Dua Warga Mesir Dihukum Pancung
Posted by KabarNet pada 23/12/2011
Riyadh – DUA warga Mesir dihukum pancung di Ibukota Arab Saudi, Riyadh, karena terbukti melakukan pembunuhan terhadap seorang warga Filipina.
Kronologis kejadian, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri seperti yang disiarkan kantor berita SPA, Rabu (21/12), disebutkan bahwa dua warga Mesir yang bernama Wael al-Sayed dan Rizq Rajab membunuh seorang supir Filipina yang diawali dengan menipu jika mereka ingin menyewa truknya.
Menurut perhitungan AFP, pemancungan tersebut merupakan eksekusi hukuman mati sedikitnya yang ke-75 di Arab Saudi. Sebelumnya, pada Senin (12/12), seorang wanita Arab Saudi bernama Amina binti Abdulhalim Nassar dihukum pancung usai dinyatakan bersalah mempraktikkan sihir yang dilarang di negara kerajaan tersebut.
Sekitar dua bulan yang lalu juga terdapat seorang wanita yang dipancung karena membunuh suaminya dengan membakar rumahnya. Ghazala bint Nasser al-Balawi dijatuhi hukuman mati setelah terbukti bersalah membunuh Ali al-Shehri dengan menyiramkan bensin dan membakar rumahnya, setelah mengunci pria itu di dalam bangunan tersebut dalam keadaan tertidur.
Sementara itu, organisasi HAM Amnesti Internasional mengecam pemancungan itu dengan menyebutkan hukuman yang sungguh mengerikan dan mendesak Arab Saudi segera menghentikan praktik tersebut. Amnesti Internasional juga mengungkapkan keprihatinan atas pelaksanaan hukuman mati di negara kaya minyak itu.
Seperti yang pernah dilansir Antara jika organisasi yang bermarkas di London itu mengatakan, Arab Saudi adalah salah satu dari sejumlah kecil negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember lalu yang mendesak moratorium hukuman mati di seluruh dunia.
Menurut Amnesti Internasional, Arab Saudi menghukum mati 27 terpidana pada 2010, sementara pada tahun sebelumnya melakukan 67 eksekusi. Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata dan penyelundupan narkoba bisa dikenai hukuman mati sesuai dengan hukum Islam di Arab Saudi. [Pelita Online]









































Sri Mahyuni.SKM berkata
Salut untuk pemerintah philipine yang dapat melindungi rakyatnya ..