KabarNet

INDONESIA Kaya Raya dan Makmur, Tapi RAKYATNYA Banyak yang LAPAR & MISKIN

Umat Islam Siap Berjihad Bubarkan Paksa Ahmadiyah

Posted by KabarNet pada 30/07/2010

Kuningan – Masih bertahanannya Jemaat Ahmadiyah di desa Manis Lor kecamatan Jalaksana, Kuningan, Jawa Barat membuat organisasi Masyarakat Islam yang datang dari Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis, dan Indramayu akan tetap bertahan untuk membubarkan meski harus bermalam.

Salah satu ketua Ormas Islam Andi Mulya di Kuningan, Kamis malam (29/7), mengatakan dirinya beserta rombongan datang ke Kuningan hanya ingin menghancurkan orang-orang murtad yang telah menodai ajaran agama Islam yang disebarkan Nabi Muhammad.

Berkembangnya ajaran sesat di wilayah Kabupaten Kuningan, menurut dia, merupakan dampak hukum tidak tegas. Padahal komunitas Ahmadiyah jelas melanggar hukum dengan membuka segel yang telah dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja setempat.

…”Pemurtadan yang dilakukan oleh kelompok Ahmadiyah sangat mengkhawatirkan untuk generasi Islam selanjutnya, wajar jika semua Ormas Islam menutup kegiatan tersebut,” tuturnya…

“Mereka yang melawan kepada negara dengan sengaja membuka segel, padahal itu merupakan keputusan dari pemerintah, tapi dirinya menyesalkan pihak berwenang tidak menangkap pelakunya. “Pemurtadan yang dilakukan oleh kelompok Ahmadiyah sangat mengkhawatirkan untuk generasi Islam selanjutnya, wajar jika semua Ormas Islam menutup kegiatan tersebut,” tuturnya.

Kepada Aparat terkait, Andi mengharapkan, harus tegas menangkap pelaku pelanggaran hukum. Sehingga aktivitas Ahmadiyah yang sudah bubar tidak diberi kesempatan untuk mengajak umat menjadi murtad. “Selama ini sering terdengar kabar mereka masuk Islam padahal bohong,” tegasnya.

Sementara itu Ujang (32) salah seorang anggota Ormas Islam asal Ciamis mengaku, dirinya datang ke Kuningan supaya kelompok sesat Ahmadiyah bubar, jika mereka tetap bertahan pihaknya siap berjihad melawan mereka.

“Rombongan dari Ciamis berjumlah sekitar 500 orang dengan menggunakan mobil bak terbuka, meski harus bermalam kami serta semua rekan Ormas Islam siap, yang penting pulang jamaah Ahmadiyah sudah tidak melakukan aktivitasnya,” tandasnya.

Dikatakannya, perjuangan untuk menghentikan aliran sesat jamaah Ahmadiyah bukan saat ini, setiap menjelang datang bulan Ramadhan tiga kali berturut-turut mendatangi mereka, namun hingga sekarang masih butuh waktu menghancurkannya.

Sementara itu, Bupati Kuningan Aang Hamid Suganda ketika berdialog dengan Ormas Islam, mengatakan pemerintah sudah melakukan upaya maksimal untuk menutup kegiatan kelompok jamaah Ahmadiyah. Padahal Rabu 28 Juli kemarin Satpol PP telah menancapkan paku di setiap jendela dan pintu masuk tapi selalu dijebol jamaah Ahmadiyah.

“Sebaiknya masalah yang sedang terjadi saat ini di Kabupaten Kuningan kita selesaikan secara hukum, jika terjadi kekerasan seperti yang terjadi siang tadi, akan merugikan semua pihak,” imbuhnya.

Voa-Islam.Com


14 Tanggapan to “Umat Islam Siap Berjihad Bubarkan Paksa Ahmadiyah”

  1. Abah Anom berkata

    Eamangnya lu aja yang siap jihad…gue juga siap jihad..ooommmm….gue hanya mempertahankan diri dan ini hukumnya wajib dalam islam….

    Lu nuduh Jemaah gue sesat dan di luar Islam tapi kelakuan lu bahkan tidak Islami….Barbar…dan mencoreng Islam

  2. Abah Anom berkata

    Bilang ama Habieb-habieb Lho jangan bisanya ngomporin aja…

  3. Sun of the West berkata

    This is what the Pakistani Terrorists did to the Ahmadi Muslims in Lahore few weeks ago:
    http://tinyurl.com/244wosk (youtube)

    In the country’s Peshawar area yesterday (7/30/10), the home of those Terrorists; Allah gave His Wrath to them, the Worst Flood since 1929: http://tinyurl.com/2egkl54 (aljazeera)

    Quoting the Red Crescent Speaker on its severity: “The scale of the devastation is so large that I don’t think that even at the provincial level they will be able to cope with the efforts.”

    Beware Indonesian Extremists, don’t follow their footsteps! Be fearful for His Wrath to your people!

  4. rqam berkata

    @abah anom
    sampyan jg omong thok,mana dedengkot lu ,ga ad yg brani brdebat dtv gitu kok.

  5. Ratu berkata

    HE ABAH ANOM,KENAPA LU DAN GOLONGANMU MAKAI NAMA ISLAM,KENAPA TDK PK NAMA LAIN,KL TETAP PK NAMA ISLAM,KAMI TETAP TDK AKAN TINGGAL DIAM

  6. fans berkata

    Abah Anom

    Eh Kampret, kalo siap mati lawan aja, jangan cuman ngumpet di balik HAM….

  7. Abah Anom berkata

    Rqam kata siapa gak bearani dialog di TV? hehehe Justru ituMUI Aja menolak untuk berdialog dengan Gue..dia takut ketahuan belangnya….

  8. Abah Anom berkata

    @ Ratu emang seseorang Islam dan tidaknya di tentukan oleh elu atau MUI? Ayat yang mana dalam al-Qur’an yang menyatakan itu?

    @ fANS…DARI KATA-KATA ELU GUE DAH TAHU…ELU KETURUNAN TERORIS DAN BARBAR..MALAH YANG TIDAK BOLEH MEMAKAI NAMA ISLAM ITU ELOHHHH….

  9. Adhityawarman berkata

    Bknnya cuma pimpinan ormas itu yg hrs ditangkap, kalo perlu bubarkan ormas yg selalu merasa berwenang utk menegakkan ketertiban, walaupun atas dasar tuntunan agama.
    Kalo dibiarkan, lama2 bakal ngelunjak.
    Ngaku menegakkan ketertiban tp mrknya sendiri nggak tertib & nggak mau ditertibkan oleh aparat yg lebih berwenang.

  10. Atik Pratiwi - berkata

    Harap jangan dibalik.

    Yg harus tahu diri dan menjaga perasaan umat Islam adalah Jemaat Ahmadiyah, bukannya umat Islam yg dipaksa HARUS SUDI & RELA ajaran agama dan aqidahnya dirusak oleh Jemaat Ahmadiyah.

    Kenapa kelompok Ahmaddiyah menolak untuk mendirikan agama sendiri yang terpisah dari Islam?

    Padahal PB NU, PP Muhammadiyah, MUI, Pemerintah (Depag) dan ormas-ormas Islam, sudah pernah menawarkan solusi berupa sebuah usulan kepada Jemaat Ahmadiyah, yakni agar Ahmadiyah mendirikan agama sendiri yang terpisah dari Islam (misalnya dengan nama Agama Ahmadiyah). Akan tetapi usulan ini ditolak mentah2 oleh Ahmadiyah. Mereka ingin disebut Islam, namun dalam aqidahnya meyakini Merza Ghulam Ahmad sebagai Nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Juga meyakini bahwa wahyu dari Allah SWT masih terus turun dan tidak pernah berhenti. Belum lagi tentang Kitab Tazkirah yg konon oleh Ahmadiyah diyakini berisi pengalaman spiritual “Nabi” Merza Gulam Ahmad. Ajaran dan keyakinan ini sangat bertentangan secara mendasar dengan aqidah Islam, namun Ahmadiyah tetap ngotot menuntut agar mereka dianggap sebagai Islam dan Muslim.

    Kebebasan beragama dan berkeyakinan TIDAK SAMA dengan Penodaan dan Penistaan agama.

    –> Demi mendukung jargon Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, bolehkah seseorang mengatakan bahwa dirinya adalah penerus Yesus Kristus, dan bahwa dirinya masih menerima wahyu dari Tuhan Bapa, dan bahwa wahyu dari Tuhan Bapa akan terus menerus berdatangan sampai hari kiamat, dan dirinya harus diperbolehkan menyebarluaskan ajaran tersebut kepada masyarakat? Tidakkah hal ini akan menodai iman Kristen dan mencederai perasaan umat Kristiani?

    –> Demi paham pluralisme tentang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan yang dikampanyekan oleh Yahudi dan Orientalis, bolehkah seseorang mengaku-aku sebagai TITISAN Sang Budha Gautama dan menyebarkan “ajaran Budha” yg bertentangan dengan ajaran yang selama ini dianut oleh umat Budha? Tidakkah hal ini sangat menodai keyakinan iman saudara2 kita penganut agama Budha? Tidakkah hal ini pasti akan mencederai perasaan umat Budha?

    –> Demi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, bolehkah seseorang mengaku-aku sebagai TITISAN Dewa Brahma, mengaku-aku membawa wahyu tentang Pembaharuan Agama Hindu dan menyebarkannya? Tidakkah hal ini merupakan suatu PENISTAAN terhadap keyakinan iman Hindu dan mencederai perasaan umat Hindu?

    *

    Jadi dalam persoalan Ahmadiyah ini sebetulnya SIAPA MENCEDERAI SIAPA? Apakah umat Islam yang mendholimi kelompok Ahmadiyah – ataukah – kelompok Ahmadiyah yang mencederai perasaan umat Islam?

    Silahkan menjawab dengan hati nurani Anda.

  11. Abah Anom berkata

    Jadi dalam persoalan Ahmadiyah ini sebetulnya SIAPA MENCEDERAI SIAPA? Apakah umat Islam yang mendholimi kelompok Ahmadiyah – ataukah – kelompok Ahmadiyah yang mencederai perasaan umat Islam?

    @aTIK pRATIWI

    Yang Benar adalah sekelompok orang yang mengaku orang Islam dan taat terhadap ajaran Rsulullah tetapi tingkah lakunya tidak mencerminkan ajaran yang di bawakan oleh Yang Mulya Nabi Besar Muhamad Saw. Kelakuannya adalah Barbar dan mencoreng islam dan sedang menzolimi para muslim ahmadiyah.

  12. Atik Pratiwi - berkata

    No.11

    @aBAH aNOM

    Emm… maaf ya. Kita berbeda pendapat disini. Sekelompok orang yang Anda katakan :

    “mengaku orang Islam dan taat terhadap ajaran Rsulullah tetapi tingkah lakunya tidak mencerminkan ajaran yang di bawakan oleh Yang Mulya Nabi Besar Muhamad Saw. Kelakuannya adalah Barbar dan mencoreng islam dan sedang menzolimi para muslim ahmadiyah,”

    Mereka itu menurut saya hanyalah sekelompok umat Islam yang terprovokasi karena terpanggil untuk membela aqidah agamanya dari PENISTAAN dan PENODAAN AGAMA yang secara demonstratif dan terus menerus dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah. TIDAK ADA ASAP KALAU TIDAK ADA API.

    Salam.

  13. Caplin berkata

    Kalau ada api siram pakai air seember mbak, beres tuh !

  14. Abah Anom berkata

    @aTik pRatiwi

    “Mereka itu menurut saya hanyalah sekelompok umat Islam yang terprovokasi karena terpanggil untuk membela aqidah agamanya dari PENISTAAN dan PENODAAN AGAMA yang secara demonstratif dan terus menerus dilakukan oleh Jemaat Ahmadiyah. TIDAK ADA ASAP KALAU TIDAK ADA API.”

    Jawab:
    Masya Allah sudah berkelakuan buruk, barbar masih aja di nisbahkan kepada islam? Na’uzdubillah…Pada zaman Yang Mulya Rasulullah Saw dan Para Sahabanya nggak ada tuh kelakuan yang barbar seperti itu…..Aku sarankan yah Mbak aTik P sekali-kali baca buku sejarah kehidupan Yang Mulya Rasullulah Saw dan parasahabahnya.Di situ Mbak dapat melihat mana yang baik dan mana yang salah.Murah ko mbak paling 350 rb an di toko buku wali songo.Klo belum mau beli boleh juga pinjam di perpustakan Universitas Islam Negri Ciputat. Jangan Mbak baca buku-buku copian para habieb aja..nantinya jengah lo mbak yang isinya Zihad dan serang….Zihad sudah disalah artikan lagi….wah…wah….

    Mengenai penistan Dan Penodaan Agama apakah Mbak udah mempelajari buku-buku dari Ahmadiyah? karena selama ini baik para ulama maupun para habib bisanya mengkafirkan aja dan memberi keterangan yang salah tentang ahmadiyah. Nah ini udah masuk ke ranah fitnah….padahal bagi orang-orang yang dirinya merasa dekat dengan Allah swt perbuatan fitnah-fitnah ini selalu di jauhi……Mudah-mudahan aja Allah memberikan taufik kepada Mbak dan saudara Mbak untuk menjauhi fitnah-fitnah yang dapat merusak keimanan dirinya sendiri.Klo nggak salah ada sebuah hadist bahwa di akhir zaman nanti manusia yang paling jelek di dunia ini adalah ulama, dari mulutnya akan keluar fitnah-fitnah.(ini garis besarnya aja Mbak selebihnya Mbak cari sendiri)

    Wassalam

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: