Berkat Membunuh, Darsem Jadi Janda Milyarder
Posted by KabarNet pada 26/07/2011
Darsem binti Daud, TKW wanita asal Subang, Jawa Barat, terdakwa hukuman mati di Arab Saudi karena membunuh teman majikannya, kini boleh berbinar-binar menahan haru dan bahagia. Berkat perbuatannya membunuh, Darsem kemarin (25/07), menerima uang sebesar Rp 1,259.256.559.- dari sumbangan pemirsa TV One.
Darsem, sempat mengeluh soal belum cairnya bantuan dari pemirsa televisi nasional. Ia mengharap uang tersebut agar secepatnya diserahkan untuk kebutuhannya. kini Darsem mendadak kaya. Berkat sumbangan tersebut, wanita itu menjadi ‘janda milyarder’.
Konon, ketika dipenjara di Arab Saudi, Darsem dengar kabar suaminya di kampung telah menikah lagi ketika ia berada di penjara Al Malas. Sampai saat ini Darsem masih menjanda.
TKW asal Kampung Trungtum, Desa Patimban, Kkecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang Senin, (25/7/2011), kemarin mendatangi BRI unit Pamanukan kota untuk mengecek kebenaran sumnbangan tersebut.
Begitu mengetahui rekeningnya sudah terisi dengan uang lebih dari satu milyar, kontan saja raut wajahnya berbunga bunga memancarkan kebahagian. Saat itu juga Darsem langsung mencairkan uang sebesar Rp. 259 juta dan menyisakan uang sebesar Rp 1 milyar.
Uang sebesar itu akan digunakannya untuk membayar hutang orang tuanya yang digunakan untuk upaya pemulangan dirinya dari Arab Saudi sekitar Rp 24 juta, membeli rumah baru, mengadakan syukuran untuk anaknya, menyumbang ke anak yatim dan orang jompo, membeli sawah dan membuka toko.
Jika sebelumnya terbersit kabar, Darsem akan memperbaiki jalan di kampungnya, kabar itu ditampiknya. “Soal jalan itu urusan pemerintah, bukan saya,” kelit Darsem yang juga mengaku belum memikirkan apakah ia akan berbagi kebahagian ini dengan keluarga TKW dihukum pancung Ruyati di Bekasi.
Darsem, TKI asal Subang, Jawa Barat, itu bebas dari hukuman pancung setelah Pemerintah Indonesia membayar diyat (denda) sebesar Rp 4,7 miliar kepada Pemerintah Arab Saudi. [JPS/KN]
Entri ini dituliskan pada 26/07/2011 pada 18:19 dan disimpan dalam Kabar Umat, Moralitas, Pembunuhan, Peristiwa. Anda bisa mengikuti setiap tanggapan atas artikel ini melalui RSS 2.0 pengumpan. Anda bisa tinggalkan tanggapan, atau lacak tautan dari situsmu sendiri.







































darsem jadi miliarder | online payment berkata
[...] sumber : http://kabarnet.wordpress.com/2011/07/26/berkat-membunuh-darsem-jadi-janda-milyarder/#more-28863 This entry was posted in kabar usang and tagged darsem jadi miliarder. Bookmark the permalink. [...]
noor jeddah berkata
ha ha ha ha ha wahai bangsa indonesia yang dermawan inilah pahlawan darsem yang kalian bantu… kenapa ya gak di biarin di penggal atau di hukum seumur hidup pada dasarnya dia sudah menghilangkan nyawa orang… sundel !!! tak tau berterima kasih !! tamak kau darsem.. sifatmu tak lebih dari para koruptor yang menutupi kejahatannya.. FUCK YOU DARSEM !!!
taUbat berkata
Copas :
Berkat perbuatannya membunuh, Darsem kemarin (25/07), menerima uang sebesar Rp 1,259.256.559.- dari sumbangan pemirsa TV One.
Tanggal 24 Juni Darsem ditebus dengan penyerahan diyat (uang pemaafan) sekitar 2 juta Real (Rp4,7 miliar) yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Riyadh di hadapan tiga orang majelis hakim pengadilan tinggi Riyadh.
—————
Yang menjadi pertanyaan, melalui pengumpulan/penggalangan dana yang digagas oleh TV One dimaksudkan untuk bekal hidup setelah bebas atau sebagai uang tebusan ……….
- TV One sekiranya dapat menjelaskan agar para donatur dan penyumbang mengetahui ……
- Rasanya belum/kurang tepat pengalokasian dana tersebut …
Jangan menimbulkan rasa ketidak adilan dari rekan seprofesinya
Terima kasih.
mesin kasir berkata
hanya Tuhan Yang Maha Tau,
irwan berkata
Ini kasus gila…. org kumpulkan duit untuk tebus nyawanya, bkn jadikan dia OKB… kok bisa skrg jadi tabungan dia… kalo pmrintah sudha tebus nyawanya, uang pemirsa itu mesti utk bantu yg lain… saya yakin yang nyumbang nianya bkn utk jadikan darsem OKB, tp krn kshn nyawanya terancam….
Moh. A. Tuasikal, ST berkata
Wadu Salah nyumbang nie, woe TV One kami bukan nyumbang buat jadikan darsem OKB tapi karena simpati, kalau Pemerintah dah tebus nyawanya tolonglah sumbangan itu dialihkan kepada yang lebih membutuhkan, jangan naif cara berpikirnya…
Moh. A. Tuasikal, ST berkata
Kami menyumbang bukan untuk jadikan Darsem OKB tapi kami lakukan karena simpati, woe TV ONE karena pemerintah dah tebus nyawanya sumbangan itu di serahkan ke orang lain yang lebih membutuhkan, Jangan naif cara berpikirnya….
Anonymous berkata
Wahai manusia jgn lah engkau iri akan apa yg di dpt oleh seseorang..jgnlah engkau menghakimi,perbuatlah kebaikan maka engkau dan seisi rumahmu dan keturunan mu akan mendapat kebaikan. Darsem mgkn brdosa tlh membunuh,darsem mgkn tlh menderita. Biarlah dia di hibur dgn harta yg melimpah. Hanya Tuhanlah yg tau siapa darsem. Bertobatlah sebab kerajaan sorga sudah dekat.
Anonymous berkata
Kekayaan bila tidak di kehendaki Tuhan maka smua tu akan lenyap di makan waktu. Brdoalah supaya darsem memiliki hati yg baik dan brpikir yg bijaksana supanya apa yg telah dimilikinya dapat prgunakan kepada hal-hal yg baik. Baik baginya,baik jg bagi kita semua.
TKW...Ohh...TKW berkata
PERINGATAN:
Namimah (meng-gosip) dan Ghibah (menggunjing), bisa membatalkan pahala puasa.
DAPAT SUMBANGAN RP 1,2 M, DARSEM KINI BAK TOKO EMAS BERJALAN
Ken Yunita – detikNews
Jumat, 05/08/2011 17:18 WIB
Jakarta – Hidup Darsem, TKI yang lolos dari hukum pancung di Arab Saudi telah berubah 180 derajat. Setelah kembali ke Indonesia dan menerima dana lebih dari Rp 1,2 miliar dari pemirsa TVOne, Darsem hidup ‘gemerlap’.
Pengacaranya, Elyasa Budianto, bercerita, keluarga Darsem saat ini berlimpah harta. Selain membeli sawah dan membangun rumah, Darsem juga terlihat mengoleksi perhiasan emas.
“Dia sekarang kalau ke mana-mana pakai emas, sudah kayak toko berjalan. Saya tidak enak juga melihatnya, itu kan uang sumbangan ya,” kata Elyasa saat berbincang dengan detikcom, Jumat (5/8/2011).
Menurut Elyasa, bukan hanya gaya hidup Darsem saja yang berubah, namun sikap ibu satu anak itu tak lagi seperti dulu. Jika dulu Darsem terkesan pendiam, kini Darsem lebih banyak bicara dan senang diwawancara.
“Sikapnya berubah, sama tetangga-tetangganya juga berubah. Yang lebih nggak enak, dia seperti ingkar dengan janji-janjinya dulu. Dulu kan dia mau bantu memperbaiki jalan di kampung, tapi ternyata setelah dapat uang, dia nggak mau. Itu yang bikin warga nggak senang,” kata Elyasa.
Sikap Darsem ini juga yang membuat Elyasa sedikit malu mendampingi Darsem. Selama ini dia telah berusaha membantu keluarga Darsem agar mendapat simpati masyarakat, tapi ternyata saat ini sikapnya berubah.
“Dulu saya bantu atas dasar kemanusiaan, tapi kok jadi begini. Saya malu juga sama masyarakat,” kata Elysa.
Sejumlah media massa juga menyoroti gaya hidup Darsem yang kini berbeda itu. Saat diwawancara, Darsem terlihat bling-bling. Perhiasan emas seperti anting, gelang, kalung, dan cincin bernilai puluhan juta tampak melekat di tubuh Darsem.
Bahkan koran ibukota menyebut Darsem saat ini dijuluki ‘Toko Berjalan’ karena perhiasan emas yang melekat di tubuhnya sangat banyak dan berukuran besar-besar.
Darsem menerima uang sumbangan pemirsa melalui rekeningnya di Bank BRI Pamanukan, Subang, Senin. Saat menerima sumbangan itu, Darsem yang didampingi keluarganya mendatangi kantor bank tersebut pada 25 Juli 2011.
Saat melihat rekeningnya yang menggendut, raut wajah Darsem sangat bahagia. Bahkan Darsem sempat memperlihatkan buku tabungan yang tertera Rp 1,259 miliar kepada wartawan. Saat itu, Darsem mengaku ingin menyumbang anak yatim dan kaum jompo di kampungnya. Selain itu, Darsem juga ingin melunasi utang-utangnya.
Sumbangan untuk Darsem dari pemirsa TVOne, semula dimaksudkan untuk membantu membayar diyat (tebusan) bagi ibu satu anak itu sebesar Rp 4,7 miliar. Namun diyat itu kemudian dibayar oleh pemerintah. Sehingga dana pemirsa TVOne yang terkumpul, diserahkan semua kepada Darsem.
(ken/nrl)
Anonymous berkata
SAYA MELIHAT CARA BERBICARA DAN RAUT WAJAHNYA SAJA SUDAH TIDAK SUKA SEKALI DENGAN ORANG INI, WOOIIIII TV ONE AMBIL KEMBALI UANG MASYARAKAT DAN TERMASUK UANG SAYA JUGA UNTUK MEMBANTU YANG LEBIH MEMBUTUHKAN SAJA, FUCK YOU DARSEM !!!!!
Cowok Ganteng berkata
@Darsem
( Hmmmmmmm…. 1,2M….. 1.2M……. )
wahai mbak darsem yg baiiiik…
mbak darsem tayaaaaaang….
nanti habis lebaran kita kawin yuk.
Cowok Ganteng berkata
@Darsem
( Hmmm…. 1,2M… 1.2M…. )
wahai mbak darsem yg baiiiik…
mbak darsem tayaaaaaang….
nanti habis lebaran kita kawin yuk.
apa mau sekarang aja? abang sll siap kok.
Pria Tampan berkata
jangan mau @Darsem, mendingan ame gw aja, Gw jamin hidup elo bahagia ber-bunga2 lahir batin.
taUbat berkata
Selasa, 01 Maret 2011
Pita Hitam Untuk Darsem
Mari bergandeng tangan untuk kebebasan Darsem
PEDULI DARSEM TOLAK HUKUM PANCUNG
Sungguh memprihatikan kabar ini datang dari TKI dari Arab Saudi dimana pengadilan Negara tersebut memvonis wanita yang sebagai TKI dan dalam waktu 6 bulan akan di hukum pancung/mati. Hukuman yang berlaku di Arab Saudi adalah hukum syariat islam, istilah umum: Darah harus di bayar darah. Menurut beberapa sumber berita: Darsem membunuh majikannya lantaran akan di perkosa dan untuk mempertahankan kehormatan wanita itu, Darsem berontak dengan memukul kepala majikannya menggunakan martil hingga akhirnya tewas. Mayat majikan tersebut di masukan ke dalam tong air. Menurut hakim pengadilan di Arab Saudi, Darsem merencanakan pembunuhan tersebut karna tidak mungkin seorang wanita dapat mengangkat mayat tersebut dan masukan ke dalam tong air seorang diri. Darsem di hukum pancung atau bebas, dengan tuntutan damai dari keluarga majikan sebesar Rp 4,7 Milyar. Bagaimana mungkin keluarga Darsem yang tinggal di Subang Jawa barat ini dapat membayar tuntutan tersebut.
Salah satu Pegawai kedutaan di Indonesia yang ikut mengawal kasus ini turut prihatin dan sedang mengupayakan solusi untuk naik banding. Komite dermawan peduli hukuman pancung turut prihatin akan keputusan hakim dan membantu sumbangan materi sebesar 1 Juta Riyal pada saat keputusan pengadilan berlangsung. Keluarga Darsem tidak dapat berbuat banyak atas hal ini dan memohon pemerintah Indonesia serta rakyat Indonesia membantu memberi solusi. Salah satu Tv nasional yang peduli turut serta membuka jalan untuk meringankan beban keluarga Darsem dengan membuka bantuan di:
TV ONE satu untuk negeri, An Lativi media karya.
Bank Mandiri cabang Pulogadung
No rek: 125-000-7926-793
Bank BCA cabang Pulogadung
No rek: 275-111-111-0
Mari buat semua rakyat Indonesia untuk turut serta membantu dengan berbagai cara, yang salah satunya mengumpulkan koin dan bentuk doa agar kasus ini terselesaikan sebelum 6 bulan kedepan.
================================
Rp1,2 M Sumbangan Pemirsa tvOne, Darsem Bak Toko Emas Berjalan
http://www.berita8.com/read/2011/08/06/2/46011/Rp1,2-M-Sumbangan-Pemirsa-tvOne,-Darsem-Bak-Toko-Emas-Berjalan
================================
Tidak menduga TV One membuat kejutan/kontroversi dengan memberikan sumbangan sebesar itu, yang dikira oleh masyarakat adalah sumbangan itu diperoleh dari penyisihan keuntungan hasil periklanan penyiaran / penayangan Darsem,
Uang pemerintah adalah uang rakyat dan untuk rakyat adalah tidak benar namanya. (salah alamat)
Uang sumbanganpun dikumpulkan dari rekan / masyarakat yang sesungguhnya keadaanya lebih sulit dari Darsem, berkat pedulinya masyarakat rela/iklas, tapi kalau kejadiannya akan begini masyarakat menjadi “tanda tanya” ?
Patut disyukuri dengan tidak sampai terjadi Hukum Penggal/Pancung, Sumbangan masyarakat itu sesungguhnya adalah untuk mengetuk hati / membuka matanya terhadap Pemerintah yang tidak peduli pada TKI (sebut “pahlawan devisa).
TV One, alangkah baiknya mengAnolir jumlah yang patut / pantas diberikan, 1 M sisanya diperuntukan sebagai uang tebusan atau di kelola sebagai “kepedulian TKI” walau kecil jumlahnya tapi tidak menyakiti/iri/cemburu pada masyarakat ……..
Ingat perjuangan awal Pak Dauwd Tawar (ayahnya) dan Syafii (anaknya) agar terbebas dari hukuman pancung, itu tak lebih …..
——-
Untuk : TV One
Tumpuan penyelesaian ada disitu, reaksi masyarakat dan berbagai elemen semakin menjadi …..
Selesaikanlah (jangan menjadikan isu baru).
Terima kasih.
Anonymous berkata
orang teraniaya akan diangkat derajatnya…. hidup, mati dan rejeki ditangan sang maha kuasa….. biarlah darsem merasakan jadi milyoner baru…..???? kan selama ini mau dapat uang 1,2 juta susah….sampai ke arab….
Anonymous berkata
jancoookk koe darsem gak ngerti arti terima kasih malah kyok ngene
Anonymous berkata
itulah ciri2 orang yang imanya lemah dan tertipu dengan harta ingat harta hanya hiasan dunia yang bisa menyesatkan kta
hanie berkata
Sayang” tuh duit,, mending juga buat fakir miskin yg tinggal di kolong jembata…
pertanyaan saya ” apa pihak TV one tdk berfikir 2x untuk uang 1,2 M yg disumbangkan ke darsem ” ???
dianee berkata
betul tuh hanie,,, kalo gue jd direkrut TV one, gue bakal ambil lg tuh duit…
borok sikut 2xan dahhh………………….
TKW...Ohh...TKW berkata
Dinilai Foya-foya, Darsem Diancam Donatur
Liputan6.com, Subang :
Ketenangan Darsem, mantan tenaga kerja wanita (TKW) yang lolos dari hukuman pancung di Arab Saudi, mulai terusik. Itu setelah ia menerima sebuah surat yang mengatasnamakan ratusan ribu masyarakat dari Jakarta, Depok, dan Tangerang, yang memberi sumbangan pada Darsem.
Entah benar atau tidak, yang jelas surat itu berisi ancaman bahwa mereka akan menarik dana sumbangan yang telah diterima Darsem. Itu jika mantan TKW ini menggunakan dana tersebut, untuk berfoya-foya dan bukan membantu TKI lainnya.
Sementara itu, Darsem yang sudah kembali rujuk dengan suaminya, Samudin, kini sedang sibuk menggelar pesta sunatan anaknya selama dua hari dua malam sejak Sabtu (17/9) hingga Senin besok. Untuk acara itu ia sudah menyiapkan anggaran Rp 50 juta.
Perilaku Darsem mulai berubah ketika ia menjadi kaya mendadak setelah menerima uang Rp 1,2 miliar sumbangan pemirsa televisi yang bersimpati atas nasibnya. Lepas dari hukum pancung setelah ditebus Rp 4,7 miliar oleh pemerintah, Darsem malah membeli gelang dan kalung emas serta rumah baru. Sejumlah orang langsung bereaksi dan menganggap Darsem tidak bijak menggunakan uang hasil sumbangan.(IAN)
http://id.berita.yahoo.com/dinilai-foya-foya-darsem-diancam-donatur-223900175.html
Ciao berkata
kok pada sirik, duit duitnya dia, sudah menjadi haknya dia, ya terserah dia lah mau diapain.
Ika Citra berkata
wuiiihhh…mau ahhhh ngebunuh orang malah dapet duit. gapapa lah sem lo dicerein, laki lo ga pantes buat lo. paling juga tar banyak yang nyembah lo, buat jadi browniesnya. hahaha…..sem sem…..gila loe
Anonymous berkata
madam ada ga kerjaan buat aku jadi apa aja yg penting dapat km
ajeng berkata
emmm,,,, gimana ya,,, harta dan semua yg ada didiri kita adalah titipan Yang Maha Kuasa. Oke lah,,,, kita lihatehidupan darsem, 4-5 tahun lagiiii