KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Inilah Arah Kiblat yang Benar

Posted by KabarNet pada 27/08/2010

Ketua Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) KH Ghazali Masruri menegaskan, arah kiblat dari Indonesia adalah barat laut, bukan arah barat seperti yang selama ini dipahami khalayak awam.

“Kiblat bukan di barat, tapi di barat laut. Dari arah barat lurus bergeser sedikit ke utara kira-kira antara 20-25 derajat,” kata Kiai Ghazali dalam seminar bertajuk “Kontroversi Arah Kiblat” yang digelar Lembaga Ta`mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) di Jakarta baru-baru ini .

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga mengumumkan temuanya bahwa telah terjadi kekeliruan arah kiblat kaum muslim Indonesia.

Selama ini, kebanyakan kaum muslim Indonesia shalat menghadap Afrika. Namun seiring dengan pergeseran lempeng bumi, maka arah kiblat bagi umat Islam Indonesia bergeser sekitar 140 sentimeter.

Dipandang dari posisi Indonesia, selama ini sebagian kaum muslim Indonesia yang melaksanakan shalat beranggapan Ka’bah terletak di sebelah Barat Laut. Namun, menurut sejumlah ahli falaq atau astronomi, arah kiblat dari posisi Indonesia, kini berubah. Perubahan arah kiblat diangkat dalam acara Semiloka Nasional Kementerian Agama di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Mantan Menteri Agama, Tolchah Hasan, menyebutkan bahwa perubahan itu terjadi lantaran adanya pergeseran lempeng bumi. Pendapat tersebut sejalan dengan fatwa MUI Nomor 3 tahun 2010. Menurut MUI, arah kiblat dari posisi Indonesia telah terjadi kesalahan. Karena itu MUI mengimbau, kaum muslimin agar segera menyesuaikan arah kiblatnya.

Secara sederhana penyesuaian arah kiblat dapat dilakukan dengan melihat bayang-bayang matahari pada waktu tertentu atau rashdul kiblat.

Rashdul kiblat itu setiap 28 Mei pukul 16.18 WIB atau setiap 16 Juli pukul 16.27 WIB. Pada saat itu, semua benda tegak lurus adalah arah kiblat.

Walaupun pada dasarnya rashdul kiblat dapat dihitung dalam setiap harinya dengan mengetahui deklinasi matahari. Hanya saja penetapan dua hari rashdul kiblat tersebut adalah atas pertimbangan matahari benar-benar di atas Ka’bah.

Ghazali juga sependapat bahwa pada medio Juli itu merupakan saat yang tepat untuk meluruskan arah kiblat. Berdasar data hisab LFNU, pada pukul 16.26 WIB matahari akan tepat berada di atas Ka`bah.

Hal itu akan membantu umat Islam dalam meluruskan arah kiblat dengan cara yang sederhana, karena saat matahari tepat di atas Ka`bah segala sesuatu yang berdiri tegak bayangannya menuju kiblat.

“Harap kaum muslimin dapat memanfaatkan peristiwa ini untuk mengukur arah kiblat di rumah masing-masing, mushala dan masjid setempat,” katanya.

Untuk itu, LFNU sendiri mengimbau jajarannya di seluruh Indonesia untuk memelopori Gerakan Peduli Rosydul Qiblat (GPRQ), gerakan pelurusan arah kiblat, seperti yang pernah dilakukan pada bulan Mei. Source

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: