FPI Sesalkan Pihak-Pihak Tertentu yang Sudutkan Polri
Posted by KabarNet pada 30/09/2011
Salatiga - Sebagai salah satu upaya untuk lebih memberikan rasa aman bagi jemaat ketika beribadah, Forum Perjuangan Islam (FPI) Kota Salatiga mengimbau agar jemaat gereja membentuk pengamanan swakarsa.
Pengamanan itu dibentuk untuk mendeteksi orang-orang yang tidak dikenal dan berperilaku mencurigakan, serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal itu juga dimaksudkan sebagai tindakan preventif, terlebih jajaran Kepolisian juga memiliki keterbatasan personel, sehingga tidak bisa setiap saat memberikan pengamanan secara langsung.
“Kami yakin pengamanan swakarsa seperti itu lebih efektif, karena mereka mampu mengenali jemaat yang akan melakukan ibadah. Begitu pula dengan kehadiran orang asing, mereka pasti mampu mendeteksinya,” jelas Ketua FPI Kota Salatiga, Bambang Setyawan didampingi Sekretaris M Daryoko, saat ditemui Kamis (29/9).
Agar kinerja pengamanan swakarsa itu lebih optimal, pihak gereja yang memiliki jemaat dalam jumlah besar, tidak ada salahnya dilengkapi dengan ‘metal detector’ yang harganya relatif terjangkau. FPI Kota Salatiga juga menyesalkan komentar- komentar miring pihak-pihak tertentu yang menyudutkan jajaran Kepolisian dan aparat keamanan pascapeledakan bom bunuh diri di Gereja GBIS Surakarta (Minggu 25/9) lalu.
Menurut Bambang yang berkomentar miring itu menyudutkan institusi Polri. “Menurut kami, yang bersangkutan tidak memahami dengan benar adanya keterbatasan-keterbatasan yang dimiliki Kepolisian RI,” tandasnya.
Dengan keterbatasan personil, Polri tidak mungkin mampu memproteksi seluruh wilayah hukumnya tanpa dukungan dari masyarakat. Namun FPI Kota Salatiga juga mengimbau agar aparat keamanan secara berkesinambungan rajin menggelar operasi di jalan raya mau pun tempat- tempat keramaian lainnya. “Jangan setelah ada kejadian bom meledak baru ramai- ramai menggelar operasi,” tegas Bambang. SuaraMerdeka
Entri ini dituliskan pada 30/09/2011 pada 10:35 dan disimpan dalam Kabar Umat, Moralitas, Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































ISRAEL berkata
Sok baik loe….