KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

60 Anak Punk Digunduli Polisi Syariah Aceh

Posted by KabarNet pada 16/12/2011

Banda Aceh – KabarNet: Sedikitnya 60 anak punk ditangkap polisi syariah di Nangroe Aceh Darussalam usai menonton konser. Mereka juga digunduli karena dianggap menodai citra Aceh. Kasus ini pun menjadi perhatian sejumlah media asing, mulai dari media Australia hingga Eropa dan Amerika.

Seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (14/12/2011), penangkapan ini dilakukan pada Sabtu (10/12) lalu di Banda Aceh. Sebanyak 59 pemuda laki-laki dan 5 pemudi ditangkap polisi syariah. Para pemuda digunduli dan para pemudi dipotong pendek rambutnya. Mereka kemudian disuruh untuk mandi di danau, lantas berganti pakaian dan salat.

“Kami khawatir jika penerapan hukum syariah Islam di provinsi ini akan ternoda oleh kegiatan mereka. Kami berharap, dengan mengirimkan mereka ke rehabilitasi, mereka akan segera bertobat,” ujar Wakil Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang memerintahkan penangkapan tersebut.

Saat itu, ratusan penggemar punk dari berbagai daerah memang sengaja datang ke Banda Aceh untuk menghadiri konser yang diadakan untuk mengumpulkan uang bagi anak yatim. Namun, saat itu juga polisi menggerebek lokasi konser dan menangkap orang-orang yang berpenampilan punk dengan rambut mohawk, bertato dan bercelana jeans ketat dan penuh rantai. Usai ditangkap, mereka dibawa sebuah rumah rehabilitasi moral dan akan berada di sana selama 10 hari.

Menurut polisi, penangkapan ini memang dilakukan demi mencegah para pemuda dan pemudi ini dari perilaku ‘menyimpang’. “Mereka tidak pernah mandi, mereka tinggal di jalanan, tidak pernah melakukan salat. Kita harus memperbaiki mereka sehingga mereka bisa berperilaku benar dan sesuai moral. Mereka butuh perlakuan tegas untuk mengubah perilaku dan mental mereka,” ujar Kapolda Aceh, Irjen Pol Iskandar Hasan.

Tindakan polisi dan pemerintah Aceh ini sudah tepat sesuai aturan daerah setempat, Namun LSM liberal ini usil dengan tindakan polisi syariah Aceh. Aturan ini mendapat kritikan aktivis setempat, Evi Narti Zain. Penangkapan ini dianggap tak beralasan dan melanggar HAM. “Apa yang polisi lakukan benar-benar aneh. Menjadi seorang anak punk hanyalah gaya hidup. Orang seperti mereka ada di seluruh dunia dan mereka tidak melanggar aturan atau pun merugikan orang lain,” cetusnya.

Bukan hanya LSM lokal yang usil, duta besar asing pun ikut serta campuri urusan peraturan daerah Aceh. Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan mengaku ditelepon oleh dua duta besar negara sahabat, Kamis, 15 Desember 2011. Hal tersebut disampaikan Iskandar saat memenuhi undangan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk melaporkan kondisi keamanan di Aceh dan menjelaskan tentang razia yang rutin digelar polisi dua pekan terakhir. “Gara-gara menangkap anak punk, saya ditelepon dua duta besar kemarin, yaitu Jerman dan Prancis,” kata Iskandar kepada anggota Parlemen Aceh.

Menurutnya, duta besar dua negara itu menanyakan alasan polisi menangkap anak-anak punk. Dia mengaku heran kenapa begitu besar perhatian negara dan media asing terkait penangkapan dan pembinaan anak-anak punk di Aceh.

Duta besar juga menanyakan kenapa mereka diceburkan ke kolam. “Saya bilang ini tradisi. Saya saja waktu masuk Akpol (Akademi Polisi) dulu juga diceburkan ke kolam,” ujarnya disambut tawa sejumlah anggota DPRA.

Media asing yang memberitakan kasus ini, yakni New York Daily, The Telegraph, Washington Post, Daily Mail, Sydney Morning Herald, CBS News dan sebagainya. Mereka rata-rata menulis bahwa penangkapan dan penggundulan anak punk tersebut yang dinilai melanggar HAM. [KbrNet/DTC]

21 Tanggapan to “60 Anak Punk Digunduli Polisi Syariah Aceh”

  1. stmarajo berkata

    Orang LN itu juga sering melanggar HAM dan rasialis tapi kita ndak ribut.Australia yang cewknya dihukum karena bawa narkoba di Bali juga ribut dulu.Memangnya kita ini budaknya?Mudah2an Polda Aceh bisa membrantas akar keruntuhan moral bangsa ini dengan membrantas sumber2 ganja yang berasal dari sana dan menyebar ke propinsi2 lain.

  2. ricky berkata

    Mungkin orang2 aceh musti belajar ngaji yg bener, jadi ga sok kaya gitu.. Arang ga ngapa2in ko di razia, di tangkep dan digunduli. Esensi Islam itu adalah keselamatan, bukan cari ribut !!

  3. nYok berkata

    Masalah moral masalah akhlak
    Biar kami cari sendiri
    Urus saja moralmu, urus saja akhlakmu
    Peraturan yang sehat yang kami mau

    Tegakkan hukum setegak-tegaknya
    Adil dan tegas tak pandang bulu..

    bener kata bung Ricky diatas; Esensi Islam itu adalah keselamatan, bukan cari ribut !! dan satu lagi, Negara Indonesia bukan Negara Islam..

  4. Anonymous berkata

    @NYok

    Betul. Indonesia bukan negara berdasarkan syariat islam.

    TAPI

    Daerah Istimewa Aceh adalah daerah dengan Otonomi Khusus yang memberlakukan Perda Syariat Islam.

    Kenapa diberlakukan syariat Islam di Aceh?

    —>>> Karena maunya rakyat Aceh begitu.

  5. Anonymous berkata

    Sebenarnya yang perlu di gunduli itu adalah ” Para Koruptor & Pemimpin Yang Tidak Amanah ” ! Tidak usah kita selalu mengatas namakan agama / ham dan lain sebagainya.Jika yang berbicara sendiri tidak melakukan apa yang di serukannya kepada orang lain.Kita hidup di negara yang mirip dengan Ali Baba.Sehingga apapun bisa terjadi tanpa sesuai dengan yang sebenarnya.Jadi tetapkanlah diri kita sebagai pemilik yang independent dalam menyikapi suatu masalah.Tanpa harus ada caci maki menghujat suatu kelompok.Dan jikapun kita berbicara lewat lisan / tulisan maka Insya Allah ” TIDAK AKAN DI DENGAR TELINGA PARA ELITE INONESIA ” (Renungkanlah dalam-dalam).Tapi kita tidak perlu kecil hati teman karena ” ALLAH MAHA MENDENGAR & MAHA MELIHAT ” Jadi tugas kita anak negeri doakan saja secara masal kepada Allah SWT.Mudah-mudahan apa yang terjadi pada INDONESIA RAYA ini bisa segera berakhir dengan HAPPY ENDING.Wassalam

  6. ACEHSAKETI berkata

    anak anak punk adalah anak anak yang tak peunya prinsip yang bagus semnjak kecilnya, banyak yang bermasalah dengan keluarga dan sosialnya, kemudian datanglah orang orang yang menanam dibawah sadar mereka, dihipnotis secara sengaja dan tidak akan kehebatan dunia punk. aceh ada;lah daerah yang memiliki keunggulan dibandingkan daerah lain, walau tentu aceh juga punya banyak kekurangan, namun satu yang pasti anak punk atau apapun yang masuk keaceh yang hendak menghancurkan moral aceh akan bermasalah didunia dan diakhirat. kami berjuang untuk kebaikan generasi kami, kalau ada yang ingin mengacaukan kami bersuha semampu melawannya, kalau kami tak mampu kami masih punya keadilan akhirat untuk mengugat orang orang yang ingin merusak anak anak kami. dan satu yang perlu diingat tak ada yang bisa bahagia diakhirat bagi orang orang yang meracuni generasi aceh. camkan itru.

  7. ACEHSAKETI berkata

    saya doakan siapa saja yang menghancurkan generasi aceh, tidak barakah hidupnya, hancur morat marit hidupnya, dan tidak pernah bisa bahagia didunia dan akhirat, moga ia seperti orang yang kaki diatas kepala dibawah berputar putar bagai gasing. siapa saja mereka dari manapun mereka berasal.

  8. dedy berkata

    Hanya Tuhan lah yang tau kebenaran dan bukan mereka2 orang yang sok benar tetapi suka menginjak2 orang lain dengan selalu menyebutkan nama Allah SWT sebagai tameng

    Lihat dirimu sendiri sebelum kamu menghakimi orang lain . . . . .

    mereka(anak Punk) setahu saya tidak pernah mengusik HAK orang lain

    bilamana Anak Punk itu tidak shalat dan kena laknat toh itu mereka yang tahu dan hanya Tuhanlah yang menentukan

    lebih baik kita bumi hanguskan Ladang Ganja Raksasa bilamana perlu dan benar bahwa anak punk itu merusak generasi,,apa bedanya dengan Produsen Ganja???

  9. Chris Harinto berkata

    INDONESIA masih harus banyak belajar……….

  10. rifka berkata

    DL thuh bagi anak punk :P

  11. eka tjahjanto berkata

    Masyarakat Aceh punya budaya dan karekter sendiri tidak usah diributkan, mereka bertindak sesuai dengan norma yang ada …… kalau anak punk tidak digunduli di tempat lain itu juga urusannya sendiri ……. jangan mengukur baju orang lain dengan ukurannya sendiri …….

  12. gamang berkata

    kami punk..
    kami..kami..rakyat indonesia juga…
    kalian..apakah kalian sang pencipta ni semua…
    dengan tangis kami semua..mengatakan betapa sempit nya pemikiran manusia yang membenci kami…dan betapa rakus nya mereka menjadikan kambing hitam untuk kemenangan mereka di dunia politik yang penuh dengan keserakahan…semoga kalian akan menderita pada waktu nya

  13. Anonymous berkata

    ah sok ber agama lo orang aceh lo urusin dulu diri lo sama pejabat tinggi di aceh biar gak jadi produsen ganja teruss

  14. ACEHSAKETI berkata

    ah sok ber agama lo orang aceh lo urusin dulu diri lo sama pejabat tinggi di aceh biar gak jadi produsen ganja teruss

    ganja sebagian dari aceh, anda makek ganja gak????cara bicara anda seperti orang habis isap ganja.

  15. sick berkata

    menggunduli punk kid = tidak punya toleransi dengan pandangan orang lain.
    coba orang papua kesitu, apakah dirazia juga tindikannya…
    bodo…

  16. Anonymous berkata

    mana buktinya Hak Azasi Manusia ,
    bebas berekspresi .
    demokrasi seperti ujung tai

    fuck sistem
    aturan dibuat hanya untuk di langgar

  17. Anonymous berkata

    mana buktinya Hak Azasi Manusia ?

    demokrasi seperti ujung tai .
    fuck the system .

    karena aturan di buat hanya untuk di langgar ,

  18. jogjaku berkata

    Polisi Buat aturan untuk keselamatan pengemudi dan pemakai jalan, kalau di rumah silahkan buka helem dan sabuk pengaman. Tak ada yang mengusiknya.Demikian halnya Anak Punk kalau gaya nya cuma dirumah “monggo” silahkan. Kita sejenak melihat sisi yang lain yang bisa meresahkan bila sudah masuk dalam ranah masyarakat yang tidak menghendaki mereka ada yaitu
    “Aliran Sesat” Lia Eden, Milata Abraham, Ahmadiyah mereka juga dibasmi walau mereka Shalat tapi keyakinannya sudah tidak benar dengan akidah yang ada. Sehingga dikawatirkan dapat mempengaruhi orang lain. Pengalaman Indonesia adalah PKI yang diharamkan di indonesia.Kalua saat itu tidak dibasmi maka indonesia akan menjadi negara Komunis.Sisi lain yaitu dalam sistem imun tubuh kita bila ada debu saja yang melekat di kulit maka akan mengganggu penampilan kita dan bila di biarkan lama-lama dapat menjadi daki dan selanjutnya menjadi gatal,merah bahkan menjadi penyakit di permungkaan kulit . Sehingga sebelum itu terjadi tubuh merespon kalau itu adalah noda yang harus di hilangkan/ di cuci. Jadi Anak punk itu adalah cermin bagi masyarakat sekitar dan dikawatirkan akan mewarnai masyarakat Aceh, sehingga mereka mesti kita selamatkan. Apakah menyelamatkan Anak bangsa dianggap pelanggaran. Dimana letak Pelanggarannya?? Meraka lah yang telah melanggar norma yang ada.

  19. Anonymous berkata

    jngn asal bicara.
    di aceh msh kluarga kita…

  20. Anonymous berkata

    Hadoh hadooohh….
    Kadang2 saya kasihan juga melihat orang2 yang di anggap sesat di”basmi” terutama Ahmadiyah..
    Belum ada saya dengar berita mereka MeNge-Bom Gedung2, Membunuh orang, Melukai keluarga2 orang… malah keluarga2 mereka yang diperlakukan ZALIM…
    Kalau takut menyebarkan ajaran2 yg dipandang melenceng ya diperkuat IMAN!! Jangan mau ikut kalau melenceng, lagian kan pilihan itu HAK individu… Bayangkan ketika kita memilih agama Islam yang kita pandang benar saat ini dan tiba2 mereka bilang kita SESAT.. Apa ga sedih kita??? Lalu keluarga kita di”basmi”!!!!
    Begitu juga mereka..
    Lagian yang BANYAK itu bukan berarti benar!! Mana tau mereka yang benar,, Kan jadi ZALIM kita namanya!!! Yang tau pasti benar atau tidak itu hanyalah ALLAH!!!

    Semenjak adanya berita seperti Itu saya jadi takut dan makin sering ke mesjid untuk memperkuat IMAN, dan Mudah2 kitalah yang berada di jalan yg benar dan tidak melenceng

    Dan lihat Anak2 PUNK itu!!! Shalatnya aja ga tau kita kayak mana kan!! Rambutnya ntah kayak apa!!!
    Mereka bilang kebebasan berexpresi…. SAYA SETUJU!!!!! Tetapi bukan seperti itu, ISLAM itu BERSIH!!!
    Jangan ngaku ISLAM tapi gaya kalian mempermalukan AGAMA seperti itu, Jangan nuduh2 orang SESAT jika Shalat kalian aja nggak beres, apalagi membunuh orang!! Kalau shalat aja rusak/putus/ga beres sama aja sama mereka alias kafir, karena Shalat 5 waktu adalah RUKUN islam, bukan shalat 4 waktu atau 3 atau nggak sama sekali!!! kalau RUKUN sudah di langgar, BUKAN islam lagi lah kalau begitu… Karena RUKUN itu tak boleh tinggal 1 PUN!!!!

    Terus kita golongkan ke yang mana anak2 PUNK ini???

  21. temon berkata

    ach tai loe smua.aparat bangsat.anax2punk gk slah pa”pke d razia sgla.jngn mentang2 loe pke srgm polisi.se enak nya ja

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: