KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Istana Kadhafi Dibakar Demonstran

Posted by KabarNet pada 26/02/2011

Pengunjuk rasa di Benghazi, kota terbesar kedua di Libya, melampiaskan kemarahan mereka atas kekejaman sang pemimpin, Muammar Kadhafi. Puluhan demonstran menghancurkan dan membakar istana keluarga Kadhafi yang berlokasi di Benghazi. Cable News Network (CNN) memberitakan bahwa demonstran menumpahkan kemarahan mereka pada bangunan yang ada di kota dekat Laut Mediterania tersebut. Kini istana tersebut menjadi peninggalan dari rezim yang paling dibenci. Di masa lalu, istana itu dianggap sebagai “tempat paling menakutkan” di Benghazi.

Setelah demonstran bersama oposisi dan tentara yang membangkang berhasil mengambil-alih kendali atas kota tersebut, massa pun menjadikannya sebagai target. Seluruh bangunan itu luluh lantak. Kaca dan jendelanya hancur berantakan. Istana tersebut dulu sering digunakan keluarga Kadhafi jika berkunjung ke Benghazi.

Dalam videonya, koresponden CNN menunjukkan ruang konferensi yang sering digunakan Kadhafi dan keluarganya melakukan pertemuan. Kondisinya kini hancur seperti baru dihantam bom. Ketika diambil gambarnya dari luar, terlihat asap hitam mengepul dari istana Kadhafi tersebut. Dulu gedung itu juga digunakan sebagai pusat komando militer di wilayah timur Libya.

Selain membakar istana Kadhafi, warga Benghazi kemarin juga mengekspresikan kegembiraan mereka. Sebab, kota itu telah terbebas dari kekuasaan rezim yang telah berkuasa 41 tahun di Libya.

Kehidupan warga di kota berpenduduk 700 ribu itu mulai kembali normal setelah pasukan yang loyal kepada Kadhafi lari. Bahkan, sudah terbentuk koalisi yang memimpin sementara kota itu. “Saat ini tentara (anti-Kadhafi) ada di belakang administrasi Benghazi untuk memulihkan hukum dan ketertiban,” kata anggota koalisi Omar Mohammed kepada Reuters.

Tentara dan polisi di sejumlah kota di timur juga telah meninggalkan barak untuk bergabung dengan demonstran anti-Kadhafi dan oposisi. Stasiun televisi Al-Jazeera melaporkan bahwa situasi itu antara lain terlihat di Kota Adjabiya.

Fokus demonstran kini tertuju pada Tripoli, kota terbesar sekaligus ibu kota Libya. Warga Benghazi pun menjadikan kemarin sebagai hari solidaritas bagi Tripoli. “Ada demonstrasi besar di luar balai kota (untuk mendukung bebasnya Tripoli dari Kadhafi),” kata Najla el Mangoush, juru bicara koalisi.

Ribuan pemuda di Benghazi ingin mengadakan pawai ke Tripoli untuk menunjukkan kepada Kadhafi bahwa wilayah timur berada di balik aspirasi faksi-faksi anti-pemerintah di barat. Mereka juga yakin masa depan Libya bersatu setelah Kadhafi jatuh.

Sayang, situasi di Tripoli belum seperti kota-kota di timur. Kadhafi dan pasukannya Saksi mata mengungkapkan bahwa oposisi juga meneriakkan slogan-slogan anti-Kadhafi di kawasan Fashlum, timur Tripoli. Dua tewas setelah ditembak tentara. Tentara Kadhafi juga menembaki warga yang selesai salat Jumat. Itu dilakukan untuk mencegah unjuk rasa baru. Bentrok juga terjadi di Ghut Asaal, barat Tripoli.

Polisi dan tentara berjaga-jaga di luar halaman sejumlah masjid. Di luar Masjid Jamal Abdelnasser, pusat Kota Tripoli, video amatir yang ditayangkan Al Jazeera memperlihatkan bahwa demonstran anti-Kadhafi menyuarakan syahadat.

Bentrok di antara dua kubu juga sesekali terjadi di Misrata, kota terbesar ketiga di Libya yang berjarak 150 km sebelah timur Tripoli. Tetapi, secara umum kota itu telah dikuasai oposisi. Warga memenuhi jalan untuk memakamkan 30 orang yang tewas sebelumnya.

Sekitar 500 pasukan Brigade Hamza yang loyal kepada Kadhafi masih bersembunyi dekat pangkalan udara di pinggiran kota. Para demonstran memasang banyak kontainer dan kantong-kantong pasir untuk membendung pergerakan mereka.

Aksi menuntut mundurnya Kadhafi terus menuai dukungan. Kadhaf al-Dam, pembantu dekat dan juga sepupu Kadhafi, kemarin giliran mengundurkan diri. Sikap yang sama diambil Dubes Libya untuk Prancis Mohamed Salaheddine Zarem dan Dubes Libya untuk UNESCO Abdoulsalam El Qallali. Mereka melengkapi daftar para diplomat yang mundur untuk memprotes kekejaman Kadhafi.

Sementara itu, dukungan internasional terhadap demonstran di Libya juga terus mengalir. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy menegaskan bahwa Kadhafi “harus pergi”. Pernyataan itu disampaikan Sarkozy di Ankara, Turki, setelah bertemu Presiden Abdullah Gul. “Kekerasan sistematis (Kadhafi) terhadap rakyat Libya tidak bisa diterima dan akan menjadi subjek investigasi maupun sanksi,” katanya.

Presiden Rusia Dmitry Medvedev juga mengutuk penggunaan kekuatan militer terhadap rakyat sipil Libya oleh Kadhafi. Dia pun memperingatkan bahwa Kadhafi dan para pejabatnya bisa dituntut di bawah hukum internasional jika tak menghentikan kekerasan terhadap rakyatnya.

Prancis menaksir sekitar 2 ribu demonstran Libya telah tewas dalam aksi brutal tentara Kadhafi. Italia sebelumnya mengestimasikan korban tewas akibat kerusuhan di Libya mencapai sekitar 1.000 orang. Menyusul kekejaman tersebut, Uni Eropa kemarin sepakat untuk menerapkan embargoi senjata kepada Libya. Selain itu, Uni Eropa membekukan seluruh asset yang terkait dengan Kadhafi.

Sebelumnya, Swiss juga membekukan rekening atau aset milik keluarga Kadhafi di negara tersebut. Inggris juga melakukan hal yang sama. Pemerintah Inggris akan membekukan dan menyita 10 juta pound atau USD 16,1 juta (sekitar Rp 150 miliar) aset milik keluarga Kadhafi di negara tersebut. Aset itu terdiri dari rumah mewah di London. Selain itu, Kadhafi dilaporkan memiliki rekening bank dan beberapa properti komersial di Inggris.

“Prioritas kami adalah membawa pulang warga negara Inggris di Libya. Tetapi, kami siap menarik dan menyita asset milik Kadhafi,” kata sumber di pemerintah Inggris seperti dikutip koran Telegraph kemarin. (CNN/AFP/JPNN/AP/Rtr/dwi)

2 Tanggapan to “Istana Kadhafi Dibakar Demonstran”

  1. rimuengtapa berkata

    Allhumma’gfir lahum,,,bg para syahidun libya…bg yg msh hidu ttp kobarkan smangat allahuakbar,,allahu akbar,,allahu akbar

  2. [...] Kemelut Libya Pengunjuk rasa di Benghazi, kota terbesar kedua di Libya, melampiaskan kemarahan mereka atas kekejaman sang pemimpin, Muammar Kadhafi. Puluhan demonstran menghancurkan dan membakar istana keluarga Kadhafi yang berlokasi di Benghazi. Cable News Network (CNN) memberitakan bahwa demonstran menumpahkan kemarahan mereka pada bangunan yang ada di kota dekat Laut Mediterania tersebut. Kini istana tersebut menjadi peninggalan dari rezim yang paling diben … Read More [...]

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: