Bom ‘ELPIJI-3 KG’ Meledak, Atap Rumah Jebol
Posted by KabarNet pada 18/08/2010
KULONPROGO – Sebuah tabung elpiji tiga kilogram meledak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/8/2010). Tabung diduga bocor. Meski demikian, tidak ada korban tewas dalam peristiwa ini.
Ledakan itu terjadi di rumah Yatini warga Dusun Kedunggong RT 82 RW 37, Kelurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo. Akibat ledakan yang terjadi pada pukul 02.30 itu, atap rumah jebol dan barang di dalam rumah berantakan. Suara ledakan terdengar hingga radius 500 meter dan mengejutkan para tetangga.
Hingga Rabu pagi, warga masih berdatangan ingin melihat rumah yang rusak akibat ledakan tabung elpiji tersebut. Tetangga rumah korban, Surono, mengatakan bahwa dua korban terluka bakar, yaitu Yatini (60) dan anaknya, Amami (29), langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Wates untuk mendapatkan pertolongan. Mereka mengalami luka bakar cukup serius di sekujur tubuhnya.
“Kami saat datang ke sini, korban sudah lari keluar dan kami langsung membawanya ke RSUD Wates sekitar pukul 03.00,” katanya.
Yatini yang sedang dirawat di RSUD Wates di Bangsal Anggrek mengatakan, kejadian bermula saat dia akan memanaskan sayuran untuk sahur. Namun, saat kompor dinyalakan, ledakan langsung terjadi.
Amami yang juga mengalami luka bakar di tangan mengaku tidak mencium bau gas di dalam ruangan rumahnya. “Saat terjadi ledakan, saya masih tidur dan saya spontan menyelamatkan ibu saya yang terlebih dahulu terbakar,” katanya. [SURYA Online]







































d4li berkata
konversi energi yg kata orang jawa “kesusu” alias terburu-buru dari pemerintah…yg kemudian dimanfaatkan oleh pihak2 yg tidak bertanggung jawab..dioplos…trus meledak deh…
indonesia..oh indonesia