Bom ‘ELPIJI-50 KG’ Meledak
Posted by KabarNet pada 20/08/2010
YOGYA – Tabung gas elpiji 50 kilogram yang biasa digunakan untuk mengelas, meledak di sebuah bengkel yang terletak di Kampung Gedangan RT-08/RW-03, Kotagede, Yogyakarta, Kamis (19/8). Dalam kejadian ini, Eko Prayitno, montir bengkel tersebut menderita luka bakar yang parah di sekujur tubuhnya.
Deperoleh informasi, tabung elpiji 50 kg tersebut meledak sekitar pukul 11.45 WIB saat aktifitas kerja di bengkel tengah dilakkan. Saat itu Eko tengah mengganti tabung lantaran gas telah habis.
Tabung yang sedianya akan diganti tersebut, diduduki Eko. Sementara saat akan membuka regulator, tiba-tiba gas meledak. “Saat itu gas langsung meledak,” kata Eko saat berada di ruang UGD RS Bethesda.
Dalam kondisi sekujur tubuh terbakar, Eko langsung lari ke arah kamar mandi dan memadamkan api dengan mengguyur tubuhnya menggunakan air. Setelah padam, Eko pun dilarikan ke RS Bethesda.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kotagede, Iptu FX Wiratmo mengatakan, kasus peledakan gas ini sedang dalam penyelidikan. Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan pemicu ledakan tersebut.
“Kami masih menyelidikinya. Kami akan memulai dari penyebab ledakan, apakah karena rokok, hubungan arus pendek, atau percikan api karena pukulan besi,” tegasnya.







































soeharno berkata
kadang2 masyarakat yg bekerja di bidang2 yg berbahaya spt bengkel,listrik,bangunan,di laut,bbm dllnya terlalu berani {atau krn tidak ngerti bahayanya}sehingga meremehkan tindakan preventif,dan celakanya hal ini dianggap biasa tanpa ada tindakan koreksi dari pengawas kerja itu.kelihatannya sejak sd harus diberi pendidikan ttg pencegahan bahaya di lingkungannya.pendidikan dasar mestinya bukan hanya untuk menghapal kalimat2 di buku saja tetapi juga ttg menghadapi hidup ini.