PANCASIAL Masa Kini
Posted by KabarNet pada 29/09/2011



Posted by KabarNet pada 29/09/2011

Entri ini dituliskan pada 29/09/2011 pada 12:23 dan disimpan dalam Artikel Lepas, Info, Opini, Penderitaan Rakyat. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.
Densus 69 berkata
HEEI JANGAN MEMPELINTIR IDEOLOGI NEGARA MAS!!!
Koasu berkata
Ha ha ha ha…. wole juga lo, lu olang pintal juga a…
Jared berkata
@Densus69: kalo anda merasa penyelamat bangsa coba anda tegur, atau kalau bisa tangkap itu penjahat negara yang memelitir dalam aplikasi nyatanya…,karena itu kenyataanya, mayoritas yang menjadi pejabat ternyata ternyata menjadi penjahat/penghianat bangsanya sendiri, yg tertulis distu kan yang nyata kan??? saya juga yakin mayoritas warga bangsa ingin Pancasila tetap menjadi idelogi bangsa termasuk saya sendiri, tapi mana??? apa sih yang sudah anda buat buat bangsa, mungkin yang menulis itu lebih banyak berbuat hal yang baik buat bangsa dan negara…
keep on going admin….!!!
Densus 69 berkata
Sering! Apa harus lapor Anda?
hihihihihihi berkata
itu benar.
Penonton berkata
Kalau belum berhasil hidupnya, jangan ngejelekin ideologi negara gitu dong. Mayoritas rakyat Indonesia tetap setia kok sama Pancasila. Cape deh.
dudulz berkata
wwkwkwkkwkwkwk lucu amadddd
Jared berkata
sering bikin apa???? nagkap penjahat negara?! atau nyelundupkan koruptor ke LN? jangan cuma bicara …seperti orang2 yang disindir itu, mana buktinya?! atau cuma dandutan keliling???? kalau anda merasa ingin mempertahankan Pancasila justru tergugah bagaimana memperbaiki keadaan bung, tidak perlu tersinggung dengan tulisan tersebut, inilah kenyataan sekarang…
Yang mesti kita semua lakukan bagi yang masih cinta negri ini, setelah baca tulisan diatas adalah introspeksi apakah kita ikut dalam aplikasi hidup sehari-hari menjadikan falsafah bangsa ini seperti tulisan diatas? kalau iya ..ya cepat2 sadar bung, manusia bisa salah tapi manusia bisa berubah lebih baik, bagiamana mau menegakan demokrasi kalau cepat tersinggung….peace bung sya tidak mengaggap anda musuh, cuma mengingatkan itulah kenyataan, dan harus kita kembalikan….seperti yang ditulis dan dimaksud sebenar2nya, paham??? kalau belum juga….poco2 aja deh bung…biar adem
Lanjut…Admin
PKI MUSLIM berkata
@Penonton
Mas anda gak jeli, itu bukan Ideologi Negara. Tulisan di atas PACASIAL bukan PANCASILA. Hanya sebuah plesetan sindiran. Kenyataannya memang demikian seperti yg tertulis di atas… Saya sendiri pesimis negeri ini akan maju, kecuali semua pejabatnya bejat diganti termasuk presiden.. Lanjutkan admin kritikannya. pengunjung suka ama blog ini, kecuali koruptor.
Densus 69 berkata
Mungkin baiknya menggunakan istilah lain, jika Anda merasa hidup di Republik ini. Inikan malah menggiring pengunjung yang baca blog ini agar anti Ideologi Pancasila. Maksud Anda kan mengkritik tah, nah menurut saya selaku pengunjung menilai tulisan Anda tersebut mengejek dan menghina falsafah Negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia yang di rilis oleh Bung Karno yang gambarnya di pasang di blok ini. Sadarkah Anda!
Bagoes nekadz berkata
@Densus 69
Brow
“Mungkin baiknya menggunakan istilah lain, jika Anda merasa hidup di Republik ini. Inikan malah menggiring pengunjung yang baca blog ini agar anti Ideologi Pancasila.
Bagoes nekadz berkata
@Densus 69
Brow,tadi anda berkata :
“Mungkin baiknya menggunakan istilah lain, jika Anda merasa hidup di Republik ini. Inikan malah menggiring pengunjung yang baca blog ini agar anti Ideologi Pancasila.
Bukankah tulisan diatas sudah menggunakan istilah lain???yaitu PANCASIAL bukan BANCASILA,dan isinyapun beda dengan PANCASILA.
saya sebagai orang awam mengerti tentang makna yang disampaikan melalui tulisan tersebut.masa`anda sebagai orang yg merasa pinter gak tau makna yg tersirat dari tulisan tersebut???
bagi saya tulisan tersebut bermaksud untuk menyentil para pejabat/Aparat yg Hina & kotor,kalopun anda gk gk suka terhadap tulisan diatas.ya udah mendingan DIEM aja.daripada anda dianggap PEJABAT yg HINA & KOTOR.
Densus 69 berkata
Niat Anda itu lho jelas mengejek dan menghina! Orang luar saja menghargai Ideologi Indonesia, eh Anda malah mempleset-plesetkan dengan kalimat pancasial. Kalau Anda mngaku pengagum Bung Karno, hargailah warisannya “PANCASILA”.
Ogah berkata
Bukankah kepeleset itu bikin benjol ?
Coba anda berdiri, terus jalan di lantai yang licin, ketika terpeleset apa yang anda rasakan ? Benjolkah ? Sakitkah ?
Itulah makna pelesetan yang sesungguhnya mas, he, he, heeee ….
Kalo gue sih ogah aaaaaaaah ……..
Megamandi berkata
Gambar Bung Karno kenapa nangkring di sini ya? Headlinenya Pancasial lagih.
Bawor berkata
yach sekedar mengingatkan orang2 yang sekarang kebagian rejeki banyak, jangan serakah2 amat ,ingat banyak saudara kita yang masih mengais tong sampah untuk makan, lihatlah diluar gedung dimana kau bekerja dan tinggal, lihatlah di kolong2 jembatan di kota2 besar, lihatlah sawah2 yang berubah tandus dipedesaan, lihatlah bencana di pedalaman karena ulah orang kota mengeksploitasi hutan dan air mereka.Jadi jangan keslomot krn istilah baru ini. Duluuuu waktu kita masih punya presiden bernama Soekarno ada juga anak2 di desa2 yang diajari nyanyian plesetan dari lagu Garuda Pancasila yang bait2 pertamanya berbunyi sbb/Garuda Pancasilit (maaf),aku ora duwe duwit, duwite mung setitik, …. terusnya udah lupa. Ternyata setelah era Soekarno, Pancasila didengungkan dengan P4 tetapi perusakan hutan, air,laut dan korupsi mulai dilaksanakan dengan menggebu2 dan sampai sekarang menjadi panutan seluruh rakyat Indonesia.Percayalah ,kalau tidak ikut korupsi,biar dalam bentuk yang paling dasar (korupsi waktu,korupsi menimbang barang dagangan,korupsi mutu barang yang dijual,korupsi ongkos taxi,korupsi ongkos angkut barang di stasiun dllnya) hidup kita akan sengsara.Jadi benar ujaran yang menyebut Korupsi yang adil dan merata.
The PRINCEEZZZ.... berkata
Yg ngomong PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI BANGSA MANA…??
TUNJUKIN DASAR HUKUMNYA…??
reymon berkata
pancasila cuma sebagai alat bagi penguasa, bagi rakyat apa untungnya?
reymon berkata
sebagai pemuda, jadi sedih,… banyak yg terhipnotis oleh konsep yang tidak bisa diterapkan,…maka dari itu please jangan bertengkar gara-gara membela yang tidak bisa membela rakyat, termasuk perbuatan sia-sia itu,.
Kabayan berkata
The PRINCEEZZZ…. berkata
28/01/2012 pada 14:26
Yg ngomong PANCASILA SEBAGAI IDIOLOGI BANGSA MANA…??
TUNJUKIN DASAR HUKUMNYA…??
Komen :
PEMBUKAAN UUD 1945, mangga dibaca kang…..
reymon berkata
indonesiaku sayang, indonesiaku malang
riwayatmu kini?
Kabayan berkata
ISI PEMBUKAAN UUD 1945 REPUBLIK INDONESIA
PEMBUKAAN
“Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.”
“Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.”
“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”
“Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada :
1) KETUHANAN YANG MAHA ESA,
2) KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB,
3) PERSATUAN INDONESIA, dan
4) KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAA DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN, serta dengan mewujudkan suatu
5) KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.”
(Inilah dasar yang menjadi 5 sila dalam Pancasila)
Jelas ?
reymon berkata
yang jadi pertanyaan, sudah kah apa yang disebut dasar-dasar itu diterapkan oleh pemerintah? pada kenyataannya justru pancasila dikalahkan oleh kapitalisme.buktinya banyak kebijakan pemerintah yang tidak memihak pada rakyat
seperti UU pengadaan lahan, justru ditujukan pada pengusaha bukan rakyat.