Polri: Jangan Provokasi
Posted by KabarNet pada 30/07/2010
JAKARTA — Kepolisian meminta kepada semua pihak agar tidak memprovokasi mengenai rekening para perwira Polri yang dicurigai bermasalah sesuai laporan hasil analisa dari PPATK. Menurut Edward, ia terima informasi ada pihak yang menyebut adanya uang di rekening perwira polri yang tidak berdasarkan fakta.
“Kami minta jangan ada pihak-pihak yang provokasilah, menyebutkan ada rekening Rp 700 miliar,” ucap Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Mabes Polri, Jumat (30/7/2010). Namun, Edward tidak mengungkapkan siapa pihak yang melontarkan hal itu. Terkait pernyataan itu, pihaknya meminta, “Kalau punya data, serahkan data ke kami.”
Seperti diberitakan, Polri melalui Edward telah mengumumkan hasil penyelidikan 23 rekening perwira. Dari 23 rekening, 17 rekening diklaim wajar. Dua rekening dinilai bermasalah (satu telah masuk ke pengadilan dan satu lagi masih dalam proses hukum). Satu rekening tak dapat ditindaklanjuti lantaran pemilik rekening meninggal. Tiga rekening lain masih dalam penyelidikan.
Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memanggil Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan memerintahkan agar Polri menjelaskan kembali rekening itu. Presiden menilai apa yang diumumkan Polri masih menimbulkan pertanyaan.
Namun, Edward mengaku tidak tahu pertemuan antara Presiden dan Kapolri itu. “Saya tidak tahu Kapolri dipanggil Presiden atau tidak. Namun, yang jelas, menurut saya Pak Kapolri pasti sudah laporkan ke Presiden,” kata dia.
Kronologi Transaksi Pejabat Polri Berinisial BG
Sebuah dokumen yang didapat primaironline.com sejak pekan lalu di Jakarta, menyebutkan terdapat total dana yang masuk ke BG Rp47 miliar dan ke HW (anak dari BG) Rp48 Miliar.
Berikut kronologi dan perinciannya berdasarkan tanggal transaksi.
1.Bahwa pada tanggal 1 Agustus 2005 terdapat setoran tunai kepada HW anak BG melaui rekening BCA 5520225XXX senilai Rp25 miliar.
2.Bahwa pada tanggal 2 Agustus 2005 terdapat Setoran Tunai sebesar Rp14 miliar dan Rp15 miliar ke BG melalui Bank Central Asia (BCA) nomor rekening 55202255XXX.
3.Terdapat aliran dana dari BG (BCA No. 55202255XXX) kepada RH (BCA No. 7350125XXX) total Rp8 miliar, yang terbagi dalam 4 kali pengiriman, yaitu ;
a) Tanggal 15 Desember 2005 senilai Rp2 miliar
b) Tanggal 9 Desember 2006 senilai Rp2 miliar
c) Tanggal 10 Desember 2006 senilai Rp2 miliar
d) Tanggal 11 Desember 2006 senilai Rp2 miliar
4.Bahwa pada tanggal 23 Maret 2006 terdapat setoran tunai kepada BG ke no rekening BCA 5520249XXX sebesar Rp 3.108.572.155.
5.Bahwa pada tanggal 29 agustus 2006 terdapat transfer dari AL (Rek. BCA) senilai Rp600 juta kepada BG melalui rekening BCA Nomor 5520249XXX.
6.Pada tanggal 30 Agustus 2006 terdapat aliran dana kepada HW melalui rekening BCA 5520225XXX total Rp7,5 miliar yang bersumber dari RH (BCA No. 7350125XXX) sebesar Rp6 miliar
7.Pada tanggal 17 November 2006 terdapat aliran dana kepada HW (BCA. Nomor 55225XXX) dari PT. MLP (BCA) sebesar Rp1,5 miliar kepada HW.
8.Pada tanggal 6 Februari 2007 terdapat aliran dana dari IT rek. Bank Mandiri (Ajudan BG) kepada BG (BCA Nomor 5520249XXX) sebesar Rp2,25 miliar.
9.Pada tanggal 19 April 2007 terdapat aliran dana dari HW rek. Bank Lippo kepada BG(BCA Rek. 55202255XXX) sebesar Rp 7.117.400.000.
10.Pada tanggal 8 Oktober 2007 terdapat aliran dana dari Ya Rek. BCA kepada BG (BCA Nomor 5520249XXX) sebesar Rp5 miliar.
11.Pada tanggal 10 Oktober 2007 terdapat transfer dari rekening BCA BG nomor 5520249XXX ke rekening BCA BG nomor 55202255XXX sebesar Rp5 miliar.
12.Pada tanggal 5 Desember 2007 terdapat aliran dana dari Y Rek. BCA kepada HW (BCA Nomor 5520225XXX) sebesar Rp 5.049.500.000.
13.PT. SJI (Rek. BNI dan BCA) melakukan transfer dana kepada HW (BCA Nomor 5520225XXX).
a. Pada tanggal 5 Desember 2007 sebesar Rp 7.843.983.275
b. Pada tanggal 13 Desember 2007 sebesar Rp 1.175.620.000
14.Pada tanggal 17 Januari 2008 terdapat aliran dana dari S (Rek. BCA) kepada HW BCA Nomor 5520225XXX sebesar Rp7,5 miliar.
15.HW (BCA Nomor 5520225XXX melakukan transfer sebanyak 4 kali kepada IT (ajudan BG).
a. Pada tanggal 2 Januari 2008 sebesar Rp1 miliar
b. Pada tanggal 24 Januari 2008 sebesar Rp2 miliar
c. Pada tanggal 22 Mei 2008 sebesar Rp2 miliar
d. Pada tanggal 6 Juli 2008 sebesar Rp2 miliar 2008 sebesar Rp2 miliar.






































