SBY Tumbang Terancam Disidang!
Posted by KabarNet pada 28/12/2011
Jakarta – KabarNet: Kalau ingin aman dari bayang-bayang jeruji penjara, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Demokrat (PD) harus mencari perlindungan dengan cara berkoalisi dengan siapapun parpol pemenang Pemilu 2014. Pasalnya, sejumlah Pengamat politik sudah memastikan nanti akan banyak kader dan elite Partai Demokrat yang terseret masalah hukum pasca lengsernya SBY, baik setelah Pemilu 2014 ataupun kalau SBY terguling sebelum itu. Bahkan, mungkin saja SBY sendiri terancam akan terseret ke depan meja hijau kalau dirinya sudah tidak berkuasa lagi.
Hal itu diyakini oleh Adhie M. Massardi, mantan Juru Bicara Kepresidenan di era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Adhie memprediksi bahwa pasca lengsernya SBY dari kursi kepresidenan, bakalan banyak perkara korupsi yang akan menyeret kader-kader dan elite Partai Demokrat. “Nanti kalau centengnya (SBY) sudah turun dari jabatannya sekarang, akan banyak kader akan berurusan dengan hukum,” tandas Adhie yakin.

“Nanti kalau centengnya (SBY) sudah turun dari jabatannya sekarang, akan banyak kader akan berurusan dengan hukum,” tandas Adhie Massardi, Mantan Juru Bicara Kepresidenan di era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang sekarang menjadi Aktifis/Koordinator LSM Gerakan Indonesia Bersih (GIB).
Lebih jauh lagi Adhie Massardi berpendapat bahwa Partai Demokrat memang sengaja dijadikan semacam “tempat berlindung dari jeratan hukum”. Disinyalir selama ini banyak pihak bermasalah dengan hukum yang sengaja bergabung ke Partai Demokrat. “Mereka memang sengaja masuk Demokrat untuk berlindung. Seperti para pejabat daerah yang masuk ke Demokrat hanya untuk dapat perlindungan politik,” cetus Adhie yang juga Koordinator LSM Gerakan Indonesia Bersih (GIB) ini.
Ungkapan senada juga dinyatakan oleh Direktur Eksekutif Maarif Institute, Fajar Riza. Kemungkinan terseretnya para kader dan elite Partai Demokrat ke banyak perkara hukum, pasca lengsernya SBY, dinilai oleh Fajar sebagai hal yang sangat masuk akal dan sangat mungkin terjadi. Bahkan pada saat ini saja, ketika SBY masih menjabat, sudah banyak kader Demokrat yang terlibat kasus hukum. “Setelah 2014 nanti, para kader Demokrat tidak akan punya perlindungan seperti sekarang. Selama SBY masih menjabat pasti ada proteksi politik. Tapi ketika nanti SBY turun, proteksi dan perlindungan itu otomatis tidak sekuat di saat SBY masih menjabat seperti sekarang,” papar Fajar.
Lebih jauh lagi Fajar memperingatkan, semestinya selama masa jabatannya saat ini, SBY mampu mengatasi masalah-masalah hukum yang menyangkut kadernya. Karena kalau nanti terungkap setelah (SBY) turun, tentu akan lebih berbahaya,” ujarnya serius. [KbrNet/adl]







































Polisi berkata
Poli tikus koruptor itu lebih licin dari belut. Pengamat2 tuh asbun aja. Diketawain ama politikus korup. Tuh contohnya rezim orba yg dituduh korup abis.
Ada yg bisa nangkap?
Mana itu yg namanya KPK?
Mana tuh Polri?
Mana tuh ahli2 hukum yg kalo ngomong di tv pinternya minta ampun?
Semua NOL BESAR ga ada yg bisa nangkap!
Blokosuto berkata
Paling2 kalo SBY & Demokrat disidang, nanti ujung2nya saling sandera dan tukar kasus.
Kalau yg memperkarakan orang Golkar, SBY keluarkan truf kasus Lapindo dan kasus manipulasi pajak Gayus yg melibatkan perusahaan Aburizal Bakrie.
Kalau yg ungkit2 orang PDIP, SBY keluarkan truf kasus penjualan BUMN ke pihak asing. Ditambah kasus2 yg melibatkan Taufik Kiemas.
Kalau yg nuduh orang PAN, Sby keluarkan kasus korupsi besar2an proyek KRL yg dimakan politikus2 PAN.
Kalau yg berani ungkit2 orang HANURA dan GERINDRA, SBY keluarkan kasus pelanggaran HAM berat yg melibatkan Wiranto dan Prabowo.
Kalau yg nekat ungkit2 orang PPP, SBY keluarkan truf kasus korupsi Haji dan Depsos.
Kalau yg memperkarakan orang PKB, SBY keluarkan kasus korupsi Kemenakertrans yg melibatkan Muhaimin Iskandar, dan kasus Buloggate yg menjatuhkan Alm Gus Dur.
Akhirnya semua berdamai agar sama2 selamat. ITULAH INDONESIA.
Rakyat???
Udahlah diam nonton aja dan makan tuh ubi!!
Penonton berkata
Itulah indonesia, cinta perdamaian ! He,he, he, heeee …
Mr.Clean berkata
Alhamdulillah….. PKS nggak kena kasus….dan memang tidak akan mengalami sebagaimana yang dialami oleh partai-partai lain……….(terimakasih blokosuto dan penonton)
Budiyanto berkata
Sebenarnya Korupsi itu sangat jelek, dapat diakui seperti itu.
Tapiiiii kalau hasil korupsi itu digunakan untuk membeli pisang goreng dipinggir jalan, dipakai untuk beli batik hasil produksi dalam negeri (menghasilkan kerjaan dan ketenaga kerjaan), dipakai untuk beli makanan dll di Indonesia, beli rumah (tempat tinggal) yang pemborong, tukang-tukangnya menghasilkan pendapatan, sebenarnya menambah pergerakan ekonomi di dalam negeri.
Problemnya utamanya tuh, uang hasil korupsi dikirim ke luar negeri.
Nah negera-negara yang menampung uang hasil korupsi itu ya senang-senang saja. Makanya jadilah negara yang bersih, dimana nanti uang dari negara-negara yang kotor masuk ke Indonesia, bisa ngga?
Anisa Azzahra berkata
# Blokosuto
akusih maunya SBY cepat-cepat lengser dan KPK priode ini membuktikan janji-janjinya. Masalahnya rakyat udah gak tahan dgn rezim sekarang ini.
Kalau yang nuntut dari kader-kader PKS, ditukarnya dgn kasus apa?
Nursidda Djurumudi berkata
@Presiden SBY
Ini sekedar. Sebelum anda di tumbangkan dan anda ingin kabur agar keterlibatan anda dlm masalah kasus Bank Century, Antasari, dll tdk di-ungkit2 oleh musuh2 politik anda yg cukup banyak. Saudi Arabia cocok untuk anda.
Kelebihan2 Saudi sebagai tujuan kabur:
-Ada mantan presiden Tunisia presiden presiden Yaman Ali Abdullah Saleh). Khan enak ada teman2 sesama mantan presiden yg tumbang. Jadi kalau ngobrol saling curhat biar nyambung gitu.
-Anda kemungkinan bakalan banyak teman mantan presiden tumbang, karena krisis politik di Tunisia dan Mesir dan jatuhnya kekuasaan mantan presiden Tunisia telah menginspirasi rakyat di seluruh dunia untuk menumbangkan kepala negara mereka yang dzalim. Jadi anda bisa mendirikan semacam club arisan gitu, sambil saling curhat dan bernostalgia mengenang masa2 jaya dulu.
Wassalam.
Dikutip dari KarDos
Konyol Abis berkata
Wakakakakakaka.. ngeledEk abiss. Sabar Pak BeYe, ini naManya raKyat ga puNya AtuRan, masak preSiden nya diajarin kaBur?
One Da berkata
@Anisa Azzahra
@Mr Clean
He..hee…heee… siapa bilang PKS bebas kasus? @Blokosuto aja yg pengamatannya kurang cermat (atau mgkn lupa nulis). Terdakwa tahanan KPK Nunun Nurbaeti itu khan istri Adang Darajatun Poli-tikus PKS. Trus mantan anggota DPR korup Misbachun yg statusnya masih napi wajib lapor itu khan juga poli-tikus PKS yg tersangkut kasus korupsi bank Century. Trus anggota DPR Arifinto yg ketangkap basah nonton video p-o-r-n-o wkt sidang paripurna itu khan juga poli-tikus PKS. Trus anggota Banggar DPR Tamsil Limrung yg dituding oleh poli-tikus PAN Wa Ode Nurhayati dgn tudingan makan miliaran uang suap kasus anggaran daerah, itu khan juga anggota DPR poli-tikus PKS. Trus… Trus…. Trus…. Adduh banyak… cape dech.
Pokoknya peluru SBY utk balas menembak balik masih banyak. Mending damai aja, enak… sama2 senang… entar sama2 masuk neraka. Di neraka biar ada temannya ga sendirian bersama iblis dan setan.
He..he..hee… no hard feeling yah.
ubay berkata
to Mr. Clean ………… ………….PKS memang ga kena kasus di dunia ….. tapi bakalan kena banyak kasus di AKHIRAT…. PKS itu Partai MUNAFIK……….. SOK SUCI ……….waktu kampanye ngomongnya ANTI KORUPSI kenyataannya mau bubarin KPK. lihat kelakuan kadernya di DPR waktu sidang pleno dengan KPK beberapa waktu kemarin. jangan2 kepanjangan dari PKS bukan Partai Keadilan Sejahtera tapi PEMBELA KORUPTOR SEJATI.
Anisa Azzahra berkata
@ubay & One Da on
Betul juga coy. Gue cuma nanya ama Blokosuto, masasih PKS gak punya kasusnya. Fahri Hamza saja kalo sidang suka tidur. Cape deh!!!