Mako Polsek Parung Diserbu Massa FBR
Posted by KabarNet pada 27/09/2011
Polisi dan Warga Berebut Jadi Beking
BOGOR – Penganiayaan polisi terhadap anggota FBR berawal dari perebuta untuk menjadi beking pengusaha galian tanah. Polisi tersebut berinisial F dan berpangkat Briptu. Dia menganiaya tiga anggota FBR, yakni Roy Mas’ud, 28, warga Kampung Bojongsari Lama, RT 01/013, Desa Bojongsari, Kecamatan Sawangan, Depok, Riki, dan Hendra. Selain mengalami luka tergores golok di leher kiri , Roy Mas’ud juga menhgalami luka pecah bibir akibat ditendang dan luka gores golok di dada.
Menurut saksi warga, beberapa hari lalu terjadi perkelahian antara FBR dengan sekelompok orang berebut jatah preman di lokasi galian tanah di tempat pengurugan tanah di samping POM di daerah Parung. Belakangan diketahui, sekelompok orang yang berkelahi dengan FBR itu diduga disewa Briptu F.
Mako Polsek Parung Diserbu Massa FBR
Markas Komando (Mako) Polsek Parung di Jalan Raya Parung, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, diserbu puluhan orang dari ormas FBR, Senin (26/9) petang. Penyerbuan itu dipicu ketidakterimaan atas penganiayaan yang terjadi pada beberapa anggotanya oleh anggota kepolisian setempat.
Mereka datang dengan serempak dan berunjuk rasa untuk menuntut polisi yang menganiaya tiga anggota FBR ditindak tegas dan diberi sanksi. Sebelumnya, akibat penganiyaan polisi, tiga anggota FBR mengalami luka gores senjata tajam dan lebam pada wajah.
Hingga Senin petang, masa FBR yang dipimpin Egi Marwan dan M Yusuf itu masih berada di depan halaman Polsek Parung, menunggu Kapolsek Parung atau Kapolres Bogor datang dan meminta pertanggungjawabannya. Berita & Foto: MediaIndonesia







































Ahmadi berkata
hemmm masih belum dewasa..
Anonymous berkata
negara dah seperti hukum rimba………
Bawor berkata
Rupa2nya sama2 sudah sangat lapar dan jadi mafia kampung saja harus rebutan apalagi mafia di tingkat yang lebih atas.mestinya lebih seru dan ganas.
Fans berkata
MEnurut pendapat saya, dengan adanya ormas2 seperti FBR,PP dll,hanya akan menimbulkan kehancuran NKRI.
Menyedihkan sekali,lantas apa gunanya Pumpah Pemuda?
Coba kepada segenap anggota FBR,dengan Nurani anda pertimbangkan manfaat dan mudaratnya.
Melestarikan kebudayaan Betawi bukan dengan mendirikan ormas,
Saya yakin Leluhur Betawi kita nelangsa melihat kelakuan kita sebagai anak cucu dan penerus manusia Betawi.