang bersangkutan. Budi itu jelas tidak bisa dipaksa-paksa.

  16. roikhanruslan berkata

    alangkah baiknya duit yang sebegitu banyak di sumbangkan saja ke anak-anak yang putus sekolah saat ini, merekalah yang seharusnya berhak menerimanya, atau disumbangkan saja pada sekolah2 daerah2 pelosok, pulau2 yang susah ekonominya, biar mereka mudah untuk menuntut ilmu, dengan begitu anak2 disana akan dapat sekolah gratis….atau disumbangkan saja pada sekolah2 yang membutuhkan dana untuk pembangunan sekolah mereka….hidupkanlah pendidikan Indonesia…!!!! klo tidak kita siapa lagi….!!!

  17. sennysonny berkata

    gua sich gak jelas apa itu motivasi si tahir nyumbang gituan di negara asing…ini berita rada gak jelas juga!!! tapi kalau memang benar si tahir itu nyumbang sampe segitu buanyaknya…benar benar keterlaluan dan guobloknya mintga ampun…dia kan usahanya disini…tapi emang perlu juga dipikirkan apakah emangnya dia itu nyumbang ada motivasi bisnis gak….patut dipertimbangkan juga. Memang kalau untuk suatu bisnis itu …soal nyumbang adlah dlm rangka kekekalan institusi bisnis itu sendiri…jadi si tahir itu sebenarnya bisnisnya dimana…

  18. fakhry berkata

    Mungkin doi udah nyumbang jg di Indonesia, pade kagak tau aja lu pade…

  19. uwies berkata

    Itu karena Tahir takut duit sumbangannya dipangkas orang stress di Indonesia…
    Drpda tdk sampai pda tujuan, mending nyumbang ma orang lain aje.. Toh, mhsiswa indo yg bljar di Singapore jg kbgian jatah klo dia brprestasi…

  20. Ach gt aja sewot…!!! Biarin aje.., mau dikemanakan mlkny jg, kt hny bs menilai siapa dia. Klu emang dia bs sumbang negara luar kyk gt pst ntk negara sendiri lbh gede…, minimal diatasnya yg di sumbang neg luar. Tp klu ntk negara sendiri tempat dimana dia hidup dan membesarkanya/jaya/sukse/jd kaya mlh gak ada bantuan dpt dinilai klu dia itu IBLIS yg njelma manusia. Mudah2an tahir jg pny hati dan nalar jd kecurigaan sebagian masy gak bener. Klu kecurigaan bener adanya ngapain repooottttttt???!! Boikot aja usaha milik tahi, kita cr tau apa saja bisnis tahir en klu dah tau kita bareng2 boikot bisnisnya.

  21. Anonymous berkata

    knapa sih hrs bantu yg diluar negeri smeentra di indonesia masih banyak sekolah yg sangat butuh bantuan donatur utk kembangkan pendidikan

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: