KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Puluhan Ribu Massa FPI Serbu Istana Merdeka

Posted by KabarNet pada 30/07/2011

Jakarta – Puluhan ribu orang dari Front Pembela Islam (FPI) melakukan konvoi dari Markas FPI di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat menuju ke Istana Merdeka Jakarta, Sabtu (30/7) siang ini. Front Pembela Islam (FPI) dari berbagai penjuru berunjuk rasa di depan Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Sabtu (30/7/2011). Diperkirakan,  tidak kurang dari 10 ribu anggota FPI yang hadir, menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk segera mengeluarkan keputusan presiden (keppres) tentang pembubaran kelompok Ahmadiyah. Aksi damai ini, bertepatan dengan Milad FPI yang ke-13. Kehadiran massa dalam jumlah besar tersebut mengakibatkan polisi menghentikan sementara arus lalu lintas di Jalan Medan Merdeka Utara dan Jalan Veteran.

TMC memantau para peserta konvoi melewati rute dari markas FPI di Jl Petamburan lalu Slipi, Jl Gatot Subroto, Semanggi, Jl Sudirman, Jl MH Thamrin. Menurut TMC, aksi ini dilakukan dalam HUT FPI. Acara sendiri sudah dimulai sejak pukul 04.00 di Markas Petamburan. “Kumpul di Petamburan saat Shalat Subuh. Tapi konvoi bergerak sekitar pukul 09.00 WIB,” jelas TMC.

Massa yang berasal dari berbagai penjuru Jakarta itu sempat berkonvoi dari arah Jalan Medan Merdeka Barat menuju Harmoni kemudian mengitari Istana melalui Jalan Veteran. Massa datang dengan mengenakan baju putih-putih. Massa membawa sejumlah bendera dan spanduk. Dalam aksinya ini, massa hendak menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memuliakan bulan Ramadhan yang akan segera tiba. Massa juga mengajukan sejumlah tuntutan.

Tuntutan mereka yakni meminta SBY memastikan seluruh umat Islam melaksanakan ibadah puasa dengan baik, meminta SBY memberikan dorongan dan dukungan nyata saat Ramadhan, menghentikan penangkapan anak bangsa atas nama pemberantasan terorisme, menerapkan hari libur sekolah dan menggantinya dengan pesantren Ramadhan, bubarkan Ahmadiyah, tutup tempat-tempat hiburan, dan melarang penayangan TV yang tidak mendidik serta menodai makna Ramadhan.

Tokoh FPI, Habib Abdurrahman Assegaf, menyatakan, bulan Ramadhan adalah saat umat Muslim mengendalikan hawa nafsu, makan, dan minum. Tidak hanya itu, umat Islam juga diminta menghentikan segala bentuk kemaksiatan dan kemungkaran. “Ahamadiyah adalah salah satu bentuk kemungkaran terhadap agama. Karena itu, sekarang saatnya SBY harus mengeluarkan keppres pembubaran Ahmadiyah,” kata Habib Abdurrahman.

Ia menegaskan, FPI tidak akan menghentikan tuntutannya sebelum keppres tersebut dikeluarkan. “Sebelum Ahmadiyah di seluruh Indonesia dibubarkan, kami akan terus berteriak nyaring,” tandasnya.

Abdul Khohar, Ketua FPI Jawa Barat, mengatakan, Ahmadiyah adalah bentuk agama yang telah diintervensi asing. Dengan tidak dikeluarkannya keppres, Presiden Yudhoyono dipandang telah menjadi antek asing. “Kalau demikian, Presiden telah membiarkan kedaulatan negara ini direnggut karena tunduk pada kekuatan asing,” kata Abdul Khohar.

Di tempat sama, M Mulkani, Ketua FPI Kalimantan Tengah, menambahkan, para pemimpin Ahamadiyah dari wilayah Jawa diperkirakan telah menyingkir ke pelosok-pelosok Kalimantan. Menurutnya, kehadiran peningkatan jumlah pengikut Ahmadiyah saat ini telah menyebabkan keresahan di tengah masyarakat di daerah mereka. . “Dulu jumlahnya sedikit, tetapi sekarang makin banyak,” ungkap Mulkani.

Konvoi yang dilakukan oleh FPI ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dari Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Barat dan Polda Metro Jaya. Polisi menerjunkan 1.200 aparat kepolisian untuk mengamankan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Termasuk ada 1 unit mobil water cannon yang disiapkan. Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Jakpus Kombes Hamidin. “Ada sekitar 1.200-an aparat, gabungan dari Polda, Brimob, dan Polres Jakpus,” kata Kompol Hengky, (30/7). [kn/dtk/kps]

3 Tanggapan to “Puluhan Ribu Massa FPI Serbu Istana Merdeka”

  1. faris berkata

    Yaa Allah.. Bukalah mata hati para pemimpin kami, agar mengabulkan tuntutan para pejuang Islam.

  2. Anonymous berkata

    Kita harus menghormati agama lain ttp untuk ahmadiyah itu bukan agama tetapi telah menodai agama lain yg hrs di perangi/ Bapak Presiden yg terhormat untuk berfikir logika jgn pernah di budak oleh negara lain. agar negara ttp berdaulat dan merdeka utk kebebasan untuk menentukan haknya sendiri. Mari sadar kita hidup berdampingan dg aman saling toleransi antar agama, suku bangsa agar negara ini menjadi negara beraneka ragam bersatu dln NKRI tuk meraih masa depan yg maju dan makmur sejahtera mari bersatu

  3. Almira berkata

    Lebih baik FPI demo supaya harga kebutuhan pokok diturunkan, karena setiap bulan ramadhan harga kebutuhan pokok meningkat tinggi, bensin langka, gas langka, kami para ibu ibu sedih harus bagaimana? apa karena warga FPI tidak pernah beli gas? sehingga tidak tau gas naik, apa karena warga FPI tidak pernah beli bensin sehingga tidak tau bensin naik? kami sangat mendambakan bahan-bahan pokok murah bukan sweeping seperti yang lalu lalu

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: