Forum Umat Islam Tolak Referendum Maluku & Papua
Posted by KabarNet pada 23/12/2011
Pimpinan organisasi masyarakat dan gerakan Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) menolak referendum yang diwacanakan sekelompok orang di Maluku dan Papua. Hal ini menanggapi meningkatnya eskalasi konflik di dua wilayah ini.
Ketua Dewan Penasihat FUI Habib Rizieq Syihab menyatakan pihaknya mendesak pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) di provinsi Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di provinsi Maluku.
“Mereka melakukan berbagai tindakan teror yang sistematis kepada rakyat dan pemerintah, membakar kantor dan bendera merah putih seraya menaikkan bendera OPM dan RMS,” kata Habib di Gedung Kemhan, Jakarta, Jumat, 23 Desember 2011.
Bila pemerintah tidak segera mengambil tindakan tegas dan signifikan terhadap berbagai rongrongan dan teror yang dilakukan oleh OPM dan RMS, menurutnya umat Islam dari berbagai penjuru tanah air siap berhijrah dan berjihad ke Papua dan Maluku untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan NKRI.
FUI juga mendesak agar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mencabut pernyataannya bahwa di Papua tidak ada intervensi asing karena tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan. “Kami mengecam segala intervensi asing di Papua untuk lepasnya Papua dari NKRI,” pungkasnya. [vivaNews]
Entri ini dituliskan pada 23/12/2011 pada 16:58 dan disimpan dalam Kabar Umat, Nasional, Pelecehan. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































Muslim berkata
Allahu Akbar!!! NKRI adalah harga mati.
Setuju dg Habib Rizieq dan FUI. Kami umat Islam siap berjihad utk mempertahankan keutuhan NKRI.
arwam alex berkata
Kasihan kamu Referendum adalah hak kami orang asli Papua untuk menentukan jati dirinya sendiri Papua tetap Merdeka