KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Manager PLN Dibantai Bersimbah Darah

Posted by KabarNet pada 30/08/2010

Rantauprapat – Eptario Hamonangan Gultom (29) alias Rio ngebet ingin menikah. Tapi dia tak punya uang. Lantas didatanginya kenalan orang tuanya, Ir Cristo Gultom (51) yang menjabat manager PLN Rantauprapat. Dimintanya Rp10 juta, tapi yang diberikan Ir Cristo hanya Rp1,5 juta. Sabtu siang (28/8), Rio bertemu seorang satpam bernama Rukiman di Perumahan Ganda Asri DL Sitorus, Jl Dewi Sartika, Kel Sioldengan, Kec Rantau Selatan, Kab Labuhanbatu. Satpam itu baru saja pulang dari rumah Ir Cristo Gultom dan sempat melihat Rio datang bertandang lalu berbincang-bincang dengan manager PLN itu. Rukiman mengira Rio adalah saudara bosnya.

Rupanya, kepada Ir Cristo, Rio meminta uang Rp10 juta untuk biaya pernikahan sekaligus membuka usaha setelah dia bekeluarga nanti. Tapi Ir Cristo hanya memberikan Rp1,5 juta.

“Ini uang untukmu, sisanya minta saja sama orang tuamu,” kata Ir Cristo sembari berkemas-kemas hendak meninggalkan rumah. Diraihnya tas berisi beberapa buku, berikut 4 unit handphone dan uang Rp2.650.000.

Namun, perkataan: “Minta saja sisanya sama orang tuamu,” membuat Rio sakit hati. Dan ketika Ir Cristo hendak mencabut cok listrik, Rio mengambil batu gilingan yang kebetulan ada di lantai rumah. Dari arah belakang batu itu dihantamkan ke bagian kepala Ir Cristo.

Ir Cristo pun semponyongan. Namun manager PLN ini mencoba mengelak dan memberikan melawan. Tapi Rio kembali menghantamkan batu gilingan itu ke batok kepala Ir Cristo, sembari menarik tali tas yang melingkar di leher korban. Lantas tali tas itu dibelitkan kencang-kencang ke leher Ir Cristo yang akhirnya tersungkur ke lantai.

Begitupun korban masih bergerak. Lalu Rio mengambil gunting dari atas kulkas dan menghujamkannya ke leher dan dada korban sampai 13 kali. Lagi-lagi Ir Cristo yang bertubuh kekar dan tegap itu belum juga tewas. Rio pun makin ganas, dibenturkannya kepala korban ke dinding rumah hingga darah korban muncrat dan berserakan di lantai. Ir Cristo pun tewas.

Usai menghabisi korban, Rio mengepel darah yang mengenangi lantai. Rio juga menyeret tubuh korban ke sudut ruangan makan. Setelah itu Rio kabur menunggangi mobil kijang Inova BK 1605 YK milik korban ke arah Buluh Cina, Kecamatan Bilah Hulu. Rio juga membawa tas korban berikut isinya.

Tiba di sebuah jembatan di Buluh Cina yang airnya deras, Rio membuang gunting dan pakaiannya yang berlumur darah. Sejurus kemudian Rio kabur ke Aek Kanopan, menemui pacarnya FH. Namun Rio tak membawa mobil ke rumah pacarnya itu. Mobil itu ditinggalkan di sebuah SPBU.

Rio sempat berbincang-bincang dengan pacarnya. Tapi tak lama, setelah magrib tiba, Rio meninggalkan rumah pacarnya lalu melanjutkan pelariannya. Diambilnya mobil di SPBU lalu kabur ke Kisaran, Kabupaten Asahan. Untuk menghilangkan jejak, Rio meninggalkan mobil itu di Kisaran, lau Rio kembali ke Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan dengan menumpang bus.(zul)

Ditangkap Berkat Informasi Kekasih

Hampir 10 jam kematian Ir Cristo Gultom tak diketahui. Pasalnya, korban tinggal sendirian karena istrinya, Meriani br Siburian (48) berada di Palembang. Kecurigaan pun muncul setelah Meriana berulang kali menelepon suaminya. Tapi HP tak juga diangkat.

Merasa ada yang mencurigakan, istri korban menghubungi salah seorang securiti bernama Rukimin (30). Rukiman diminta melihat keadaan korban di perumahan Ganda Asri. Sambil ditemani seorang supir bernama Lazuari Hasibuan, keduanya menuju rumah Ir Cristo di perumahan Ganda Asri DL Sitorus.

Tiba di kediaman korban, Rukimin dan Lazuardi curiga karena pintu rumah tidak terkunci. Dan ketika masuk ke dalam rumah, keduanya menemukan korban tergeletak tak bernyawa dengan sejumlah luka yang mengerikan. Rukimin dan Lazuardi pun menghubungi Polres Labuhan Batu.

Kepada petugas Rukimin menceritakan, Sabtu itu, korban ada menerima tamu seorang pria bermarga Gultom. Dari perbincangan yang didengar Rukimin, sepertinya pria itu punya hubungan saudara dengan korban. Polisi pun melakukan penyelidikan ke Aek Kanopan.

Dari penelusuran polisi diketahui bahwa pria yang dimaksud Rukimin adalah Eptario Hamonangan Gultom alias Rio. Rio diketahui punya pacar bernama FH tinggal Aek Kanopan. Dari keterangan FH sendiri diketahui bahwa Rio baru pulang dari rumahnya. FH juga membeberkan di mana saja Rio biasa mangkal.

Petugas pun melacak keberadaan Rio ke seluruh lokasi yang pernah disinggahi Rio. Akhirnya, Minggu (29/8) di sebuah gubuk terletak di Dusun Sentiara, Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan, Labura, Rio ditangkap. Dari tangannya disita sejumlah uang yang dirampasnya secara paksa dari tangan korban, berikut 4 unit handphone.

Kepada petugas, Rio mengaku nekat membunuh bapaudanya karena tersinggung ucapan korban. ”Saya sakit hati karena bapauda itu menyuruh saya minta sisa uang pernikahan saya kepada orang tua saya. Padahal bapak itu tahu kalau saya sudah tak dianggap sebagai anak oleh orang tua saya. Bahkan sudah sampai dibuat orang tuaku pemutusan hubungan keluarga di koran,” aku Rio.

Selain memeriksa Rio, petugas juga memintai keterangan dua orang saksi atas nama Oky Guci (21) warga Aek Matio Rantau Prapat, dan Yoky (17) warga Jalan Urip Sumodiharjo Rantau Prapat. Kedua saksi ini mengaku kenal dengan Rio karena pernah sama-sama di Aek Kanopan.

Dan sebelum kejadian, Rio mendatangi kedua saksi yang sedang menjenguk keluarganya di RSUD Rantauprapat. Dan Yoky mengaku sempat mengantarkan Rio ke loket Bus DORIS di Sigambal, karena sebelumnya Rio mengaku hendak pulang ke Aek Kanopan.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Robert Kenedy SIK SH MHum membenarkan bahwa tersangka pembunuh Manager PLN Rantauprapat adalah Rio dan sudah berhasil diringkus.

“Selain menangkap Rio, kita juga menyita barang bukti hasil kejahatan berupa mobil Kijang Inova, 4 buah hendphone, dan uang kontan Rp2.650.000,” kata kapolres.

Humas PLN Divisi Regional 1 Wilayah Sumbagut, Raidir Sigalingging, saat ditemui di RSU dr Pirngadi Medan, Minggu (29/8), menduga tewasnya korban akibat dirampok.

“Korban meninggalkan isteri dan tiga anakn. Dan walaupun tersangkanya telah diamankan, kita minta polisi menghukum tersangka sesuai perbuatannya,” kata Raidir.

Sementara supir ambulan Polres Labuhan Batu yang ikut mengantarkan korban ke Rumah Sakit Pirngadi, mengatakan, saat korban ditemukan tak bernyawa, terdapat juga bercak darah di seluruh ruangan.

“Selain terdapat banyak darah yang berceceran di rumah, ditemukan juga alat pel yang telah patah dan diduga tersangka menggunakan alat itu juga untuk membunuh korban,” sebut petugas ambulans yang tidak mau menyebutkan namanya.

Sesuai permintaan isteri korban, Ir Cristo Gultom akan dikebumikan di Palembang. Jasadnya akan diterbangkan dari Polonia Medan menggunakan pesawat.

Source

2 Tanggapan to “Manager PLN Dibantai Bersimbah Darah”

  1. taUbat berkata

    Akan banyak lagi modus operandinya dengan kenekatannya dalam rangka memenuhi kebutuhannya atau mengisi perut yang lapar, tidaklah akan berpengaruh dengan pertambahan personil/aparat sekalipun jika pemerintahannya masih demikian …..

    Kesalahan/kefatalan ini adalah sistemik bermula dari pemerintahan yang tidak tegas dan tidak dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya

    Ironinya diNegeri yang kayaraya akan SDA nya memiliki daratan dan lautan yang luas serta tanah yang subur hanya memiliki dua musim tapi rakyatnya pada terkapar, aneh ……….

    Untuk/bagi siapapun saat ini alangkah baiknya berwaspadalah secara pribadi/individu janganlah banyak mengharap/berharap dari pemerintah, dengan melihat kenyataan dilapangan banyak pengangguran dan kesenjangan ekonomi yang jauh maka dari potensi itu sangatlah berpeluang pada faktor negatif …..

  2. halomian gultom berkata

    ia ampun……..gara gara mudah tersinggu nyawa melayang…….
    ito egois tdk berpikir panjang masih syukur dikasih………
    pesan……berani berbuat berani juga untuk bertanggu jawap.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: